Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Bentuk Mikroplastik Pada Kerang Hijau (Perna viridis) Di TPI Tawang Kendal Trisya Indriani; Fibria Kaswinarni; Rivanna Citraning Rachmawati
EDUBIOPRENA : Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi, Biologi, & Bioentrepreneurship Vol. 1 No. 2 (2024): Juli
Publisher : Pendidikan Biologi FPMIPATI Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/px2fk121

Abstract

Abstrak – TPI Tawang Kendal merupakan salah satu tempat jual beli hasil laut yang lokasinya diantara pemukiman warga tepatnya di Kabupaten Kendal. Banyaknya kegiatan warga sekitar TPI dapat menghasilkan sampah, yang salah satunya yaitu sampah plastik. Mikroplastik merupakan bagian terkecil dari sampah plastik hasil dari degradasi yang memiliki ukuran kurang dari 5mm. Dengan keberadaan mikroplastik dalam jumlah cukup besar menjadikan mikroplastik sebagai ancaman serius bagi biota seperti organisme laut filter feeder salah satunya yaitu Kerang Hijau (Perna viridis). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan mikroplastik yang ada pada daging Kerang Hijau (Perna viridis). Pengambilan sampel dengan menggunakan teknik random sampling (sampling acak) yang dilakukan langsung di lapangan, kemudian dilakukan tahap preparasi sampel dengan menambahkan larutan H2SO4 30% dan H2O2 30% dan diinkubasi selama 24 jam, serta diidentifikasi menggunakan mikroskop binokuler. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa bentuk mikroplastik yang ditemukan pada Kerang Hijau (Perna viridis) yang diambil dari TPI Tawang yaitu berbentuk fragmen, fiber dan film, serta bentuk mikroplastik paling banyak yang ditemukan yaitu bentu fragmen.
PELATIHAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KOMPETENSI GURU DI SMAN 1 MRANGGEN DEMAK : - Ipah Budi Minarti; Atip Nurwahyunani; Rivanna Citraning Rachmawati; Fibria Kaswinarni
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 No. 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i1.42660

Abstract

Pada era modern saat ini perkembangan teknologi berkembang dengan sangat pesat salah satunya sistem AI atau Artificial Intelligence. Artificial Intelligence mulai mengambil peran dalam kegiatan pembelajaran di sekolah maupun perguruan tinggi. Akan tetapi, hal ini tidak sejalan dengan fakta di lapangan. Berdasarkan hasil wawancara dengan Kepala SMA N 1 Mranggen diketahui bahwa guru mengalami kesulitan dalam memahami dan menerapkan teknologi terbaru dalam proses pembelajaran dan belum memanfaatkan potensi AI dalam menunjang proses pembelajaran maupun asesmen. Berdasarkan permasalahan tersebut, tim PKM melakukan pelatihan AI untuk meningkatkan kompetensi guru SMAN 1 Mranggen. Kegiatan pelatihan ini dilakukan dalam beberapa tahap yakni : a) Penjelasan materi tentang AI meliputi pemanfaatan AI dalam menyusun media dan asesmen pembelajaran, serta b) Praktik dan pendampingan pembuatan media dan asesmen berbasis AI. Beberapa materi yang disampaikan antara lain penjelasan tentang potensi AI dalam pembelajaran, penjelasan dan praktik pembuatan media presentasi menggunakan aplikasi Magicschool, Wepik, Canva, Gamma AI serta praktik pembuatan asesmen berbasis AI menggunakan aplikasi Conker AI dan Liveworksheet. Kegiatan pelatihan ini mendapatkan respon yang sangat positif dari peserta pelatihan. Hal ini tampak dari antusiasme peserta dalam mengajukan pertanyaan baik saat penjelasan materi maupun saat praktik. Selain itu, berdasarkan angket yang diisi oleh peserta pelatihan di akhir sesi, diketahui bahwa pelatihan AI ini juga telah meningkatkan ketrampilan peserta pelatihan dalam mengoperasikan AI dalam menyusun perangkat pembelajaran (modul ajar) sebesar 96,7%, bahan ajar sebesar 100%, media pembelajaran sebesar 93,3%, LKPD sebesar 93,3%, dan asesmen sebesar 96,6%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pelatihan AI ini telah mampu 1) meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru dalam mengimplementasikan teknologi AI, 2) meningkatkan kemampuan guru dalam merancang dan mengimplementasikan strategi pembelajaran yang melibatkan penggunaan AI untuk meningkatkan efektivitas dan interaktivitas kelas, 3) meningkatkan kemampuan menyusun mekanisme penilaian kinerja guru dalam menerapkan teknologi AI dalam pengajaran, yang dapat digunakan sebagai dasar untuk pengembangan profesional lebih lanjut.