Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

The Karakteristik Mineralisasi dan Alterasi Transisi Porfiri-Epitermal pada Sistem Porfiri-Epitermal Prospek Onto, Dompu, Sumbawa, Indonesia: Karakteristik Mineralisasi dan Alterasi Transisi Porfiri-Epitermal pada Sistem Porfiri-Epitermal Prospek Onto, Dompu, Sumbawa, Indonesia Putra, Z A Munarfan; Hermansyah, Wahyu; Erintina, Melinda Dwi; Ubaidillah, Aji Syailendra; Syarbini, Khatib; Dermawan, Iwan; Farwati, Baiq Esti Mila; Faesal, Andi; Irawan, Baiq Brilliant Vani
Jurnal Ilmiah Giga Vol. 28 No. 2 (2025): Volume 28 Edisi 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47313/jig.v28i2.4293

Abstract

Penelitian ini mengkaji Prospek Onto pada Busur Sunda bagian timur, koridor prospektif pada sistem magmatisme Sunda–Banda yang kaya endapan emas–tembaga tipe porfiri dan epitermal, dengan tujuan mengkarakterisasi alterasi hidrotermal dan mineralisasi bijih melalui metode kualitatif mencakup studi lapangan, logging inti bor dari lubang VHD039, VHD055, dan VHD086, serta analisis petrografi dan mikroskopi bijih; hasil penelitian menunjukkan bahwa intrusi porfiri Onto mengalami tumpang-tindih argilik lanjut akibat pengaruh fluida epitermal sulfidasi tinggi, dengan urutan alterasi vertikal dari bawah ke atas meliputi kuarsa–piropilit ±diaspor, kuarsa–alunit–piropilit, kuarsa vuggy residual, kuarsa–alunit, kuarsa–dikit, kuarsa–kaolinit, dan ilit–smektit, sedangkan analisis petrografi memperlihatkan dominasi mineral alterasi temperatur tinggi seperti kuarsa–alunit dan kuarsa–alunit–piropilit ±diaspor; mineralisasi tembaga–emas didominasi oleh kovelit–pirit yang berasosiasi dengan alterasi kuarsa–alunit pada kedalaman ±300 meter, dan mineralisasi sulfida melimpah (kovelit–pirit) berkembang pada urat kuarsa tipe A–B di sistem porfiri, di mana kovelit muncul sebagai diseminasi halus, pengisi urat, maupun inklusi dalam pirit, serta proses pelindian mineral primer seperti feldspar dan plagioklas membentuk rongga vuggy yang kemudian terisi oleh kovelit–pirit–belerang alami; kehadiran alterasi argilik lanjut intens dan mineralisasi sulfida utama berupa kovelit–pirit–sulfur mengindikasikan bahwa Prospek Onto merupakan sistem porfiri yang terawetkan dan tertumpang-tindih oleh sistem epitermal sulfidasi tinggi (lithocap), mencerminkan lingkungan mineralisasi transisi yang kompleks
Pendampingan desain masterplan pengembangan masjid Nurul Huda dusun Mentokan, desa Darek kabupaten Lombok Tengah Hafiz Hamdani; Ahmad Zarkasi; Aji Syailendra Ubaidillah; Sukuryadi Sukuryadi; Lalu Lunk Ryanata Putra; Serdian Eska Cahya; Ahmad Taufiq Hidayat
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 2 (2024): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i2.26441

Abstract

AbstrakMasjid merupakan tempat ibadah yang juga berfungsi sebagai pusat kegiatan sosial dan pendidikan. Dalam konteks Masjid Nurul Huda di Dusun Mentokan, Desa Darek, Kabupaten Lombok Tengah, terdapat kebutuhan untuk pengembangan fasilitas akibat meningkatnya jumlah penduduk dan kondisi bangunan yang sudah tua. Tim pengabdian dari Program Studi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah melakukan pendampingan desain masterplan untuk merespons kebutuhan tersebut. Metodologi yang digunakan mencakup pengumpulan data, analisis kebutuhan, dan perancangan konsep, dengan melibatkan masyarakat dalam setiap tahap. Hasilnya menunjukkan bahwa masyarakat menginginkan ruang multifungsi untuk kegiatan pendidikan dan sosial. Selain itu, masterplan yang dihasilkan juga mempertimbangkan aspek keberlanjutan dengan memanfaatkan sumber daya secara efisien. Partisipasi masyarakat dalam perencanaan terbukti meningkatkan rasa memiliki dan tanggung jawab terhadap masjid, sehingga diharapkan masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat kegiatan yang bermanfaat bagi komunitas. Kata kunci: masjid; pengabdian kepada masyarakat; masterplane. AbstractMosques are places of worship that also function as centers for social and educational activities. In the context of the Nurul Huda Mosque in Mentokan Hamlet, Darek Village, Central Lombok Regency, there is a need for the development of facilities due to the increasing population and the condition of the old building. The service team from the Civil Engineering Study Program, University of Muhammadiyah assisted in the design of a master plan to respond to these needs. The methodology used includes data collection, needs analysis, and concept design, by involving the community at every stage. The results show that the community wants a multifunctional space for educational and social activities. In addition, the resulting masterplan also considers sustainability aspects by utilizing resources efficiently. Community participation in planning has been proven to increase the sense of ownership and responsibility for the mosque, so it is hoped that the mosque will not only function as a place of worship, but also as a center of activities that are beneficial to the community. Keywords: mosque; community service; masterplane.