p-Index From 2021 - 2026
8.814
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pekommas E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat MATRIK : Jurnal Manajemen, Teknik Informatika, dan Rekayasa Komputer Journal Of Agritech Science (JASc) Jambura Journal of Informatics Bitnet: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi MEDIALOG: Jurnal Ilmu Komunikasi Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Jurnal Informasi dan Teknologi Vocatech : Vocational Education and Technology Journal Indonesian Journal of Electrical Engineering and Computer Science Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Journal of Innovation Information Technology and Application (JINITA) Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Jurnal Sibermas (Sinergi Pemberdayaan Masyarakat) Teknika Vivabio : Jurnal Pengabdian Multidisiplin International Journal of Computer and Information System (IJCIS) Jurnal Abdimas Indonesia : Jurnal Abdimas Indonesia EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Journal Automation Computer Information System (JACIS) Inverted Jurnal Ilmiah Sistem Informasi dan Teknik Informatika (JISTI) KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Journal of Scientech Research and Development Geographica: Science and Education Journal Jurnal Penelitian Sistem Informasi International Journal of Education and Humanities Jurnal Riset Sistem dan Teknologi Informasi Journal of Digital Technology and Computer Science Jurnal Abdimas Mahakam EDULEC Education and Information Technologies (EIT)
Claim Missing Document
Check
Articles

Predicting Gen Z’s Sentiments on Gorontalo’s CulturalWisdom UsingSentiment Analysis Models Hermila A.; Rahmat Taufik R. L Bau; Sitti Suhada; Abdulaziz Ahmed siyad
MATRIK : Jurnal Manajemen, Teknik Informatika dan Rekayasa Komputer Vol. 24 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/matrik.v24i2.4591

Abstract

In the digital era, Generation Z faces both opportunities and challenges in understanding and preserving local cultural wisdom. It is essential to ensure that cultural values go beyond superficial consumption in cyberspace and remain deeply valued as integral aspects of identity and history. As technological advances and globalization continue influencing young people to preserve, local culture presents an increasing challenge. This study aims to determine Generation Z’s perceptions of Gorontalo’s local cultural wisdom, focusing on the Dikili and Meeraji traditions through a sentiment analysis approach. This research method uses the Naive Bayes algorithm to analyze positive, negative, and neutral sentiments derived from text data processed through a structured pre-processing stage. The findings reveal that Generation Z’s perceptions of the Dikili and Meeraji cultures are mostly positive, reflecting a strong appreciation and acceptance of these cultural values. However, the presence of negative sentiment highlights a critical view among some members of Generation Z, who consider certain aspects of these traditions less relevant or controversial in a modern context. In addition, neutral sentiment indicates a segment of young people who may need more exposure or information to form an informed opinion. The study concludes that while Dikili and Meeraji cultures still hold value among Generation Z, a more inclusive and adaptive approach to cultural preservation is needed. The findings offer valuable insights for strategies to preserve and develop local cultural heritage in the digital age.
Transformasi Digital Layanan Administrasi Kesehatan Desa Bakti melalui Implementasi Sistem Urusan Kesehatan Masyarakat (SUKMA) Padiku, Indhitya R; Amali, Lanto Ningrayati; Bau, Rahmat Taufik R.L; Muthia; Katili, Muhammad Rifai; Hadjaratie, Lillyan; Mas'ud, Huzaima; Zakaria, Alfian; Mulyanto, Arip; A, Hermila; Suhada, Sitti
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 4 (2025): Edisi Oktober - Desember
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Posyandu di Desa Bakti masih menggunakan sistem pencatatan manual yang tidak efisien dan rentan kehilangan data, menghambat efektivitas pelayanan kesehatan masyarakat. Digitalisasi menjadi kebutuhan mendesak untuk meningkatkan akurasi dan transparansi data kesehatan di tingkat desa. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan Posyandu melalui transformasi sistem pencatatan manual menjadi sistem digital terintegrasi yang mudah digunakan oleh kader dan perangkat desa. Pendekatan participatory action research diterapkan melalui empat tahapan: identifikasi kebutuhan sistem, pelatihan dan pendampingan kader, implementasi sistem SUKMA berbasis Google Forms dan Sheets, serta evaluasi efektivitas sistem. Sistem SUKMA berhasil meningkatkan efisiensi pencatatan hingga 60%, mengurangi risiko kehilangan data, serta meningkatkan literasi digital kader Posyandu. Transformasi digital ini berhasil menjawab kebutuhan nyata lapangan dan berpotensi direplikasi di Posyandu lain sebagai model pengelolaan kesehatan masyarakat berbasis data yang berkelanjutan.
Pembuatan Film Semi Dokumenter untuk Mencegah Pernikahan Dini pada Remaja di Provinsi Gorontalo : Making a Semi-documentary Film to Prevent Early Marriage among Teenagers in Gorontalo Province Juniarti, Gita; A, Hermila; Nasiru, La Ode Gusman
Vivabio: Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 7 No. 3 (2025): Vivabio: Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/vivabio.v7i3.64050

Abstract

This service produces a final product in the form of a semi-documentary film to prevent early marriage. The target audience is teenagers in Ayula Selatan Village, and even teenagers in Gorontalo Province. Gorontalo was chosen as the target object because this province is in the top three provinces with the highest marriage rate in Indonesia. By presenting a semi-documentary film about the disadvantages of early marriage, it is hoped that the targeted teenagers can understand the values conveyed in the semi-documentary film. To make the film, the steps taken by the community partnership service team were to take pictures of the four main speakers first, followed by the illustrations shown in the semi-documentary film. After that, the community partnership service team designed the scenario, then made illustrations in accordance with the results of interviews from the four main speakers. The results show that the semi-documentary film has undergone a sequence of production stages until the end of the implementation stage in the field and the film is ready for public consumption. ABSTRAK Pengabdian ini menghasilkan produk akhir berupa film semi-dokumenter untuk mencegah pernikahan dini. Sasaran yang dituju adalah remaja di Desa Ayula Selatan, bahkan remaja-remaja di Provinsi Gorontalo. Gorontalo terpilih sebagai objek sasaran karena provinsi ini masuk di dalam tiga besar provinsi dengan angka perkawinan tertinggi di Indonesia. Dengan menghadirkan film semi-dokumenter mengenai kerugian dalam melakukan pernikahan dini, diharapkan para remaja yang menajdi sasaran dapat memahami nilai-nilai yang disampaikan di dalam film semi-dokumenter tersebut. Untuk membuat film tersebut, langkah-langkah yang dilakukan oleh tim pengabdian kemitraan masyarakat ini adalah mengambil gambar dari empat narasumber utama terlebih dulu, kemudian disusul oleh ilustrasi yang ditampilkan di dalam film semi-dokumenter tersebut. Setelah itu, tim pengabdian kemitraan masyarakat melakukan perancangan skenario, lantas membuat ilustrasi yang sesuai dengan hasil wawancara dari empat narasumber utama. Hasil menunjukkan bahwa film semi-dokumenter telah menjalani urutan tahapan produksi hingga akhir dari tahap pelaksanaan di lapangan dan film tersebut siap dikonsumsi oleh publik. 
Pengembangan Media Pembelajaran Movie Learning Berbasis Augmented Reality Ashari, Sri Ayu; A, Hermila; Mappalotteng, Abdul Muis
Jambura Journal of Informatics VOL 4, NO 2: OCTOBER 2022
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jji.v4i2.16448

Abstract

The application of media to support teaching and learning activities that are less attractive can have an impact on low motivation and enthusiasm for student learning in the learning process. This problem was encountered when learning WAN-based Technology subjects in class XI of the Computer and Network Engineering expertise program at SMK Darussalam Makassar. For this reason, the development of Movie Learning media based on Augmented Reality needs to be developed to overcome these problems. The objectives of this study are (1) to determine the stages of learning media development, (2) to determine the valid criteria for learning media, and (3) to determine the practicality of learning media developed on WAN broad-based technology competencies. The development procedure used is the ADDIE development model. This learning media is based on movie learning, which was developed and validated by two experts and revised to make results suitable for use. The results of this study show that (1) the learning media developed is declared valid and suitable for use in the learning process, and (2) the implementation of the learning media developed is practical and easy to use.Penerapan media pendukung kegiatan belajar mengajar yang kurang menarik dapat berdampak pada rendahnya motivasi dan semangat belajar siswa dalam proses pembelajaran. Permasalahan tersebut ditemui dalam pembelajaran mata pelajaran Teknologi berbasis WAN di kelas XI program keahlian Teknik Komputer dan Jaringan di SMK Darussalam Makassar. Untuk itu, pengembangan media pembelajaran Movie Learning berbasis Augmented Reality perlu dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut. Tujuan penelitian ini adalah: (1) untuk mengetahui tahapan pengembangan media pembelajaran, (2) untuk mengetahui kriteria valid media pembelajaran, (3) untuk mengetahui kepraktisan media pembelajaran yang dikembangkan pada kompetensi teknologi berbasis luas WAN. Prosedur pengembangan yang digunakan adalah model pengembangan ADDIE. Media pembelajaran ini berbasis Movie learning yang dikembangkan divalidasi oleh 2 orang ahli dan mengalami revisi sehingga didapatkan hasil yang layak digunakan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: (1) media pembelajaran yang dikembangkan dinyatakan valid dan layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran, (2) implementasi media pembelajaran yang dikembangkan bersifat praktis dan mudah digunakan.
Pendampingan dalam Membaca, Berpikir, dan Menulis Kritis pada Mahasiswa Hermila A; Gita Juniarti; Ismaul Fitroh; Rahmat Taufik R.L. Bau; Muhammad Akram Mursalim
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 8 No. 01 (2024): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v8i01.2534

Abstract

Technology can help get work done, but the presence of technology also has the potential to reduce students' critical thinking because technology can complete student work, so students do not need to read and write. It encourages the community service team to carry out activities by critically assisting students in reading, thinking, and writing. The service is carried out using a PAR approach, starting with research about the relation of students' interest in reading and their critical thinking. It is used as a basis for socialization about scientific literacy. After it, the community service team held discussions, asked questions about the books the students had read, and encouraged students to write their critical thoughts into essays. The results showed that 49 students had completed scientific articles based on their critical thinking. This activity is in partnership with GRAIM Unity literacy community and was held from February to June 2023.
Rancang Bangun Chatbot Budaya Berbasis Web Menggunakan Platform No-Code dengan Pendekatan User Centered Design Rahmat Taufik R.L Bau; Hermila A; Sitti Suhada; Mohamad Reza Putra Faren Idris; Refly K. Batalipu
Jurnal Ilmiah Sistem Informasi dan Teknik Informatika (JISTI) Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Sistem Informasi dan Teknik Informatika (JISTI)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Lamappapoleonro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57093/jisti.v8i2.343

Abstract

This study addresses the need for user-friendly digital media to introduce Gorontalo’s cultural heritage to youth and tourists. We designed and developed a web-based cultural chatbot prototype (Maleo) using the Smojo platform and a User-Centered Design (UCD) approach. The method followed the UCD cycle: understanding usage context via expectation surveys, specifying functional and nonfunctional requirements, modeling interactions with use case and activity diagrams, implementing a Smojo-based prototype, and evaluating usability using the System Usability Scale (SUS). Data were collected through online questionnaires and limited user testing with local youths and visitors who had experienced Gorontalo. Results indicate a mean SUS score of 80.0 (range 62.5–100; standard deviation ≈ 12.27), placing the prototype in the excellent usability category, with clear navigation, low interaction barriers, and positive intention to reuse. The findings confirm that a UCD-driven, no-code development approach effectively produces an informative, learnable interface for local cultural contexts. Implications include enhancing onboarding, standardizing content and interoperability (via APIs), adopting multi-metric evaluations beyond SUS, and providing stakeholder analytics dashboards to strengthen the educational and promotional impacts of the platform in a sustainable manner.
Kontribusi Kegiatan Non-Kurikuler terhadap Pengembangan Keterampilan Abad 21 Mahasiswa Teknik Informatika Indra Farman; Hermila A; Nur Alamsyah; Andi Muh Akbar Saputra
JURNAL PENDIDIKAN BAHASA DAN BUDAYA Vol 5 No 1 (2025): April (EDULEC)
Publisher : CV. Eureka Murakabi Abadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56314/edulec.v5i1.309

Abstract

Di era revolusi industri 4.0 dan masyarakat 5.0, dunia kerja menuntut lulusan perguruan tinggi untuk memiliki keterampilan abad 21 seperti berpikir kritis, komunikasi efektif, kolaborasi, dan kreativitas. Namun, pembelajaran kurikuler di perguruan tinggi sering kali belum sepenuhnya mampu mengakomodasi pengembangan keterampilan tersebut secara optimal. Kegiatan non-kurikuler dipandang sebagai alternatif strategis yang mampu melengkapi proses pembelajaran formal dalam membentuk profil lulusan yang kompeten dan adaptif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi kegiatan non-kurikuler terhadap pengembangan keterampilan abad 21 pada mahasiswa Teknik Informatika Universitas Negeri Gorontalo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi dalam penelitian adalah seluruh mahasiswa aktif jurusan Teknik Informatika, dengan teknik purposive sampling untuk menentukan responden. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, dan analisis data menggunakan regresi linear sederhana dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan non-kurikuler memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keterampilan abad 21, dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,753 dan nilai signifikansi 0,000. Temuan ini menunjukkan bahwa 75,3% variasi keterampilan abad 21 mahasiswa dapat dijelaskan oleh tingkat partisipasi dalam kegiatan non-kurikuler. Dengan demikian, kegiatan non-kurikuler terbukti menjadi elemen penting dalam mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa untuk menghadapi tantangan global secara holistik.
Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik Mata Pelajaran Informatika Pada Tingkat SMA Muhammad Hidayat Lammi; Westy Tenriawi; Ary Herlina Kurniati H.M; Hermila .A
JURNAL PENDIDIKAN BAHASA DAN BUDAYA Vol 5 No 2 (2025): August (EDULEC)
Publisher : CV. Eureka Murakabi Abadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56314/edulec.v5i2.342

Abstract

The background of this research is based on the need for contextual, interactive teaching materials that are in line with the characteristics of the curriculum and the needs of students in developing 21st century skills. The research method used is development with an instructional design approach, which includes the stages of planning, design, expert validation, and revision. The LKPD product was developed with reference to the learning outcomes of the Merdeka Curriculum and designed to support computational thinking, digital literacy, and problem-solving skills. The validation process was carried out by two expert validators, covering the aspects of construction, technical, and content. The validation results showed that the LKPD product obtained a high average score, with a “Valid” category in all aspects of the assessment. The construction aspect scored an average of 4.6; the technical aspect scored 4.7; and the content aspect scored 4.9. These findings indicate that the developed Informatics LKPD is suitable for use as supporting teaching materials in the learning process. Revisions were also made based on validator feedback, particularly regarding the alignment of learning indicators with the content and time allocation. In conclusion, the developed LKPD has good content, appearance, and structure so that it can be used in teaching and learning activities. This study is expected to contribute to the provision of effective and relevant teaching media in the current digital era.
Pengaruh Pemanfaatan AI Sebagai Asisten Belajar Terhadap Minat Belajar Mahasiswa Dalam Mengikuti Perkuliahan Ashabul Taufik; Hermila A; Andi Muh Akbar Saputra; Indra Farman
JURNAL PENDIDIKAN BAHASA DAN BUDAYA Vol 5 No 3 (2025): December (EDULEC)
Publisher : CV. Eureka Murakabi Abadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56314/edulec.v5i3.442

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh pemanfaatan AI sebagai asisten belajar terhadap minat belajar mahasiswa dalam mengikuti perkuliahan. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan menyebarkan angket kepada 103 mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Negeri Gorontalo. Instrumen penelitian telah melalui uji validitas dan reliabilitas sebelum digunakan pada pengambilan data utama. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa penggunaan AI berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat belajar mahasiswa, dengan koefisien regresi sebesar 0.843 dan nilai signifikansi 0.000. Temuan ini mengindikasikan bahwa AI dapat meningkatkan motivasi, pemahaman materi, dan keterlibatan mahasiswa dalam proses belajar, meskipun risiko ketergantungan dan penurunan kreativitas tetap perlu diperhatikan. Secara keseluruhan, AI terbukti efektif sebagai alat bantu belajar apabila digunakan secara bijak dan bertanggung jawab.
Prototipe Video Motion Graphic untuk Materi Tipografi Kelas XI Sitti Suhada; Azhar Khadim; Hermila A; I Wayan Gede Sandika
Education and Information Technologies Vol. 1 No. 1 (2025): Mei
Publisher : AAAPublisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan prototipe video instruksional berbasis motion graphic untuk mengajarkan tipografi kepada siswa kelas XI Multimedia di SMK Negeri 5 Gorontalo. Penelitian ini menanggapi kebutuhan akan media pembelajaran inovatif dan menarik yang sesuai dengan preferensi belajar visual siswa serta kemajuan teknologi terkini. Tipografi, sebagai elemen inti dalam pendidikan desain, tidak hanya memerlukan pemahaman teoritis tetapi juga kemampuan visualisasi yang kuat untuk memahami prinsip-prinsipnya secara efektif. Penelitian ini mengadopsi model pengembangan ADDIE (Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi) untuk mengarahkan pembuatan media instruksional secara sistematis. Proses pengembangan dimulai dengan analisis materi, di mana konsep-konsep tipografi kunci seperti elemen tata letak garis, ilustrasi, tipografi, warna, kontras, tekstur, dan ruang diidentifikasi dan disusun menjadi konten instruksional. Konten ini kemudian diubah menjadi storyboard dan dikembangkan menjadi video grafis gerak menggunakan teknik animasi dan narasi yang disinkronkan. Prototipe direview oleh ahli media dan ahli materi pelajaran untuk memastikan relevansi pendidikan, kualitas visual, dan efektivitas pedagogisnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prototipe berhasil mewakili konsep tipografi dalam format yang menarik dan mudah dipahami. Penggunaan motion graphics meningkatkan keterlibatan siswa dan mendukung pemahaman yang lebih baik dengan menggambarkan prinsip-prinsip desain abstrak secara dinamis. Temuan studi ini konsisten dengan literatur terbaru yang menyoroti manfaat animasi dan motion graphics dalam meningkatkan hasil belajar dan motivasi siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa video instruksional berbasis grafis gerak merupakan alat yang menjanjikan untuk pendidikan vokasi, terutama dalam mata pelajaran multimedia dan desain. Disarankan agar penelitian selanjutnya melibatkan implementasi yang lebih luas, penilaian berbasis hasil, dan pengembangan lebih lanjut untuk aksesibilitas dan integrasi dengan platform pembelajaran digital.
Co-Authors Abd. Aziz Bouty Abdul Aziz Bouty Abdul Muis Mappalotteng Abdul Sakti Abdul Wahab Thomas Abdul, Siti Sabrina Ramadanti Abdulaziz Ahmed siyad Adnan Engelen Afrizal Zein Agus Lahinta Ahmad Azhar Kadim Ahmad Jokas Bachtiar Lihu Alfian Zakaria Alfito Paputungan Amanda Nurhaliza E. Budiman Andi Muh Akbar Saputra Arip Mulyanto Ary Herlina Kurniati H.M Ashabul Taufik Ashabul Taufik Ashabul Taufik Awing, Namira Azhar Khadim Azis, Ilham Abd. Bait Syaiful Rijal Bouty, Abd Azis Budiyanto Ahaliki Butsiarah Butsiarah Dafrid Cahyadi Arifin Dendy K. Pramudito Dhita Rahmanda Tumulo Dian Novian Djanun, Soeharyono Dunggio, Mahmud Septian Dwinanto, Arif Eka Vickraien Dangkua, Eka Vickraien Engelan, Adnan H, Haeriani Haeriani Haeriani Haikal Bahri Harton H Gani Hasan, Febriyanto L. Hendrayanto . Hendrayanto Hendrayanto Hidayatullah, Galih Sarwo Hilal Bouti I Wayan Gede Sandika Indhitya R Padiku Indra Farman Indrawan Indrawan Indrawan Indrawan Ismaul Fitroh Ita Permatahati Jemmy A Pakaya Jemmy A. Pakaja Juniarti, Gita Kaluku, Pebriyanti Kamal Kamal Kasim, Alwi Arridha B Lahay, Sri Nilawaty Lanto Ningrayati Amali Laot, Firman Syahputra Leonardi, Andre Lillyan Hadjaratie Manda Rohandi Maryati, Sri Mas'ud, Huzaima Melawati Mamonto Mohamad Reza Putra Faren Idris mohammad syafri tuloli Muhamad Risal Tawil Muhammad Akram Mursalim Muhammad Chairil Imran Muhammad Hidayat Lammi Mukhlisulfatih Latief Muthia MUTHIA Muthia Muthia Nadifa, Ulfatun Nasiru, La Ode Gusman Nikmasari Pakaya Nizahrawaty Saleh Nugraha, Bariq Nur Alamsyah Nur Alamsyah Nur Alamsyah, Nur Nur Fadilah Pakaja, Jemmy A Pakaya, Jemmy A Pakaya, Jemmy A. Panu, Mohamad Fiqriansyah Putri Sesiliya Mohamad Rahman Takdir Rahmat Taufik R.L Bau Refly K. Batalipu Rhalia Adinda Lahay Rifkah Rizkiah Maradika R. Said Ruli H. Jalaman S.Pettalongi, Sagaf Salahudin Olii Seftiani Wulandari A.M. Nay Siti Sabrina Ramadanti Abdul Sitti Revaliya Abudi Sitti Suhada Siyad, Abdulaziz Ahmed Sri Ayu Ashari Sri Maryati Sri Rahmawati Adam Sudirman, Randi Sunardi Sunardi Suwandi, Ihsanulfu'ad Tuloli, Mohamad Gufran Westy Tenriawi Wildan Wildan Wira Pratama Rumambie Wiwik Andriani Yanti Aneta Yassin, Rochmad M Thohir Yassin, Rochmat mohammad Thohir Yusuf, Dzakiyah Ulya