p-Index From 2021 - 2026
9.248
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Jurnal Keperawatan Suaka Insan Jurnal Ilmu Keperawatan Komunitas GEMASSIKA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Kebidanan Indonesia Infokes : Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Jurnal Keperawatan Florence Nightingale Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Midwinerslion : Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Jurnal Kesehatan Gemakes: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat INDOGENIUS Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat Jurnal Sains dan Teknologi Sehat Rakyat: Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesian Journal on Medical Science (IJMS) Public Health and Safety International Journal (PHASIJ) Borobudur Nursing Review QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Aurelia: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia ASJN (Aisyiyah Surakarta Journal of Nursing) Gaster OVUM : Journal Of Midwifery and Health Sciences Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Dan Kedokteran KIAN Journal Jurnal Kesehatan Komunitas Indonesia Diagnosa: Jurnal Ilmu Kesehatan dan Keperawatan Jurnal Osadhawedyah bidang Medis dan Kesehatan Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi Journal of Educational Innovation and Public Health Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan Jurnal An-Najat: Jurnal Ilmu Farmasi dan Kesehatan Jurnal Medika Nusantara Medical Laboratory Journal The Journal General Health and Pharmaceutical Sciences Research MANGGALI GEMASSIKA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Obat: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Jurnal Ilmiah Multidisiplin Keilmuan Mandira Cendikia (JIMK-MC) Jurnal Praba: Jurnal Rumpun Kesehatan Umum Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Jurnal Pengemas Kesehatan
Claim Missing Document
Check
Articles

Penerapan Mobilisasi Dini Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Ibu Post Sectio Caesarea Di RSUD Kabupaten Karanganyar Dian Nandari Rahmaningsih; Anjar Nurrohmah; Dewi Listyorini
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 8 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu efek yang ditimbulkan setelah operasi sectio caesarea adalah nyeri, nyeri muncul karena lepasnya reseptor nyeri akibat terputusnya kontinuitas jaringan karena proses insisi saat pembedahan. Kasus pasien post sc yang mengalami nyeri di RSUD Kabupaten Karanganyar pada tahun 2021 sebanyak 257 kasus mengalami kenaikan sebesar 38,5%. Salah satu intervensi keperawatan yang bisa diberikan adalah mobilisasi dini pada pasien pasca operasi. Mobilisasi dini dapat meningkatkan sirkulasi darah yang dapat mengurangi rasa nyeri. Tujuan: Mengetahui hasil implementasi pemberian Mobilisasi Dini terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Ibu Post Sectio Caesarea di RSUD Kabupaten Karanganyar. Metode: Penelitian deskripstif observatif dengan metode studi kasus yang dilakukan pada dua responden ibu post sectio caesarea yang dilakukan mobilisasi dini untuk mengurangi intensitas nyeri post sectio caesarea yang dilakukan pada 6 jam pertama post sectio caesarea sampai hari ketiga dengan pendampingan 15-20 menit. Hasil: Intensitas nyeri kedua responden di hari pertama berada pada skala nyeri sedang 5-6 dan di hari ketiga setelah dilakukan serangkaian mobilisasi dini, intensitas nyeri kedua responden menurun menjadi skala nyeri ringan 1-2. Kesimpulan: Terdapat penurunan intensitas nyeri sesudah dilakukan mobilisasi dini.
Penerapan Terapi Pursed Lips Breathing Terhadap Saturasi Oksigen Pada Anak Dengan Bronkopneumonia Di RSUD Ir.Soekarno Sukoharjo Karisma Adi Mastuti; Anjar Nurrohmah; Yohana Ika Prastiwi
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 7 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bronkopneumonia merupakan penyakit yang ada pada saluran pernapasan. Penyakit ini disebabkan karena adanya peradangan yang terjadi pada daerah bronkus pada penderita bronkopneumonia yang dirawat di rumah sakit sering mengalami distress pernapasan yang ditandai dengan napas cepat, retraksi dada, napas cuping hidung dan disertai stridor. Tujuan : Untuk Mengetahui Hasil sebelum dan sesudah Penerapan Terapi Pursed Lips Breathing Terhadap saturasi oksigen Anak Dengan Bronkopneumonia Di RSUD Ir. Soekarno Sukoharjo. Metode : Penelitian deskriptif dalam bentuk studi kasus untuk menggambarkan pemberian Pursed Lips Breathing peningkatan saturasi oksigenasi pada anak dengan bronkopneumonia. Dilakukan pre test-post test saturasi oksigenasi. Terapi ini dilakukan sebanyak 3 hari dimana setiap harinya dilakukan dalam rentang waktu 10 menit setiap pagi hari dan sore hari. Hasil : Hasil penerapan didapatkan Terapi Pursed Lips Breathing setelah dilakukan 3 hari berturut-turut saturasi oksigen pada kedua responden terdapat kenaikan saturasi oksigen dari tidak normal menjadi normal Kesimpulan : Terdapat perubahan saturasi oksigenasi pada kedua responden setelah dilakukan intervensi Pursed Lips Breathing.
Faktor-Faktor Determinan Penyebab Kejadian Stunting dilihat dari Faktor Ibu di Wilayah Kerja Puskesmas Mondokan Kabupaten Sragen Putri Erna Arselia Noviana; Anjar Nurrohmah
Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan dan Kedokteran Vol. 2 No. 4 (2024): Oktober : Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan dan Kedokteran
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/termometer.v2i4.4285

Abstract

Stunting is one of the causes of death and a contributing factor to the number of children exposed to disease, 3.1 million or 45% of the causes of death in the world besides disability. Many factors are associated with the incidence of stunting in toddlers, one of which is factors seen from mothers such as upper arm circumference, education, age at pregnancy and income. The prevalence of stunting in the working area of public health center of mondokan sragen regency was 417 cases in December 2023. Objective: Knowing the determinant factors causingof the incidence of stunting seen from maternal factors in the working area of public health Center of Mondokan Sragen Regency. Methods: The study used descriptive methods, sampling using quota sampling techniques, 81 respondents, the instrument used used a checklist sheet containing the characteristics of stunting factors. Results: the results showed that the majority of the characteristics of upper arm circumference <23.5 cm (58%), the latest elementary school education (59.1%), maternal age during pregnancy 20-35 years (85.2%), income <2,049,000 (71.6%). Conclusion: the determinant factors in the working area of Puskesmas Mondokan are upper arm circumference, education, maternal age at pregnancy, income,
The Application of Playing Therapy with Video Media on The Anxiety of Pre-School Age Children Due to Hospitalization in Regional Hospital dr. Soeratno Gemolong Sulistyaningsih, Pita; Nurrohmah, Anjar; Purnamawati, Fitria
Jurnal Kesehatan Komunitas Indonesia Vol 3 No 2: August 2023
Publisher : Al-Hijrah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58545/jkki.v3i2.192

Abstract

Background: Hospitalization of preschool children is an emergency process, to be treated in a health facility. One of the impacts arising from hospitalization is in the form of anxiety, anxiety in children should not be underestimated, because it has the potential to hinder the child's health recovery process. It is especially important for managing anxiety in children undergoing hospitalization. Efforts that can be made on children's anxiety due to hospitalization can be overcome by playing therapy. Objective: The purpose of this study was the implementation of storytelling play therapy with video media on the level of anxiety due to hospitalization. Methods : Using a case study design, subjects to 2 preschool aged children (3-6 years) with inclusion and exclusion criteria, a measuring tool for anxiety using the SCAS anxiety scale (Spence Children's Anxiety Scale) to measure the respondent's anxiety level and the application of storytelling therapy with video media is given for approximately 10 minutes every day for 3 consecutive days. Results: Storytelling play therapy with video media in preschool-aged children (3-6 years) can reduce anxiety levels due to hospitalization. Conclusion: Storytelling therapy with video media has significant results in reducing anxiety in preschool-aged children who experience hospitalization.
Penerapan Kegel Exercise terhadap Penyembuhan Luka Perineum pada Ibu Post Partum Fahrur Cindy Nur Aini; Anjar Nurrohmah
OBAT: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 5 (2024): September : OBAT: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/obat.v2i5.645

Abstract

Background: Post partum is a condition where the reproductive organs are restored to their pre-pregnancy state. The process of childbirth almost 90% experience perineal tears. To be able to accelerate perineal wounds can be with pharmacological and non-pharmacological measures, one of which is non-pharmacological action with kegel exercise, kegel exercise is pelvic muscle training by contracting the muscles. Objective: to describe the results of observations of wound healing and changes in wound characteristics in post partum women. Methods: This research is a case study research using descriptive methods, namely by observing 2 (two) respondents of post partum women with perineal rupture. Performed for 7 days of application and wound evaluation on day 8. Results: This application shows that before Kegel exercise was performed, both respondents' perineal wound conditions were classified as moderate wounds, namely wet wounds, perineal closure, no signs of infection. After evaluation on the eighth day, the wound condition of Mrs. D and Mrs. E was classified as a good wound, namely dry perineal wounds closing and no signs of infection. Conclusion: There are differences in wound healing and changes in perineal wound characteristics in postpartum women.
Penerapan Teknik Perawatan Payudara (Breast Care) terhadap Produksi ASI di Ruang Cempaka RSUD Dr. Soehadi Prijonegoro Sragen Riska Utami; Anjar Nurrohmah; Neny Utami
Jurnal Praba : Jurnal Rumpun Kesehatan Umum Vol. 2 No. 3 (2024): September : Jurnal Praba : Jurnal Rumpun Kesehatan Umum
Publisher : STIKES Columbia Asia Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62027/praba.v2i3.148

Abstract

Background : Breast milk is a substance produced by the body naturally by the breast glands. Breast milk is an emulsion of fat in a solution of protein, lactose, and organic salts, white blood cells secreted by the breast glands so that breast milk is the perfect food for growth and development and immunity of the baby. Breast milk production that is small or not smooth can interfere with exclusive breastfeeding, so efforts are needed to increase breast milk production by treating non-pharmacological techniques, one of which is breast care. Breast care is an action in maintaining the health and cleanliness of the mother's breasts, flexing and strengthening the nipples to stimulate the body to secrete lactogen and prolactin hormones, improve blood circulation, prevent obstruction of milk release so that breast milk production increases. Objective: to determine the results of the implementation of breast care techniques on breast milk production of postpartum women in the Cempaka Room of RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen. Method: This research is a case study research conducted on 2 postpartum mother respondents by doing breast care for 2 days with a frequency of 2 times a day for 30 minutes. Results: From the results of observations on both respondents there was a development of breast milk production from before and after breast care from the first and second days experienced a significant increase. Conclusion: There is an increase in breast milk production and before and after breast care from not smooth to smooth.
The Karakteristik Ibu Hamil dengan Anemia di Wilayah Kerja Puskesmas Grogol Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah Nurrohmah, Anjar; Indarwati; Andriyani, Annisa
Jurnal Keperawatan Florence Nightingale Vol 7 No 1 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Stella Maris Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52774/jkfn.v7i1.124

Abstract

Angka kematian ibu merupakan salah satu indikator penting pada kualitas pelayanan kesehatan di suatu negara, salah satu penyebab tidak langsung angka kematian ibu adalah kejadian anemia saat kehamilan. Anemia pada ibu hamil dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor diantaranya adalah usia, pendidikan, status nutrisi, kunjungan antenatal, paritas,  jarak kehamilan, pola makan,  dan  konsumsi zat besi. Puskesmas Grogol merupakan salah satu Puskesmas yang menempati urutan pertama dengan kasus ibu hamil yang menderita anemia di wilayah Kabupaten Sukoharjo pada tahun 2022. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik Ibu hamil dengan anemia di wilayah Puskesmas Gogol Kabupaten Sukohajo, Jawa Tengah. Kabupaten Sukoharjo. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptik analitik dengan pendekatan cross sectional survey. Populasi yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah ibu hamil di wilayah kerja puskesmas Grogol Kabupaten Sukoharjo yang berjumlah 274 orang. Sample dalam penelitian ini adalah ibu hamil trimester 2-3 di wilayah Puskesmas Grogol yang mengalami anemia dan bersedia menjadi responden yaitu berjumlah 53 orang. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa bahwa mayoritas responden berusia 20-35 tahun (73.6%), berdasarkan tingkat pendidikan sebagian besar (SMA 65%), sebagian besar ibu tidak bekerja (73.6%), sebagian besar adalah ibu baru mempunyai satu anak (77.4%), dan berdasarkan perilaku kepatuhan minum tablet besi (Fe) sebagian besar (66%) patuh dengan anemia ringan sebesar 98%.  Sebagian besar responden mempunyai level anemia ringan dengan usia sebagaian besar pada rentang 20-35 tahun, Pendidikan SMA, ibu tidak bekerja, dengan paritas anak lebih dari satu dan patuh mengkonsumsi suplemen zat besi dan sebagian besar mempunyai level anemia ringan
Pijat Endorphin Terhadap Tingkat Nyeri Pada Ibu Post Partum Dengan Riwayat Persalinan Tindakan Sectio Caesarea Di RSUD Dr. Moewardi Surakarta Nada Nurmalasari; Anjar Nurrohmah; Alfida Fitri Hapsari
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Keilmuan Mandira Cendikia Vol. 1 No. 2 (2023)
Publisher : Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persalinan post sectio caesarea sering kali mengalami nyeri hebat meskipun tersedia obat-obat analgetik yang efektif, sekitar 60% pasien post sectio caesarea masih mengalami nyeri. Salah satu cara penatalaksanaan non-farmakologis untuk mengurangi nyeri post sectio caesarea dengan pijat endorphin. Endorphin dapat meningkatkan kondisi rileks dalam tubuh dengan memicu perasaan nyaman melalui permukaan kulit sehingga dapat meminimalisir rasa nyeri. Tujuan : Mengetahui Hasil Implementasi Pijat Endorphin Terhadap Tingkat Nyeri Pada Ibu Post Partum Dengan Riwayat Persalinan Tindakan Sectio Caesarea. Metode : Penelitian deskriptif dalam bentuk studi kasus dilakukan pada satu responden ibu post sectio caesarea yang dilakukan pijat endorphin untuk mengurangi tingkat nyeri post sectio caesarea dengan kriteria 6-8 jam pertama post sectio caesarea sampai hari ketiga. Studi kasus ini dilakukan pre test-post test setelah dilakukan pijat endorphin. Pijat endorphin ini dilakukan 1 kali sehari dalam rentang waktu 15 menit selama 3 hari berturut-turut. Hasil : Pengkajian skala nyeri ibu post sectio caesarea hari pertama berada pada skala nyeri sedang dengan skor 5 dan di hari ketiga setelah dilakukan intervensi pijat endorphin, skala nyeri responden menurun menjadi skala nyeri ringan dengan skor 3. Kesimpulan : Terdapat penurunan tingkat nyeri sebelum dan sesudah diberikan pijat endorphin dari nyeri sedang menjadi nyeri ringan pada ibu post sectio caesarea di ruang PONEK RSUD Dr. Moewardi Surakarta.
Penerapan Tehnik Relaksasi Nafas Dalam Terhadap Intensitas Nyeri Ibu Post Partum Sectio Caesarea Di RSUD Kota Salatiga Sari Rohmaniah; Anjar Nurrohmah; Lutfaturrohmah
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Keilmuan Mandira Cendikia Vol. 1 No. 2 (2023)
Publisher : Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sectio Caesarea suatu cara melahirkan janin dengan membuat sayatan pada dinding uterus melalui dinding depan perut. Prevalensi nyeri yang dirasakan oleh ibu post operasi sectio caesarea sebanyak 30-80% mengeluh nyeri dengan skala nyeri sedang hingga nyeri berat, Pada ibu post sectio caesarea ibu akan mengalami rasa nyeri biasanya muncul 4-6 jam setelah proses persalinan selesai. Relaksasi nafas dalam menjadi salah satu Tindakan distraksi yang dapat diimplementasikan di rumah sakit dalam manajemen nyeri non farmakologi. Tujuan : Mengetahui hasil penerapan tehnik relaksasi nafas dalam terhadap intensitas nyeri pada ibu post partum sectio caesarea. Metode : Penerapan ini menggunakan metode deskriptif studi kasus, dengan jumlah sampel penerapan 2 responden. Penerapan ini dilakukan selama 2 hari dengan frekuensi 3 kali dalam sehari yang berdurasi 5-10 menit. Hasil :Hasil penerapan menunjukkan bahwa kedua responden sebelum dan sesudah diberikan tehnik relaksasi nafas dalam mengalami penurunan skala nyeri dari kategori sedang menjadi ringan. Kesimpulan : Terdapat pengaruh pada penerapan tehnik relaksasi nafas dalam terhadap intensitas nyeri pada ibu post partum sectio caesarea di RSUD Kota Salatiga
Pengetahuan ibu hamil tentang kehamilan resiko tinggi di wilayah kerja Puskesmas Cepogo Kabupaten Boyolali Lestari, Ayu Eka; Nurrohmah, Anjar
Borobudur Nursing Review Vol 1 No 1 (2021): Borobudur Nursing Review Vol 1 No 1 (January-June 2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/bnur.4884

Abstract

Background: High risk pregnancy causes some complications, one of them is death among pregnant women. Recently, the number of mother’s death was increasing. One of the causes is lack of knowledge among pregnant women. Aim: The aim of this study was to describe the level of knowledge of pregnant women in Puskesmas Cepogo related to high risk pregnancy. Method: This study was a descriptive study. The research population was 250 repondents. The sampling method was proportionate stratified random sampling and the sample of this study was 71 respondents. This study was using questionnaire to measure the variables. Univariate analysis was using in this study. Results: This study found that among pregnant women in The Puskesmas Cepogo, the majority (49 repondents/ 69.0%) had lower knowledge about high risk pregnancy. Most of the pregnant women was younger than 20 years and got basic education (SD/SMP). For the income, most of the pregnant women only got less than 1 million rupiah per month. Conclusion: In the Puskesmas Cepogo, the level of knowledge among pregnant women related to the high risk pregnancy was lower.
Co-Authors 'Aisyah Nilam Cahyani Aguwitha Regshal Mrewassari Ahmad Noval Baihaqi Alfida Fitri Hapsari Alfida Fitri Hapsari Alvita Damayanti Amelia Latifah Nila Cahyani Anastasia Puri Damayanti Andri Pamungkas Anggraini, Intan Anis Aprianti Anisa Melia Yahya Anisa Nurul Alfianti Anna Tata Dewanti Mehhta Annisa Andriani Annisa Andriyani Annisa Rosie Nirmala Annisa Yuliana Salim Annisa Yuliana Salim Annisa' Nur Arinda fitrianatanti Dewi Kartika Sari Dewi Kartikasari Dewi Listyorini Dewi Utari Dian Nandari Rahmaningsih Dian Yuliyanto Diansari, Andresta Dyah Rahmawatie Ratna Budi Utami Eva Dwi Laksita Sari Fahrur Cindy Nur Aini Fildzah Shella Afriany Fitria Purnamawati Fitria Purnamawati Heni Safitri Ida Nur Imamah Ika Nur Rohmatin Ika Nur Rohmatin Indarwati Indarwati Indarwati Issemi Lestari Jayanti, Nur Sita Dwi Karisma Adi Mastuti Lestari, Ayu Eka Levyna Zahryne Lutfaturrohmah Mala Nurilmala maryatun maryatun Maya Ayu Anggraini Ma’arif, Imtihan Syafi’I Melita Putri Royani Mindar Endang Wahyuni Mita Putri Sugiyanto Nabila Dewi Cahyani Nada Nurmalasari Nadia Rahmalika Putri Nanda Putri Larasati Neny Utami Norman Wijaya Gati Nur Arisa Panggah Widodo Prasetyaningsih, Alya Putri Pratiwi, Lulu Nabillah Purnamawati, Fitria Purwantiningsih, Sri Putri Erna Arselia Noviana Putri Sari Dewi Rahmawatie, Diyah Riska Utami Ryaswati, Luthfi Sari Rohmaniah Septiana Ruspandi Sinta Purnama Sari Sofyah Nurul Hidayah Sri Hartutik Sri Widiyati Suciana Ratrinaningsih Sulistyaningsih, Pita Syafi’I Ma’arif, Imtihan Tri Ermayani Tri Susilowati Tri Susilowati WAHYU TRI LESTARI Windha Ellyana Kusuma Hati Windha Ellyana Kusuma Hati Yohana Ika Prastiwi