Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search
Journal : JURNAL PERSPEKTIF PENDIDIKAN

PENGGUNAAN MULTIMEDIA INTERAKTIF DALAM PEMBELAJARAN BIOLOGI MATERI SISTEM SARAF UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN AKTIVITAS SISWA KELAS XI SMAN 4 LUBUKLINGGAU Merti Triyanti; Endang Suswati
Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 9 No 1 (2015): Jurnal Perspektif Pendidikan
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3988.236 KB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui manfaat multimedia pada materi sistem saraf dan mengetahui hasil belajar dan aktifitas siswa setelah menggunakan multimedia interaktif. Penelitian ini menggunakan 2 siklus dimana tiap siklus terdiri dari empat langkah yaitu : perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Dari hasil penelitian diketahui bahwa dengan pembelajaran dengan menggunakan multimedia interakti, keaktifan siswa kelas XI SMA Negeri 4 Lubuklinggau meningkat dari 50% pada siklus I menjadi 85,70% pada siklus II, siswa yang mencapai KKM dari 72,32% pada siklus I menjadi 79,29% pada siklus II. Berdasarkan analisa data tersebut dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan multimedia interaktif pada materi sistem saraf kualitas pembelajaran pada mata pelajaran Biologi di kelas XI SMA Negeri 4 Lubuklinggau meningkat. Adapun besar peningkatan hasil belajar siswa kelas XI SMA Negeri 4 Lubuklinggau pada pembelajaran biologi tentang materi sistem saraf menggunakan multimedia interaktif sebesar 16,45%.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BIOLOGI PADA MATERI LIMBAH MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIF SCRIFT DI KELAS X SMA NEGERI 4 LUBUKLINGGAU TAHUN PELAJARAN 2013/2014 Endang Suswati; Merti Triyanti
Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 8 No 2 (2014): Jurnal Perspektif Pendidikan
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.649 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan menggambarkan peningkatan hasil belajar Biologi pada materi Limbah menggunakan model pembelajaran Cooperatif Scrift di Kelas X SMA Negeri 4 Lubuklinggau Tahun Pelajaran 2013/2014. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yakni penelitian yang terdiri dari 2 siklus yang setiap siklus terdiri dari empat langkah yaitu: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi dan tes. Subjek penelitian adalah siswa kelas X SMA Negeri 4 Lubuklinggau sebanyak 32 siswa terdiri dari 18 laki-laki dan 14 perempuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar Biologi pada materi Limbah menggunakan model pembelajaran Cooperatif Scrift di Kelas X SMA Negeri 4 Lubuklinggau Tahun Pelajaran 2013/2014. Hal ini ditunjukkan dengan ketuntasan klasikal dari 62,50% pada siklus I menjadi 87,50% pada siklus II, siswa yang mencapai KKM dari 75% pada siklus I Script menjadi 93,8% pada siklus II.
PENGEMBANGAN LKPD BIOLOGI BERBASIS LINGKUNGAN SEKITAR UNTUK MENINGKATKAN MINAT DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA SMA Merti Triyanti; Usman Nulhakim
Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 15 No 1 (2021): Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 15 No 1 Juni 2021
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpp.v15i1.1264

Abstract

This study aims to develop environmental-based worksheets to increase motivation and interest in learning for high school students and a description of students' learning difficulties in biology class X SMA Negeri 7 Lubuklinggau. The research method used is Research and development. The sample of this research is 30 students. Data collection techniques in this study used interviews, observations and documents. The data analysis used is data reduction, data presentation and conclusion drawing. The results showed that the LKPD developed was suitable for use by high school students of Class X and there were difficulties in learning biology on environmental pollution materials. This learning difficulty is caused by the difficulty in understanding the material presented in the teaching materials. In addition, learning difficulties experienced by students are also triggered by low learning motivation caused by not being interested in biology lessons, inappropriate teaching techniques, facilities and infrastructure, and inadequate learning resources
KEEFEKTIFAN MODEL GUIDED INQUIRY TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA KELAS XI IPA SMA NEGERI 7 LUBUKLINGGAU Merti Triyanti; Usman Nulhakim
Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 16 No 1 (2022): Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 16 No 1 Juni 2022
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpp.v16i1.1585

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan model pembelajaran Guide Inquiry terhadap keterampilan proses sains siswa kelas XI dalam pembelajaran biologi. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang termasuk pada rancangan quasi-experiment (rancangan semu) dengan desain pre-test and pos-test control group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA SMA Negeri 7 Lubuklinggau, kemudian sampel penelitian dipilih melalui metode simple random sampling. Subyek penelitian yang digunakan yaitu siswa kelas XI IPA 1 sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas XI IPA2 sebagai kelas kontrol. Data penelitian diperoleh melalui instrumen tes. Teknik analisis data menggunakan uji independent t-test dengan taraf signifikasi 5%, kemudian dilakukan uji N-gain untuk mengetahui signifikansi peningkatan pree test dan post test. Sebelum dilakukan analisis data, terlebih dahulu dilakukan uji prasyarat analisis berupa uji normalitas sebaran dan uji homogenitas varian. Hasil analisis data dari uji independent t-test, memperoleh nilai sig. (2tailed) < 0,05 yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara kelas kontrol dengan kelas eksperimen. Dengan demikian bisa diambil kesimpulan bahwa penggunaan model pembelajaran guide inquiry efektif terhadap keterampilan proses sains siswa.
PENGEMBANGAN MODUL BIOLOGI BERBASIS INKUIRI PADA MATERI PENCEMARAN LINGKUNGAN UNTUK SISWA SMA KELAS XI Merti Triyanti
Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 16 No 2 (2022): Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 16 No 2 Desember 2022
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpp.v16i2.1912

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh guru masih mengalami kesulitan dalam memberikan pengalaman langsung dalam kegiatan pembelajaran di kelas. Hal tersebut dikarenakan keterbatasan waktu yang diperlukan dalam menyampaikan materi dan sumber pencemaran yang berada di luar kelas sehingga pengalaman langsung mengenai obyek dan persoalan biologi belum diperoleh siswa, padahal belajar akan bermakna ketika siswa dapat berinteraksi langsung dengan obyek dan persoalan biologi. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang menggunakan model pengembangan 4-D, yaitu define, design, development. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa hasil validasi ahli Bahasa yaitu 98,21%, validasi ahli Materi yaitu 81,66% dan validasi ahli Media yaitu 83,33% yang berkategori sangat layak. Sedangkan hasil analisis uji kepraktisan yaitu 83,21% yang berkategori praktis
PENGEMBANGAN FLIPBOOK BERBASIS QR CODE JENIS-JENIS TUMBUHAN PAKU (Pteridophyta) UNTUK MASYARAKAT KAWASAN GOA BATU Sinta Bella Lestari; Merti Triyanti; Fitria Lestari
Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 17 No 1 (2023): Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 17 No 1 Juni 2023
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpp.v17i1.2390

Abstract

This study aims to find out the types of fern growth in the Batu Caves area and to develop a qr code based flipbook. Based on the results of research and data analysis, it was found that the developed QR Code-based Flipbook was suitable for use by the people of the Batu Caves area. In addition, it was concluded that the results of exploration of ferns (Pteridophyta) in the Batu Caves area of Taba Jemekeh Village found 22 species consisting of 12 families and 13 genera of ferns. Fern plants (Pteridophyta) which are commonly found in the Batu Caves area of Taba Jemekeh Village are the Dryopteridaceae family
PENGEMBANGAN MODUL IPA BERBASIS PROJECT BASED LEARNING (PJBL) UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN FAKTUAL DAN KONSEPTUAL SISWA SMP KELAS VIII Merti Triyanti; Sulistiyono Sulistiyono
Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 17 No 2 (2023): Jurnal Perspektif Pendidikan
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpp.v17i2.2624

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) menghasilkan modul IPA berbasis PjBL yang layak dan dapat digunakan untuk siswa SMP kelas VIII, (2) mengetahui keefektifan modul IPA berbasis PjBL terhadap pengetahuan faktual siswa SMP kelas VIII. Dan (3) mengetahui keefektifan modul IPA berbasis PjBL terhadap pengetahuan konseptual siswa SMP kelas VIII. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian pengembangan atau (R&D). Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model pengembangan 4-D yaitu pendefinisian (Define), perancangan (Design), pengembangan (Develop), dan tahap penyebaran (Disseminate). Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah validasi Ahli terhadap produk hasil pengembangan dan analisis keefektifan peningkatan pengetahuan faktual dan konseptual siswa setelah mengikuti kegiatan pembelajaran dengan menggunakan modul hasil pengembangan. Kelayakan modul IPA berbasis Project Based Learning (PjBL) berdasarkan hasil validasi yang telah dilakukan oleh ahli pada aspek materi, aspek media dan aspek bahasa terhadap modul IPA berbasis Project Based Learning (PjBL). Pada aspek materi sebesar 55 termasuk dalam kategori “Baik”. Pada aspek media diperoleh nilai sebesar 45 termasuk dalam kategori “Baik” dan pada aspek bahasa juga diperoleh nilai sebesar 30 termasuk dalam kategori “Baik”. Sehingga modul IPA berbasis Project Based Learning (PjBL) pada materi sistem tata surya layak untuk digunakan pada kegiatan pembelajaran. 3) Modul IPA berbasis Project Based Learning (PjBL) pada materi sistem tata surya dapat meningkatkan pemahaman faktual dan konseptual siswa ditunjukkan dengan nilai standard gain sebesar 0,52 (kategori sedang).
Analisis Kendala Penerapan Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MB-KM) bagi Mahasiswa Ariani, Tri; Triyanti, Merti; Nawawi, Sulton; Mukharomah, Ervina; Rusdi, Muhammad; Asyhar, Rayandra
JURNAL PERSPEKTIF PENDIDIKAN Vol 18 No 1 (2024): Jurnal Perspektif Pendidikan
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpp.v18i1.2832

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kendala penerapan Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) bagi mahasiswa di Universitas PGRI Silampari dan Universitas Muhammadiyah Palembang. Kurikulum MBKM adalah kebijakan yang dicanangkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) dengan tujuan meningkatkan kualitas lulusan agar lebih siap dan adaptif terhadap kebutuhan zaman. Metode penelitian yang digunakan adalah survei deskriptif kuantitatif yang melibatkan 600 mahasiswa dari kedua universitas tersebut. Hasil survei menunjukkan bahwa meskipun sebagian besar mahasiswa sudah mempersiapkan diri untuk mengikuti program MBKM dan menganggapnya bermanfaat untuk pengembangan keterampilan, masih terdapat banyak kendala dalam implementasinya. Kendala-kendala tersebut meliputi kurangnya pemahaman mahasiswa terhadap kebijakan MBKM, minimnya sosialisasi, ketidaksesuaian program dengan minat mahasiswa, masalah administrasi, keterbatasan sumber daya manusia, dan kurangnya pemahaman IT. Oleh karena itu, diperlukan upaya kolaboratif antara pemerintah, universitas, dan pihak terkait lainnya untuk mengatasi kendala-kendala tersebut dan memastikan keberhasilan implementasi program MBKM.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPA SUHU DAN KALOR MENGGUNAKAN MODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE STAD KELAS VIIA SMP NEGERI SUMBER REJO Sulistiyono, Sulistiyono; Triyanti, Merti
JURNAL PERSPEKTIF PENDIDIKAN Vol 17 No 2 (2023): Jurnal Perspektif Pendidikan
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpp.v17i2.3402

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPA materi suhu dan kalor menggunakan model cooperative learning tipe STAD di kelas VII A. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas, dengan model Kemmis dan Taggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, setiap siklus dua kali pertemuan dan setiap akhir siklus dilakukan penilaian untuk mengetahui ada tidaknya peningkatan partisipasi siswa dalam pembelajaran IPA dan penguasaan materi IPA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Penerapan model cooperative learning tipe STAD pada pembelajaran IPA materi suhu dan kalor di kelas VII A dimulai dari do’a dan absensi, apersepsi dilanjutkan guru membagi kelompok, siswa melakukan eksperimen sesuai dengan LKS, guru memberikan tugas kepada semua kelompok untuk berdiskusi dengan menyelesaikan LKS yang diberikan guru, setelah diskusi selesai guru mempersilahkan setiap kelompok presentasi dan dikomentari kelompok lain, guru memberikan penghargaan dengan memajang kelompok terbaik di papan tulis, terakhir guru mengajak berdo’a bersama. 2) Hasil belajar siswa pada pembelajaran IPA materi suhu dan kalor menggunakan model cooperative learning tipe STAD di kelas VII A mengalami peningkatan setiap siklusnya, hal ini dapat dilihat dari tingkat ketuntasan belajar peserta didik per siklus yaitu pada pra siklus dengan KKM 70 siswa pra siklus ada 11 siswa atau 37% yang tuntas, kemudian mengalami kenaikan pada siklus I yaitu ada 20 siswa atau 67% dan pada siklus II ada 26 siswa atau 87%, sedangkan keaktifan belajar peserta didik siklus I yaitu ada 18 siswa atau 60% dan pada siklus II ada 25 siswa atau 83%, hasil tersebut sesuai indikator yang ditentukan.
PENGEMBANGAN MODUL IPA BERBASIS LINGKUNGAN UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA SMP Sulistiyono, Sulistiyono; Triyanti, Merti
JURNAL PERSPEKTIF PENDIDIKAN Vol 15 No 2 (2021): Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 15 No 2 Desember 2021
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpp.v15i2.3992

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul IPA berbasis lingkungan serta mengetahui keefektifannya terhadap kemandirian belajar siswa SMP. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan mengacu pada model ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian terdiri atas siswa SMP yang dipilih secara purposive sampling. Instrumen pengumpulan data meliputi lembar validasi ahli, angket respon siswa, dan angket kemandirian belajar. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif untuk mengetahui tingkat kelayakan dan keefektifan modul yang dikembangkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul IPA berbasis lingkungan memperoleh kategori sangat baik berdasarkan penilaian ahli materi, ahli media dan ahli bahasa. Selain itu, hasil analisis kemandirian belajar siswa menunjukkan adanya peningkatan setelah penggunaan modul, terutama pada aspek inisiatif belajar, tanggung jawab, disiplin, dan kepercayaan diri. Dengan demikian, modul IPA berbasis lingkungan yang dikembangkan dinyatakan layak dan efektif digunakan sebagai bahan ajar dalam pembelajaran IPA SMP untuk mendukung pembelajaran yang kontekstual dan meningkatkan kemandirian belajar siswa.