Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

HUBUNGAN KONFLIK PERAN GANDA DENGAN ETOS KERJA PADA PNS WANITA DI KANTOR PEMERINTAHAN KOTA BANJARMASIN Noprianty, Noprianty; Rusli, Rusdi; Yuserina, Firdha
Jurnal Kognisia Vol 1, No 2 (2018): Oktober
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jk.v1i2.1551

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui hubungan konflik peran ganda dengan etos kerja pegawai negeri sipil wanita dikantor pemerintahan kota Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan teknik pengambilan sampel berupa simple random sampling. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 119 pegawai negeri sipil wanita di kantor pemerintahan kota Banjarmasin. Metode analisis data menggunakan korelasi product moment dari Karl Person. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan skala konflik peran ganda dan skala etos kerja. Hasil penelitian menunjukan korelasi -0,630 (p<0,05) artinya ada hubungan signifikan yang kuat dan negatif antara konflik peran ganda dengan etos kerja pada pegawai negeri sipil wanita di kantor pemerintahan kota Banjarmasin. Nilai korelasi negatif dalam penelitian ini menunjukkan semakin rendah konflik peran ganda maka akan semakin tinggi etos kerja, sebaliknya jika semakin tinggi konflik peran ganda maka akan semakin rendah etos kerja.
Pengaruh Pemujaan Selebriti terhadap Kepuasan Hidup Penggemar BTS (ARMY) Kalimantan Selatan Pratiwi, Nofenda Dwi; Zwagery, Rika Vira; Yuserina, Firdha
Jurnal Kognisia Vol 7, No 1 (2024): APRIL
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jk.v7i1.9021

Abstract

Fenomena budaya dan hiburan Korea Selatan yang disebut dengan Korean Wave sedang berada dipuncak ketenaran, salah satunya adalah fenomena BTS Meal. Ditemukan banyak penggemar yang berusia dewasa awal mengagumi selebriti favoritnya secara berlebihan pada ARMY Kalimantan Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemujaan selebriti terhadap kepuasan hidup pada dewasa awal penggemar BTS (ARMY) Kalimantan Selatan. Sampel penelitian sebanyak 200 orang partisipan yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data penelitian dikumpulkan menggunakan Celebrity Worship Scale (CAS) dan The Satisfaction With Life Scale (SWLS). Analisa data yang digunakan adalah analisis regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh positif pemujaan selebriti terhadap kepuasan hidup pada dewasa awal penggemar BTS (ARMY) Kalimantan Selatan. Semakin tinggi pemujaan selebriti maka semakin tinggi kepuasan hidup. Kata kunci : Pemujaan selebriti, kepuasan hidup, dewasa awal
Pengaruh Job Embeddedness terhadap Turnover Intention pada Karyawan PT. Altrak 1978 Tanjung Tabalong Hamama, Faten; Istiqomah, Ermina; Yuserina, Firdha
Jurnal Kognisia Vol 5, No 1 (2022): April
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jk.v5i1.3626

Abstract

Sumber daya manusia adalah bagian penentu yang berperan secara langsung terhadap tercapainya tujuan perusahaan. Sehingga penting bagi perusahaan untuk memperhatikan serta mempertahankan sumber daya manusia yang dimilikinya. Sehingga jika karyawan memiliki keinginan untuk turnover maka ia dapat menghambat kemajuan perusahaan. Munculnya turnover intention dapat disebabkan oleh banyak hal, salah satunya adalah job embeddedness. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh job embeddedness terhadap turnover intention pada karyawan PT. Altrak 1978 Tanjung Tabalong. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan PT. Altrak 1978 Tanjung Tabalong yang kemudian berdasarkan teknik purposive sampling diambil 45 karyawan yang sesuai. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala job embeddedness hasil adaptasi dari Clinton dkk (2012) dan skala turnover intention hasil adaptasi dari Mobley dkk (1978). Analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier sederhana, dari analisis ini diketahui bahwa terdapat pengaruh yang negatif dan signifikan dari job embeddedness terhadap turnover intention. Semakin tinggi job embeddedness maka semakin rendah turnover intention, dan begitu juga sebaliknya. Pengaruh job embeddedness terhadap turnover intention adalah sebesar 12,2%, sedangkan 87,8% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak disertakan dalam penelitian ini 
Hubungan Kepercayaan Diri dengan Body Dissatisfaction pada Mahasiswa Laki-Laki Universitas Lambung Mangkurat yang Melakukan Perawatan Skincare Amini, Amelia; Zwagery, Rika Vira; Yuserina, Firdha
Jurnal Kognisia Vol 7, No 2 (2024): OKTOBER
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jk.v7i2.9464

Abstract

Body dissatisfaction adalah pemikiran dan perasaan negatif terhadap bentuk tubuh ideal dengan tubuh sebenarnya, body dissatisfaction pada individu dapat dipengaruhi oleh kepercayaan diri. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui ada atau tidaknya hubungan kepercayaan diri dengan body dissatisfaction pada mahasiswa laki-laki Universitas Lambung Mangkurat yang melakukan perawatan skincare. Sampel penelitian ini 210 laki-laki usia 18-25 tahun menggunakan teknik purposive sampling. Metode penelitian ini adalah correlation product moment, dengan pengumpulan data menggunakan skala PEI dari Shrauger (1995) dan BAS-2 dari Tylka dan Wood-Barcalow (2015). Hasil penelitia ini menunjukan r = 0,535; n = 210; p = 0,000< 0,05; yang artinya adanya hubungan kepercayaan diri dengan body dissatisfaction pada mahasiswa laki-laki. Nilai korelasi menunjukan arah hubungan positif antar variabel, yang berarti semakin tinggi kepercayaan diri maka semakin tinggi juga body dissatisfaction pada mahasiswa laki-laki yang melakukan perawatan skincare, dan sebaliknya semakin rendah kepercayaan diri maka semakin rendah juga body dissatisfaction pada mahasiswa laki-laki yang melakukan perawatan skincare.
HUBUNGAN ANTARA KESADARAN DIRI DENGAN PERILAKU ALTRUISME PADA RELAWAN GURU SEKUMPUL Widayanti, Wiwin; Safitri, Jehan; Yuserina, Firdha
Jurnal Kognisia Vol 2, No 2 (2019): Oktober
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jk.v2i2.1677

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untukimengetahui apakah ada hubungan antara kesadaran diri dengan perilaku altruism pada relawan haul guru sekumpul. penelitian ini menggunakan  proportional  purposive  sampling.  Metode  analisis data menggunakan korelasi product moment. Instrument yangldigunakan adalah skala kesadaran diri dan perilaku altruism. Hasil korelasi product moment menunjukkan adanya hubungan positiflantara kesadaran diri dengan perilaku altruism pada relawan haul guru sekumpul. adapun hubungan efektif kesadaran diri dengan perilaku altruism adalah sebesarl26,7%, sedangkan 73,3%.sisanya adalah dari variabelvariabel lain yang tidak diteliti pada penelitian ini.
HUBUNGAN INTENSITAS PENGGUNAAN GADGET DENGAN PENGUASAAN KOSAKATA PADA ANAK DI TK X BANJARMASIN Jasmiin, Nadilla Nur Alaika; Zwagery, Rika Vira; Yuserina, Firdha
Jurnal Kognisia Vol 3, No 2 (2020): Oktober
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jk.v3i2.2655

Abstract

Perkembangan bahasa menjadi salah satu aspek terpenting pada pendidikan anak usia dini karena bahasa akan memudahkan anak dalam berkomunikasi dan kualitas dalam berbahasa ditentukan oleh jumlah kosakata yang dimiliki anak. Pada saat ini anak-anak sering sekali menggunakan gadget. Padahal gadget dapat menghambat perkembangan bahasa anak dikarenakan anak lebih banyak mendengar kosakata pasif yang tidak membutuhkan respon. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan intensitas penggunaan gadget dengan penguasaan kosakata pada anak di TK X Banjarmasin. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jumlah subjek 74 orang yang terdiri dari 26 laki-laki dan 48 perempuan yang dipilih berdasarkan kriteria penelitian. Skala yang digunakan terdiri dari skala intensitas penggunaan gadget dan tes penguasaan kosakata. Data dianalisis menggunakan uji statistik non paramterik spearman rho. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan antara intensitas penggunaan gadget dengan penguasaan kosakata pada anak di TK X Banjarmasin dengan arah hubungan negatif (r = -0,379 ; p = 0,001). Artinya, semakin tinggi intensitas penggunaan gadget, semakin rendah penguasaan kosakata. Sebaliknya, semakin rendah intensitas penggunaan gadget, semakin tinggi penguasaan kosakata.
HUBUNGAN KELEKATAN PADA AYAH DENGAN RESILIENSI REMAJA SMPN 5 BANJARBARU Rizkiani, Alvina; Fauzia, Rahmi; Yuserina, Firdha
Jurnal Kognisia Vol 3, No 2 (2020): Oktober
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jk.v3i2.2671

Abstract

Masa remaja merupakan masa transisi yang dihadapkan dengan berbagai konflik kehidupan baik secara eksternal ataupun internal. Pada masa transisi ini diperlukan kelekatan pada orangtua tidak terkecuali dengan ayah agar remaja mampu memiliki resiliensi yang baik dalam menghadapi berbagai permasalahan yang terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kelekatan pada ayah dengan resiliensi remaja SMPN 5 Banjarbaru. Subjek penelitian ini berjumlah 100 orang, dengan pengambilan sampel mengggunakan teknik purposive sampling. Metode pengumpulan data menggunakan skala resiliensi dan skala kelekatan pada ayah dan Metode analisis data menggunakan korelasi product moment dari Karl Person. Hasil penelitian menunjukan adanya hubungan positif yang signifikan antara kelekatan pada ayah denga resiliensi remaja SMP Negeri 5 Banjarbaru. Artinya semakin tinggi kelekatan remaja dengan ayahhnya maka semakin tinggi resiliensi remaja tersebut, dan sebaliknya semakin rendah kelekekatan remaja dengan ayahnya maka semakin rendah resiliensi remaja tersebut. Hasil koefisien determinasi sebesar 21,1%, artinya pembentukan resiliensi dipengaruhi oleh variabel kelekatan pada ayah sebesar 21,1%, sedangkan 78,9% dipemgaruhi oleh faktor lainnya.
EFEKTIVITAS INTERVENSI PSIKOLOGI KOMPREHENSIF BERBASIS ACCEPTENCE AND COMMITMENT THERAPY UNTUK MENINGKATKAN PSYCHOLOGICAL WELL-BEING Radhiyyah, Nabilah Farah; Tanau, Meydisa Utami; Yuserina, Firdha
JIP (Jurnal Intervensi Psikologi) Vol. 17 No. 1 (2025): JIP: Jurnal Intervensi Psikologi
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/intervensipsikologi.vol17.iss1.art3

Abstract

ABSTRAK: Data statistik Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Selatan tahun 2022 menunjukkan terdapat sedikitnya 678 korban penyalahgunaan narkoba. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh intervensi psikologi komprehensif berbasis ACT terhadap peningkatan kesejahteraan psikologis melalui peningkatan pemahaman dan komitmen untuk tidak menggunakan narkoba. Penelitian yang dilakukan melalui pendekatan kuantitatif melibatkan partisipan sebanyak 16 warga bina Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas II A Karang Intan, Banjarbaru. Penentuan sampel menggunakan teknik purposive sampling meliputi kriteria usia 21-27 tahun, menjalani 2/3 masa tahanan, serta sisa masa tahanan 5 tahun ke bawah. Hasil uji Paired Sample T-test diperoleh bahwa intervensi psikologi komprehensif berbasis ACT tidak signifikan mempengaruhi peningkatan kesejahteraan psikologis. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa psikoedukasi menurunkan secara signifikan terhadap pemahaman materi dan meningkatkan secara signifikan pada komitmen untuk tidak menggunakan narkoba. Kata kunci: Acceptance and Commitment Therapy, kesejahteraan psikologis, konseling kelompok, psikoedukasi. ABSTRACT: According to the 2022 statistics from the South Kalimantan Provincial National Narcotics Agency (BNNP), at least 678 individuals were identified as drug abuse victims. This study aimed to examine the effect of a comprehensive ACT-based psychological intervention on improving psychological well-being through increased understanding and commitment to abstain from drug use. Using a quantitative approach, the study involved 16 Class II A Karang Intan Narcotics Correctional Facility inmates in Banjarbaru, selected through purposive sampling. Inclusion criteria included ages 21–27, having served two-thirds of their sentence, and a remaining sentence of less than five years. Paired sample t-test results showed that the ACT-based intervention did not significantly affect psychological well-being. However, psychoeducation significantly increased understanding of the material and commitment to refrain from drug use. Key words: Acceptance and Commitment Therapy, psychological well-being, group counseling, psychoeducation.
Program Psikoedukasi Parenting Emas Anti Cemas untuk Ibu dan Balita di Desa Sungai Batang Ilir Yuserina, Firdha; Ramdhani, Nurul Fadhillah; Fatimah, Husnul; Putri, Niarsari Anugrahing; Utama, Adelia Anggraini
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 11 (2025): Volume 8 No 11 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i11.22966

Abstract

ABSTRAK Pada tahun 2023, Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyatakan bahwa estimasi jumlah orang tua yang mendapatkan edukasi parenting di Indonesia hanya 23%. Selain berkontribusi terhadap kecemasan orang tua, kurangnya edukasi parenting juga dapat berdampak pada tumbuh kembang anak di masa depan. Kurangnya pengetahuan dalam pengasuhan anak berpotensi menyebabkan anak tumbuh kembang tidak sesuai harapan. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan ibu tentang pengasuhan anak dan menilai tumbuh kembang balita di Desa Sungai Batang Ilir. Metode pelaksanaan adalah kegiatan pengabdian masyarakat, memberikan edukasi dan skrining tumbuh kembang balita dengan tahapan pelaksanaan yang terdiri dari persiapan, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi. Jumlah peserta yang mengikuti kegiatan ini adalah 14 orang ibu yang memiliki balita. Kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan ibu balita, dan pada skrining tumbuh kembang anak ditemukan 8 anak dengan status tumbuh kembang sesuai, sedangkan 5 anak lainnya berada pada kategori ragu-ragu. Kegiatan psikoedukasi ini dinilai efektif dalam meningkatkan pengetahuan tentang pola asuh, dan diharapkan untuk kedepannya dapat dilaksanakan secara berkesinambungan dan disertai dengan kegiatan skrining secara berkala untuk menilai luaran kegiatan jangka panjang. Kata Kunci: Pengasuhan, Psikoedukasi, Anxiety, Growth, Skrining Tumbuh Kembang  ABSTRACT In 2023, the chairman of the Indonesian Child Protection Commission (KPAI) stated that the estimated number of parents receiving parenting education in Indonesia was only 23%. In addition to contributing to parental anxiety, a lack of parenting education can also impact a child's future development. Lack of knowledge in parenting can potentially cause a child to grow up not as expected. The purpose of this community service was to improve mothers' parenting knowledge and assess toddler development in Sungai Batang Ilir Village. The implementation method was a community service activity, providing education and toddler development screening with implementation stages consisting of preparation, implementation, monitoring and evaluation. The number of participants who participated in this activity was 14 mothers with toddlers. The results of the activity showed an increase in knowledge of toddler mothers, and the child development screening found 8 children with appropriate developmental status, while 5 others were in the doubtful category. This psychoeducational activity is considered effective in increasing knowledge about parenting, and it is hoped that in the future it will be carried out continuously and accompanied by regular screening activities to assess long-term activity outcomes Keywords: Parenting, Psychoeducation, Anxiety, Growth and Development Screening
EFEKTIVITAS INTERVENSI PSIKOLOGI KOMPREHENSIF BERBASIS ACCEPTENCE AND COMMITMENT THERAPY UNTUK MENINGKATKAN PSYCHOLOGICAL WELL-BEING Radhiyyah, Nabilah Farah; Tanau, Meydisa Utami; Yuserina, Firdha
JIP (Jurnal Intervensi Psikologi) Vol. 17 No. 1 (2025): JIP: Jurnal Intervensi Psikologi
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/intervensipsikologi.vol17.iss1.art3

Abstract

ABSTRAK: Data statistik Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Selatan tahun 2022 menunjukkan terdapat sedikitnya 678 korban penyalahgunaan narkoba. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh intervensi psikologi komprehensif berbasis ACT terhadap peningkatan kesejahteraan psikologis melalui peningkatan pemahaman dan komitmen untuk tidak menggunakan narkoba. Penelitian yang dilakukan melalui pendekatan kuantitatif melibatkan partisipan sebanyak 16 warga bina Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas II A Karang Intan, Banjarbaru. Penentuan sampel menggunakan teknik purposive sampling meliputi kriteria usia 21-27 tahun, menjalani 2/3 masa tahanan, serta sisa masa tahanan 5 tahun ke bawah. Hasil uji Paired Sample T-test diperoleh bahwa intervensi psikologi komprehensif berbasis ACT tidak signifikan mempengaruhi peningkatan kesejahteraan psikologis. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa psikoedukasi menurunkan secara signifikan terhadap pemahaman materi dan meningkatkan secara signifikan pada komitmen untuk tidak menggunakan narkoba. Kata kunci: Acceptance and Commitment Therapy, kesejahteraan psikologis, konseling kelompok, psikoedukasi. ABSTRACT: According to the 2022 statistics from the South Kalimantan Provincial National Narcotics Agency (BNNP), at least 678 individuals were identified as drug abuse victims. This study aimed to examine the effect of a comprehensive ACT-based psychological intervention on improving psychological well-being through increased understanding and commitment to abstain from drug use. Using a quantitative approach, the study involved 16 Class II A Karang Intan Narcotics Correctional Facility inmates in Banjarbaru, selected through purposive sampling. Inclusion criteria included ages 21–27, having served two-thirds of their sentence, and a remaining sentence of less than five years. Paired sample t-test results showed that the ACT-based intervention did not significantly affect psychological well-being. However, psychoeducation significantly increased understanding of the material and commitment to refrain from drug use. Key words: Acceptance and Commitment Therapy, psychological well-being, group counseling, psychoeducation.