Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Pengembangan Model Prediksi Penyakit Ginjal Menggunakan Algoritma Random Forest, Support Vector Machine, dan Deep Learning Berbasis LSTM dengan Implementasi Flask Fikri, Muhammad Al; Hernawati, Elis
eProceedings of Applied Science Vol. 11 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : eProceedings of Applied Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — Penyakit ginjal kronis (PGK) merupakan salah satu masalah kesehatan global yang serius karena sering kali tidak menimbulkan gejala pada tahap awal namun berisiko berujung pada gagal ginjal. Penelitian ini bertujuan membangun model prediksi dini PGK menggunakan tiga algoritma, yaitu Random Forest, Support Vector Machine (SVM), dan Long Short-Term Memory (LSTM), yang kemudian diimplementasikan pada sistem berbasis web dengan framework Flask. Proses pengembangan mengikuti tahapan CRISP-DM, mulai dari eksplorasi dan pembersihan data, pelatihan, evaluasi, hingga implementasi. Dataset yang digunakan berasal dari UCI dengan 26 fitur medis. Evaluasi dilakukan menggunakan akurasi, presisi, recall, dan F1-score, dengan hasil terbaik ditunjukkan oleh Random Forest yang mencapai akurasi 99,1% pada pembagian data 70:30. Sistem berbasis Flask ini dirancang agar mudah digunakan tenaga medis tanpa harus memahami aspek teknis pemrograman. Selain itu, integrasi LIME membantu meningkatkan transparansi prediksi dengan menampilkan kontribusi fitur secara visual.
DIGITALISASI ADMINISTRASI RUKUN TETANGGA: IMPLEMENTASI LAYANAN SURAT MENYURAT BERBASIS GOOGLE APPS SCRIPT Paramita Mayadewi; Elis Hernawati; Wardani Muhamad
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2025): Volume 6 No 3 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i3.47566

Abstract

Administrasi di tingkat Rukun Tetangga (RT) masih banyak dilakukan secara manual, terutama dalam layanan surat menyurat seperti surat pengantar, surat keterangan tidak mampu, surat keterangan domisili, dan lain sebagainya. Proses administrasi yang masih dilakukan secara manual sering kali menyebabkan keterlambatan layanan, resiko kehilangan dokumen, dan ketidakefisienan dalam pencatatan arsip. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan untuk membantu digitalisasi administrasi RT melalui pengembangan aplikasi layanan surat menyurat berbasis website yang dibangun menggunakan Google Apps Script. Aplikasi yang dikembangkan terintegrasi dengan Google Forms, Sheets, dan Docs, sehingga dapat mengotomatisasi proses permohonan dan pencetakan surat secara real-time serta menyimpan data secara sistematis di cloud. Hasil kegiatan menunjukkan respon yang positif dari pengurus RT maupun warga. Sistem ini tidak hanya mempercepat proses pelayanan administratif, tetapi juga memberikan pengalaman baru dalam pelayanan publik berbasis teknologi. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa digitalisasi administrasi RT menggunakan platform gratis dan mudah diakses seperti Google Apps Script merupakan solusi praktis dan relevan untuk mendorong transformasi digital pada skala komunitas kecil.
INTEGRASI CHATBOT UNTUK LAYANAN DAN PRODUK SENTRA KREASI Elis Hernawati; RA Paramita Mayadewi; Tedi Gunawan; Heru Nugroho
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2025): Volume 6 No 3 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i3.47628

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai sektor, termasuk UMKM. Integrasi chatbot menjadi solusi inovatif untuk meningkatkan layanan dan efisiensi operasional UMKM. Chatbot memungkinkan bisnis kecil mengotomatiskan komunikasi, mengurangi waktu tanggap, dan meningkatkan pengalaman pelanggan dengan kemampuan beroperasi 24/7. Memahami penerapan dan manfaat chatbot sangat penting bagi pelaku bisnis dan peneliti yang ingin mendukung pertumbuhan dan keberlanjutan UMKM di era modern. Chatbot akan menjadi alat penting dalam meningkatkan efisiensi operasional dan daya saing UMKM di Kabupaten Bandung. Solusi pengabdian masyarakat yang ditawarkan oleh program ini mencakup analisis kebutuhan, implementasi chatbot yang sesuai dengan kebutuhan usaha, pelatihan bagi pelaku UMKM, dan evaluasi yang berkelanjutan. Dengan demikian, diharapkan bahwa program ini akan memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan literasi digital dan pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Bandung serta berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi melalui pengembangan UMKM.
PEMBERDAYAAN KELOMPOK TANI DALAM PENGELOLAAN SMART GREENHOUSE DAN OPTIMALISASI HIDROPONIK BERBASIS IOT UNTUK MENDUKUNG ASTA CITA 2 DI KECAMATAN SELAAWI, GARUT Elis Hernawati; Tedi Gunawan; Renny Sukawati
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 4 (2025): Volume 6 No 4 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i4.50667

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini memberdayakan Kelompok Tani Sawargi Cijeruk yang memiliki 45 anggota melalui penerapan smart greenhouse berbasis IoT yaitu penggunaan sensor (suhu, RH, pH, TDS), optimalisasi hidroponik, dan pelatihan pemasaran digital (Instagram, Shopee). Metode bertahap mencakup sosialisasi, pelatihan dan pendampingan, penginstalan teknologi, penggunaan dashboard berbasis web dan mobile, dan pemasaran digital. Pada kegiatan pelatihan dan pendampingan lebih dari 80% peserta terlibat dalam kegiatan, dua akun bisnis digital aktif, instalasi dashboard IoT aktif, dan kemampuan 60% peserta untuk mengoperasikan dashboard monitoring. Parameter OECD-DAC (relevansi, efektivitas, efisiensi, dampak, keberlanjutan) dan Kirkpatrick (reaksi, pembelajaran, perilaku, hasil) digunakan dalam evaluasi. Temuan awal menunjukkan bahwa literasi teknologi telah meningkat, uji coba pemasaran langsung, dan efisiensi pemantauan tanaman telah meningkat. Namun, kemampuan operator masih di bawah 57%, yang dipengaruhi oleh konektivitas desa, kapasitas digital, dan biaya perangkat. Program memenuhi SDG S 2 atau Zero Hunger dan Asta Cita 2.