Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Sosialisasi Pemanfaatan Lahan Pertanian sebagai Daya Tarik Wisatawan di Bukit Lawang Yulia Tiara Tanjung; Nirwana Br Bangun; Nurhalimah Sibuea; Dora Silvia Dewi; Fider Lumban Batu; Ida Zulfida
Journal Liaison Academia and Society Vol 3 No 2: Juni 2023
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/j-las.v3i2.749

Abstract

Tujuan kegiatan PKM ini untuk memberikan masukan kepada msyarakat terkait pengelolaan dan pemanfaatn lahan pertanian sekitar wisata sehingga dapat menghasilkan income tambahan bagi masyarakat sekitarnya serta menambah kekayaan daya tarik kawasan wisata bukit lawang tersebut. Adapun tempat pelaksanaan PKM ini dilakukan di kawasan wisata bukit lawang kabupaten langkat Sumatera Utara. Kita ketahui kawasan wisata bukit lawang memilki daya tarik alam yang asri dengan habitat orang utannya dan juga terdapat sungai yang indah dengan bebatuan yang inmdah serta aliran air yang lumayan deras sehingga dapat dilaksanakan arung jeram. Disekitar kawasan wisata tersebut masih banyak ditemukan lahan persawahan dan pertanian, sehingga berpeluang untuk dikelola menjadi bagian dari kawasan wisata. 1) Wisata Agro, 2) Dimensi Ekologi, Sosial-Budaya, dan Ekonomi 4) Potensi Daya Tarik Dominan dan Penunjang, 4) Wisata Agro dalam Skala Kecil. Hasil kegiatan ini yaitu: Pelaksanaan PKM ini memberikan masukan kepada masyarakat terkait teknis, Ide dan bidang fokus yang memungkinkan untuk dilaksanakan dalam upaya pemanfaatan lahan pertaniah maupun lahan yang ada sebagai bagian dari kawasan wisata sehingga akan mendatangkan benefit kepada masyarakat dan PAD. Pelaksanaan PKM ini mendapat respon positif dan antusias dari masyarakat dan dari interkasi yang terjadi masyarakat menginginkan tim PKM dapat melakukan pendampingan berkala. Artinya pelaksanaan PKM ini sangat bermanfaat dilakukan. Kata Kunci : Sosialisasi; Lahan Pertanian; Wisata; Bukit Lawang.
Strategi Manajemen Keuangan Keluarga dan Literasi Digital untuk Ibu Rumah Tangga di Era Ekonomi Digital Dina Hastalona; Teja Rinanda; Siti Ummi Arfah Nasution; Nirwana Br. Bangun; Jarungjung Hutagaol; Muhammad Anshar; Ujang Abdullah; Yenni Sofiana Tambunan
Journal Liaison Academia and Society Vol 5 No 2: Juni 2025
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/j-las.v5i2.839

Abstract

p Transformasi digital dalam sektor ekonomi telah memberikan dampak yang signifikan terhadap pola pengelolaan keuangan keluarga di Indonesia. Di tengah dinamika ekonomi digital yang sarat dengan inovasi teknologi dan akses cepat terhadap berbagai layanan keuangan daring, ibu rumah tangga sebagai pengelola keuangan domestik menghadapi tantangan baru yang kompleks. Tidak hanya dituntut untuk cakap dalam menyusun anggaran dan mengelola pengeluaran rumah tangga, mereka juga harus memiliki kemampuan literasi digital yang memadai agar dapat menavigasi berbagai platform keuangan berbasis teknologi secara bijak dan aman. Namun, realitas di lapangan menunjukkan bahwa tingkat literasi keuangan dan digital ibu rumah tangga masih tergolong rendah, terutama di kalangan ekonomi menengah ke bawah. Kondisi ini berpotensi meningkatkan kerentanan keluarga terhadap risiko ekonomi digital seperti utang konsumtif, penipuan daring, dan keputusan keuangan yang tidak rasional. Menanggapi permasalahan tersebut, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dirancang untuk meningkatkan literasi keuangan dan literasi digital ibu rumah tangga melalui pelatihan daring berbasis pendekatan partisipatif. Metode kegiatan meliputi asesmen awal, penyampaian materi interaktif melalui Zoom Meeting, diskusi kelompok via WhatsApp, simulasi penggunaan aplikasi keuangan digital, serta evaluasi melalui pra dan pasca tes. Kegiatan ini melibatkan 40 peserta ibu rumah tangga dari berbagai wilayah Indonesia. Materi pelatihan difokuskan pada strategi pengelolaan keuangan rumah tangga, seperti perencanaan anggaran, pencatatan pengeluaran, tabungan, dan pengendalian utang, serta pengenalan dan pemanfaatan aplikasi pencatat keuangan dan dompet digital. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan peserta dalam mengelola keuangan keluarga secara lebih terstruktur dan efisien. Sebagian besar peserta mulai rutin menyusun anggaran keluarga dan menggunakan aplikasi digital untuk pencatatan keuangan. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong peserta untuk lebih waspada terhadap risiko digital seperti pinjaman online ilegal dan konsumsi impulsif melalui e-commerce. Peningkatan ini membuktikan bahwa pelatihan daring yang dirancang secara kontekstual dan komunikatif mampu menjawab kebutuhan peningkatan kapasitas ibu rumah tangga di era digital. Dengan demikian, kegiatan ini berkontribusi nyata dalam mendorong kemandirian ekonomi keluarga dan membangun ketahanan sosial berbasis literasi keuangan dan digital.
Reinventing Public Service Management pada Pasar Wisata: Strategi Penguatan Kapasitas Pemerintahan Desa dalam Mengelola Pasar Kamu Pantai Labu Khairuddin Tampubolon; Novi Yanti; Nunti Sibuea; Pin Pin; Nirwana Br. Bangun; Muhammad Anshar; Barham Siregar
Journal Liaison Academia and Society Vol 5 No 4: Desember 2025
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/j-las.v5i4.1166

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas aparatur Desa Pantai Labu dalam mengelola Pasar Kamu sebagai pasar wisata melalui pendekatan Reinventing Public Service Management. Transformasi tata kelola pasar wisata menuntut pemerintah desa untuk lebih adaptif, inovatif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat serta dinamika sektor pariwisata. Melalui sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan, kegiatan ini memberikan pemahaman kepada aparatur desa mengenai prinsip-prinsip tata kelola modern, termasuk orientasi layanan publik, efisiensi manajerial, partisipasi masyarakat, serta akuntabilitas dalam pengelolaan aset publik. Metode kegiatan meliputi focus group discussion, ceramah interaktif, studi kasus, dan simulasi manajerial yang memberikan pengalaman langsung kepada peserta dalam merancang strategi pengembangan pasar wisata yang profesional dan berkelanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya pemahaman aparatur mengenai konsep reinventing government, kemampuan identifikasi masalah tata kelola pasar, serta penguatan koordinasi antara pemerintah desa dan pelaku UMKM setempat. Selain itu, kegiatan ini mendorong terbentuknya komitmen untuk meningkatkan pelayanan publik, mengoptimalkan potensi ekonomi kreatif, dan memperkuat kolaborasi multi-aktor dalam pengelolaan Pasar Kamu. Secara keseluruhan, program ini memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat kapasitas kelembagaan desa dan mendorong transformasi tata kelola pasar wisata yang lebih modern, transparan, dan berbasis pelayanan publik. Kegiatan ini diharapkan menjadi dasar untuk pengembangan model tata kelola pasar wisata desa yang inovatif dan berorientasi pada pemberdayaan masyarakat.
Pelatihan Manajemen Usaha dan Promosi Digital Berbahasa Inggris serta Pendampingan Bimbingan Konseling untuk Meningkatkan Kemandirian Ekonomi Pelaku UMKM Syamsul Bahri Arifin; Novi Yanti; Nurbaiti Ali; Siti Ummi Arfah Nasution; Subaktiar Subaktiar; Ujang Abdullah; Nirwana Br. Bangun
Journal Liaison Academia and Society Vol 6 No 2: Juni 2026
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/j-las.v6i2.1400

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Namun, berbagai pelaku UMKM masih menghadapi kendala dalam pengelolaan usaha, pemanfaatan teknologi digital, kemampuan promosi produk, serta kesiapan mental dalam menghadapi persaingan bisnis yang semakin kompetitif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pelatihan manajemen usaha, promosi digital berbahasa Inggris, dan pendampingan bimbingan konseling dalam meningkatkan kemandirian ekonomi pelaku UMKM. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research). Data diperoleh melalui kajian berbagai sumber ilmiah berupa buku, jurnal nasional dan internasional, hasil penelitian terdahulu, serta dokumen yang relevan dengan topik penelitian. Analisis data dilakukan menggunakan teknik analisis isi (content analysis) melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan manajemen usaha mampu meningkatkan kemampuan pelaku UMKM dalam perencanaan bisnis, pengelolaan keuangan, dan pengambilan keputusan usaha. Pelatihan promosi digital berbahasa Inggris memberikan peluang yang lebih luas bagi pelaku UMKM untuk memasarkan produk melalui platform digital dan menjangkau pasar internasional. Sementara itu, pendampingan bimbingan konseling berperan dalam meningkatkan motivasi, kepercayaan diri, kemampuan pemecahan masalah, dan ketahanan mental pelaku usaha. Integrasi ketiga program tersebut terbukti mampu mendukung peningkatan kapasitas dan kemandirian ekonomi pelaku UMKM secara berkelanjutan. Oleh karena itu, kolaborasi antara bidang manajemen, pendidikan bahasa Inggris, dan bimbingan konseling menjadi strategi yang efektif dalam pemberdayaan UMKM pada era digital dan Society 5.0.