p-Index From 2021 - 2026
8.814
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pekommas E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat MATRIK : Jurnal Manajemen, Teknik Informatika, dan Rekayasa Komputer Journal Of Agritech Science (JASc) Jambura Journal of Informatics Bitnet: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi MEDIALOG: Jurnal Ilmu Komunikasi Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Jurnal Informasi dan Teknologi Vocatech : Vocational Education and Technology Journal Indonesian Journal of Electrical Engineering and Computer Science Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Journal of Innovation Information Technology and Application (JINITA) Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Jurnal Sibermas (Sinergi Pemberdayaan Masyarakat) Teknika Vivabio : Jurnal Pengabdian Multidisiplin International Journal of Computer and Information System (IJCIS) Jurnal Abdimas Indonesia : Jurnal Abdimas Indonesia EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Journal Automation Computer Information System (JACIS) Inverted Jurnal Ilmiah Sistem Informasi dan Teknik Informatika (JISTI) KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Journal of Scientech Research and Development Geographica: Science and Education Journal Jurnal Penelitian Sistem Informasi International Journal of Education and Humanities Jurnal Riset Sistem dan Teknologi Informasi Journal of Digital Technology and Computer Science Jurnal Abdimas Mahakam EDULEC Education and Information Technologies (EIT)
Claim Missing Document
Check
Articles

Digitalisasi Desa: Pemberdayaan Ekonomi Lokal di Kecamatan Bokat Kabupaten Buol Olii, Salahudin; Aneta, Yanti; Zakaria, Alfian; Ahaliki, Budiyanto; A., Hermila
Jurnal Sibermas (Sinergi Pemberdayaan Masyarakat) Vol 13, No 2 (2024): Jurnal Sibermas (Sinergi Bersama Masyarakat)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/sibermas.v13i2.17908

Abstract

In 1999 the Buol area became a district which was a division of the Buol-Toli-Toli district, the Buol district was split based on Law no. 51 of 1999, and ratified on September 16, 1999 and inaugurated on November 27, 1999, on behalf of the Minister of Home Affairs, namely Governor H.B Paliuju. Abdul Karim Mbouw was inaugurated in Jakarta as the first acting Buol district head on 12 October 1999. Buol District has 11 sub-districts and 115 Villages/Kelurahan. The territory of Buol Regency consists of a land area with a land area of 4,043.57 km2. One of the sub- districts in Buol district is Bokat sub-district. Bokat District has the potential for Marine Economy and plantations which are a source of income for the community. The marine potential has a tourist attraction and an abundant variety of fish, while the potential for plantation agriculture is in the form of copra, cloves, durian, nutmeg and other seasonal crops. The economic activities that have been carried out by the Bokat community so far in uncovering the potentials that still exist in traditional patterns, the use of technology has not been used. One of the applications of ICT is the creation of a village website which includes related tourism potential and agricultural and plantation potential. Management of village administration and sub-district administrative area violations. Therefore, ICT can be a solution to the problem of accessing various sources of information that are affordable, relevant and reliable by business actors in increasing economic potential (Madukwe 2006). By conducting training and mentoring programs on the application of ICT to the coastal communities of Tomini Bay, especially in the Bokat sub-district, Buol district, it is hoped that it will be able to boost the economy of the local community. Thematic KKN which raises the title of developing information technology towards Digital Village is a solution in the era of technological development and being able to compete for the industrial economy 4.0Keywords: TIK; Buol; Digital Village. AbstrakPada tahun 1999 wilayah buol menjadi kabupaten yang merupakan pemekaran dari kabupaten buol-toli-toli, kabupaten buol dimekarkan berdasarkan Undang undang No. 51 tahun 1999, dan disahkan pada tanggal 16 september tahun 1999 dan diresmikan pada tanggal 27 november tahun 1999, atas nama Mentri Dalam Negeri yaitu Gubernur H.B Paliudju. Abdul Karim Mbouw dilantik di jakarta sebagai pejabat bupati Buol pertama pada tanggal 12 oktober tahun 1999. Kabupaten Buol memiliki 11 kecamatan dan 115 Desa/Kelurahan. Wilayah Kabupaten Buol terdiri atas wilayah daratan dengan luas wilayah daratan 4.043,57 km2. Salah satu Kecamatan yang ada di kabupaten Buol yaitu Kecamatan Bokat. Kecamatan Bokat memiliki potensi Ekonomi Kelautan dan pertanian perkebunan yang menjadi sumber pendapatan bagi masyarakat. Potensi laut memiliki daya tarik wisata dan ragam ikan yang berlimpah, sedangkan potensi pertanian perkebunan berupa tanaman kopra, cengkeh, durian, buah pala dan tanaman musiman lainnya. Kegiatan ekonomi yang dilakukan selama ini oleh masyarakat Bokat dalam mengekspos potensi-potensi yang ada masih pada pola traditional, penggunaan teknologi belum digunakan. Salah satu penerapan TIK adalah pembuatan website desa yang didalamnya memuat terkait potensi pariwisata dan potensi pertanian, perkebunan. Pengelolaan administrasi desa dan pemetaan wilayah administrasi kecamatan. Oleh karena itu TIK dapat menjadi solusi untuk masalah mengakses berbagai sumber informasi yang terjangkau, relevan, dan dapat diandalkan oleh para pelaku usaha dalam meningkatkan potensi ekonomi (Madukwe 2006). Dengan melakukan program pelatihan dan pendampingan terhadap penerapan TIK kepada masyarakat pesisir teluk tomini khususnya dikecamatan Bokat kabupaten Buol diharapkan mampu mendorong perekonomian Masyarakat setempat. KKN Tematik yang mengangkat judul pengembangan teknologi informasi menuju Desa Digital menjadi solusi dalam perkembangan era teknologi dan mampu bersaing dibidang perekonomian industri 4.0.Kata Kunci: TIK; Buol; Desa Digital.
Pelatihan Penulisan Resensi Buku kepada Guru di SMP Muhammadiyah 3 Gorontalo Nasiru, La Ode Gusman; Juniarti, Gita; A., Hermila; Bau, Rahmat Taufik R.L; Mursalim, Muhammad Akram; Fitroh, Ismaul
Jurnal Sibermas (Sinergi Pemberdayaan Masyarakat) Vol 14, No 1 (2025): Jurnal Sibermas (Sinergi Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/sibermas.v14i1.30620

Abstract

Salah satu kemampuan yang harus dimiliki oleh masyarakat di Indonesia, termasuk profesi guru, adalah menulis. Menulis resensi juga menjadi salah satu kemampuan yang dimiliki oleh guru untuk menceritakan tentang kelebihan dan kekurangan dari buku yang dibaca oleh mereka. Hal ini akan menimbulkan dampak positif kepada murid-murid mereka, salah satunya adalah menumbuhkan minat baca mereka. Oleh sebab itu, pengabdian ini dilaksanakan agar para guru mengenal lebih dalam mengenai cara menulis resensi buku, mulai dari membaca buku yang akan diresensi; mencatat informasi buku; mengakaji keabsahan dan tata tulis; menyusun ringkasan isi buku; mengkaji kelebihan dan kelemahan buku; dan menulis opini di dalam resensi tersebut. Pengabdian ini dilaksanakan dengan metode dari tahapan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Di dalam pelaksanaannya, kegiatan ini diawali dengan pemberian materi terlebih dahulu mengenai dasar-dasar resensi buku kepada 9 guru di SMP Muhammadiyah 3 Kota Gorontalo. Setelah pemaparan materi, tahap selanjutnya adalah melakukan uji coba penulisan resensi salah satu buku yang dibaca oleh guru tersebut. Hasilnya, beberapa dari guru di SMP Muhammadiyah 3 Gorontalo berhasil memahami tentang resensi buku, mulai dari memilih buku yang telah diresensi sampai menulis opini di dalam resensi tersebut. Meskipun demikian, masih terdapat beberapa kekurangan dari uji coba tersebut, antara lain membuat judul yang menarik dan menuliskan secara rinci mengenai kekurangan dan kelebihan dari buku yang telah dibaca oleh mereka.
An Analysis of ChatGPT Response Variations to Identical Prompts Across Different Devices: A Case Study in Informatics Education A., Hermila; Bau, Rahmat Taufik R.L; Sudirman, Randi; Siyad, Abdulaziz Ahmed
VOCATECH: Vocational Education and Technology Journal Vol 6, No 2 (2025): April
Publisher : Akademi Komunitas Negeri Aceh Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38038/vocatech.v6i2.202

Abstract

AbstractThe development of artificial intelligence (AI) in education has brought about various innovations, one of which is using ChatGPT as a learning tool. However, the diversity of answers provided by ChatGPT when used on different devices is still a critical question. This study aims to analyze the variation in ChatGPT's answers to the same prompt content when used on computer devices with different specifications. This research method uses an experimental approach by comparing ChatGPT output results on five types of devices with different operating systems, processors, and BIOS. The analysis is based on the level of similarity of the sentence and the meaning of the answer, with the categories “very different” (20% similarity), “different” (50% similarity), “almost the same” (70% similarity), and “same” (90% similarity). The results show a significant variation in the answers produced, with some devices giving almost identical responses while others show differences in sentence structure and information arrangement. Hardware factors, including processor type and operating system, are thought to contribute to these differences. The implications of these findings are highly relevant in the context of secondary education, where the use of ChatGPT as a learning tool is increasing. Variations in answers can lead to differences in understanding among students using devices with different specifications, thus requiring more attention from educators and AI technology developers. This study makes an important contribution in highlighting the challenges and opportunities of applying AI in education. Recommendations include standardizing the use of AI in the classroom and developing AI models that are more consistent in responding across devices. Thus, fairness and effectiveness in using AI in education can be continuously improved. AbstrakPerkembangan kecerdasan buatan (AI) dalam dunia pendidikan telah menghadirkan berbagai inovasi, salah satunya melalui pemanfaatan ChatGPT sebagai alat bantu pembelajaran. Namun, keberagaman jawaban yang diberikan oleh ChatGPT ketika digunakan pada perangkat yang berbeda masih menjadi pertanyaan kritis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis variasi jawaban ChatGPT terhadap konten prompt materi yang sama ketika digunakan di perangkat komputer dengan spesifikasi berbeda. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan eksperimental dengan membandingkan hasil keluaran ChatGPT pada lima jenis perangkat dengan perbedaan sistem operasi, prosesor, dan BIOS. Analisis dilakukan berdasarkan tingkat kesamaan kalimat dan makna jawaban, dengan kategori "sangat berbeda" (20% kesamaan), "berbeda" (50% kesamaan), "hampir sama" (70% kesamaan), dan "sama" (90% kesamaan). Pada eksperimen ini juga digunakan chatGPT versi 3.5 free yang ada pada laptop siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat variasi yang cukup signifikan dalam jawaban yang dihasilkan, dengan beberapa perangkat memberikan respons yang hampir identik, sementara yang lain menunjukkan perbedaan struktur kalimat dan susunan informasi. Faktor perangkat keras, termasuk jenis prosesor dan sistem operasi, diduga memiliki kontribusi terhadap perbedaan ini. Perangkat dengan sistem operasi dan prosesor terbaru menunjukkan kesamaan jawaban ChatGPT hingga 90%, sedangkan perangkat dengan spesifikasi rendah cenderung menghasilkan variasi lebih besar. Meskipun belum ada bukti empiris kuat, temuan ini mengindikasikan bahwa spesifikasi perangkat dapat memengaruhi konsistensi respons AI. Implikasi dari temuan ini sangat relevan dalam konteks pendidikan menengah, di mana penggunaan ChatGPT sebagai alat bantu belajar semakin meningkat. Variasi jawaban dapat menyebabkan perbedaan pemahaman di antara siswa yang menggunakan perangkat dengan spesifikasi berbeda, sehingga memerlukan perhatian lebih dari pendidik dan pengembang teknologi AI. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam menyoroti tantangan dan peluang penerapan AI dalam pendidikan. Rekomendasi yang diberikan meliputi standarisasi penggunaan AI dalam kelas serta pengembangan model AI yang lebih konsisten dalam memberikan respons di berbagai perangkat. Dengan demikian, keadilan dan efektivitas pemanfaatan AI dalam dunia pendidikan dapat terus ditingkatkan).Kata Kunci: ChatGPT; variasi jawaban; kecerdasan buatan; pendidikan menengah; spesifikasi perangkat
POTENSI MAGGOT DALAM PENGELOLAAN SAMPAH ORGANIK DI KOTA GORONTALO Engelen, Adnan; Maryati, Sri; Ahaliki, Budiyanto; RL Bau, Rahmat Taufik; A, Hermila; Juniarti, Gita; Indrawan, Indrawan
Journal Of Agritech Science (JASc) Vol 9 No 1 (2025): Journal Of Agritech Science -Mei
Publisher : Program Studi Teknologi Hasil Pertanian, Politeknik Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30869/jasc.v9i1.1469

Abstract

Pengelolaan sampah organik menjadi tantangan utama di banyak kota, termasuk Kota Gorontalo, akibat meningkatnya volume limbah seiring pertumbuhan penduduk dan konsumsi. Pendekatan tradisional seringkali tidak efektif, sehingga diperlukan solusi inovatif yang ramah lingkungan dan berorientasi pada ekonomi sirkular. Salah satu pendekatan yang potensial adalah pemanfaatan larva lalat tentara hitam (Black Soldier Fly/BSF) atau maggot dalam menguraikan sampah organik. Maggot memiliki kemampuan mendegradasi limbah organik dengan cepat dan efisien, sekaligus menghasilkan produk bernilai ekonomi seperti pakan ternak dan pupuk organik. Melalui studi pustaka, ditemukan bahwa model pengelolaan sampah berbasis maggot telah berhasil diterapkan di berbagai daerah dengan dampak positif terhadap pengurangan volume sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir (TPA), peningkatan kualitas lingkungan, serta penciptaan peluang ekonomi lokal. Di Kota Gorontalo, pendekatan ini berpotensi diimplementasikan melalui kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, dan pelaku usaha. Edukasi publik dan pengembangan infrastruktur pengolahan menjadi elemen penting untuk menunjang keberhasilan program ini. Studi ini menekankan bahwa pengelolaan sampah organik menggunakan maggot tidak hanya mendukung prinsip ekonomi sirkular, tetapi juga memberikan solusi strategis bagi pengurangan pencemaran dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Rekomendasi kebijakan dan dukungan lintas sektor menjadi faktor kunci dalam merealisasikan pengelolaan sampah berkelanjutan di Gorontalo, sekaligus menjadi contoh praktik baik bagi wilayah lain di Indonesia.
Peningkatan Kompetensi TIK Guru Melalui Pelatihan Teknologi Pembelajaran di SMP Negeri 2 Telaga, Kecamatan Telaga Biru Kabupaten Gorontalo Pakaja, Jemmy A; Mulyanto, Arip; Dwinanto, Arif; A, Hermila
Jurnal Sibermas (Sinergi Pemberdayaan Masyarakat) Vol 14, No 2 (2025): Jurnal Sibermas (Sinergi Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/sibermas.v14i2.33421

Abstract

Penggunaan TIK dalam proses belajar mengajar tidak hanya menjadi pelengkap, tetapi menjadi bagian integral dari metode pengajaran yang modern. Keterbatasan dalam pemanfaatan TIK sering kali menjadi penghambat bagi para guru, terutama di daerah-daerah yang akses terhadap pelatihan teknologi masih terbatas. Guru di SMP Negeri 2 Telaga Kabupaten Gorontalo, hampir sebagian besar belum sepenuhnya menguasai TIK dalam proses belajar mengajar, sehingga kurang optimal dalam memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk memberikan pembekalan kepada guru-guru agar menguasai dan menggunakan TIK sebagai sarana pembelajaran yang efektif dan interaktif dalam mendukung proses pembelajaran.  Metode pelaksanaan terdiri dari tiga tahapan utama, yakni: sosialisasi/penyajian materi TIK; demonstrasi dan pelatihan penggunaan aplikasi pembelajaran; serta praktik pembuatan media pembelajaran dengan memanfaatkan TIK. Hasil menunjukkan peningkatan terhadap  pemahaman guru terkait integrasi TIK dalam pembelajaran, kemampuan guru dalam mengembangkan media pembelajaran digital, serta motivasi guru dalam memanfaatkan TIK dalam proses mengajar.  Selain itu, kegiatan ini mampu meningkatkan motivasi dan rasa percaya diri guru dalam menggunakan teknologi, sehingga mereka merasa lebih siap untuk mengintegrasikan teknologi pembelajaran ke dalam kegiatan belajar mengajar, baik secara daring maupun luring.
Peningkatan Literasi Visual pada Generasi Muda di Kota Gorontalo melalui Bedah Film Pendek ‘Panggoba’ Bau, Rahmat Taufik R.L; A, Hermila; Juniarti, Gita; Nasiru, La Ode Gusman; Rumambie, Wira Pratama; Thomas, Abdul Wahab
Jurnal Sibermas (Sinergi Pemberdayaan Masyarakat) Vol 14, No 2 (2025): Jurnal Sibermas (Sinergi Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/sibermas.v14i2.33529

Abstract

Upaya pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi visual dan pemahaman sinematografi di kalangan generasi muda di Kota Gorontalo dengan fokus pada praktik bedah film. Berlatarbelakang paparan konten visual yang masif di era digital dan kurangnya kemampuan analisis kritis terhadap konten tersebut, bedah film ini membekali peserta dengan pengetahuan tentang sinematografi sebagai fondasi visual cerita. Metodologi pelaksanaan pengabdian melibatkan identifikasi prinsip-prinsip belajar aktif dan relevansi langsung, dimulai dengan tahap pra-pelaksanaan untuk menentukan tujuan dan sasaran, yaitu meningkatkan literasi film dan melatih analisis kritis bagi generasi muda yang tertarik pada sinematografi. Film yang dibedah adalah short movie berjudul "‘Panggoba’" karena film ini memiliki potensi memicu generasi muda untuk berdiskusi tentang budaya Gorontalo. Kegiatan bedah film ini dilaksanakan pada 9 Mei 2025, di Justmie X Justcoffee Gorontalo. Materi yang disampaikan mencakup pengenalan budaya ‘Panggoba’ dan bagaimana mengemas budaya tersebut di dalam sebuah film pendek. Adapun feedback peserta menunjukkan peningkatan pemahaman tentang budaya ‘Panggoba’ dan sinematografi, serta minat untuk praktik pembuatan film secara langsung, mengindikasikan dampak positif dan berkelanjutan dari kegiatan ini. Hasilnya adalah 68 generasi muda yang terlibat dalam program ini memiliki peningkatan pengetahuan dan minat di bidang sinematografi. Program ini direkomendasikan untuk berlanjut dengan pelatihan praktis, mendorong generasi muda untuk menghasilkan film bertema budaya Gorontalo.
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Augmented Reality Pada Materi Peralatan Komputer di SMA Negeri 7 Prasetya Gorontalo Azis, Ilham Abd.; Suhada, Sitti; Dwinanto, Arif; Hadjaratie, Lillyan; Mas'ud, Huzaima; Suwandi, Ihsanulfu'ad; A, Hermila
Inverted: Journal of Information Technology Education Vol 5, No 2: Juli 2025
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/inverted.v5i2.32113

Abstract

Rendahnya pemahaman siswa terhadap materi peralatan komputer sering kali disebabkan oleh keterbatasan media pembelajaran konvensional yang kurang mampu memvisualisasikan komponen-komponen secara nyata. Kondisi ini mendorong perlunya inovasi media pembelajaran yang lebih interaktif dan kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis Augmented Reality (AR) pada materi peralatan komputer serta mengetahui tingkat kelayakannya. Metode yang digunakan adalah Research and Development (RD) dengan model ADDIE, yang terdiri dari lima tahapan: Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Data diperoleh melalui observasi, wawancara dengan guru, serta angket kepada ahli materi, ahli media, dan siswa. Hasil validasi menunjukkan bahwa media pembelajaran AR yang dikembangkan tergolong “sangat layak”, dengan persentase dari ahli materi sebesar 89,29%, serta dua ahli media masing-masing sebesar 90% dan 80%. Uji coba kepada siswa menggunakan instrumen System Usability Scale (SUS) menghasilkan skor rata-rata 73 (kategori “Good”) dan reliabilitas Cronbach’s Alpha sebesar 0,75, yang menunjukkan konsistensi pengukuran yang baik. Kesimpulannya, media pembelajaran berbasis AR ini tidak hanya layak digunakan, tetapi juga mampu memberikan alternatif pembelajaran yang menarik, interaktif, dan sesuai dengan kebutuhan siswa dalam memahami materi peralatan komputer
Penguatan Identitas Budaya melalui Media Film: Pelestarian Bahasa dan Tradisi Gorontalo bagi Generasi Muda Bau, Rahmat Taufik R.L; A., Hermila; Nasiru, La Ode Gusman
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 16, No 3 (2025): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v16i3.20723

Abstract

Proyek pengabdian ini bertujuan untuk melestarikan dan mempromosikan warisan budaya Gorontalo melalui produksi film pendek, dengan kaum muda berusia 19 hingga 25 tahun sebagai audiens utama. Berdasarkan survei, kelompok usia ini teridentifikasi sebagai pengguna pasif Bahasa Gorontalo dan memiliki keterlibatan yang terbatas dengan tradisi lokal. Narasi film pendek ini berfokus pada tantangan akademik, yaitu penyelesaian skripsi, sebuah tema yang relevan dengan audiens, sekaligus mengangkat elemen budaya seperti "panggoba," sosok bijak dalam tradisi Gorontalo. Prinsip desain visual seperti kesatuan, keseimbangan, kontras, dan penekanan diterapkan sepanjang produksi untuk meningkatkan nilai budaya dan edukatif dari film ini. Kolaborasi dengan ahli budaya lokal serta perhatian pada keaslian setting, kostum, dan dialog memastikan bahwa film ini merepresentasikan warisan Gorontalo dengan akurat. Proyek ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan apresiasi terhadap budaya lokal di kalangan generasi muda, dengan umpan balik dari survey kami menemukan bahwa generasi muda, khususnya kelompok usia 18-25 tahun, memiliki kesadaran yang tinggi terhadap pentingnya melestarikan bahasa dan tradisi Gorontalo. Sebagian besar responden dalam kategori ini menilai bahwa pelestarian budaya melalui media modern, seperti film, adalah cara yang sangat efektif.
Optimasi UI/UX Berbasis Design Thinking pada Sistem Informasi Keluarga (SIGA). Studi Kasus: BKKBN Provinsi Gorontalo Laot, Firman Syahputra; Katili, Muhammad Rifai; Lahay, Sri Nilawaty; Hadjaratie, Lillyan; A., Hermila
Jambura Journal of Informatics VOL 7, N0 2: OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jji.v1i2.33904

Abstract

The Family Information System (SIGA) is a strategic application of BKKBN in Gorontalo Province that supports national family data management. However, during implementation, it faces obstacles in the user interface (UI) and user experience (UX), which affect its effectiveness. This research aims to optimize the UI/UX SIGA design using the Design Thinking approach. This research method applies five stages (empathize, define, ideate, prototype, test) and evaluation of the System Usability Scale (SUS). The initial SUS test for the SIGA application yielded an average score of 41.84, indicating a very low level of usability (Grade F). After a design iteration based on user feedback, the new prototype was tested and showed a significant increase in SUS score to 88.36 (Grade A). These results show that the Design Thinking approach is practical in identifying problems and creating optimal UI/UX solutions. This research contributes practically to improving the usability of SIGA and academically to the Human-Computer Interaction (HCI) literature on public sector information systems.Sistem Informasi Keluarga (SIGA) merupakan aplikasi strategis BKKBN di Provinsi Gorontalo yang digunakan untuk mendukung pengelolaan data keluarga secara nasional. Namun, dalam implementasinya menghadapi kendala pada aspek antarmuka (UI) dan pengalaman pengguna (UX), yang berdampak pada efektivitas kerja. Penelitian ini bertujuan mengoptimalkan desain UI/UX SIGA menggunakan pendekatan Design Thinking. Metode penelitian ini menerapkan lima tahapan (empathize, define, ideate, prototype, test) dan evaluasi System Usability Scale (SUS). Hasil uji SUS awal pada aplikasi SIGA hanya mencapai skor rata-rata 41,84, yang menunjukkan tingkat usability sangat rendah (Grade F). Setelah dilakukan iterasi desain berdasarkan umpan balik pengguna, prototipe baru diuji dan menunjukkan peningkatan skor SUS signifikan menjadi 88,36 (Grade A). Hasil ini menunjukkan bahwa pendekatan Design Thinking efektif dalam mengidentifikasi masalah dan menciptakan solusi UI/UX yang optimal. Penelitian ini berkontribusi praktis pada perbaikan usability SIGA serta berkontribusi akademis pada literatur Human-Computer Interaction (HCI) untuk sistem informasi sektor publik.
DEVELOPMENT OF ANDROID-BASED INTERACTIVE E-MODULE AS A LEARNING RESOURCE FOR STUDENTS IN INFORMATICS SUBJECTS IN CLASS X MA AL-HUDA, GORONTALO CITY Novian, Dian; Rijal, Bait Syaiful; Tuloli, Mohamad Gufran; Dwinanto, Arif; Tuloli, Mohamad Syafri; Rohandi, Manda; A., Hermila
Bitnet: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi Vol. 10 No. 1 (2025): Bitnet: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/bitnet.v10i1.8153

Abstract

Penelitian ini dilakukan berdasarkan permasalahan yang ditemukan yakni kurangnya aktivitas siswa dan keterbatasan metode pembelajaran yang digunakan oleh guru. Siswa cenderung pasif selama proses pembelajaran, lebih sering mengandalkan buku panduan dan presentasi PowerPoint . Kurangnya variasi metode pembelajaran ini mengakibatkan siswa merasa bosan, kurang tertarik pada materi, dan akibatnya, partisipasi aktif siswa dalam pembelajaran menjadi minimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengasilkan produk berupa e-modul yang dikembangkan dan meguji kelayakan produk pada ahli materi, ahli media dan respon peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi Analysis , Design , Development , Implementation dan Evaluation . Pengembangan e-modul interaktif berbasis android telah melibatkan tahap-tahap pengembangan, termasuk validasi oleh ahli materi dan ahli media. Hasil validasi ahli materi menunjukkan kelayakan presentasi 93% dengan kategori “sangat layak” dan ahli media menunjukkan kelayakan presentasi 91% dengan kategori “sangat layak” serta uji coba yang dilakukan terhadap 21 siswa Ma Alhuda Kota Gorontalo dari hasil responden terhadap e-modul ini menunjukkan bahwa persentase rata-rata sebesar 88% dengan kategori “sangat layak”
Co-Authors Abd. Aziz Bouty Abdul Aziz Bouty Abdul Muis Mappalotteng Abdul Sakti Abdul Wahab Thomas Abdul, Siti Sabrina Ramadanti Abdulaziz Ahmed siyad Adnan Engelen Afrizal Zein Agus Lahinta Ahmad Azhar Kadim Ahmad Jokas Bachtiar Lihu Alfian Zakaria Alfito Paputungan Amanda Nurhaliza E. Budiman Andi Muh Akbar Saputra Arip Mulyanto Ary Herlina Kurniati H.M Ashabul Taufik Ashabul Taufik Ashabul Taufik Awing, Namira Azhar Khadim Azis, Ilham Abd. Bait Syaiful Rijal Bouty, Abd Azis Budiyanto Ahaliki Butsiarah Butsiarah Dafrid Cahyadi Arifin Dendy K. Pramudito Dhita Rahmanda Tumulo Dian Novian Djanun, Soeharyono Dunggio, Mahmud Septian Dwinanto, Arif Eka Vickraien Dangkua, Eka Vickraien Engelan, Adnan H, Haeriani Haeriani Haeriani Haikal Bahri Harton H Gani Hasan, Febriyanto L. Hendrayanto . Hendrayanto Hendrayanto Hidayatullah, Galih Sarwo Hilal Bouti I Wayan Gede Sandika Indhitya R Padiku Indra Farman Indrawan Indrawan Indrawan Indrawan Ismaul Fitroh Ita Permatahati Jemmy A Pakaya Jemmy A. Pakaja Juniarti, Gita Kaluku, Pebriyanti Kamal Kamal Kasim, Alwi Arridha B Lahay, Sri Nilawaty Lanto Ningrayati Amali Laot, Firman Syahputra Leonardi, Andre Lillyan Hadjaratie Manda Rohandi Maryati, Sri Mas'ud, Huzaima Melawati Mamonto Mohamad Reza Putra Faren Idris mohammad syafri tuloli Muhamad Risal Tawil Muhammad Akram Mursalim Muhammad Chairil Imran Muhammad Hidayat Lammi Mukhlisulfatih Latief Muthia MUTHIA Muthia Muthia Nadifa, Ulfatun Nasiru, La Ode Gusman Nikmasari Pakaya Nizahrawaty Saleh Nugraha, Bariq Nur Alamsyah Nur Alamsyah Nur Alamsyah, Nur Nur Fadilah Pakaja, Jemmy A Pakaya, Jemmy A Pakaya, Jemmy A. Panu, Mohamad Fiqriansyah Putri Sesiliya Mohamad Rahman Takdir Rahmat Taufik R.L Bau Refly K. Batalipu Rhalia Adinda Lahay Rifkah Rizkiah Maradika R. Said Ruli H. Jalaman S.Pettalongi, Sagaf Salahudin Olii Seftiani Wulandari A.M. Nay Siti Sabrina Ramadanti Abdul Sitti Revaliya Abudi Sitti Suhada Siyad, Abdulaziz Ahmed Sri Ayu Ashari Sri Maryati Sri Rahmawati Adam Sudirman, Randi Sunardi Sunardi Suwandi, Ihsanulfu'ad Tuloli, Mohamad Gufran Westy Tenriawi Wildan Wildan Wira Pratama Rumambie Wiwik Andriani Yanti Aneta Yassin, Rochmad M Thohir Yassin, Rochmat mohammad Thohir Yusuf, Dzakiyah Ulya