Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pengaruh Edukasi tentang Menstruasi terhadap Tingkat Kecemasan Remaja Putri di MTs.Alkhairaat Mamboro Yusdar, Suci Ramadhani; Januarista, Afrina; Situmorang, Benny H.L
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa remaja ditandai masa disaat seseorang mempunyai tanda-tanda pubertas berlanjut hingga didapatnya kematangan seksual. Salah satu penyebab utama kecemasan ini adalah kurangnya edukasi mengenai menarche saat pertama kali mengalaminya. Berdasarkan wawancara awal, beberapa siswi melaporkan tanda-tanda kecemasan seperti rasa takut, jantung berdebar, dan kesulitan tidur. Jenis penelitian kuantitatif desain one group pretest-posttes (Pre-eksperimental).Intervensi yang diberikan berupa edukasi tentang menstruasi. Populasi penelitian ini berjumlah 53 remaja dan sampel yang digunakan sebanyak 11 remaja yang diperoleh dari hasil wawancara serta menggunakan teknik mengambil sampel menggunaakan proportional random sampling. Hasil penelitian menunjukan perbedaan signifikan dalam tingkat kecemasan sebelum dan sesudah edukasi. Uji Wilcoxon digunakan kerana data tidak berdistribusi normal. Edukasi tentang menstruasi efektif dalam menurunkan tingkat kecemasan remaja putri di MTs Alkhairaat Mamboro.
HUBUNGAN KOMUNIKASI INFORMASI EDUKASI (KIE) TENTANG TRIASE DENGAN KECEMASAN KELUARGA PASIEN DI RUANG IGD RSUD UNDATA PROVINSI SULAWESI TENGAH Aristal, Aristal; Suaib, Suaib; Januarista, Afrina
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.31477

Abstract

Tingginya jumlah pasien di IGD menyebabkan banyaknya keluhan dari keluarga terkait pelayanan. Oleh karena itu, diperlukan manajemen triase, Triase merupakan sebuah mekanisme yang digunakan oleh para medis untuk memilah dan mengelompokkan pasien berdasarkan kegawatdaruratannya. Salah satu cara untuk mengurangi kecemasan adalah dengan memberikan pemahaman kepada keluarga pasien tentang triase melalui Komunikasi Informasi Edukasi (KIE). Tujuan penelitian ini adalah teranalisis hubungan Komunikasi Informasi Edukasi (KIE) tentang triase dengan kecemasan keluarga pasien di ruang IGD RSUD Undata, Provinsi Sulawesi Tengah. Penelitian ini memakai desain cross sectional study dengan metode survei analitik. Sampel penelitian terdiri dari 96 responden dengan menggunakan kuesioner KIE dan Hamilton Rating Scale For Anxiety (HARS). Berdasarkan hasil uji Chi-square diperoleh p-value = 0,003 (<0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara Komunikasi Informasi Edukasi (KIE) tentang triase dengan kecemasan keluarga pasien di ruang IGD RSUD Undata. Tingkat kecemasan di IGD RSUD Undata dipengaruhi oleh komunikasi informasi dan edukasi tentang triase. Oleh karena itu perawat di IGD sebaiknya memberikan informasi yang lebih jelas mengenai triase pada keluarga pasien untuk mengurangi kecemasan
HUBUNGAN RESPON TIME DAN PENERAPAN TRIAGE PERAWAT DENGAN TINGKAT ANSIETAS DAN KEPUASAN PASIEN DI INSTALASI GAWAT DARURAT RSUD UNDATA PROVINSI SULAWESI TENGAH Fadila, Nurul; Januarista, Afrina; Hidayat, Elin
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.32581

Abstract

Respon time dan triage yang tidak tepat dapat meningkatkan kecemasan dan ketidakpuasan pasien, tujuan penelitian ini yaitu telah dibuktikan hubungan respon time dan penerapan triage perawat dengan tingkat ansietas dan kepuasan pasien di IGD RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah. Jenis penelitian kuantitatif, desain survey analitik, pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini yaitu semua pasien yang masuk di IGD RSUD Undata, sampel berjumlah 96 responden, teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling. Dari 96 responden, sebagian besar mendapatkan kategori respon time yang cepat sebanyak 67 responden (69.8%), kategori penerapan triage sesuai sebanyak 53 responden (55.2%). Variabel ansietas kategori terbanyak adalah kecemasan sedang sebanyak 55 responden (57.3%), kategori puas sebanyak 54 responden (56.2%). Hasil uji chi square, terdapat hubungan respon time dengan tingkat ansietas pasien di IGD RSUD Undata dengan p value 0.000 < 0.05. Terdapat hubungan respon time dengan kepuasan pasien di IGD RSUD Undata dengan p value 0.000 <0.05. Terdapat hubungan penerapan triage dengan tingkat ansietas pasien di IGD RSUD Undata dengan p value 0.000 < 0.05. Terdapat hubungan penerapan triage dengan kepuasan pasien di IGD RSUD Undata dengan p value 0.000 < 0.05. Ada Hubungan respon time dan penerapan triage dengan tingkat ansietas dan kepuasan pasien di Instalasi Gawat darurat RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah. Bagi rumah sakit dapat memberikan edukasi audio visual kepada pasien maupun keluarga terkait respon time dan triage, melalui videotron agar pasien dan keluarga mengetahui alur proses triage dan respon time, sehingga dapat membantu menurunkan kecemasan pada pasien.
GEN-Z SEHAT (Gerakan Edukasi Gizi, PHBS untuk Sehat Anak dan Keluarga di Desa) Januarista, Afrina; Fadila, Nur; Abdullah, Ardiansya A; Maliha, Dhya Nazwa; Lamang, Nurmawati; Sinaga, Enjelina; Tiadora, Ni Nyoman Nick; Indriyani, Indriyani; Sihombing, Jovanca Estevania Lynch; Gana, Patrisia Maura; Rezal, Mohammad; Huntala, Noval; Marcelina, Andina; Sapari, Anisa Adianti; Rahmita, Lisa
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 7 No. 4 (2025): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v7i4.3721

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesadaran gizi seimbang dan perilaku hidup bersih sehat (PHBS) pada anak sekolah dasar di Desa Ganti. Permasalahan utama adalah rendahnya pemahaman anak terhadap pentingnya gizi dan kebersihan diri. Melalui program GEN-Z SEHAT (Gerakan Edukasi Gizi, PHBS untuk Sehat Anak dan Keluarga di Desa) dilakukan sosialisasi, demonstrasi kebersihan tangan, dan pendampingan pembiasaan hidup sehat. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman dan perilaku anak dalam menerapkan PHBS serta kebiasaan makan bergizi, dengan nilai rata-rata berada pada kategori baik, yang sekaligus berkontribusi terhadap pencapaian tujuan SDGs nomor 3 tentang kesehatan yang baik dan kesejahteraan, serta memiliki potensi keberlanjutan melalui pembiasaan perilaku sehat di lingkungan sekolah.  Program ini menyimpulkan bahwa edukasi interaktif berbasis pendampingan efektif menumbuhkan perilaku sehat anak sekolah di lingkungan pedesaan. GEN-Z SEHAT: Nutrition and CHLB Education Movement for Healthy Children and Families in Rural Areas This community service program aims to increase awareness of balanced nutrition and clean and healthy living behavior (PHBS) among elementary school students in Ganti Village. The main issue identified is the low level of children’s understanding of the importance of nutrition and personal hygiene. Through the GEN-Z SEHAT Program (Nutrition and PHBS Education Movement for Healthy Children and Families in the Village), activities included socialization sessions, hand hygiene demonstrations, and mentoring to develop healthy lifestyle habits. Evaluation results showed an improvement in students’ understanding and behavior in practicing PHBS and healthy eating habits, with average scores categorized as good. This outcome contributes to the achievement of SDG Goal 3: Good Health and Well-being, and demonstrates sustainability potential through the habituation of healthy behaviors within the school environment. The program concludes that interactive, mentoring-based education is effective in fostering healthy behaviors among elementary school children in rural areas.