Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Gambaran Tingkat Pengetahuan Remaja Putri tentang Kekerasan Seksual di SMPN 1 Ruteng Cancar Kabupaten Manggarai Dewi, Imelda Rosniyati; Nanur, Fransiska Nova; Centis, Maria Conchita Leyla; Bandur, Paskalinda Maria Yosefa; Afrinita, Maria
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 4, No 3 (2024): Volume 4 Nomor 3 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v4i3.13992

Abstract

ABSTRACT Sexual violence is a profound human rights violation and a public health problem. The purpose of this study was to determine the knowledge of junior high school girls about sexual violence. The research method used in this study was descriptive quantitative with cross-sectional method. The sample was determined using the total sampling technique. The sample of this study was 75 people. The data were then analyzed using SPSS 22 with the chi-square test to analyze the frequency distribution of the knowledge variable.. The results showed that most respondents were 15 years old (53.34%) with a moderate level of knowledge (69.33%). There were respondents with a lack of knowledge level of 17.34%.The average level of knowledge of female students about sexual violence is sufficient, so it is expected to further increase promotional activities and assistance to adolescents and vulnerable groups. Keywords: Knowledge, Adolescent Girls, Sexual Violence  ABSTRAK Kekerasan seksual adalah pelanggaran hak asasi manusia yang mendalam dan masalah kesehatan masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan remaja putri tingkat Sekolah Menengah Pertama tentang kekerasan seksual. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan metode cross-sectional. Sampel ditentukan dengan menggunakan teknik total sampling. Sampel salam penelitian ini adalah 75 orang. Data kemudian di analisis dengan menggunakan SPSS 22 dengan uji chi-square untuk menganalisis distribusi frekuensi variabel pengetahuan. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden berusia 15 tahun (53.34%) dengan tingkat pengetahuan cukup (69.33 %). Masih terdapat responden dengan tingkat pengetahuan kurang sebesar 17.34 %. Rata-rata tingkat pengetahuan siswi tentang kekerasan seksual adalah cukup, sehingga diharapkan semakin meningkatkan kegiatan-kegiatan promosi dan pendampingan kepada remaja dan kelompok rentan. Kata Kunci: Pengetahuan, Remaja Putri, Kekerasan Seksual
Pengaruh Pola Asuh Orang Tua terhadap Kejadian Stunting Pada Balita di Desa Pong Murung Centis, Maria Conchita Leyla; Trisnawati, Reineldis E.; Dewi, Imelda Rosniyati; Bandur, Paskalinda M.Y
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 4, No 11 (2024): Volume 4 Nomor 11 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v4i11.15470

Abstract

ABSTRACT Stunting is one of the nutritional problems that is being addressed. Stunting has negative impact on growth and development in toddlers so that it must be resolved immediately must be resolved immediately. The cause of stunting in toddlers is malnutrition for a long period of time a long period of time. Many factors influence the incidence of stuntingone of which is parenting. Parenting patterns are closely related with the fulfillment of child nutrition, for example preparing food and also in providing stimulus to children. providing stimulus to children. To determine the effect of parenting patterns on the incidence of stunting in toddlers. The method used is quantitative with a cross sectional approach. The sample in the study amounted to 79 toddlers. Statistical test used is chi square. The results showed that there was an influence of parenting patterns on the incidence of stunting in toddlers with a p value of 0.03 <0.05. on the incidence of stunting in toddlers with a p value of 0.03 <0.05. Parenting patterns parenting plays an important role in determining the nutritional status of a toddler. So that so that the parenting pattern applied is good parenting, the growth and development of toddlers is more optimal development of toddlers is more optimal Keywords: Parenting, Stunting, Toddlers  ABSTRAK Stunting merupakan salah satu masalah gizi yang sedang diatasi. Stunting memberikan dampak yang negatif bagi pertumbuhan dan perkembang pada balita sehingga harus segara diatasi. Penyebab kejadian stunting pada balita adalah kurang gizi dalam jangka waktu yang cukup lama. Banyak factor yang mempengaruhi kejadian stunting salah sarunya adalah pola asuh orangtua. Pola asuh orang tua berhubungan erat dengan pemenuhan gizi anak yaitu misalnya menyiapkan makanan dan juga dalam memberikan stimulus kepada anak. Untuk mengetahui pengaruh pola asuh orangtua terhadap kejadian stunting pada balita. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian berjumlah 79 balita. Uji statistic yang digunakan adalah chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh pola asuh orangtua terhadap kejadian stunting pada balita dengan nilai p valuae 0,03 < 0,05. Pola asuh orang tua berperan penting dalam menentukan status gizi seorang balita. Sehingga pola asuh yang diterapkan adalah pola asuh yang baik maka pertumbuhan dan perkembangan balita lebih optimal Kata Kunci: Pola Asuh, Stunting, Balita
Determinan Kepatuhan Remaja Putri Tingkat SMA di Kota Ruteng Dalam Mengonsumsi Tablet Fe Dewi, Imelda Rosniyati; Centis, Maria Choncita Leyla; Trisnawati, Reineldis E E
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 4, No 12 (2024): Volume 4 Nomor 12 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v4i12.15565

Abstract

ABSTRACT Investments in sexual and reproductive health and rights, including for adolescent girls, can provide enormous economic and social returns. WHO recommendations agreed on a global action plan and targets for maternal, infant and child nutrition, with a commitment to halve (50%) the prevalence of anemia in adolescents and WUS by 2025 by prioritizing the provision of TTD through school institutions.  The purpose of this study was to determine the determinants of factors affecting adolescents' adherence in consuming Fe.  The method used in this study was quantitative-cross sectional with chi-square analysis test involving 80 female students. The test results showed the þ value of the relationship between knowledge and adherence of adolescent girls (0.3), attitudes with adherence of adolescent girls (0.1), and support (family and teachers) with adherence of adolescent girls in consuming Fe (1.0). There is no relationship between knowledge, attitude and support to the compliance of adolescent girls in consuming Fe.  Keywords: Adolescent Girls, Adherence, Fe Tablets  ABSTRAK Investasi dalam kesehatan dan hak-hak seksual dan reproduksi, termasuk untuk remaja perempuan, dapat memberikan keuntungan ekonomi dan sosial yang sangat besar. Rekomendasi WHO menyepakati rencana aksi dan target global untuk gizi ibu, bayi, dan anak, dengan komitmen mengurangi separuh (50%) prevalensi anemia pada remaja dan WUS pada tahun 2025 dengan memprioritaskan pemberian TTD melalui institusi sekolah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui determinan faktor yang memengaruhi kepatuhan remaja dalam mengonsumsi Fe. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif-cross sectional dengan uji analisis chi-square yang melibatkan 80 siswi. Hasil uji menunjukkan þ value hubungan pengetahuan dengan kepatuhan remaja putri (0.3), sikap dengan kepatuhan remaja putri (0.1), dan dukungan (keluarga dan guru) dengan kepatuhan remaja putri dalam mengonsumsi Fe (1.0). Tidak ada hubungan antara pengetahuan, sikap dan dukungan terhadap kepatuhan remaja putri dalam mengonsumsi Fe. Kata Kunci: Remaja Putri, Kepatuhan, Tablet  Fe