Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Development of Test Instrument To Asses Critical Thinking Skills Using Moodle Sinurat, Tumpal leonardo hamonangan; Sabani, Sabani
(IPER) Indonesian Physics Education Research Vol. 4 No. 1 (2023): IPER (Indonesian Physics Education Research)
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/iper.v4i1.32676

Abstract

This research aims to develop critical thinking based test instrument on Sound Material Using E-Learning, test the feasibility of the instrument and determine the level of students' critical thinking. The research was designed with the ADDIE Learning Design Model and was carried out at SMA Negeri 3 Medan with the subject of class XI students in the MIA program. The initial stages of this research are Analysis, the next stage is Design, then Develop stage by conducting product trials in small and large groups, and the last stage is Implement with evaluation at each step, the last stage is the distribution of instruments carried out within the scope of SMA Country 3 Medan. The results showed that the test instrument based on Critical Thinking Skills On Sound Material Using E-Learning the sound wave material developed by the researcher had met the criteria worthy of being used as a sound wave material learning outcome test instrument. The feasibility of this test instrument was based on validity and reliability tests, from validity test, from 20 questions obtained 7 valid questions. For the large group reliability test, the value of 0.72 is included in the feasible category. It can be concluded that the questions developed by researchers can be used as a measuring tool for students' cognitive knowledge and can be well received by students.
Analysis of a Higher-Order Thinking Skills Assessment Instrument Leveraging Wordwall Embedded in Google Sites for Newton’s Laws Instruction Sari, Lindya; Sabani, Sabani; Solikin, Solikin; Simangunsong, Rufasa Mutia Salwa; Situmorang, Agtrimas; Aldina, Dayang; Nadiyah, Nadiyah
Lensa: Jurnal Kependidikan Fisika Vol 13, No 1: June 2025
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/j-lkf.v13i1.15823

Abstract

This study aimed to develop and validate a Higher-Order Thinking Skills (HOTS) assessment instrument that leverages Wordwall activities embedded in Google Sites for teaching Newton’s Laws. A quantitative-descriptive design with an evaluative approach was employed. Nineteen Grade XI science students from Gajah Mada Private Senior High School were selected through purposive sampling. Item analysis examined validity, reliability, difficulty level, and discrimination power. Of the ten multiple-choice items constructed, five (50 %) met validity criteria, and the instrument achieved a reliability coefficient of 0.492, indicating adequate internal consistency. Difficulty indices classified three items as difficult and seven as moderate, while discrimination indices categorized two items as very good, three as good, one as fair, and four as poor. Students’ mean achievement score of 37.89 % suggests limited familiarity with HOTS-oriented questions. Pedagogically, embedding Wordwall in Google Sites enhanced learner engagement, reduced test anxiety, increased comfort, and simplified teachers’ post-test analysis through automated scoring. Consequently, the HOTS-based instrument is not only statistically sound but also practically effective for supporting digital physics instruction.
Analysis of Students’ Cognitive Conceptual Understanding on Temperature and Heat Material Using a Four-Tier Multiple Choice Diagnostic Test Aini, Hikmah; Sabani, Sabani; Solikin, Solikin; Manik, Krisdayanti; Harahap, Resti Amelya; Putri, Rita Ivanka Pratama; Sibagariang, Selpi Andryani Br.
Lensa: Jurnal Kependidikan Fisika Vol 13, No 1: June 2025
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/j-lkf.v13i1.15822

Abstract

Persistent misconceptions about temperature and heat often undermine students’ progress in thermodynamics.  This study therefore analysed Grade-11 learners’ conceptual understanding of these topics using a Four-Tier Multiple-Choice Diagnostic Test, an instrument that registers answer correctness, explanatory reasoning, and confidence on both selections.  A descriptive quantitative design was adopted.  Thirty students from class XI-34 of SMAN 3 Medan completed a five-item test that had been validated by experts and piloted for clarity; psychometric checks on the study sample confirmed good reliability (Cronbach’s α = 0.88) and adequate item validity (four of five items met the r-table criterion).  Responses were coded into four epistemic categories—Understands Concept (UC), Lacks Knowledge (LK), Misconception (MC), and Error (E)—and analysed. Findings show that overall achievement averaged 30 %, with individual scores ranging from 0 % to 80 %.  Across the entire data set, only 27.3 % of responses were classified as UC, while 19.8 % fell into LK, 45.3 % into MC, and 8.0 % into E.  Item-level analysis revealed that the highest misconception rate (73.3 %) occurred on the question concerning the effect of temperature on objects, whereas the phase-change item yielded the strongest understanding (46.7 % UC, 20 % MC).  These results confirm that misconceptions—especially the conflation of heat with temperature—constitute the principal barrier to coherent learning in this cohort. The study underscores the diagnostic power of four-tier instruments and recommends their wider use across other physics domains, enabling teachers to design confidence-sensitive interventions that directly target high-certainty errors and reinforce fragile correct ideas.
Efektivitas Media Pembelajaran Digital Berbasis Website Terhadap Kemampuan Kognitif Siswa Dalam Memahami Konsep Listrik Arus Searah Syafitri, Aura Mutasyifa; Handoyo, Dwi; Silitonga, Mela Yanna; Harahap, Sanjaya; Hannum, Syarifah; Sabani, Sabani; Solikin, Solikin
SAKOLA: Journal of Sains Cooperative Learning and Law Vol 2, No 1 (2025): April 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/sakola.v2i1.5814

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas media pembelajaran digital berbasis website dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep listrik arus searah. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui uji butir soal dan angket. Uji butir soal dilakukan untuk mengukur validitas, reliabilitas, daya beda, serta tingkat kesukaran soal, sementara angket digunakan untuk mengetahui respon siswa terhadap media pembelajaran yang digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran digital berbasis website memiliki kualitas soal yang baik dan valid dalam mengukur kemampuan kognitif siswa. Selain itu, hasil angket mengindikasikan bahwa mayoritas siswa memberikan respon positif terhadap penggunaan media ini, merasa lebih tertarik, serta terbantu dalam memahami materi. Dengan demikian, media pembelajaran digital berbasis website dapat menjadi alternatif yang efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran fisika, khususnya pada materi listrik arus searah.
Implementasi Tripel Edukatif: Modul Ajar, Kuis Interaktif, dan Ice Breaking Sebagai Strategi Peningkatan Sikap Ilmiah dan Kedisiplinan Siswa SMA Methodis 7 Medan Siahaan, Alvando; Florensyah, Bernis Dian; Tarigan, Calvin Mahaga; Salsabila, Cinta; Silaban, Marchiana Ivo; Sabani, Sabani; Solikin, Solikin
SAKOLA: Journal of Sains Cooperative Learning and Law Vol 2, No 1 (2025): April 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/sakola.v2i1.5803

Abstract

Penelitian ini membahas penerapan pembelajaran berbasis masalah (PBL), interaktif dan tes pemecahan masalah sebagai upaya peningkatan sikap ilmiah dan disiplin siswa SMA Negeri 7 Medan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas tiga perangkat pembelajaran. Penelitian ini terdapat pada kelas XII IPA, menggunakan metode kualitatif dengan metode deskripsi. Pengumpulan data dilakukan dengan cara mengamati langsung dan menganalisis hasil penilaian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan tiga perangkat pembelajaran berhasil meningkatkan sikap ilmiah dan disiplin siswa, dengan peningkatan yang nyata pada aspek rasa ingin tahu, kejujuran dan rasa tanggung jawab. Dengan kata lain, integrasi tiga perangkat pembelajaran tersebut dapat mengubah dinamika kelas secara signifikan dan meningkatkan minat belajar siswa.
Pengembangan Keterampilan Psikomotorik Siswa dalam Pengukuran Fisika melalui Modul Praktikum dan Berbasis Video Zalukhu, Nobel Arta; Lubis, Aidil Azhari; Gultom, Esmeralda Susiana; Khairunisa, Khairunisa; Harahap, Zahwa Risqa; Sabani, Sabani
SAKOLA: Journal of Sains Cooperative Learning and Law Vol 2, No 1 (2025): April 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/sakola.v2i1.5787

Abstract

Pembelajaran fisika berbasis praktikum sangat bermanfaat untuk meningkatkan keterampilan psikomotorik siswa, terutama dalam hal penggunaan alat ukur seperti mikrometer sekrup dan jangka sorong. Namun, ketelitian dan ketepatan pengukuran masih menjadi masalah bagi banyak siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana keterampilan psikomotorik siswa meningkat sebelum dan sesudah praktikum. Studi ini akan mengukur elemen psikomotorik dengan menggunakan lima komponen rubrik penilaian: ketepatan membaca skala, keterampilan menggunakan alat, kepatuhan terhadap prosedur, kepercayaan diri, dan ketelitian mencatat data. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain kuasi-eksperimental. Data dikumpulkan melalui pretes dan postes, serta dianalisis menggunakan uji statistik deskriptif dan inferensial untuk mengetahui efektivitas pembelajaran berbasis praktikum dalam meningkatkan keterampilan psikomotorik siswa. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada keterampilan psikomotorik siswa setelah mengikuti praktikum. Rata-rata skor pretes sebesar 52,3 meningkat menjadi 82,1 pada postes, dengan rata-rata peningkatan 56,8%. Selain itu, hasil observasi berbasis rubrik menunjukkan peningkatan positif pada semua aspek yang diukur, dengan skor tertinggi pada aspek kepercayaan diri (4,0 dalam kategori Sangat Baik). Akibatnya, pembelajaran berbasis praktikum terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan psikomotorik siswa ketika mereka menggunakan alat ukur fisika. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan betapa pentingnya menerapkan pendekatan pembelajaran berbasis praktikum secara lebih intensif untuk meningkatkan keterampilan psikomotorik siswa dalam pendidikan fisika.
Uji Instrumen Penilaian Sikap Ilmiah Siswa Menggunakan Angket Berbasis Google Form Sakdiah, Halimatun; Sabani, Sabani; Solikin, Solikin; Anhar, Ina; Aulia, Indi; Dalimunthe, Nova Lestari
Indonesian Journal of Education and Development Research Vol 3, No 2 (2025): Juli 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/ijedr.v3i2.5810

Abstract

Penelitian ini membahas masalah sikap ilmiah siswa dalam konteks pembelajaran, dengan tujuan untuk menganalisis kevalidan dan keandalan instrumen peniliaan sikap ilmiah yang digunakan. Penelitian ini dilakukan dengan metode kuantitatif, dengan pengumpulan data melalui angket berbasis Google Form yang disebarkan kepada siswa. Data yang diperoleh menunjukkan bahwa mayoritas siswa memiliki sikap ilmiah yang positif, dengan nilai rata-rata yang tinggi pada indikator ketekunan, berpikir kritis, dan kerjasama. Hasil analisis menunjukkan bahwa instrumen yang digunakan memiliki validitas dan reliabilitas yang baik, sehingga dapat diandalkan untuk mengukur sikap ilmiah siswa. Selain itu penggunaan teknologi dalam penilaian dapat meningkatkan partisipasi siswa, dan disarankan untuk meningkatkan literasi digital serta variasi metode asesmen guna mencapai hasil yang lebih komprehensif dalam pengembangan pendidikan.
Analysis of Students’ Cognitive Conceptual Understanding on Temperature and Heat Material Using a Four-Tier Multiple Choice Diagnostic Test Aini, Hikmah; Sabani, Sabani; Solikin, Solikin; Manik, Krisdayanti; Harahap, Resti Amelya; Putri, Rita Ivanka Pratama; Sibagariang, Selpi Andryani Br.
Lensa: Jurnal Kependidikan Fisika Vol. 13 No. 1: June 2025
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/j-lkf.v13i1.15822

Abstract

Persistent misconceptions about temperature and heat often undermine students’ progress in thermodynamics.  This study therefore analysed Grade-11 learners’ conceptual understanding of these topics using a Four-Tier Multiple-Choice Diagnostic Test, an instrument that registers answer correctness, explanatory reasoning, and confidence on both selections.  A descriptive quantitative design was adopted.  Thirty students from class XI-34 of SMAN 3 Medan completed a five-item test that had been validated by experts and piloted for clarity; psychometric checks on the study sample confirmed good reliability (Cronbach’s α = 0.88) and adequate item validity (four of five items met the r-table criterion).  Responses were coded into four epistemic categories—Understands Concept (UC), Lacks Knowledge (LK), Misconception (MC), and Error (E)—and analysed. Findings show that overall achievement averaged 30 %, with individual scores ranging from 0 % to 80 %.  Across the entire data set, only 27.3 % of responses were classified as UC, while 19.8 % fell into LK, 45.3 % into MC, and 8.0 % into E.  Item-level analysis revealed that the highest misconception rate (73.3 %) occurred on the question concerning the effect of temperature on objects, whereas the phase-change item yielded the strongest understanding (46.7 % UC, 20 % MC).  These results confirm that misconceptions—especially the conflation of heat with temperature—constitute the principal barrier to coherent learning in this cohort. The study underscores the diagnostic power of four-tier instruments and recommends their wider use across other physics domains, enabling teachers to design confidence-sensitive interventions that directly target high-certainty errors and reinforce fragile correct ideas.
Analysis of a Higher-Order Thinking Skills Assessment Instrument Leveraging Wordwall Embedded in Google Sites for Newton’s Laws Instruction Sari, Lindya; Sabani, Sabani; Solikin, Solikin; Simangunsong, Rufasa Mutia Salwa; Situmorang, Agtrimas; Aldina, Dayang; Nadiyah, Nadiyah
Lensa: Jurnal Kependidikan Fisika Vol. 13 No. 1: June 2025
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/j-lkf.v13i1.15823

Abstract

This study aimed to develop and validate a Higher-Order Thinking Skills (HOTS) assessment instrument that leverages Wordwall activities embedded in Google Sites for teaching Newton’s Laws. A quantitative-descriptive design with an evaluative approach was employed. Nineteen Grade XI science students from Gajah Mada Private Senior High School were selected through purposive sampling. Item analysis examined validity, reliability, difficulty level, and discrimination power. Of the ten multiple-choice items constructed, five (50 %) met validity criteria, and the instrument achieved a reliability coefficient of 0.492, indicating adequate internal consistency. Difficulty indices classified three items as difficult and seven as moderate, while discrimination indices categorized two items as very good, three as good, one as fair, and four as poor. Students’ mean achievement score of 37.89 % suggests limited familiarity with HOTS-oriented questions. Pedagogically, embedding Wordwall in Google Sites enhanced learner engagement, reduced test anxiety, increased comfort, and simplified teachers’ post-test analysis through automated scoring. Consequently, the HOTS-based instrument is not only statistically sound but also practically effective for supporting digital physics instruction.
Uji Instrumen Penilaian Sikap Ilmiah Siswa Menggunakan Angket Berbasis Google Form Sakdiah, Halimatun; Sabani, Sabani; Solikin, Solikin; Anhar, Ina; Aulia, Indi; Dalimunthe, Nova Lestari
Indonesian Journal of Education and Development Research Vol 3, No 2 (2025): Juli 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/ijedr.v3i2.5810

Abstract

Penelitian ini membahas masalah sikap ilmiah siswa dalam konteks pembelajaran, dengan tujuan untuk menganalisis kevalidan dan keandalan instrumen peniliaan sikap ilmiah yang digunakan. Penelitian ini dilakukan dengan metode kuantitatif, dengan pengumpulan data melalui angket berbasis Google Form yang disebarkan kepada siswa. Data yang diperoleh menunjukkan bahwa mayoritas siswa memiliki sikap ilmiah yang positif, dengan nilai rata-rata yang tinggi pada indikator ketekunan, berpikir kritis, dan kerjasama. Hasil analisis menunjukkan bahwa instrumen yang digunakan memiliki validitas dan reliabilitas yang baik, sehingga dapat diandalkan untuk mengukur sikap ilmiah siswa. Selain itu penggunaan teknologi dalam penilaian dapat meningkatkan partisipasi siswa, dan disarankan untuk meningkatkan literasi digital serta variasi metode asesmen guna mencapai hasil yang lebih komprehensif dalam pengembangan pendidikan.