Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Hubungan Komitmen Petugas Kesehatan dengan Kinerja dalam Pelayanan Muh. Pasca Rivaldi; Muhammad Ikhtiar; Haeruddin Haeruddin; Andi Asrina; Haeril Amir
Jurnal Keperawatan Vol 16 No 1 (2024): Jurnal Keperawatan: Maret 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/keperawatan.v16i1.1426

Abstract

Kesehatan merupakan kebutuhan dasar manusia untuk dapat hidup layak dan produktif, untuk itu diperlukan penyelenggaraan pelayanan kesehatan yang terkendali biaya dan kualitasnya. Pelayanan berkualitas dapat dilihat dari kinerja pegawai. Desain penelitian kuantitatif, pendekatan Cross Sectional Study dan menggunakan metode survey, dalam pengumpulan datanya digunakan kuisioner dan wawancara. Sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik total sampling dan didapatkan 68 tenaga kesehatan yang bekerja di Puskesmas Majauleng Kab. Wajo. Hasil penelitian didapatkan pada hasil analisis Multivariat, Komitmen Afektif  memberikan pengaruh parsial yang signifikan terhadap kinerja dengan nilai p-value 0.035 < 0.05 dengan Nilai Exp sebesar 1.955, Komitmen Normatif memberikan pengaruh parsial yang signifikan terhadap kinerja dengan nilai p-value 0.019 < 0.05 dengan Nilai Exp sebesar 2.132, dan Komitmen Kontinuan tidak memberikan pengaruh parsial yang signifikan terhadap kinerja dengan nilai p-value 0.614 > 0.05 komitmen organisasi, Komitmen kontinuan dinyatakan tidak memberikan pengaruh parsial yang signifikan terhadap kinerja. Komitmen Afektif memberikan pengaruh parsian yang signifikan terhadap kinerja dan jika ada peningkatan Komitmen Afektif dari rendah ke tinggi akan meningkatkan probabilitas kinerja yang tinggi sebesar 1,955 kali. Komitmen Normatif memberikan penngaruh parsian yang signifikan terhadap kinerja dan jika ada peningkatan Komitmen Afektif dari rendah ke tinggi akan meningkatkan probabilitas kinerja yang tinggi sebesar 2,132 kali.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMANFAATAN PELAYANAN KESEHATAN PESERTA BPJS DI PUSKESMAS LAYANG KOTA MAKASSAR Satkar Umara; Haeruddin; Fatmah Afrianty Gobel
Jurnal Mitrasehat Vol. 8 No. 2 (2018): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v8i2.201

Abstract

Pelayanan prima perlu diwujudkan dalam pelayanan kesehatan. Jika ditinjau darisistem pelayanan kesehatan di Indonesia, maka peranan dan kedudukan Puskesmas adalahsebagai ujung tombak sistem pelayanan kesehatan di Indonesia. Hal ini disebabkan karenaperanan dan kedudukan Puskesmas di Indonesia amat unik, sebagai sarana pelayanankesehatan primer yang bertanggungjawab dalam menyelenggarakan pelayanan kesehatanmasyarakat sebagai upaya preventif.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan survei analitik.Populasi dalam penelitian ini adalah semua pasien yang terdaftar sebagai peserta BPJSdengan jumlah kunjungan pada bulan Mei yaitu sejumlah 1.412 orang. Sampel dalampenelitian ini adalah sebagian dari pasien pasien pengguna BPJS di Puskesmas Layang KotaMakassar tahun 2018. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 94 orang. Penelitian inidiolah menggunakan program Komputerisasi SPSS. Dengan analisis data yang digunakanadalah analisis, univariat, bivariat dan multivariat.Hasil penelitian yang diperoleh adalah ada hubungan akses dimana nilai p=0,002(p<0,05), ada hubungan kualitas pelayanan dimana nilai p=0,000 (p>0,05), tidak adahubungan pendapatan keluarga dimana nilai p=0,436 (p>0,05), ada hubungan tingkatpendidikan dimana nilai p=0,002 (p<0,05), tidak ada hubungan lahan parkir dimana nilaip=0,872 (p>0,05) terhadap pemanfaatan pelayanan kesehatan peserta BPJS di PuskesmasLayang Kota Makassar.Kesimpulan dari penelitian ini adalah akses, kualitas pelayanan, dan tingkatpendidikan berhubungan dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan peserta BPJS diPuskesmas Layang Kota Makassar, sedangkan pendapatan keluarga dan lahan parkir tidakberpengaruh. Saran penelitian ini Puskesmas diharapkan lebih meningkatkan kualitaspelayanan Puskesmas Layang Kota Makassar agar dapat menjadi lebih baik lagi bagimasyarakat sekitar.
PENGARUH BAURAN PEMASARAN JASA TERHADAP MINAT KEMBALI PASIEN NON ASURANSI DI POLI RAWAT JALAN RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DAYA KOTA MAKASSAR Muhammad Ayyub Amin; Anwar; Haeruddin
Jurnal Mitrasehat Vol. 8 No. 2 (2018): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v8i2.207

Abstract

Pemasaran adalah upaya menyinergikan sejumlah kegiatan, yaitu perancanganpelayanan, penetapan tarif/harga, komunikasi atau promosi, dan penyediaan tempat untukpenyelenggaraan pelayanan, dalam satu perangkat yang disebut bauran pemasaran.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh bauran pemasaran jasa terhadap minatkembali pasien non asuransi rawat jalan di Rumah Sakit Umum Daya Kota Makassar.Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Survei Analitik denganrancangan Cross Sectional Study populasi dalam penelitian ini adalah pasien yang melakukankunjungan berulang sebanyak 170 pasien dengan jumlah sampel dalam penelitian ini yaitu119 pasien. Penelitian ini diolah menggunakan program Komputerisasi SPSS. Dengananalisis data yang digunakan adalah analisis, univariat, bivariat dan multivariat.Hasil penelitian yang diperoleh adalah ada pengaruh produk dengan nilai p=0,000,tidak ada pengaruh price dengan nilai p=0,199, ada pengaruh process dengan nilai p=0,012,ada pengaruh people dengan nilai p=0,023, ada pengaruh physical evidence dengan nilaip=0,007, tidak ada pengeruh place dengan nilai p=0,830, tidak ada pengaruh promotiondengan nilai p=0,566, tidak ada pengaruh public relation dengan nilai p=0,172, ada pengaruhpressure dengan nilai p=0,012, tidak ada pengaruh professional dengan nilai p=0,567 denganminat kembali pasien.Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada pengaruh antara produk, process, people,physical evidence, dan pressure terhadap minat kembali pasien sedangkan price, place,promotion, public relation, dan professional tidak berpengaruh terhadap minat kembali pasien,peneliti menyarankan untuk memperhatikan produk, physical evidence, process, dan pressuresebagai variabel yang paling berpengaruh.