Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Peningkatan Kompetensi Digital Guru Melalui Pelatihan Platform Edukatif Canva dan Wordwall Kholisatul'ulya, Nurul; Shofiyatun, Siti; Siswanto, Hery; Syahidah, Lathifa Asy; Salsabila, Fathiya
Surya Abdimas Vol. 9 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/abdimas.v9i3.5872

Abstract

Transformasi digital menuntut guru di TKIT Darul Falah Solo Baru untuk mengintegrasikan teknologi dalam proses pembelajaran. Observasi awal menunjukkan hanya 21,4 persen guru memiliki pengetahuan tentang platform edukatif digital seperti Canva dan Wordwall. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi digital guru melalui pelatihan penggunaan kedua platform tersebut. Metode yang digunakan adalah pelatihan partisipatif berbasis praktik langsung (hands-on participatory training), yang meliputi tahapan identifikasi kebutuhan, perancangan pelatihan, pekaksanaan pelatihan intensif, pendampingan, serta eval_uasi hasil. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada keterampilan guru. Para guru mampu membuat media visual seperti poster dan worksheet siswa menggunakan Canva, serta pembuatan kuis dan permainan edukatif menggunakan Wordwall. Peningkatan ini dibuktikan melalui kumpulan karya guru digoogledrive dan peningkatan pemehaman peserta menjadi 63,6 persen. Peserta menyatakan bahwa aplikasi sangat membantu dalam meningkatkan keterampilan peserta relevan, aplikatif, dan mendukung upaya peserta dalam menciptakan pembelajaran yang menyenangkan bagi anak usia dini. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal untuk mendorong literasi digital di lingkungan sekolah dasar dan taman kanak-kanak.
Pelatihan Aplikasi SafeNet sebagai Media Pembelajaran Perlindungan Data Pribadi untuk Pelajar Berbasis Game Edukatif Latif, Isnawati Nur Afifah; Maipauw, Musa Marsel; Harun, Rofiq; 'ulya, Nurul Kholisatul; Milasari, Lisa Astria
JIPITI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): Mei 2025 - JIPITI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : PT. Technology Laboratories Indonesia (TechnoLabs)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya trend pemakaian digital di kalangan pelajar namun tidak diimbangi dengan pengertian tentang kepentingan perlindungan data pribadi. Ketidakmampuan beradaptasi dengan rendahnya akses literasi digital, terutama dalam hal perlindungan informasi internal sendiri, potensial dapat menambah risiko pencurian data dan salah gunakan identitas digital. Dalam rangka tersebut, tim pengabdi melaksanakan pelatihan aplikasi SafeNet, yang merupakan media pembelajaran berbasis permainan edukatif dan dirancang secara khusus memperkenalkan konsep perlindungan data pribadi dengan cara interaktif dan menyenangkan untuk siswa. Penyelenggaraan kegiatan terdiri atas tahap persiapan, sosialisasi, pelatihan langsung, serta akhir evaluasi pemahaman peserta. Peserta pelatihan adalah siswa-siswa SMP yang telah aktif menggunakan alat digital dalam belajar maupun dalam aktivitas sehari-harinya. Seperti ditunjukkan dari hasil kegiatan, aplikasi SafeNet lebih mampu memberikan pemahaman kepada peserta tentang baik jenis-jenis data pribadi, ancaman-ancaman paling bersifat digital, serta langkah-langkah preventif dalam pengamanan informasi pribadi. Selain itu, pendekatan game edukatif terbukti efektif dalam meningkatkan keterlibatan dan antusiasme siswa selama proses pembelajaran. Kegiatan ini diharapkan membentuk model edukasi literasi digital yang dapat direplikasi pada sekolah-sekolah lain agar menghasilkan generasi muda yang instruktif dan bertanggung jawab dalam teknologi.
Penerapan Pembelajaran Berbasis Agama untuk Membentuk Karakter Religius Anak Sejak Dini di TPA Sari, Atika Mayang; Hidayah, Okhtafiana Nor; Khotimah, Siti; Prayitno, Harun Joko; ‘Ulya, Nurul Kholisatul; Nugroho, Suryanto
Buletin KKN Pendidikan Vol. 4, No. 1, Juni 2022
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bkkndik.v4i1.19179

Abstract

Pendidikan karakter sangat penting diberikan untuk anak-anak. Anak usia dini belum memahami akan hal-hal lain, sehingga anak usia dini perlu diberikan bimbingan. Melalui taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) anak-anak dapat membentuk karakter baik, khususnya karakter religius. Taman pendidikan Al-Qur’an (TPA) mengajarkan mengenai baca tulis Al-Qur’an, setelah itu memberikan materi mengenai nilai-nilai agama, mengajarkan pembiasaan-pembiasaan baik yang dapat dilaksanakan da-lam kehidupan sehari-hari, agar anak mampu membedakan akan hal baik dan hal buruk. Karakter anak dapat perlahan berubah dengan adanya nilai-nilai agama yang disampaikan melalui lembaga non formal ini. Tujuan dari penulisan ini yaitu untuk membentuk karakter religius anak melalui taman pendidikan Al-Qur’an (TPA) sejak anak masih usia dini. Penulisan ini menggunakan metode advokasi. Pengumpulan data dil-akukan secara observasi dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini yaitu terbentuknya karakter religius anak-anak di kelurahan Joyotakan yang telah mengikuti taman pendidikan Al-Qur’an (TPA). Terlihat anak-anak saat mendengar adzan berkumandang mereka bergegas untuk datang ke mushola untuk melaksanakan salat berjamaah. Saat kegiatan taman pen-didikan Al-Qur’an (TPA), anak-anak yang baru datang langsung berjabat tangan dengan orang yang lebih tua. Anak-anak sangat suka saat membaca Al-Qur’an. Saat pemberian materi mengenai agama, antusias anak begitu tinggi untuk menjawab pertanyaan dari pengajar taman pendidikan Al-Qur’an (TPA).
Efektivitas Learning Management System (LMS) Fakultas Sains dan Teknologi ITS PKU Muhammadiyah Surakarta Siti Shofiyatun; Septi Aprilia; Nurul Kholisatul Ulya
Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 2 No. 1 (2024): Januari : Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan Kebudayaan
Publisher : CV. Aksara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59031/jkppk.v2i1.380

Abstract

LMS muncul sebagai respons terhadap perkembangan teknologi informasi dan kebutuhan untuk menyederhanakan dan meningkatkan pengelolaan pendidikan. Pada saat terjadi pandemi covid-19 mau tidak mau sistem pembelajaran yang konvensional harus berganti ke sistem e-learning. Hal ini yang menjadikan ITS PKU Muhammadiyah Surakarta mulai merancang sistem pembelajaran berbasis online atau dikenal dengan LMS. Hanya saja sejak kemunculannya belum ada peninjauan terkait dengan efektivitas LMS ITS PKU Muhammadiyah Surakarta, khususnya fakultas sains (FST) dan teknologi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas LMS FST ITS PKU Muhammadiyah Surakarta. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ada deskriptif kualitatif dengan populasi semua mahasiswa FST sebanyak 140 dan sampel penelitian 50 % dari jumlah jumlah populasi. Teknik pengumpulan data dengan membagikan kuisioner ke seluruh mahasiswa FST. Dari kuisioner yang dibagikan dapat disimpulkan bahwa LMS FST ITS PKU Muhammadiyah Surakarta belum sepenuhnya efektif. Diantara 4 aspek, hanya aspek kemudahan dan fleksibelitas yang memiliki prosentase yang tinggi 54,2% dan 50%. Terkait dengan fitur, kejelasan petujuk dan peningkatan kualitas pembelajaran hasilnya belum signifikan, kurang dari 50%. Hal ini akan berdampak pada hasil belajar mahasiswa kurang maksimal.
Shoulder Surfing Resistant Text Based Graphical Password Schemes Using Color Ulya, Nurul Kholisatul; Nugroho, Lukito Edi; Adhipta, Dani
Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity) 2015: Proceeding ISETH (International Conference on Science, Technology, and Humanity)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/iseth.2371

Abstract

Password is important information to access or enter a system. Alphanumeric is a text-based password system that is commonly used. Unfortunately, many users make a weak password that is easy to guess and vulnerable to various attacks such as brute-force, dictionary attack, guessing attack and others. To create a strong password is suggested to have a lot of variety and long, but it will be difficult to remember by the user. Graphical password is an alternative method that gives usability for the user. Based on psychological research, people are generally easy to remember or recognize an images, shapes and colors rather than text. This reinforces the researchers to develop this method. The main problem of graphical password isvulnerable to shoulder surfing. In this paper will be proposed scheme as graphical password text based that are resistant to shoulder surfing attacks using color.
Critical Parameter Analysis of Public WiFi Network Service Quality in Karanganyar Using TIPHON Standards Nurul Kholisatul Ulya; Yuli Siyamto; Setyo Nugroho
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.3423

Abstract

The study purpose was to identify the critical Quality of Service (QoS) parameters that most affect the quality of public WiFi networks in Karanganyar Regency. The study aimed to evaluate throughput, delay, packet loss, and jitter based on the TIPHON standard. This evaluation helps determine which factors contribute most to service degradation in public WiFi networks. The study also sought to provide recommendations for improving the user experience in high-traffic areas such as Karanganyar Square. Materials and methods. This study used a descriptive quantitative approach. Data were collected by measuring four QoS parameters: throughput, delay, packet loss, and jitter. Measurements were conducted at four strategic public WiFi locations in Karanganyar Regency. The collected data were analyzed to determine the QoS index and identify which parameters most significantly affect network performance. The TIPHON standard was applied to categorize the quality of each parameter. Results. The results showed that the overall average QoS index was in the “good” category (index 3). However, two parameters were identified as dominant factors in quality degradation: low throughput and high jitter, both in the moderate category. These issues were most pronounced in locations with high user traffic, particularly Karanganyar Square. The findings indicate that although the network generally meets user expectations, certain conditions can significantly affect performance. Conclusions. Public WiFi in Karanganyar Regency generally provides good service, but low throughput and high jitter reduce performance in high-traffic areas. Recommendations for improvement include increasing bandwidth capacity and optimizing traffic management to reduce jitter. Implementing these measures can enhance user experience and ensure more reliable network performance.
AI-Driven Adaptive Learning to Enhance Digital Literacy Integrated with Mental Health Support of Teen Learners Nurul Kholisatul; Siti Shofiyatun; Estin Yuliastuti; Muhammad Hanif Prabowo; Rafi Rizki Santosa; Whirit Wening Windar Sianeta
Jurnal Nasional Pendidikan Teknik Informatika: JANAPATI Vol. 15 No. 2 (2026)
Publisher : Prodi Pendidikan Teknik Informatika Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/janapati.v15i2.105560

Abstract

The rapid advancement of digital technology has significantly transformed education worldwide, including in Indonesia. Artificial intelligence (AI) is increasingly used to create personalized, adaptive, and interactive learning experiences. Despite high exposure to technology, many high school and vocational students still struggle with digital literacy and mental well-being. This study proposes DigiMind, an AI-driven adaptive learning system that integrates digital literacy with mental health support to promote balanced and inclusive learning. Using a mixed-method approach, the study involved 146 students and 10 teachers from two partner schools in Surakarta. Quantitative data were collected through surveys based on the UNESCO Digital Literacy Framework and ICT Watch Indonesia, while qualitative data were obtained from focus group discussions (FGD) with teachers and students. The findings indicate that although 98.6% of students have used AI-based learning tools, many lack awareness of data privacy, digital ethics, and focus management. About half experienced digital fatigue, while most emphasized the need for well-being features such as break reminders, relaxation content, and adaptive materials. Teachers, in contrast, prioritized monitoring, analytics, and early stress detection—revealing a dual orientation between student engagement and teacher support.The resulting DigiMind blueprint combines adaptive learning modules, AI-based mental health analytics, and dual dashboards for students and teachers. Expert validation confirmed its pedagogical, technical, and psychological feasibility. Overall, integrating digital literacy and digital well-being within AI-driven adaptive learning enhances both cognitive performance and emotional resilience, offering a holistic model for sustainable digital education in Indonesia