p-Index From 2021 - 2026
9.248
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Jurnal Keperawatan Suaka Insan Jurnal Ilmu Keperawatan Komunitas GEMASSIKA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Kebidanan Indonesia Infokes : Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Jurnal Keperawatan Florence Nightingale Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Midwinerslion : Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Jurnal Kesehatan Gemakes: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat INDOGENIUS Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat Jurnal Sains dan Teknologi Sehat Rakyat: Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesian Journal on Medical Science (IJMS) Public Health and Safety International Journal (PHASIJ) Borobudur Nursing Review QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Aurelia: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia ASJN (Aisyiyah Surakarta Journal of Nursing) Gaster OVUM : Journal Of Midwifery and Health Sciences Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Dan Kedokteran KIAN Journal Jurnal Kesehatan Komunitas Indonesia Diagnosa: Jurnal Ilmu Kesehatan dan Keperawatan Jurnal Osadhawedyah bidang Medis dan Kesehatan Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi Journal of Educational Innovation and Public Health Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan Jurnal An-Najat: Jurnal Ilmu Farmasi dan Kesehatan Jurnal Medika Nusantara Medical Laboratory Journal The Journal General Health and Pharmaceutical Sciences Research MANGGALI GEMASSIKA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Obat: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Jurnal Ilmiah Multidisiplin Keilmuan Mandira Cendikia (JIMK-MC) Jurnal Praba: Jurnal Rumpun Kesehatan Umum Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Jurnal Pengemas Kesehatan
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH PIJAT OKSITOSIN MENGGUNAKAN ESSENTIAL OIL LAVENDER TERHADAP PRODUKSI ASI PADA IBU NIFAS DI DESA KEMIRI Pratiwi, Lulu Nabillah; Nurrohmah, Anjar
JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI) Vol. 8 No. 1 (2023): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI)
Publisher : STIKES Suaka Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51143/jksi.v8i1.399

Abstract

According to WHO, the prevalence of decreased milk production in postpartum women is 35.6% of women in the world. One effort that can be done to increase milk production is by oxytocin massage using lavender essential oil. This study aims to determine the production of breast milk using lavender essential oil in postpartum mothers in Kemiri Kebak Kramat Village. This type of research was a quantitative with a pre-experiment design and one group pre-test post-test design. Researchers used accidental sampling technique with a sample of 20 respondents. The research instrument used a breast milk production questionnaire. Data analysis used the Wilcoxon test. The results showed the significance value of oxytocin massage using lavender essential oil on breast milk production in postpartum mothers with a p value of 0.000 <0.05. This study shows that there is a significant effect of oxytocin massage using lavender essential oil on milk production in postpartum mothers in Kemiri Kebak Kramat Village. Keywords: Breast milk production, oxytocin massage, lavender essential oil, postpartum mother
Penguatan Kesehatan Reproduksi: Menjadi Remaja Sehat dan Bahagia Dyah Rahmawatie Ratna Budi Utami; Anjar Nurrohmah
Jurnal Pengemas Kesehatan Vol 2 No 2 (2023): Jurnal Pengemas Kesehatan (JPK)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Utama Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52299/jpk.v2i02.38

Abstract

Remaja merupakan masa transisi antara anak dan dewasa yang ditandai dengan perubahan fisik, psikis dan social. Salah satu perubahan yang tampak adalah munculnya tanda seks sekunder yang kemudian remaja mengalami menstruasi dan mulai muncul dorongan seksual. Permasalahan yang muncul di Panti ‘Aisyiyah Putri Karanganyar adalah ketidakpahaman dan kurangnya kesadaran remaja putri yang berusia SD sampai dengan SMA akan pentingnya menjaga kesehatan reproduksi. Model pengebdiab masyarajat berupa pemberdayaan masyarakat dengan pemberdayaan remaja sebagai peer educator di panti. Tahapan edukasi yang akan dilakukan adalah kajian ekplorasi kebutuhan remaja terkait tema kesehatan reproduksi, persiapan media, dan proses edukasi. Edukasi dilaksanakan dengan pemaparan materi, diskusi dan simulasi menggunakan beberapa media seperti PPT, video, leaflet. Target luaran kegiatan pengabdian berupa jasa, media edukasi dan publikasi. Luaran jasa berupa peningkatan pengetahuan, sikap dan ketrampilan sebesar kurang lebih 50 %. Luaran publikasi berupa artikel ilmiah yang dipublikasikan dalam jurnal nasional dan poster.
Skrining Anemia pada Remaja Putri di Kota Surakarta Nurrohmah, Anjar; Indarwati, Indarwati; Maryatun, Maryatun
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7317

Abstract

Anemia merupakan masalah kesehatan yang masih sering terjadi pada remaja putri. World Health Organization (WHO) menyampaikan bahwa pada tahun 2019 anemia yang terjadi pada wanita usia subur di dunia adalah sekitar 29,9 %. Anemia remaja putri di Indonesia menurut Riskesdas tahun 2018 mencapai 32%. Jawa Tengah merupakan provinsi dengan kejadian anemia remaja putri cukup tinggi yaitu 30,45 %. Di Kota Surakarta, angka ini dilaporkan lebih tinggi, yakni 61,8%.. Dampak anemia remaja putri diantaranya adalah turunnya prestasi belajar dan produktifitas, mudah terkena penyakit infeksi, menurunnya kebugaran dan ketangkasan berpikir. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk mengidentifikasi kejadian anemia pada remaja putri di kota Surakarta, khususnya remaja putri di sekolah Muhammadiyah serta meningkatkan kesadaran pentingnya deteksi dini anemia.. Metode yang dilakukan dalam pengabdian ini adalah dengan melakukan pemeriksaan kadar Hb remaja putri menggunakan metode Point of Care Testing (POCT) pada 105 remaja putri SMP Muhammadiyah di Kota Surakarta Hasil kegiatan pengabdian diikuti oleh 105 remaja putri, kejadian anemia sebanyak 38 orang(34,3%). Kesimpulan: skrining hemoglobin di sekolah efektif untuk deteksi dini anemia, sehingga memungkinkan penanganan segera dan pencegahan dampak jangka panjang. Rekomendasi: pelaksanaan skrining rutin, edukasi gizi, dan pemberian suplementasi zat besi secara terintegrasi dapat dilakukan untuk pencegahan anemia.
Studi Kejadian Anemia Pada Remaja Putri Berdasarkan Indeks Massa Tubuh Di Kota Surakarta Nurrohmah, Anjar; Indarwati, Indarwati; Rahmawatie Ratna Budi Utami, Dyah
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 17, No 1 (2026): JANUARI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36419/jki.v17i1.1556

Abstract

Latar belakang: Anemia remaja merupakan salah satu masalah kesehatan dengan prevalensi tinggi. Data Riskesdas (2018) menyebutkan bahwa kejadian anemia remaja putri berada pada 32 %. Masalah  gizi pada remaja putri berimplikasi serius terhadap kesejahteraan generasi di masa kini maupun masa depan. Tujuan  menganalisis hubungan antara indeks massa tubuh(IMT) dengan kejadian anemia pada remaja putri. Metode Penelitian ini adalah analitik survey dengan pendekatan cross sectional. Responden remaja putri kelas 7,8 dan 9 dari SMP Muhammadiyah di kota Surakarta sebanyak 105 orang. Data dikumpulkan bulan Mei 2025, Instrumen penelitian berupa Timbangan injak, microtoice, alat dan pemeriksaan kadar hemoglobin dengan stik Hb(Hb meter). Data analisis menggunakan uji Chi Square. Hasil Penelitian: Sebanyak 34,3% remaja putri mengalami anemia. Proporsi anemia lebih tinggi pada remaja dengan IMT kurang (69,4%) dibandingkan IMT normal (25,0%). Terdapat hubungan signifikan antara IMT dengan kejadian anemia (p-value = 0,002). Remaja dengan IMT kurang memiliki risiko anemia 1,8 kali lebih tinggi Simpulan:Terdapat hubungan yang signifikan antara Indeks Massa Tubuh dengan kejadian anemia pada remaja putri, di mana status gizi kurang merupakan faktor risiko tertinggi.
Co-Authors 'Aisyah Nilam Cahyani Aguwitha Regshal Mrewassari Ahmad Noval Baihaqi Alfida Fitri Hapsari Alfida Fitri Hapsari Alvita Damayanti Amelia Latifah Nila Cahyani Anastasia Puri Damayanti Andri Pamungkas Anggraini, Intan Anis Aprianti Anisa Melia Yahya Anisa Nurul Alfianti Anna Tata Dewanti Mehhta Annisa Andriani Annisa Andriyani Annisa Rosie Nirmala Annisa Yuliana Salim Annisa Yuliana Salim Annisa' Nur Arinda fitrianatanti Dewi Kartika Sari Dewi Kartikasari Dewi Listyorini Dewi Utari Dian Nandari Rahmaningsih Dian Yuliyanto Diansari, Andresta Dyah Rahmawatie Ratna Budi Utami Eva Dwi Laksita Sari Fahrur Cindy Nur Aini Fildzah Shella Afriany Fitria Purnamawati Fitria Purnamawati Heni Safitri Ida Nur Imamah Ika Nur Rohmatin Ika Nur Rohmatin Indarwati Indarwati Indarwati Issemi Lestari Jayanti, Nur Sita Dwi Karisma Adi Mastuti Lestari, Ayu Eka Levyna Zahryne Lutfaturrohmah Mala Nurilmala maryatun maryatun Maya Ayu Anggraini Ma’arif, Imtihan Syafi’I Melita Putri Royani Mindar Endang Wahyuni Mita Putri Sugiyanto Nabila Dewi Cahyani Nada Nurmalasari Nadia Rahmalika Putri Nanda Putri Larasati Neny Utami Norman Wijaya Gati Nur Arisa Panggah Widodo Prasetyaningsih, Alya Putri Pratiwi, Lulu Nabillah Purnamawati, Fitria Purwantiningsih, Sri Putri Erna Arselia Noviana Putri Sari Dewi Rahmawatie, Diyah Riska Utami Ryaswati, Luthfi Sari Rohmaniah Septiana Ruspandi Sinta Purnama Sari Sofyah Nurul Hidayah Sri Hartutik Sri Widiyati Suciana Ratrinaningsih Sulistyaningsih, Pita Syafi’I Ma’arif, Imtihan Tri Ermayani Tri Susilowati Tri Susilowati WAHYU TRI LESTARI Windha Ellyana Kusuma Hati Windha Ellyana Kusuma Hati Yohana Ika Prastiwi