Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Analisis Faktor dan Dampak Transaksi Praktek Gadai Cengkeh Terhadap Ekonomi Masyarakat Dalam Prespektif Hukum Ekonomi Syariah di Kabupaten Bulukumba Rahmitasari Rahmitasari; Andi Darmawangsa; Subaeda Subaeda
El-Fata: Journal of Sharia Economics and Islamic Education Vol. 4 No. 2: OKTOBER 2025
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Cokroaminoto Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61169/el-fata.v4i2.275

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mendorong masyarakat melakukan praktik gadai pohon cengkeh serta dampaknya terhadap kondisi ekonomi masyarakat di Kabupaten Bulukumba. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara mendalam dengan masyarakat yang terlibat dalam transaksi gadai, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui proses reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi menggunakan pendekatan Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor utama yang mendorong praktik ini adalah kebutuhan mendesak akan dana, minimnya akses ke lembaga keuangan formal, serta kuatnya pengaruh budaya lokal. Dampak positif dari praktik ini adalah tersedianya dana secara cepat tanpa prosedur birokrasi yang rumit. Namun, dampak negatifnya meliputi kehilangan hasil panen selama masa gadai dan ketimpangan dalam pembagian keuntungan antara penggadai dan penerima gadai. Ditinjau dari perspektif hukum ekonomi syariah, praktik gadai ini belum sepenuhnya sesuai dengan prinsip-prinsip keadilan dan kejelasan akad.
Implementasi Sistem Mukhabarah Dalam Perkebunan Jagung di Kabupaten Wajo Perspektif Hukum Ekonomi Syariah Hasriyanti Hasriyanti; M. Hasibuddin; Andi Darmawangsa
El-Fata: Journal of Sharia Economics and Islamic Education Vol. 4 No. 2: OKTOBER 2025
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Cokroaminoto Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61169/el-fata.v4i2.276

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi implementasi sistem mukhabarah dalam kerjasama perkebunan jagung di Desa Tadang Palie, Kecamatan Pammana, Kabupaten Wajo. mukhabarah adalah sistem bagi hasil antara pemilik dan penggarap. Namun, implementasinya belum sesuai dengan prinsip hukum ekonomi Islam karena rendahnya pemahaman masyarakat terhadap konsep mukhabarah dalam fikih muamalah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan sistem mukhabarah serta meninjau kesesuaiannya dengan hukum ekonomi Islam. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akad dilakukan secara lisan tanpa bukti tertulis atau saksi, dengan seluruh biaya dan risiko ditanggung penggarap. Sementara itu, pemilik lahan tetap menerima hasil tanpa kontribusi modal. Kondisi ini bertentangan dengan prinsip keadilan dan musyarakah. Dibutuhkan edukasi dan pembaruan akad agar tercipta kerja sama yang adil
Analisis Manajemen Pendayagunaan Zakat Terhadap Kesejahteraan Masyarakat Dalam Perspektif Ekonomi Syariah Aulia Ramadhani; Andi Darmawangsa; Hasanna Lawang
QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies Vol. 2 No. 1 (2023): QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies, September 2023
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/qanun.v2i1.323

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dengan cara mengamati langsung di Baznas gowa, selanjutnya dengan cara wawancara sebagai pendukung guna melengkapi informasi penelitian, serta dengan dokumentasi dan studi kepustakaan guna melengkapi data dan teori. Sumber data yang penulis gunakan adalah terdiri dari sumber data primer yaitu data yang diperoleh dari hasil wawancara dan observasi dari pihak BAZNAS, Tokoh Ulama, Maustahiq penerima bantuan dan sumber data sekunder yaitu data yang diperoleh melalui penelaan buku-buku yang berkaitan dan menunjang penelitian ini. Setelah data terkumpul penulis melakukan analisa data dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif. Berdaisairkain pembaihaisain dain haisil penelitiain mengenaii Analisis Manajemen Pendayagunaan Zakat Terhadap Kesejahteraan Masyarakat Dalam Perspektif Ekonomi Syariah, manajemen pengelolaan dana zakat pada BAZNAS kabupaten gowa dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat dilakukan melalui beberapa tahap yang meliputi tahap planning,tahap organizing, tahap actualiting, tahap controlling. Dampak yang timbul dari pendayagunaan zakat di BAZANAS Kab. Gowa dapat mensejahterakan kehidupan para mustahiq di antaranya adalah pengaruh dalam bidang ekonomi,Pendidikan, Kesehatan, Dakwa dan Advokasi. Dengan demikian, zakat memiliki pengaruh yang sangat besar dalam berbagai hal kehidupan para mustahiq.
The Concept of People's Sharia Economy in The Perspective of Dignified Justice Theory: What and How? Andi Darmawangsa; Surani Surani; M. Akil; Ardi Ardi; Aditya Halim Perdana Kusuma Putra
Pena Justisia: Media Komunikasi dan Kajian Hukum Vol. 23 No. 1 (2024): Pena Justisia
Publisher : Faculty of Law, Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/pj.v23i1.4536

Abstract

Indonesia, as the world's largest Muslim-majority country, requires the development of an economic system that aligns with the principles of Islamic Sharia, one of which is through the concept of Sharia populist economy. This concept balances Sharia principles with the spirit of populism to achieve social justice and community welfare. The purpose of this research is to explore a deep understanding of the Sharia populist economy concept and how it can be integrated with principles of dignified justice. It also aims to analyze practical steps and strategies for implementing the Sharia populist economy concept in the Indonesian context, considering principles of dignified justice. This research employs normative legal research methods with a conceptual approach, using primary and secondary legal sources, data collection techniques through literature studies, and qualitative data analysis. The research findings reveal that the concept of Sharia populist economy is understood from the perspective of the theory of dignified justice as an effort to create an economic system that is fair, balanced, and prioritizes the welfare of all societal layers. This is achieved by integrating Islamic Sharia principles with the spirit of populism, involving active community participation in productive economic activities. This concept aims to create comprehensive justice, covering economic, spiritual, social, and environmental dimensions, ensuring that the entire society has equal opportunities to achieve well-being and dignity. Its implementation in Indonesia can be realized through a comprehensive approach, such as formulating supportive policies and regulations, developing adequate infrastructure, enhancing human resource capacities, encouraging active stakeholder participation, and the government's role in creating a conducive environment while maintaining principles of justice, balance, and welfare for all societal layers in line with the spirit of populism
A Local Wisdom-Based Character Education Management for Madrasah Tsanawiyah Pesantren Mizanul Ulum Sanrobone, Takalar Regency S. Surani; Andi Darmawangsa; A. Ardi; Mira Susfita
Golden Ratio of Social Science and Education Vol. 6 No. 2 (2026): June - November
Publisher : Manunggal Halim Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52970/grsse.v6i2.1946

Abstract

This study aims to develop a local wisdom-based character education management model for MTs Pesantren Mizanul Ulum Sanrobone, Takalar Regency, by examining how Takalar's cultural values can be systematically integrated into curriculum planning, classroom instruction, dormitory activities, and community collaboration. The integration of local wisdom (kearifan lokal) into Islamic educational settings has emerged as a critical priority in Indonesia, where rapid globalization risks displacing indigenous moral frameworks that sustain identity and social cohesion. A Research and Development (R&D) design was employed, incorporating semi-structured interviews, classroom and dormitory observations, surveys, and document analysis. Participants included the school head, five teachers, twenty students, and two traditional cultural leaders, selected through purposive sampling. Qualitative data were analyzed using the Miles and Huberman interactive framework, while quantitative data were examined through descriptive statistics. Results reveal that local wisdom integration within written curriculum documents (RPP) remains low at 32%, whereas informal application in classroom activities (68%) and dormitory routines (74%) is considerably higher. A total of 85% of students found cultural examples helpful for understanding character values, 90% felt stronger connection to the material, and 78% reported increased motivation. However, 40% still experienced difficulty in applying values consistently in daily behavior. All teacher respondents (91%) expressed the need for structured implementation guidelines. Effective character formation requires a comprehensive, ethnopedagogically grounded management model comprising: (1) explicit local wisdom integration in curriculum documents, (2) synergistic classroom and dormitory activities, (3) formal collaboration with traditional cultural leaders, and (4) culturally aligned character assessment. This model contributes to ethnopedagogical theory by positioning local wisdom as an epistemic foundation for character education, while offering practical guidance for pesantren and schools seeking sustainable.