Claim Missing Document
Check
Articles

FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEMAUAN MEMBAYAR (WILLINGNESSTO PAY) PASIEN RAWAT JALAN PUSKESMAS KATOBU KABUPATEN MUNA TAHUN 2018 Putri, Nina Desriana; junaid, Junaid; Lisnawaty, Lisnawaty
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 5, No 2 (2020): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jimkesmas.v5i2.13133

Abstract

Kesehatan merupakan salah satu kebutuhan dasar yang harus dipenuhi setiap warga negara makapemenuhannya menjadi hal yang penting. Pelayanan kesehatan yang bermutu, terutama pelayanan kesehatandi bidang Puskesmas membutuhkan biaya yang cukup tinggi, keterbatasan pembiayaan kesehatan yang berasaldari Pemerintah, menuntut adanya mobilisasi sumber dana dari masyarakat. Salah satu cara yaitu melakukankesesuaian antara pelayanan yang diberikan dengan tarif pelayanan yang dibebankan pada masyarakat. Tujuanpenelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran kemauan membayar pasien pelayanan kesehatan (WTP) diInstalasi rawat jalan Puskesmas Katobu Kabupaten Muna serta hubungannya dengan karakteristik pasien,pendapatran, jarak tempat tinggal pasien ke Puskesmas, persepsi pasien terhadap manfaat pelayanan, danmutu pelayanan. Penelitian ini merupakan penelitian crossectional dengan pendekatan deskriptif-analitik.Pengumpulan data menggunakan metode kuesioner dengan panduan daftar pertanyaan yang telah disusunkepada responden yang merupakan pasien atau pendampingnya. Pengukuran atas kemauan membayarmenggunakan metode Statistical Package for the Social Sciences (SPSS). Dari hasil penelitian ini menunjukkanbahwa kemauan membayar pasien atas pelayanan kesehatan di poli rawat jalan Puskesmas Katobu rata-ratacukup tinggi, artinya pasien sudah merasa cukup puas atas pelayanan yang diterima, namun masihmengharapkan lagi adanya peningkatan mutu layanan yang lebih baik. Hasil penelitian ini juga menunjukkanbahwa kemauan membayar pasien dipengarui oleh jarak tempat tinggal pasien ke Puskesmas Katobu,sedangkan tingkat pendapatan, manfaat pelayanan, dan mutu pelayanan tidak berpengaruh secara signifikanterhadap kemauan membayar pasien. Oleh karena itu penelitian ini juga menyarankan perlu adanyapeningkatan yang lebih baik lagi terhadap mutu layanan sehingga akan meningkatkan pula kemauan membayarpasien. Kata Kunci : Kemauan membayar, pasien rawat jalan, Puskesmas Katobu
PERILAKU MENGONSUMSI MAKANAN BERGIZI SELAMA PANDEMIC COVID-19 PADA MASYARAKAT SULAWESI TENGGARA Lisnawaty, Lisnawaty; Ocktaviani, Reski Eka Sakti; Meliahsari, Renni; Aldian, Aldian; Haerati, Nur
Preventif Journal Vol 5, No 1 (2020): Preventif Journal
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/epj.v5i1.15586

Abstract

AbstrakWabah corona virus (Covid-19) merupakan masalah yang terjadi hampir di semua belahan dunia, yang terjadi diakhir tahun 2019 dan sampai saat ini angka kejadiannya masih cukup tinggi termasuk di Indonesia. Dalammencegah penularan Covid-19, WHO dan Kementerian Kesehatan menghimbau masyarakat untuk menggunakanmasker, rajin mencuci tangan, menjaga jarak serta mengonsumsi makanan sehat dan bergizi. Gizi yang cukupsangat diperlukan dalam mempertahankan sistem kekebalan tubuh. Memilih asupan makanan bergizi seimbangpada masa pandemic Covid-19 sekarang ini salah satu cara agar daya tahan tubuh tetap prima. Dampak dariCovid-19 juga mempengaruhi psikologi seseorang dalam pemilihan makanan dan perubahan pola makan.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku konsumsi makanan pada masyarakat Kabupaten Munaselama pandemic Covid-19, dengan menggunakan rancangan cross sectional study. Sampel dalam penelitian iniadalah semua responden yang mengisi lembar kuesioner secara online yakni sebanyak 701 orang responden.Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa pengetahuan (pvalue = 0,673) tidak mempunyai hubunganterhadap perilaku konsumsi. Sikap (Pvalue = 0,000) dan tindakan (pvalue = 0,000) mempunyai hubungan terhadapperilaku konsumsi. Kemudian dilanjutkan uji regresi linear sederhana, didapatkan nilai nilai R Square (R2) = 0,215, artinya bahwa sikap dan tindakan memiliki pengaruh sebesar 21,5% terhadap perilaku konsumsi makananresponden selama pandemic Covid-19 sedangkan 78,5% dipengaruhi oleh variabel lain. Dari hasil penelitianmaka dapat disimpulkan bahwa pengetahuan dan sikap tidak berhubungan terhadap perilaku konsumsimakanan bergizi, sedangkan tindakan mempunyai hubungan signifikan dan pengaruh terhadap konsumsimakanan bergizi masyarakat Kabupaten Muna selama Covid-19.Kata kunci: Covid-19; perilaku; makan bergizi 
STUDI SANITASI LINGKUNGAN WILAYAH PESISIR DI KELURAHAN NAMBO KECAMATAN NAMBO KOTA KENDARI Nurmaladewi, Nurmaladewi; Nirmala G, Fifi; Lisnawaty, Lisnawaty; Pratiwi, Arum Dian; Jumakil, Jumakil
Preventif Journal Vol 5, No 1 (2020): Preventif Journal
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/epj.v5i1.15587

Abstract

AbstrakSanitasi merupakan upaya dasar dalam menjaga kesehatan manusia dengan cara penyediaan lingkungan yang memenuhi syarat kesehatan. Penyediaan sarana sanitasi akan memberikan dampak positif namun faktanya penyediaan sarana sanitasi masih belum memadai karena masyarakat yang belum menyadari pentingnya sarana sanitasi dalam kehidupan sehari-hari sehingga angka kesakitan akibat buruknya fasilitas sanitasi masih tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi ketersediaan fasilitas sanitasi pemukiman di wilayah pesisir masyarakat Kelurahan Nambo. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif menggunakan teknik simple random sampling. Populasi adalah semua kepala keluarga di Kelurahan Nambo Kota Kendari berjumlah 321 kepala keluarga dan jumlah sampel adalah 100 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditinjau dari kepemilikan kategori sarana penyediaan air bersih masyarakat yang memenuhi syarat sebanyak 29 orang (59,2%) dan yang tidak memenuhi syarat sebanyak 20 orang (40,8%). Saluran pembuangan air limbah yang memenuhi syarat sebanyak 67 orang (95,7%) dan yang tidak memenuhi syarat sebanyak 3 orang (4,3%). Kepemilikan jamban yang memenuhi syarat sebanyak 46 orang (51,1%) dan yang tidak memenuhi syarat sebanyak 44 orang (48,9%). Kepemilikan tempat pembuangan sampah yang memenuhi syarat sebanyak 42 orang (52,5%) dan yang tidak memenuhi syarat sebanyak 38 orang (47,5%). Dapat disimpulkan bahwa dari sisi kepemilikan fasilitas sanitasi, masyarakat Kelurahan Nambo sudah masuk dalam kategori baik namun yang perlu menjadi perhatian ialah masih banyak fasilitas sanitasi yang belum memenuhi syarat. Kepemilikan dan kualitas sanitasi ialah dua hal yang harus tercapai dalam menciptakan kondisi lingkungan yang baik sehingga derajat kesehatan masyarakat juga baik. Rekomendasi yang diberikan perlunya pemicuan motivasi untuk jamban, SPAL, dan pengelolaan sampah. Kata kunci: sanitasi; lingkungan; wilayah; pesisir
Penyuluhan dan Uji Kandungan Iodium Pada Garam Tingkat Rumah Tangga di Wilayah Pesisir Abeli Kota Kendari Yunawati, Irma; Lisnawaty, Lisnawaty; Karimuna, Siti Rabbani; Jafriati, Jafriati; Paridah, Paridah
SENADA : Semangat Nasional Dalam Mengabdi Vol. 1 No. 3 (2021): SENADA: Semangat Nasional Dalam Mengabdi
Publisher : Perkumpulan Dosen Periset Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gangguan Akibat Kekurangan Iodium merupakan salah satu masalah gizi yang dihadapi Indonesia. Gangguan Akibat Kekurangan Iodium mengancam kualitas sumber daya manusia karena mempunyai potensi menurunkan tingkat kecerdasan. Pemerintah telah melakukan berbagai upaya penanggulangan Gangguan Akibat Kekurangan Iodium, salah satunya adalah fortifikasi garam yaitu garam beriodium. Namun dalam pelaksanaannya masih banyak dihadapi kendala seperti rendahnya mutu dan belum memadainya jumlah masyarakat yang mengonsumsi garam beriodium antara lain disebabkan karena distribusi garam beriodium yang belum merata, belum seluruh garam yang beredar di masyarakat mengandung cukup iodium, perbedaan harga garam beriodium yang cenderung lebih mahal, dan kurangnya pengetahuan masyarakat tentang pentingnya mengonsumsi garam beriodium dan cara mengonsumsi yang benar. Tujuan pengabdian masyarakat adalah meningkatkan pengetahuan masyarakat agar mengonsumsi garam beriodium yang bermanfaat bagi kesehatan melalui penyuluhan dan uji kandungan iodium pada garam tingkat rumah tangga di wilayah pesisir Abeli Kota Kendari. Pengabdian ini menggunakan metode ceramah, praktik, dan diskusi. Kegiatan yang dilaksanakan yaitu penyuluhan kesehatan tentang garam beriodium, uji kandungan iodium pada garam tingkat rumah tangga serta tanya-jawab tentang garam beriodium. Tidak ada perbedaan pengetahuan masyarakat sasaran sebelum dan sesudah penyuluhan dan uji kandungan iodium pada garam tingkat rumah tangga di wilayah pesisir Abeli, Kota Kendari (p-value = 0,661), dan masyarakat wilayah pesisir Abeli umumnya mengonsumsi garam merk Dp (28-30 ppm), Gm (28-30 ppm) dan Jn (20-27 ppm)
GAMBARAN PERENCANAAN PENGADAAN ALAT KESEHATAN DI PUSKESMAS SIOMPU KABUPATEN BUTON SELATAN TAHUN 2015 Yusliati, Yusliati; Dupai, La; Lisnawaty, Lisnawaty
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 1, No 2 (2016): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (103.432 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v1i2.660

Abstract

Komponen penting dalam mendukung salah satu upaya peningkatan pelayanan kesehatanadalah dengan pengadaan alat kesehatan. Pada perencanaan pengadaan alat kesehatan, diPuskesmas sering mengalami keterlambatan pengadaan serta pengadaan alat kesehatan belumterealisasi dengan baik sehingga dalam memberikan pelayanan pasien di Puskesmas menjadi kurangefektif dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk mendapat informasi lebih mendalam tentanggambaran perencanaan pengadaan alat kesehatan di Puskesmas Siompu Kabupaten Buton SelatanTahun 2015 ditinjau dari sumber daya manusia, saran dan prasarana, biaya/dana, metode, sertapermintaan. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif.Informan dalam penelitian ini berjumlah 5 orang, yang terdiri dari 2 orang informan kunci dan 3orang informan biasa. Hasil penelitian menunjukan bahwa perencanaan pengadaan alat kesehatan diPuskesmas Siompu berdasarkan sumber daya manusia yang ada, kelengkapan sarana dan prasarana,biaya yang dialokasikan tidak cukup, tidak adanya metode atau pedoman dalam penyusunanperencanaan, pengadaan alat berdasarkan kebutuhan alat di Puskesmas serta di sesuaikan dengananggaran yang dialokasikan pertahunnya, serta menetukan jumlah permintaan alat denganmengidentifikasi kebutuhan berdasarkan anggran yang tersedia.Kata kunci: Perencanaan,  Alat kesehatan, Puskesmas
PELATIHAN HIGIENE SANITASI DAN PEMBUATAN KEMASAN PADA INDUSTRI RUMAH TANGGA KERIPIK PANGAN LOKAL DI KENDARI SULAWESI TENGGARA 2021 Pratiwi, Arum Dian; Lisnawaty, Lisnawaty; Nurmaladewi, Nurmaladewi
Anoa : Jurnal Pengabdian Masyarakat Sosial, Politik, Budaya, Hukum, Ekonomi Vol 2, No 3 (2021): OKTOBER
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (788.305 KB) | DOI: 10.52423/anoa.v2i3.22040

Abstract

Industri Rumah Tangga (IRT) “CemilanQ” dan “Azzam” merupakan industry rumah tangga yang bergerak di bidang pengolahan produk pangan lokal seperti ubi jalar ungu dan pisang. IRT “CemilanQ” adalah IRT penghasil stik ubi jalar ungu dan IRT “Azzam” merupakan produsen keripik pisang di Kota Kendari. Namun dalam prakteknya, proses penjualan produk ini masih belum maksimal, salah satu penyebabnya adalah kemasan yang kurang menarik yang juga menjadi pertimbangan pihak distributor untuk memasarkan produk kedua mitra ini. Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini berupaya untuk membantu pengembangan usaha keripik pangan lokal dengan memberikan pelatihan tentang hygiene sanitasi pangan kepada kedua kelompok IRT dan memberikan bantuan berupa produk kemasan yang diharapkan dapat membantu mitra muda memasarkan produknya. Hasil dari kagiatan ini adalah meningkatnya pengetahuan/pemahaman mitra terkait hygiene sanitasi makanan adapun persentase peningkatannya yaitu sebesar 32,18%. Disamping itu, pemberian kemasan yang menarik juga telah diberikan kepada kedua mitra dalam jumlah 1040 lembar untuk CemilanQ dan 1045 lembar untuk Azzam. Harapan kami kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan membantu industry rumah tangga dapat terus dilakukan agar dapat semakin banyak menyerap tenaga kerja.
PENINGKATAN KESADARAN TERHADAP PENCEGAHAN COVID-19 MELALUI UPAYA TRACKING DAN PROMOSI KESEHATAN BERBASIS DARING DI PROVINSI SULAWESI TENGGARA TAHUN 2020 Yusuf Sabilu, Yusuf Sabilu; Zainuddin, Asnia; Lisnawaty, Lisnawaty; Pratiwi, Arum Dian; G., Fifi Nirmala
Anoa : Jurnal Pengabdian Masyarakat Sosial, Politik, Budaya, Hukum, Ekonomi Vol 1, No 3 (2020): Edisi Khusus Covid-19
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.136 KB) | DOI: 10.52423/anoa.v1i3.13638

Abstract

Covid-19 di Indonesia pertama kali dilaporkan pada tanggal 2 Maret 2020. Mulai menyebar di Sulawesi Tenggara pada tanggal 19 Maret 2020. Tingkat penularan Covid-19 dapat terbilang cukup tinggi. Tujuan program pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk membantu masyarakat menilai dirinya sendiri terkait COVID-19 di Sulawesi Tenggara dan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat terkait COVID-19 dan The New Normal pada masyarakat. Sasaran program ini adalah seluruh masyarakat di Suawesi Tenggara. Adapun program ini terdiri atas tracking COVID-19 di Sulawesi Tenggara, grup konseling daring COVID-19, pembagian masker, pembagian video, leaflet, dan poster. Hasil kegiatan ini adalah sebanyak 649 orang mengisi tracking Covid-19 dengan status aman 490 responden (75,5%), ada riwayat penularan sebanyak 65 responden (10,01%), gejala mirip COVID-19 65 responden (10,01%), dan ada riwayat penularan dan gejala mirip COVID-19 sebanyak 29 responden (4,48). Untuk kegiatan pembagian leaflet, poster dan masker dilakukan pada 6 pasar di Kota Kendari, yaitu Pasar Andonouhu, Pasar Baru, Pasar Korem, Pasar Mandonga, Pasar Sentral dan Pasar Pelelangan Ikan. Untuk kegiatan konseling melalui grup daring diikuti oleh 31 orang. Pengetahuan responden grup konseling meningkat sebesar 28% setelah diberikan pendidikan kesehatan, dari 78,8 menjadi 90,8 rata-ratanya.
TANGGAP COVID-19 RW 001 DAN RW 003 DI ERA NEW NORMAL KELURAHAN ANDUONOHU KECAMATAN POASIA KOTA KENDARI Sabilu, Yusuf; Lisnawaty, Lisnawaty; Effendy, Devi Savitri; Pratiwi, Arum Dian; Muchtar, Febriana; Irma, Irma
Anoa : Jurnal Pengabdian Masyarakat Sosial, Politik, Budaya, Hukum, Ekonomi Vol 2, No 3 (2021): OKTOBER
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (928.052 KB) | DOI: 10.52423/anoa.v2i3.21597

Abstract

Covid-19 di Indonesia pertama kali dilaporkan pada tanggal 2 Maret 2020. Mulai menyebar di Sulawesi Tenggara pada tanggal 19 Maret 2020. Hingga kini, Covid-19 masih menjadi masalah utama di daerah kami. Tujuan program pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat di RW 001 dan RW 003 Anduonohu dan siswa SDN 78 dan SDN 6 Kendari akan pentingnya protocol kesehatan dan menjaga asupan makanan agar terhindar dari Covid-19 serta memandirikan masyarakat dengan pembentukan kelompok tanggap darurat di wilayahnya masing-masing. Sasaran program ini adalah warga RW 001 dan 003 Kelurahan Anduonohu serta siswa SDN 78 Kendari dan SDN 6 Kendari. Adapun program ini terdiri atas memberikan edukasi terkait Covid-19, protocol Covid-19, dan asupan makanan bergizi; memberikan modul leaflet, booklet, dan poster terkait Covid-19; membentuk Tim Tanggap Covid-19, membagi-bagikan handsanitizer dan masker. Hasil kegiatan ini adalah terdapat peningkatan pengetahuan peserta baik di RW 001, RW 003, SDN 78 Kendari, dan SDN 6 Kendari.
PEMBERDAYAAN IBU-IBU NELAYAN DALAM PENGOLAHAN DAN PENGEMBANGAN PANGAN DI WILAYAH PESISIR KELURAHAN TALIA KECAMATAN ABELI KOTA KENDARI Lisnawaty, Lisnawaty; Pratiwi, Arum Dian
Anoa : Jurnal Pengabdian Masyarakat Sosial, Politik, Budaya, Hukum, Ekonomi Vol 1, No 2 (2020): Vol. 1, No. 2 Mei (2020): ANOA: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.031 KB) | DOI: 10.52423/anoa.v1i2.12278

Abstract

Ikan merupakan sumber makanan tinggi protein. Protein ikan tergolong kualitas tinggi karena tersusun dari asam-asam amino dengan komposisi paling lengkap yang diperlukan tubuh untuk pertumbuhan sel. Produksi ikan di Kota Kendari cenderung cukup besar yaitu sebanyak 40.285 ton/tahun. Kelurahan Talia merupakan salah satu daerah penghasil ikan yang cukup besar di Kota Kendari, 80% masyarakatnya bekerja sebagai nelayan. Pemanfaatan ikan di Kelurahan Talia belum optimal, bahkan jika hasil ikan terlalu banyak hanya dibuang kembali ke laut oleh masyarakat. Tujuan program pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan pengetahuan, pelatihan serta memberikan bimbingan dan pendampingan tentang pengolahan ikan menjadi produk-produk yang memiliki nilai jual seperti abon ikan, nugget ikan, dan kerupuk ikan, sehingga dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dan meningkatkan pendapatan ibu-ibu nelayan di Kelurahan Talia. Sasaran/mitra kegiatan ini adalah 20 orang ibu-ibu nelayan di RW 03 dan RW 04 di Kelurahan Talia, Kecamatan Abeli, Kota Kendari. Program ini dilakukan dengan tiga tahapan yaitu penyuluhan, pelatihan pembuatan abon ikan, nugget ikan, dan kerupuk ikan, dan pendampingan produksi dan pemasaran. Hasil kegiatan ini adalah mitra telah memahami manfaat mengkonsumsi ikan, telah memahami metode pengolahan dan pengemasan serta telah mampu membuat produk olahan ikan seperti abon ikan, nugget ikan, dan kerupuk ikan.
PENENTUAN INDEKS GLIKEMIK PADA JIPANG DENGAN FORMULASI BERAS PUTIH (Oryza sativa L.) DAN BERAS MERAH (Oryza nivara L.) Munawar, Akil; Lisnawaty, Lisnawaty; Salsabila, Syefira
Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Vol 9, No 1 (2024):
Publisher : JURUSAN ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN, UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jstp.v9i1.47296

Abstract

Pola makan yang tidak sehat merupakan faktor kunci pemicu Diabetes Melitus (DM) Tipe 2, yang berpotensi menimbulkan komplikasi parah bagi penderitanya. Untuk mencegah komplikasi tersebut, diperlukan terapi nutrisi medis yang melibatkan konsumsi makanan dengan Indeks Glikemik (IG) yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai IG jipang yang diformulasikan dengan kombinasi nasi putih dan merah. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen kuasi dengan desain pre dan post test. Jipang disiapkan dengan perbandingan nasi putih dan merah 50% banding 50%. IG dihitung dengan membandingkan area di bawah kurva (AUC) respon glukosa darah. Penelitian ini melibatkan sepuluh subjek yang memenuhi kriteria inklusi Indeks Massa Tubuh (BMI) normal, gula darah puasa normal, dan tidak ada riwayat keluarga diabetes melitus. Subjek dipuasakan selama 10 jam untuk mengamati respon glukosa darah pada menit ke 30, 60, 90, dan 120 setelah mengonsumsi makanan uji (formulasi jipang) dan makanan standar (roti tawar putih). Kadar glukosa darah tertinggi pada makanan uji tercatat pada waktu 30 menit (119 mg/dL), sedangkan pada makanan standar sebesar 154 mg/dL pada waktu 30 menit. Berdasarkan perbandingan AUC pangan standar dan uji, nilai IG yang dihasilkan sebesar 54,81, termasuk pangan IG rendah.