Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Establishment of transgenic potato cultivar IPB CP1 plants containing gene encoding for superoxide dismutase to increase the abiotic stress tolerance Musawira Musawira; Suharsono Suharsono; Miftahudin Miftahudin; Aris Tjahjoleksono
Indonesian Journal of Biotechnology Vol 27, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ijbiotech.68040

Abstract

Potato ( Solanum tuberosum L.) cultivar IPB CP1 is suitable as a raw material for the potato chip industry. Potato plants are sensitive to various abiotic stresses such as drought, aluminium and salinity, which induce reactive oxygen species (ROS). ROS is very toxic to plant cells. Superoxide dismutase (SOD) is one of the enzymes that catalyse ROS to H2O2 and O2. This study aimed to establish transgenic potato cv. IPB CP1 plants containing the MmCuZn‐SOD gene that are tolerant to various abiotic stresses. Genetic transformation using internodes without buds as explants produced putative transgenic potato with a transformation efficiency of 51.25% and a regeneration efficiency of 38.87%. Integration analysis of the MmCuZn‐SOD transgene in putative transgenic plants by polymerase chain reaction (PCR) with a set of specific primers showed that eight plants contained the MmCuZn‐SOD gene under the control of the 35S CaMV promoter. In vitro salinity stress, aluminium stress, and drought stress assays showed that transgenic plants had a higher number of roots and total root length than non‐transgenic ones. These results indicate that transgenic potato cv. IPB CP1 plants are more tolerant to abiotic stresses than non‐transgenic ones.
SOSIALISASI DAN PELATIHAN PEMBUATAN PREPARAT DENGAN TEKNIK STOMATA PRINTING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN GURU BIOLOGI SERTA SISWI-SISWI SMA IT DARUL MARHAMAH ABS KOTA MAKASSAR Amboupe, Dewi Sartika; Khalidatunnisa, Besse; Musawira, Musawira; Sa'diyah, Jamilatus; Ainun, Nur Aisyah
Jurnal Abdi Negeriku Vol 3, No 2 (2024): Jurnal Abdi Negeriku
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jan.v3i2.68733

Abstract

Sosialisasi dan pelatihan pembuatan preparat dengan teknik stomata printing bagi guru dan siswa SMA IT Darul Marhamah ABS bertujuan melatih guru dan siswa membuat preparat pada pelaksaaan praktikum biologi di sekolah. Peserta sasaran dari pengabdian ini adalah guru dan siswa SMA IT Darul Marhamah ABS Kota Makassar. Metode yang dilakukan adalah observasi, sosialisasi dan pelatihan. Kegiatan pengabdian telah dilaksanakan pada tanggal 18 November 2024 yang bertempat di ruang kelas SMA IT Darul Marhamah ABS dengan diikuti oleh 47 orang peserta yang terdiri dari guru biologi dan siswa SMA IT Darul Marhamah ABS. Hasil dari kegitana ini antara lain meningkatkan keterampilan guru-guru SMA dalam pembuatan preparat dengan teknik stomata printing sebagai media pembelajaran biologi. Kegiatan ini diharapkan kelak dapat membantu guru biologi dalam mengembangkan media pembelajaran biologi sehingga mutu pembelajaran biologi dapat lebih meningkat. Kegiatan ini berfokus pada pembuatan preparat dengan teknik stomata printing yang hingga saat ini dianggap menjadi salah satu teknik pembuatan preparat yang efisien dan sederhana. Lebih lanjut masih perlu dilakukan pelatihan dan pendampingan dalam pembuatan preparat dengan teknik lainnya.
Drought Tolerance in Transgenic Potato Cultivar IPB CP1 Expressing MmCuZn-SOD Gene Musawira; Tjahjoleksono, Aris; Hamim, Hamim; Miftahudin, M.
HAYATI Journal of Biosciences Vol. 32 No. 5 (2025): September 2025
Publisher : Bogor Agricultural University, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.4308/hjb.32.5.1377-1386

Abstract

Drought stress induces reactive oxygen species (ROS) accumulation, which is harmful to plant cells. Consequently, it inhibits plant growth and decreases yield. The enzyme superoxide dismutase (SOD), which is encoded by the SOD gene, is the first defence enzyme in the cells that detoxify ROS. The study aimed to analyze the tolerance of transgenic potato cultivar IPB CP1 and its yield under drought-stress conditions. The results showed that transgenic plants had superior morphological characteristics, such as plant height, number of leaves, stem diameter, and plant biomass, than non-transgenic plants. However, photosynthetic rate, chlorophyll content, stomatal conductance, and transpiration rate showed similar levels between the transgenic and non-transgenic plants. The transgenic plants expressing the MmCu/Zn-SOD gene showed lower lipid peroxidation levels than the non-transgenic plants, indicating that the gene works well to reduce the cell's ROS level. Transgenic plant clone CP1S6 showed 13 times higher gene expression and tuber yield than non-transgenic plants. These research indicated that the transgenic plants expressing the MmCu/Zn-SOD gene are more tolerant to drought stress than the non-transgenic plants.
NICOTIANA TABACUM L SEBAGAI SUMBER BELAJAR MORFOLOGI TUMBUHAN DAN ANATOMI TUMBUHAN GH, Muliana; A, Dewi Sartika; Musawira, Musawira; Khalidatunnisa, Besse; Sa’diyah, Jamilatus
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v5i2.4883

Abstract

Plant morphology learning is an essential aspect of biology education that enables students to recognize various plant forms and structures. However, many students find it challenging to grasp this concept due to teaching methods that are less contextual and engaging. Nicotiana tabacum L., or tobacco plant, offers potential as a learning resource for plant morphology to facilitate students’ understanding. This study aims to explore the use of Nicotiana tabacum L. as a learning resource in plant morphology education. The research employs a descriptive qualitative approach by analyzing the morphological characteristics of Nicotiana tabacum L. and their elaboration. The findings indicate that this plant possesses various easily identifiable morphological features, such as large lance-shaped leaves, an upright stem, and a taproot system. The study concludes that Nicotiana tabacum L. serves as a contextual learning resource to deepen students' understanding of plant morphology. The use of this plant in teaching is expected to enhance students’ interest and engagement in studying biology, particularly in understanding plant structures. ABSTRAKPembelajaran morfologi tumbuhan merupakan aspek penting dalam pendidikan biologi yang memungkinkan peserta didik untuk mengenal berbagai bentuk dan struktur tumbuhan. Namun, banyak peserta didik yang merasa kesulitan memahami konsep ini karena metode pengajaran yang kurang kontekstual dan menarik. Nicotiana tabacum L., atau tanaman tembakau, menawarkan potensi sebagai sumber belajar morfologi tumbuhan yang dapat memfasilitasi pemahaman peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penggunaan Nicotiana tabacum L. sebagai sumber belajar dalam pembelajaran morfologi tumbuhan. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan analisis terhadap karakter morfologi tanaman Nicotiana tabacum L. dan penjabarannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanaman ini memiliki berbagai ciri morfologi yang mudah diidentifikasi, seperti daun besar berbentuk lanset, batang yang tegak, dan sistem akar tunggang. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Nicotiana tabacum L. merupakan sumber belajar yang kontekstual untuk membantu peserta didik memahami morfologi tumbuhan dengan lebih mendalam. Penggunaan tanaman ini dalam pembelajaran diharapkan dapat meningkatkan minat dan keterlibatan peserta didik dalam mempelajari biologi, khususnya dalam mengenal struktur tumbuhan.
Pelatihan Analisis Data Kuantitatif sebagai Strategi Peningkatan Keterampilan Riset ilmiah Mahasiswa Patongai, Dian Dwi Putri Ulan Sari; Junda, Muhammad; Sartika, Dewi; Musawira; Anggita, Sri Ayu
Ininnawa : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): Vol. 3 No. 1 (2025): Volume 03 Nomor 01 (April 2025)
Publisher : Program Studi Manajemen FEB UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/ininnawa.v3i1.8559

Abstract

The ability of students to perform quantitative data analysis is a crucial skill in conducting scientific research. However, many students face challenges, both in selecting appropriate analytical techniques relevant to their research topics and in using data analysis software such as SPSS or other supporting applications. These challenges often hinder students in analyzing research data effectively. This community service activity aims to enhance students' skills in identifying suitable analytical techniques for scientific research and in using data analysis software such as SPSS. The implementation methods include delivering materials on descriptive and inferential statistics, conducting simulations on SPSS usage, and facilitating discussion and Q&A sessions. The results of the training show an improvement in participants’ understanding of how to choose appropriate analytical techniques and operate statistical software for research purposes. This activity also contributes to increasing students’ confidence and independence in conducting scientific research. The training is expected to serve as a sustainable and integrated model for academic development in higher education institutions.
Antibacterial Activity Test of Matoa (Pometia pinnata) Leaves Ethanol Extract Against Salmonella typhi and Bacillus subtilis Pagarra, Halifah; Taiyeb , Mushawwir; Junda , Muhammad; Musawira; Muhammad Naufal Syaiful Haq; Handayani , Resti
Bionature Vol. 26 No. 1 (2025): April-Juni 2025
Publisher : Jurusan Biologi Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/bionature.v26i1.7234

Abstract

This study aims to determine the antimicrobial activity of ethanol extract of matoa leaves (Pometia pinnata) against Salmonella typhi and Bacillus subtilis bacteria. This study began with preparing raw materials in the form of matoa leaves and then extracting the matoa leaves using the maceration method with 70% solvent. After that, the antimicrobial activity test was carried out using the disc diffusion method with four concentration variations, namely 5%, 7.5%, 10%, and 12.5% with a positive control in the form of 50 ppm amoxicillin and a negative control using distilled water, each treatment using three replications. The results in the form of inhibition zones formed were measured using calipers. The data obtained were then analyzed using SPSS 30 with the ANOVA test and further tests in the form of tests. The test results showed that 70% ethanol extract of matoa leaves had an effect on inhibiting the growth of Salmonella typhi and Bacillus subtilis bacteria. The largest inhibition zone in Salmonella typhi was found at a concentration of 7.5% with a diameter of 16.87 mm, while in Bacillus subtilis it was found at a concentration of 12.5% with a diameter of 12.22 mm. Keywords: Pometia pinnata, Antimicrobial activity, Salmonella typhi, Bacillus subtilis
The English Halifah Pagarra; Rachmawaty; Musawira; Handayani, Besti; Syaiful Haq, Muhammad Naufal
Biosel Biology Science and Education Vol. 14 No. 2 (2025): BIOSEL (Biology Science and Education: Jurnal Penelitian Sains dan Pendidikan)
Publisher : INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI AMBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/bs.v14i2.9376

Abstract

Matoa (Pometia pinnata) is a plant commonly used by the Indonesian people for traditional medicine due to its rich content of metabolites. This study aimed to analyze the phytochemical composition and antibacterial activity of matoa leaves The leaves were extracted using a 70% ethanol solvent with a ratio of 1:4 using the maceration method, and phytochemical screening was performed on the leaf extract. The antibacterial activity was tested against Staphylococcus aureus and Escherichia coli using the disc diffusion method. The results indicated that the matoa leaf extract contains various metabolites, including triterpenoids, steroids, flavonoids, phenolics, saponins, tannins, and alkaloids. Secondary metabolite compounds in matoa leaves are thought to be able to inhibit microbial growth so that inhibition zones can be formed. Furthermore, the antibacterial activity demonstrated that the matoa leaf extract effectively inhibited the growth of S. aureus and E. coli. the largest inhibition zone is of 18.22 mm at 10% extract concentration, and E. coli, with an inhibition zone largest is of 10.87 mm at 10% extract concentration. While the smallest inhibition zone in S. aureus is 15.29 mm at 7.5% concentration, and in E. coli is 5% at 5% extract concentration.. This study suggests that matoa leaves have the potential to serve as natural bioactive compounds and antimicrobial agents in the clinical industry. Keywords: Matoa, Phytochemical,  Antibacterial activity, Staphylococcus aureus, Escherichia coli
Implementasi Nilai Kepemimpinan dan Kewirausahaan dalam Pendidikan Sekolah Menengah: Upaya Mempersiapkan Generasi Emas 2045 Nurhajarurahmah, St Zulaiha; Sa’diyah, Jamilatus; Musawira, Musawira; Haris, Nurul Afdal; Ainun, Nur Aisyah
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/bajpm.v5i1.1457

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dirancang untuk membekali siswa sekolah menengah pertama dengan keterampilan dan karakter yang diperlukan untuk menghadapi tantangan masa depan, serta berkontribusi pada pencapaian visi Indonesia Emas 2045. Tujuan utama dari program ini adalah membangun karakter kepemimpinan dan jiwa kewirausahaan sejak dini. Metode yang diterapkan adalah pendekatan interaktif yang meliputi penyajian materi diikuti dengan diskusi terarah, serta kegiatan praktik yang mengintegrasikan teori dan pengalaman nyata untuk meningkatkan pemahaman siswa. Manfaat yang diperoleh dari kegiatan ini termasuk peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa terhadap kepemimpinan yang efektif dan inovasi kewirausahaan, sebagaimana dibuktikan oleh hasil evaluasi post tes yang menunjukkan peningkatan skor dalam semua indikator nilai kepemimpinan dan kewirausahaan. Siswa juga diajarkan pentingnya kolaborasi dalam mencapai tujuan bersama, sesuai dengan penelitian yang menunjukkan bahwa lingkungan pendidikan yang mendukung dapat memfasilitasi minat dan sikap kewirausahaan. Dengan membekali siswa dengan keterampilan abad ke-21 seperti literasi digital serta kemampuan berpikir kritis dan kreatif, diharapkan mereka dapat menjadi generasi yang kompeten dan berdaya saing tinggi. Pendidikan yang efektif berfungsi sebagai dasar untuk menyiapkan generasi penerus yang unggul dalam berbagai bidang. Subjek dari kegiatan ini adalah siswa sekolah menengah pertama yang terlibat aktif dalam proses belajar mengajar. Pada akhirnya, kegiatan ini tidak hanya berkontribusi pada pengembangan kompetensi individu siswa, tetapi juga berperan penting dalam membentuk karakter dan jiwa kewirausahaan yang sangat penting bagi pembangunan bangsa di masa depan. Program ini menegaskan peran pendidikan sebagai fondasi utama dalam menyiapkan generasi penerus bangsa yang unggul dan berdaya saing tinggi sebagai bentuk dukungan terhadap misi kejayaan Indonesia Emas 2045.
Penguatan Infiltrasi Tanah melalui Biopori sebagai Upaya Mitigasi Banjir : Pengabdian Masyarakat di SMA Negeri 12 Makassar Badwi, Nasiah; Haris, Haris; Marlina, Marlina; Sulsia Ista'in Ningtyas, Novarina; Musawira, Musawira
Ininnawa : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Vol. 3 No. 2 (2025): Volume 03 Nomor 02 (Oktober 2025)
Publisher : Program Studi Manajemen FEB UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/ininnawa.v3i2.10564

Abstract

Kecamatan Manggala, khususnya Kelurahan Antang, merupakan salah satu wilayah yang paling sering terdampak banjir di Kota Makassar akibat rendahnya kapasitas infiltrasi tanah dan tingginya aliran permukaan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap peduli lingkungan guru dan siswa SMA Negeri 12 Makassar melalui pelatihan pembuatan Lubang Resapan Biopori (LRB) sebagai teknologi mitigasi banjir. Metode pelaksanaan meliputi penyampaian materi, demonstrasi, dan praktik langsung pembuatan biopori, diikuti evaluasi pembelajaran melalui pretest dan posttest berbasis indikator. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada seluruh aspek yang diukur, dengan nilai rata-rata pretest 67,0 meningkat menjadi 93,0 pada posttest. Indikator keterampilan teknis pembuatan LRB mengalami peningkatan tertinggi sebesar 30 poin, diikuti peningkatan sikap peduli lingkungan dan pemahaman konsep biopori. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan edukasi partisipatif berbasis praktik efektif dalam meningkatkan kompetensi mitigasi banjir serta mendorong komitmen keberlanjutan lingkungan di sekolah. Program ini direkomendasikan untuk direplikasi di sekolah lain yang berada di wilayah rawan banjir.
APAKAH PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK EFEKTIF PADA PEMBELAJARAN SAINS DI PERGURUAN TINGGI? SEBUAH STUDI META-ANALISIS Musawira
VARIABLE RESEARCH JOURNAL Vol. 1 No. 03 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran sains di perguruan tinggi membutuhkan pendekatan yang relevan untuk meningkatkan keterlibatan mahasiswa, namun efektivitas pembelajaran berbasis proyek masih menjadi perdebatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur efektivitas pembelajaran berbasis proyek melalui pendekatan meta-analisis. Metode penelitian mencakup analisis terhadap 10 artikel yang relevan dengan fokus pembelajaran sains di perguruan tinggi. Hasilnya menunjukkan ukuran efek gabungan sebesar 1.98, yang tergolong sangat besar. Kesimpulan ini mengindikasikan bahwa pembelajaran berbasis proyek secara signifikan dapat meningkatkan prestasi belajar sains mahasiswa. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan kurikulum berbasis proyek yang terencana serta studi lanjutan untuk mengeksplorasi faktor kontekstual yang mendukung implementasinya.