Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Analisis Pegaruh Stres Kerja, Beban Kerja Dengan Kelelahan Kerja Terhadap Produktifitas Kerja Karyawan PT. Eastern Pearl Flour Mills Makassar Tahun 2020 Usmawati; Syamsiar S Russeng; Haeruddin
Journal of Muslim Community Health Vol. 2 No. 1 (2021): JANUARI-MARET (JMCH)
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (712.93 KB) | DOI: 10.52103/jmch.v2i1.486

Abstract

Background: Accidents, injuries or occupational diseases cause many deaths each year. PT. Eastern Pearl Plour Milss Makassar is one of the wheat management industries in the form of flour products and a wheat milling capacity of 2800 tons per day which produces quality industrial flour. Quality results certainly cannot be separated from the role of employees in the production process. Employees are generally given tasks that are proportional to their fields, but sometimes with targets that must be achieved, as well as the presence of internal burdens on workers, it can be a problem that has the potential to cause stress and workload. On this basis the researcher intends to examine the effect of work stress and workload on work productivity with work fatigue as an intervening variable for employees of PT. Eastern Pearl Flour Mills Makassar. Methods: explanatory research used path analysis. With a total sample of 89 workers. Path analysis is carried out to analyze the inherent causal relationship between variables compiled using path coefficients as a measure of value in determining the magnitude of the influence of exogenous (independent) variables on endogenous (dependent) variables. SPSS 20.0 was used for the analysis of this study. Results: The results showed that there was a significant direct (-0.228) and indirect (-0.258) effect between job stress on work fatigue (p <0.05) through work fatigue on production employees of PT. Eastern Pearl Flour Mills Makassar City in 2020. Also, there was a direct effect (-0.315) and no significant indirect effect (-0.193) between workload on work productivity (p <0.05) through work fatigue on production employees of PT. Eastern Pearl Flour Mills in Makassar City in 2020. Conclusion: Conclusion of this study Work stress and workload had a direct effect on work productivity through work fatigue. Job stress had a significant indirect effect, but workload had not a significant indirect effect on work productivity through work fatigue.
Analisis Implementasi Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja Di Rumah Sakit Batara Siang Kabupaten Pangkep Tahun 2019 Purnama Putri Syamsuddin; Haeruddin; Suharni
Journal of Muslim Community Health Vol. 1 No. 2 (2020): NOVEMBER (JMCH)
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (136.87 KB) | DOI: 10.52103/jmch.v1i2.522

Abstract

Background: Analysis of Implementation of the Occupational Safety and Health Management System at Batara Siang Hospital in Pangkep Regency 2019. Objective: This study aims to analyze the implementation of the work safety system in planning, inspection and corrective actions on work tools, work materials and PPE in Batara Siang Hospital in Pangkep Regency.Methods:The research method is descriptive analysis which is an approach that explores knowledge, attitudes and actions of hospital management in planning, examining and improving work tools, work materials and PPE in carrying out occupational safety and health in Batara Siang Hospital in Pangkep Regency through interviews in-depth (indepth interview) and observation (observation). Result: The results showed that the Batara Lunch School in Pangkep had applied it. Planning, checking and remedial actions for work materials in occupational safety and health standards have been carried out. Planning, examination and corrective actions for PPE have been carried out.Conclusion: batara siang hospital in Pangkep district has carried out occupational safety and health, working tools, work materials and PPE
Faktor Yang Mempengaruhi Kepatuhan Pengobatan Pasien Hipertensi pada Masa Pandemi Covid-19 Haeruddin Haeruddin; Ulfarica Desi Dwi Ananda; Suharni Andi Fachrin; Rezky Aulia Yusuf
Jurnal Ilmiah Kesehatan (JIKA) Vol. 3 No. 3 (2021): Volume 3 Nomor 3 Desember 2021
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (717.623 KB) | DOI: 10.36590/jika.v3i3.197

Abstract

Hypertension has a negative impact on various health complications and economic burdens associated with decreased productivity. This has become even more complicated with the Covid-19 pandemic. This study aimed to analyze Factors influencing medication adherence of hypertension patients during the Covid-19 pandemic at the Makkasau Health Center, Ujung Pandang District, Makassar City. The type of research used was quantitative by using path analysis. Sampling was done by the purposive sampling method. The results of the study were found there were no effect of work status (p=0,346) and lifestyle (p=0,595) on increasing motivation and adherence to treatment of hypertension patients during the Covid-19, there were effect of family support (p=0,003), the level of knowledge (p=0,007), and the role of health workers (p=0,008) through increasing motivation on medication adherence of hypertension patients during the Covid-19. The conclusion of this study is that there is no effect between work, lifestyle increasing motivation, and adherence to treatment for hypertension patients during the Covid-19 pandemic and there is effective family support, knowledge, the role of health workers through increasing motivation for adherence to treatment of hypertension patients during the Covid-19 pandemic. So, it is recommended to subjekts to routinely control blood pressure and take medication according to the prescription that has been given in order to minimize the occurrence of complications of other diseases.
PELATIHAN ZERO ACCIDENT MELALUI EDUKASI BERBASIS KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA (K3) DI LINGKUNGAN RUMAH TANGGA PADA IBU PKK DESA SANROBONE KEC. SANROBONE KAB. TAKALAR Ikhram Hardi S; Arni Rizqiani Rusydi; Haeruddin Haeruddin; Reza Aril Ahri
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2022): Volume 3 Nomor 3 Tahun 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v3i3.9951

Abstract

Potensi bahaya di lingkungan rumah tangga sangat banyak yang di dalamnya mencakup bahaya faktor fisika, kimia, biologi, ergonomi dan psikologi. Beberapa bahaya potensial di rumah tangga seperti penerangan di ruangan yang belum memenuhi syarat kesehatan, mengangkat dan memindahkan benda melebihi beban yang dipersyaratkan serta posisi kerja yang tidak ergonomis, terdapat serangga dan bakteri pada area tertentu di dalam rumah, penggunaan bahan-bahan kimia dalam rumah tangga, hubungan yang kurang harmonis antar penghuni, dan masih banyak bahaya potensial yang terdapat dalam rumah tangga. Keberadaan faktor bahaya tersebut dapat mempengaruhi keselamatan dan kesehatan penghuni rumah. Berbagai kemungkinan risiko kecelakaan kerja yang dapat terjadi di lingkungan rumah tangga adalah kelelahan mata saat membaca atau menulis akibat penerangan yang kurang baik, keluhan Musculoskeletal Disorder (MSDs) akibat mengangkat dan memindahkan benda, luka atau bahkan kematian akibat gigitan serangga atau binatang berbisa. Selain itu, risiko lainnya adalah keracunan atau korban meninggal dunia akibat kesalahan prosedur dalam penggunaan bahan kimia, alergi kulit dan penyakit asma akibat debu di rumah, luka atau patah tulang akibat perselisihan antar penghuni rumah, dan risiko lainnya. Tujuan dari PkM ini adalah meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai kecelakaan dan keselamatan kerja di lingkungan rumah tangga dan meningkatkan skill masyarakat dalam mengantisipasi kecelakaan dan keselamatan kerja di lingkungan rumah tangga. Berdasarkan permasalahan mitra yang telah diuraikan, maka solusi yang kami tawarkan adalah membangun pengetahuan dan image masyarakat tentang pentingnya mengetahui kecelakaan dan keselamatan kerja di lingkungan rumah tangga dan Memiliki skill dalam mengantisipasi kecelakaan dan keselamatan kerja di lingkungan rumah tangga. Kegiatan PkM ini berfokus pada nilai keilmuan yaitu ilmu kesehatan dan keselamatan kerja serta dilandasi oleh ilmu kesehatan masyarakat. Tahapan dalam mencari solusi dari permasalahan mitra adalah observasi dan pengumpulan data untuk bahan kajian permasalahan mitra di lapangan, Penentuan prioritas masalah mitra dan pemilihan mitra pengabdian masyarakat, diskusi dan wawancara penentuan solusi dan kegiatan yang disepakati dengan mitra, penandatanganan surat persetujuan mitra untuk melakukan kegiatan pengabdian masyarakat. Berdasarkan pelaksanaan kegiatan, hasil dari pre dan post tes diperoleh peningkatan pengetahuan masyarakat sebesar 9,38 %. Hal ini menandakan bahwa tingkat antusiasme masyarakat mengenai materi yang dipaparkan adalah cukup baik. Setelah kegiatan pengabdian pada masyarakat ini, ibu-ibu PKK juga diharapkan dapat senantiasa menerapkan keamanan dan keselamatan kerja di lingkungan rumah tangga. Kegiatan ini diakhiri dengan penyerahan kenang-kenangan dari tim pengabdi kepada ketua PKK Desa Sanrobone Kab. Takalar dan juga dilakukan foto bersama.
Pengaruh AKtivator, Konsekuensi dan Behaviour Base Safety Terhadap Perilaku Aman Di PT. Industri Kapal Indonesia Makassar Muhammad Rifo Rianto; Nurhaedar Jafar; Muhammad Ikhtiar; Arman; Haeruddin; Nurmiati Muchlis
Journal of Muslim Community Health Vol. 4 No. 1 (2023): JANUARI-MARET (JMCH)
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jmch.v4i1.1061

Abstract

Latar Belakang: Kecelakaan kerja dapat terjadi akibat dari perilaku yang tidak aman atau unsafe action sehingga perilaku aman dalam berkerja adalah tindakan yang dapat memperkecil kemungkinan terjadinya kecelakaan kerja. Dalam pembentukan perilaku dapat dilakukan dengan beberapa intervensi perilaku yakni adalah activator, konsekuensi dan behaviour base safety. Metode: Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan total sampling dengan sampel sebanyak 50 dan analisis data menggunakan uji regresi linear berganda. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh secara parsial activator terhadap perilaku aman dengan nilai thitung (2,159) > ttabel (2.01290) dan tingkat signifikansi 0,036 < 0.05, dan tidak terdapat pengaruh secara parsial konsekuensi terhadap perilaku aman dengan nilai thitung (0.590) < ttabel (2.01290) dan tingkat signifikansi 0,558 > 0.05, serta tidak terdapat pengaruh secara parsial behaviour base safety terhadap perilaku aman dengan nilai thitung (0.897) < ttabel (2.01290) dengan tingkat signifikansi 0,374 > 0.05. Kesimpulan: Penerapan activator seperti manajemen, prosedur, peraturan K3 dan pengetahuan serta persepsi berpengaruh secara signifikan dalam pembentukan perilaku aman namun konsekuensi dan behavioral base safety tidak berpengaruh secara signifikan terhadap perilaku aman pekerja.
Pengaruh Kegiatan Pembinaan Kesehatan terhadap Peningkatan Partisipasi Usila di Wilayah Kerja Puskesmas Sudiang Makassar Nur Ulfiah Darma Pertiwi; Haeruddin Haeruddin; Alfina Baharuddin
Journal of Muslim Community Health Vol. 4 No. 1 (2023): JANUARI-MARET (JMCH)
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jmch.v4i1.1194

Abstract

mempersiapkan Usila yang sehat dan mandiri, agar meminimalisir beban bagi masyarakat dan negara. Program pengembangan kesehatan usila tidak akan berjalan dengan baik tanpa adanya partisipasi yang baik dari usila itu sendiri. Partisipasi usila di Puskesmas Sudiang Kecamatan Biringkanaya Kota Makassar dengan melihat jumlah cakupan usila yang berpartisipasi dalam pembinaan pelayanan kesehatan sangat jauh dari sasaran. Metode: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Kegiatan Pembinaan Kesehatan terhadap Peningkatan Partisipasi Usila di Wilayah Kerja Puskesmas Sudiang Makassar. Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional dan dikaji secara analitik. Penelitian ini dilakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Sudiang Makassar, sampel pada penelitian ini adalah usila yang berusia 60-90 tahun. Teknik sampling yang digunakan adalah non-probabilitiy dengan teknik Purposive sampling. Analisis data dengan deskriptif (univariat), chi square (bivariat) dan regresi logistik (multivariat). Hasil: Ada pengaruh antara kegiatan pemeriksaan kolestrol, gula darah, asam urat dan senam usila terhadap partisipasi usila di Wilayah Kerja Puskesmas Sudiang Makassar dengan nilai (ρ-value) sebesar 0.000 < 0,05. Tidak ada pengaruh antara kegiatan pemeriksaan tekanan darah terhadap partisipasi usila di Wilayah Kerja Puskesmas Sudiang Makassar dengan nilai (ρ-value) sebesar 0.000 > 0,828. Kesimpulan: Perlunya dilakukan evaluasi program kesehatan kegiatan pembinaan kesehatan apakah kegiatan kegiatan pembinaan kesehatan telah menyentuh kebutuhan kesehatan usila atau perlunya dilakukan variasi kegiatan kegiatan pembinaan kesehatan seperti adanya kegiatan penyaluran hobi seperti kesenian. Puskesmas tetap memperhatikan penyegaran untuk kader kegiatan pembinaan kesehatan agar terus termotivasi dalam menjalankan fungsi dan perannya di kegiatan pembinaan kesehatan.
Pengaruh Beban Kerja Dokter Gigi Terhadap Tingkat Kepuasan Kerja Dan Kinerja Dengan adanya virus Covid di Poli Gigi UPTD Puskesmas Kab. Wajo Andi Riska Ulfasari; Samsualam Samsualam; Haeruddin Haeruddin
Journal of Muslim Community Health Vol. 4 No. 1 (2023): JANUARI-MARET (JMCH)
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jmch.v4i1.1197

Abstract

Latar Belakang: Kepuasan kerja berkaitan erat dengan kinerja seseorang dalam bekerja. Jika seseorang puas dalam bekerja maka kinerjanya akan meningkat/baik. Kinerja adalah hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang dicapai oleh seorang pegawai dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan kepadanya. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis pengaruh Beban Kerja Dokter Gigi Terhadap Tingkat Kepuasan Kerja Dan Kinerja Dengan adanya virus Covid di Poli Gigi UPTD Puskesmas Kab. Wajo. Metode: Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional Study (potong lintang). Analisis korelasi digunakan untuk melihat seberapa kuat hubungan antara variabel dependen dan variabel independen. Populasi dalam penelitian ini adalah dokter gigi di Poli Gigi UPTD Puskesmas Kabupaten Wajo. Sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebut dengan jumlah populasi 45 orang. Hasil: Hasil penelitian menunjukan bahwa beban kerja internal berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap kepuasan kerja sedangkan beban kerja eksternal berpengaruh positif secara signifikan terhadap tingkat kepuasan kerja dokter gigi dengan adanya virus covid. Kemudian Beban kerja internal, Beban kerja eksternal berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap kinerja dokter gigi dan kepuasan berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja dokter gigi saat pandemi covid. Selanjutnya Beban kerja internal dan Beban kerja eksternal tidak terdapat berpengaruh tidak langsung terhadap tingkat kepuasan kerja dokter gigi melalui kinerja Kesimpulan: Pengaruh beban kerja internal dan eksternal meningkat juga akan meningkatkan kepuasan dan kinarja pekerja. Pengaruh kepuasan kerja meningkat maka akan meningkatkan kinerja
Pengaruh Bauran Pemasaran Terhadap Minat Kunjungan Ulang Pasien Rawat Jalan Sitti Masita Mokoagow; Samsualam Samsualam; Haeruddin Haeruddin
Journal of Muslim Community Health Vol. 4 No. 1 (2023): JANUARI-MARET (JMCH)
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jmch.v4i1.1198

Abstract

Latar Belakang: Klinik harus mampu terus berinovasi untuk dapat meningkatkan minat kunjungan pasien sehingga dibutuhkan strategi pemasaran yang tepat agar klinik bisa terus ikut berkontribusi dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh bauran pemasaran terhadap minat kunjungan ulang pasien rawat jalan di Klinik Syamsinar Maros. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian observasional dengan rancangan cross sectional study. Populasi penelitian ini sebanyak 5.350 pasien dengan jumlah sampel 121 pasien yang dipilih dengan cara propotionated stratified random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara menggunakan kuesioner. Data yang terkumpul di analisis dengan menggunakan uji chisquare dan uji regresi logistic biner. Hasil: Hasil analisis korelasi spearman menunjukan bahwa ada hubungan antara variabel bauran pemasaran terhadap minat kunjungan ulang. Hasil regresi logistic biner, dimana variabel independent (predictor) adalah variabel bauran pemasaran: Produk (x1), Place (x2), Promotion (x3), People (x4), Physical Evidance (x5), Power (x6), Public Relation (x7), Proses (x8), dan Price (x9) dengan variabel dependent (respon): minat kunjungan ulang (Y), dimana Variabel responnya terdiri dari dua kategori Y=1 menyatakan hasil yang diperoleh “berminat” dan Y=0 menyatakan hasil yang diperoleh “tidak berminat”. Dari hasil regresi logistic biner diketahui bahwa Power (x6) memiliki pengaruh paling besar terhadap minat kunjungan ulang di Klinik Syamsinar Maros. Kesimpulan: Variabel power (kekuatan Klinik agar dapat bekerjasama dengan instansi lainnya) adalah variabel yang paling berpengaruh terhadap minat kunjungan ulang pasien rawat jalan di Klinik Syamsinar Maros
Penerapan Program Usaha Kesehatan Gigi Sekolah (UKGS) dalam Pengetahuan Merawat Gigi Mulut pada Anak di TK Kemala Bhayangkari Watampone Kecamatan Tanete Riattang Kabupaten Bone Siti Hartini Syarifudin; Haeruddin; Andi Surahman Batara
Journal of Muslim Community Health Vol. 3 No. 2 (2022): APRIL-JUNI (JMCH)
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jmch.v3i1.1308

Abstract

Latar Belakang: Usaha Kesehatan Gigi Sekolah (UKGS) adalah upaya kesehatan masyarakat yang ditujukan untuk memelihara, meningkatkan kesehatan gigi dan mulut seluruh peserta didik di sekolah binaan yang ditunjang dengan upaya kesehatan perorangan berupa upaya kuratif bagi individu (peserta didik) yang memerlukan perawatan kesehatan gigi dan mulut. Peran makanan dalam menyebabkan karies bersifat lokal, derajat kariogenik makanan tergantung dari komponennya. Untuk itu, diperlukan menjaga pola makan dan cara menyikat gigi yang baik dan benar. Penelitian in bertujuan mengetahui pengaruh pola makan dan cara menyikat gigi terhadap karies pada anak di TK Kemala Bhayangkari Watampone Kecamatan Tanete Riattang Kabupaten Bone. Metode: Rancangan penelitian yang dipakai dalam penelitian ini adalah survei analitik dengan pendekatan Cross Sectional Study. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 30 orang. Metode analisis data menggunakan analisis statistik dengan menggunakan program komputer. Hasil: Lebih dari setengah responden pola makannya buruk (54.0%), lebih dari setengah responden cara menyikat giginya baik (55.0%), sebagian besar responden mengalami karies gigi (82.0%), ada pengaruh pola makan (p< 0.05) dan cara menyikat gigi (p< 0.05) terhadap karies pada anak di TK Kemala Bhayangkari Watampone Kecamatan Tanete Riattang Kabupaten Bone. Kesimpulan: Ada pengaruh pola makan dan cara menyikat gigi terhadap karies pada anak. Sehingga diharapkan kepada pihak yang terkait untuk memberikan edukasi terkait pentingnya menyikat gigi dengan baik dan benar serta menjaga plola makan pada anak agar terhindar dari karies gigi.
Teacher, peer, and family support is associated with compliance behavior in consuming blood supplement tablets Yusriani Yusriani; Harismawati Bahtiar; Fairus Prihatin Idris; Andi Asrina; Haeruddin Haeruddin; Nur Ulmy Mahmud
Journal of Midwifery and Nursing Vol. 5 No. 3 (2023): September: Health Science
Publisher : Institute Of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/jmn.v5i3.4178

Abstract

The prevalence of anemia in young women aged 15-24 years in Indonesia reaches 23.9%. Anemia occurs at all stages of human life and is more likely to occur in young women, one of which is female students. Compliance with iron supplement consumption is a form of behavior to prevent and treat anemia so the tendency of young women to adhere to regular blood supplement consumption can be analyzed using a behavioral theory, namely the Theory of Planned Behavior (TPB). This study aims to determine the relationship and influence of peer information support, teacher information support, and family information support on adherence to blood supplement consumption among female students at Al-Ikhlas Islamic Boarding School Ujung Bone in 2023. This research is a quantitative study using a cross study design. sectional. The statistical test used is chi-square. The research instrument was a structured questionnaire sheet, with a sample of 120 female students. The results showed that there was a statistically significant relationship between peer information support, teacher information support, and family information support on adherence to blood supplement consumption among female students at Al-Ikhlas Islamic Boarding School Ujung Bone in 2023.