Claim Missing Document
Check
Articles

Bridging Classroom and Home Learning: A Seamless Learning Framework for Elementary Students Rindaningsih, Ida; Kurniawan, Machful Indra; Ismail, Wan Omar Ali Saifuddin bin Wan
Profesi Pendidikan Dasar Vol. 12, No. 2, August 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/ppd.v12i2.9896

Abstract

Promoting Self-Regulated Learning (SRL) is pivotal to enhancing student achievement within contemporary educational contexts. Traditional classroom methodologies often hinder the cultivation of self-regulated learning, leading to inconsistent academic outcomes. This study examines the Seamless Learning framework, which synthesises formal and informal learning environments, to foster self-regulated learning among primary school students. In a quasi-experimental design, ninety-two fourth-year primary school pupils were divided into experimental and control groups. The experimental group engaged in Seamless Learning interventions across domestic, community, and classroom settings, whereas the control group received conventional classroom instruction. A variety of validated instruments were employed to evaluate self-regulated learning (SRL). In comparison to the control group, the experimental group demonstrated significant enhancements in self-regulated learning (SRL) and academic outcomes. The Seamless Learning framework proved effective for both high- and low-SRL pupils, underscoring its versatility. The efficacy of this approach was contingent upon robust teacher facilitation and active parental engagement; (The findings indicate that incorporating the Seamless Learning framework into curricula significantly enhances the development of lifelong learning competencies. This approach not only elevates academic performance but also fosters learner autonomy by addressing diverse educational needs
PENDIDIKAN KARAKTER RELIGIUS BERBASIS BUDAYA SEKOLAH DI SD ISLAM PLUS AS-SYAFI'IYAH TANGGULANGIN Maftukha, Aniq; Kurniawan, Machful Indra
Jurnal Kiprah Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Kiprah Pendidikan | Januari 2023
Publisher : Program Studi Pendididikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/kpd.v2i1.169

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan Pendidikan karakter religius berbasis budaya sekolah di SD Islam Plus As-Syafi’iyah Tanggulangin Sidoarjo. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data yang dilakukan menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Untuk analisis data yang dilakukan dengan menggunakan pengumpulan data (data collection), Reduksi Data (Data Reduction), Penyajian Data ( Data Display ), Penarikan Kesimpulan/Verifikasi (conclusions). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pendidikan karakter religius berbasis budaya sekolah di SD Islam Plus As-Syafi’iyah Tanggulangin diintegrasikan dalam tiga jenis Pendidikan yaitu Pendidikan Intrakurikuler, Kokurikuler, dan Ekstrakurikuler. Dalam Pendidikan intrakurikuler diterapkan dengan menambah materi ajar pembelajaran PAI (Fiqih, Aqidah dan Bahasa Arab), penyusunan RPP serta memberikan pesan-pesan moral dan nilai-nilai religius pada setiap akhir pembelajaran. Dalam Pendidikan kokurikuler mengunakan praga, praktik dan media sebagai penunjang pembelajaran. Dan pada Pendidikan ektrakurikuler seperti drum band, pramuka, computer, kaligrafi, Qira’ah dan seni sholawat Al-banjari. Terdapat Pembelajaran Al-Qur’an dengan menggunakan metode pembelajaran Qira’ati sebagai menunjang program  tahfidz Qur’an. Budaya sekolah yang dimiliki yaitu 5S, sholat berjama’ah, shobahul Qur’an, berdo’a sebelum dan sesudah belajar, budaya membaca surah-surah pendek dalam juz 30, budaya membaca do’a–do’a harian, budaya membaca dan menulis Al-Qur’an, budaya infaq pada hari jum’at, budaya peringatan hari besar islam, budaya wisata religi.
Tri Pusat Pendidikan Sebagai Sarana Pendidikan Karakter Anak Sekolah Dasar: Tri Education Center as a Means of Character Education for Elementary School Children Kurniawan, Machful Indra
Pedagogia : Jurnal Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2015): February
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/pedagogia.v4i1.71

Abstract

Globalisasi memberikan dampak positif dan negatif bagi setiap warga negara indonesia. namun, tidak setiap warga negara menyikapi dampak negatif globalisasi dengan baik. Terjadinya penurunan kuwalitas moral bangsa merupakan salah satu dampak negatif dari globalisasi.Pemerintah tampaknya sudah mulai sadar akan pentingnya nilai moral bagi sebuah bangsa, hal tersebut dapat terlihat dengan digalakannya pembangunan moral bangsa melalui pendidikan karakter dalam sistem pendidikan nasional sejak tahun 2010 hingga saat ini yang diintegrasikan dalam kurikulum 2013.Tri pusat pendidikan merupakan sarana yang tepat dalam membentuk karakter anak, terutama anak sekolah dasar. pembentukan karakter anak sekolah dasar dapat dilakukan dengan cara menanamkan nilai-nilai karakter secara konsisten baik ketika anak berada dalam lingkungan keluarga, lingkungan sekolah, maupun lingkungan masyarakat. Dengan adanya konsistensi tersebut, karakter yang diharapkan dapat tertananam dengan baik sehingga terbentuk kakrakter yang baik.
Mendidik Untuk Membentuk Karakter Siswa Sekolah Dasar: Studi Analisis Tugas Guru Dalam Mendidik Siswa Berkarakter Pribadi Yang Baik: Educating to Shape the Character of Elementary School Students: An Analysis Study of Teacher's Tasks in Educating Students with Good Personal Character Kurniawan, Machful Indra
Pedagogia : Jurnal Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2015): August
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/pedagogia.v4i2.14

Abstract

Pendidikan merupakan suatu proses yang dilakukan secara sadar untuk mengembangkan potensi peserta didik secara aktif agar dapat memiliki kemampuan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta ketrampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara. Guru merupakan tenaga profesional yang memiliki tugas untuk mengajar, mendidik dan melatih siswa sesuai dengan tujuan yang diharapkan. Untuk menjalankan tuganya sebagai pendidik, guru tidak hanya mentransfer ilmu saja, melainkan juga mendidik dalam arti lain membentuk karakter siswa menjadi pribadi yang baik. Dalam membentuk karakter siswa sekolah dasar menjadi pribadi yang baik dapat dilakukan dengan cara menentukan, melaksanakan, dan membiasakan siswa sekolah dasar untuk melakukan kegiatan yang sesuai dengan pembentukan karakter yang diharapkan dalam proses pembelajaran. Dengan demikian tugas guru dalam mendidik untuk membentuk karakter siswa sekolah dasar dapat tercapai dengan baik.
Penerapan Pengajaran Terbalik untuk Meningkatkan Hasil Belajar Mahasiswa PGSD UMSIDA pada Materi Pertidaksamaan Linier: Application of Reverse Teaching to Improve Student Learning Outcomes of PGSD UMSIDA on Linear Inequality Materials Amir, Mohammad Faizal; Kurniawan, Machful Indra
Pedagogia : Jurnal Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2016): February
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/pedagogia.v5i1.85

Abstract

Salah satu masalah pada pembelajaran matematika di lingkungan PGSD adalah rendahnya kompetensi mahasiswa calon guru sekolah dasar dalam menguasai materi-materi di tingkat sekolah dasar. Masalah yang terjadi pada mahasiswa PGSD Universitas Muhammadiyah Sidoarjo semester I tahun ajaran 2015-2016 di kelas A-2 adalah mahasiswa mengalami kesalahan konsep, prinsip, dan operasi yang relatif tinggi; aktivitas pembelajaran belum optimal; minat mahasiswa terhadap matematika kurang; dan interaksi antar mahasiswa belum optimal. Masalah-masalah tersebut bermuara pada rendahnya hasil belajar matematika mahasiswa pada materi pertidaksamaan. Untuk mengatasi masalah tersebut perlu dicarikan solusi yang tepat yakni penerapan pengajaran terbalik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui “apakah penerapan pengajaran terbalik dapat meningkatkan hasil belajar matematika pada materi pertidaksamaan linier bagi mahasiswa di kelas A-2 semester I?’. Rancangan penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari 2 siklus yang dilakukan dalam 2 kali pertemuan. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan disimpulkan bahwa penerapan pengajaran terbalik dapat meningkatkan hasil belajar mahasiswa PGSD universitas muhammadiyah sidoarjo di kelas A-2 pada materi pertidaksamaan matakuliah konsep dasar matematika. Peningkatan tersebut ditandai dengan: (1) menurunya kesalahan kesalahan konsep, prinsip, dan operasi; (2) meningkatnya aktivitas mahasiswa; (3) meningkatnya minat mahasiswa terhadap matematika; (4) meningkatnya interaksi antar mahasiswa selama pembelajaran.
Pengembangan Perangkat Pembelajaran PKn Berbasis Pembelajaran Aktif untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Sekolah Dasar: Development of Civics Learning Tools Based on Active Learning to Improve Learning Outcomes of Elementary School Students Kurniawan, Machful Indra; Afandi, Rifki
Pedagogia : Jurnal Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2016): August
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/pedagogia.v5i2.242

Abstract

Penelitian ini bertujuan: (1) mengembangkan perangkat pembelajaran PKn berbasis pembelajaran aktif, (2) mendeskripsikan kualitas hasil pengembangan. (3) mendeskripsikan keterlaksanaan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) PKn selama kegiatan pembelajaran. (4) mengetahui peningkatan hasil belajar siswa SD setelah diterapkan. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model pengembangan perangkat Dick & Carey. Objek penelitian adalah perangkat pembelajaran PKn dan subjek uji coba adalah siswa kelas IV SD N Tambakrejo II Gresik. Hasil penelitian yaitu: (1) Pengembangan perangkat pembelajaran dengan cara mengidentifikasi tujuan pembelajaran, menganalisis pembelajaran, mengalisis siswa, merumuskan tujuan pembelajaran, menyusunan tes beracuan kriteria, mengembangkan strategi pembelajaran, memilih media pembelajaran, mengembangkan perangkat pembelajaran, dan melaksanakan validasi. (2) Kualitas perangkat pembelajaran diperoleh berdasarkan hasil validasi para ahli yaitu silabus, RPP, LKS, dan BAS yang memiliki kategori sangat baik. (3) Keterlaksanaan RPP pada uji coba 1 dan uji coba 2 dalam 3 pertemuan memiliki kategori rata-rata sangat baik. (4) Hasil uji coba pengembangan perangkat pembelajaran PKn SD pada uji coba 1 dan uji coba 2 terjadi peningkatan hasil belajar siswa sebesar 21%.
Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Kewarganegaraan Melalui Strategi Active Learning: Improving Citizenship Education Learning Outcomes Through Active Learning Strategies Kurniawan, Machful Indra
Pedagogia : Jurnal Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2017): February
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/pedagogia.v6i1.764

Abstract

This study aimed to know the effectiveness of active learning in Civic Education course at UMSIDA. This study used Classroom Action Research design with 2 cycles and 4 main activities in each cycle, namely planning, acting, observing, and reflecting. The researcher took 36 (3 male and 33 female) second semester students of Primary School Education Department, particularly A2 class, academic year 2015/2016 as the subjects of the study. The results showed that the students’ score got improved 72% in cycle I (26 students) and 86% in cycle 2 (31 students). In short, the implementation of active learning was able to increase the students’ learning outcome in Civic Education course.
The Role of Extracurricular, Co-curricular, and Curricular Activities in the Development of Talent Interests of Elementary School Students Herdianti, Riza Alifia; Zahra, Savina Aqila; Firdausi, Novita; Zhafira, Nurul; Kurniawan, Machful Indra
Procedia of Social Sciences and Humanities Vol. 6 (2024): International Conference Psychology and Education Transformation For Bright Future
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/pssh.v6i.519

Abstract

This article reviews the role of extracurricular, co-curricular, and curricular activities in supporting the development of students' interests and talents at SD Muhammadiyah 1 Gempol. The development of students' interests and talents is considered to play an important role in shaping their character and developing their academic abilities. This study used a descriptive qualitative approach with observation, interview and data collection methods. This article is assembled based on a literature review as well as data analysis to find out the results of these activities contributing to the development of students' interests and talents.
The Role of Habituation in Instilling Religious Values in Elementary Students Kurniawan, Machful Indra; Nisa, Khoirun; Amanillah, Alivia Nur; Khoirul, Aprilia Manunggal Putri Al; Hudiyah, Syfaul; Munawaroh, Hidayatul
Procedia of Social Sciences and Humanities Vol. 6 (2024): International Conference Psychology and Education Transformation For Bright Future
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/pssh.v6i.521

Abstract

Building religious character among elementary school students is a crucial component in the world of education, which can be the foundation for their daily actions and behaviors. In view of this, SD Muhammadiyah 1 Gempol applies the habituation of religious activities in shaping students' religious character. This study aims to examine more concrete strategies in instilling religious values in elementary school students, one of which is using the habituation method. The method used in this research is descriptive qualitative method. Where data collection is done through interviews, observation, and documentation as well as reviewing previous articles relevant to this research. The subjects in this study were students of SD Muhammadiyah 1 Gempol. The results of this study only describe in-depth interviews and observations that have been conducted on research subjects so as to provide a clear picture of the implementation of religious character education through habituation methods. The results of the research at SD Muhammadiyah showed success in increasing the religious value of students carried out through habituation of morning apple activities by reading short letters, asmaul husna, and Muhammadiyah student promises.
Pengembangan Karater Percaya Diri Siswa Kelas IV Melalui Metode Diskusi di SDN Bareng Krajan 2 Krian Arto, Aldy Budi; Kurniawan, Machful Indra
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 10 No. 3 (2023): September
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v10i3.1935

Abstract

The research was conducted with the aim of describing the application of the discussion method in cultivating a confident character and to show an increase in the value of self-confidence in thematic learning in class IV B students at SDN Bareng Krajan 2 Krian. In this study the method used was classroom action research which was applied in 2 cycles. The subjects in this study were students of class IV B SD Bareng Krajan 2. The data collection technique in this study was obtained from the results of a questionnaire related to the value of the character of self-confidence in each cycle. The data analysis technique used in this study was carried out descriptively. The results obtained from the application of this discussion method can increase the value of the character of self-confidence which is shown from the average value obtained. The average self-confidence score of students in class IV B was 56.90 then in cycle I it became 64.25 and in cycle II it became 76.30 with an average score above the KKM which was 75.0 which had been determined by the researcher. The value of the character of self-confidence in class IV B students based on the acquisition of values ​​from the results of the questionnaire found an increase with the application of the discussion method to learning activities.