Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Eksplorasi Kode Etik Guru Dalam Konteks Pendidikan Indriawati, Prita; Azzahra, Fadhilah; Nisa’, Nabila Tun; Pardede, Christopher Immanuel Enggar; Latif, Latif; Ihsan, Bayu
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 5 No. 4 (2025): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v5i4.1128

Abstract

Kode Etik Guru berfungsi sebagai panduan dalam mengatur perilaku guru dalam berbagai situasi pendidikan. Guru seringkali dihadapkan pada tantangan praktis, seperti konflik antara kode etik dan kebijakan sekolah, atau situasi yang membingungkan mengenai tindakan etis. Urgensi penelitian ini adalah untuk memahami konsep Kode Etik Guru dalam konteks pendidikan. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi literatur, membahas aspek-aspek kunci dari Kode Etik Guru, termasuk sejarah, prinsip-prinsip etika, dan dampak. Melalui metode studi literatur dan teori, Kode Etik Guru terbukti sebagai panduan moral dan profesional. Analisis kasus nyata menunjukkan bahwa implementasi yang konsisten mampu mencegah pelanggaran etika, memberikan dampak positif, dan meningkatkan kualitas pendidikan di lingkungan sekolah. Implementasi efektif dari Kode Etik Guru dapat membentuk dasar moral yang kokoh, mencegah pelanggaran etika, dan secara menyeluruh meningkatkan kualitas pembelajaran di lingkungan sekolah. Oleh karena itu, penting bagi guru untuk terus mematuhi kode etik, sambil melakukan pembaruan dan penyesuaian berkala agar tetap relevan dengan perkembangan zaman dan dinamika pendidikan.
PENGEMBANGAN PROFESIONALISME GURU DALAM PEMBELAJARAN PADA KURIKULUM MERDEKA DI SMK NEGERI 3 BALIKPAPAN Indriawati, Prita; Prasetya, Kiftian Hady; Susilo, Ganjar; Sari, Indra Yusnita; Hayuni, Sajaratun
JURNAL KOULUTUS Vol. 6 No. 1 (2023): JURNAL KOULUTUS
Publisher : LPPM Universitas Kahuripan Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/koulutus.v6i1.867

Abstract

The purpose of this article is to find out the development of teacher professionalism in learning the independent curriculum. The method used in this research is qualitative. Data obtained by observation and interviews with teachers. The independent curriculum that is implemented at SMK Negeri 3 Balikpapan is emphasized on subjects. Support from professional organizations greatly supports teachers in preparing for learning to implement the independent curriculum. Teachers receive training in learning the independent curriculum, the core of the independent curriculum, namely the Independent Curriculum, is here to perfect the implementation of the Curriculum. Implementation at SMK Negeri 3 Balikpapan on the independent learning curriculum for teachers catches up with literacy and numeracy. For students, the independent curriculum can provide solutions for improving the curriculum, before the curriculum can be implemented in stages according to the readiness of each school.
Implementasi Peran dan Tugas Guru Dalam Kurikulum Merdeka Indriawati, Prita; Sari, Dewi Ratna; Firda, Queen Ika Dewi Ayu Ana; Budiono, Nasywa Haniifa; Mariam, Mariam; Rakasiwi, Muhammad Rifki
Kompetensi : Jurnal Pendidikan dan Humaniora Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UNIBA Vol 18 No 1 (2025): Kompetensi
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/kompetensi.v18i1.352

Abstract

The implementation of the role and duties of teachers in the Independent Curriculum is not only limited to delivering information, but also involves the role of teachers as facilitators who not only provide motivation and inspiration to students, but are also responsible for ensuring the realization of an optimal learning process. The purpose of this study is to provide an overview of the role and duties of teachers in implementing the independent curriculum. The method used in this study uses a qualitative research method, which is interactive with data sources in order to obtain meaning. In this study, researchers used data collection techniques using literature reviews, which include studies related to various existing writings or sources, both in the form of books, journals, articles, theses and other accurate sources available from the internet. The results of this study are that the readiness of the implementation of the role of teachers and school assignments in the Independent Learning Curriculum is quite good. This can be proven by the presence of driving teachers in each school, who have a key role as leaders in bringing about positive change, improving the quality of teaching, successfully encouraging the independence of fellow teachers, forming a dynamic learning environment through discussion and collaboration, and improving the quality of student leadership in schools.
IMPLEMENTASI LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM KURIKULUM MERDEKA DI SMP NEGERI 9 BALIKPAPAN Indriawati, Prita; Hasanah, Maulidia; Ferbriyani, Anugrah; Winata, Siti Zahra; Arum, Aprilia Chandra
Kompetensi : Jurnal Pendidikan dan Humaniora Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UNIBA Vol 17 No 2 (2024): Kompetensi
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/kompetensi.v17i2.354

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi implementasi layanan bimbingan dan konseling dalam kurikulum merdeka di SMP Negeri 9 Balikpapan. Fokus penelitian ini yaitu keefektifan berbagai strategi dan metode konseling serta dampaknya terhadap perkembangan peserta didik. Metodologi penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan survei untuk data umum dan wawancara mendalam dengan konselor. Hasil wawancara menunjukkan penerimaan positif dari peserta didik yang menjadi semakin mudah menyelesaikan masalah yang dialami terkait bimbingan karir serta mendapatkan pengalaman belajar yang lebih baik setelah diberikan bimbingan oleh konselor. Temuan penelitian ini memberikan pemahaman mendalam tentang peran konselor dalam meningkatkan kesejahteraan peserta didik, dengan implikasi praktis seperti peningkatan pelatihan konselor dan integrasi metode konseling inovatif dalam kurikulum merdeka. Penelitian ini memberikan kontribusi penting pada literatur bimbingan dan konseling, membuka jalan untuk perbaikan lanjutan pada kurikulum mendatang.
Eksplorasi Debat Bahasa Indonesia untuk Memperkuat Literasi Lisan di Sangatta Sinambela, Sesi Marselina; Musdolifah, Ari; Sari, Besse Intan Permata; Istianingrum, Rika; Retnowaty, Retnowaty; Prasetya, Kiftian Hady; Indriawati, Prita; Casmudi, Casmudi; Nuraini, Nuraini
JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 3 No. 3 (2025): MEI
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/japm.v3i4.5510

Abstract

Literasi lisan merupakan keterampilan fundamental yang mencakup kemampuan berbicara dan menyimak dalam konteks pembelajaran abad ke-21, namun siswa SMA sederajat di wilayah Sangatta masih menghadapi kendala dalam mengembangkan keterampilan berbicara, khususnya dalam hal kepercayaan diri dan kemampuan berpikir kritis. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan literasi lisan siswa melalui penyelenggaraan lomba debat bahasa Indonesia sebagai sarana penguatan keterampilan berbicara dan kemampuan berpikir kritis. PKM dilaksanakan dalam empat tahap yaitu persiapan, pelaksanaan, evaluasi, dan penyusunan laporan dengan menggunakan sistem parlemen Asia dalam format eliminasi yang melibatkan 12 sekolah dari Kabupaten Kutai Timur dan Kota Bontang, dimana peserta dinilai berdasarkan tiga kriteria yaitu isi, penyampaian, dan strategi sesuai pedoman Lomba Debat Bahasa Indonesia (LDBI). Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada keterampilan berbicara peserta dalam tiga aspek penilaian debat, dimana peserta menunjukkan kemajuan dalam penguasaan materi argumentasi, teknik penyampaian yang meliputi kontrol sikap tubuh dan volume suara, serta strategi pengelolaan waktu debat, sementara kemampuan berpikir kritis peserta juga berkembang melalui proses penyusunan logika argumentasi dan analisis data konkret. Lomba debat bahasa Indonesia terbukti efektif sebagai sarana penguatan literasi lisan di era digital yang berhasil meningkatkan kepercayaan diri siswa dalam berbicara di depan umum dan mengembangkan kemampuan argumentasi yang terstruktur, dengan rekomendasi untuk kegiatan serupa meliputi perpanjangan alokasi waktu, pelatihan pra-lomba yang intensif, dan integrasi teknologi digital.
Peran Sekolah Ramah Anak Dalam Penguatan Kearifan Lokal Bagi Siswa Miskin Ekstrem Sekolah Dasar di Balikpapan Casmudi, Casmudi; Indriawati, Prita; Waskitoningtyas, Rahayu Sri
Jurnal Penelitian Agama Hindu Vol 9 No 4 (2025)
Publisher : Jayapangus Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37329/jpah.v9i4.4287

Abstract

Child-Friendly Schools in Balikpapan currently have not yet built local wisdom for their students, especially in the context of education and daily life. This local wisdom can be utilized as a culture-based approach to support them socially, emotionally, and practically. The objectives of this study (1) explain the form of involvement of parents and school committees in the local wisdom of Child-Friendly Schools (SRA); and (2) explain the experiences of extremely poor students (SME) regarding the comfort of learning motivation. The subjects of the study were selected from extremely poor students in Elementary Schools (SD) in Balikpapan, together with teachers, principals, and parent representatives. This type of research refers to qualitative research. The sample was determined purposively, namely SDN 001 Balikpapan Timur, SDN 002 Balikpapan Selatan, SDN 001 Balikpapan Kota, SDN 004 Balikpapan Barat, SDN 009 Balikpapan Utara, and SD Kumala Bhayangkari. Data collection involved in-depth interviews with students, teachers, and principals, observations of classroom learning habits, and analysis of related documents. Data were analyzed inductively, with a theoretical basis of phenomenology to understand subjective experiences, ethnography for cultural context, and discourse analysis for language interpretation. The main result is that child-friendly school education can build local wisdom in extremely poor students. In conclusion (1) child-friendly school learning for Extreme Poor Students requires support from parents, committees and services to help their stability, emotions and mentality; and (2) improving learning outcomes, individual approaches, social assistance and strengthening teacher motivation are effective strategies to improve student experiences related to motivation for learning outcomes.
Pengenalan World Schools Style of Debating di Tingkat SMK Se-Kabupaten Kutai Timur dan Kota Bontang Retnowaty, Retnowaty; Indriawati, Prita; Yuniarti, Suci; Musdolifah, Ari; Casmudi, Casmudi; Istianingrum, Rika; Intan Permatasari, Besse
Jurnal Pengabdian Masyarakat Wadah Publikasi Cendekia Vol 2 No 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat WPC
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/jpmwpc.v2i1.492

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang diselenggarakan oleh tim dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Balikpapan bertujuan untuk meningkatkan keterampilan debat siswa SMK dengan memperkenalkan format World Schools Style of Debating (WSDC) di Kabupaten Kutai Timur dan Kota Bontang. Dalam kegiatan yang berlangsung pada 18-19 September 2024, para siswa mendapatkan pelatihan intensif mengenai struktur debat, teknik argumentasi, refutasi, dan keterampilan berbicara di depan umum dalam Bahasa Inggris. Program ini bertujuan untuk mempersiapkan siswa tidak hanya untuk kompetisi lokal, tetapi juga kompetisi debat tingkat internasional. Melalui workshop dan simulasi debat, siswa mengembangkan keterampilan berpikir kritis, kemampuan analitis, dan kepercayaan diri dalam berbahasa Inggris. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa program ini memberikan dampak positif dengan meningkatkan pemahaman siswa tentang format debat internasional. Meskipun pelatihan berlangsung dalam waktu singkat, program ini sukses memperkenalkan dan memperkuat keterampilan penting yang diperlukan untuk kompetisi debat dan komunikasi global. Keterbatasan durasi pelatihan dan variasi kemampuan Bahasa Inggris di antara siswa menjadi masukan untuk pengembangan program lebih lanjut, seperti memperpanjang waktu pelatihan atau menambah sesi pendampingan. Program ini diharapkan dapat menumbuhkan budaya berpikir kritis dan keterampilan komunikasi yang berkelanjutan di kalangan siswa SMK.
Analisis Perilaku Belajar pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Siswa Kelas IX SMP Negeri 5 Samboja Indriawati, Prita; Septika, Hety Diana; Prasetya, Kiftian Hady
Kode : Jurnal Bahasa Vol. 13 No. 1 (2024): Kode: Edisi Maret 2024
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/kjb.v13i1.56844

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku belajar pembelajaran Bahasa Indonesia siswa kelas IX SMP Negeri 5 Samboja Timur. Jenis penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan didasarkan pada data-data yang diperoleh dilapangan untuk kemudian dianalisis. Urgensi atau keterdesakan dari penelitian ini yaitu karena perilaku belajar dan hasil belajar bagi siswa saling berkaitan. Kepentingan penelitian ini adalah untuk menganalisis perilaku belajar terhadap hasil belajar siswa. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 5 Samboja. Pemilihan lokasi ini didasari atas terdapatnya beberapa masalah-masalah yang ditemui mengenai perilaku belajar terhadap hasil belajar siswa. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IX SMP Negeri 5 Samboja. Objek pada penelitian ini adalah pengaruh perilaku belajar terhadap hasil belajar siswa. Waktu Pelaksanaan penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari 202. Peserta didik kelas IX SMP Negeri 5 Samboja adalah sumber data dalam penelitian ini dengan jumlah 34 peserta didik.
Analisis Manajemen Keuangan Sekolah Pada Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Indriawati, Prita; Suyanti, Ririn
Jurnal Etnik: Ekonomi-Teknik Vol 1 No 12 (2022): ETNIK : Jurnal Ekonomi dan Teknik
Publisher : Rifa'Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/etnik.v1i12.135

Abstract

Education management itself is seen as a process needed in the world of education to achieve the goals of education itself. The purpose of this paper is to explore school financial management in Vocational High Schools (SMK), as well as to find out the effectiveness of existing financial management in schools. The school used as the object was SMK N 2 Balikpapan with research informants namely the school principal, vice principal for finance, school treasurer, and committee. Based on the research, it was found that the main source of school finance came from BOS funds. The management process begins with deliberations and holding meetings of all teachers and employees with the process of preparing the RKAS and preparing the RAB, based on the plans needed by the school which will first be considered by the School Committee. Realization of school financial management sourced from BOS funds and school committee funds in Vocational High Schools for the 2021/2022 academic year has been carried out efficiently financial While the inhibiting factor is still a lack of BOS funds and school committee funds provided to support the process of school facilities and infrastructure or in other words not in accordance with the previous plan for its realization.
Analysis Of Language Errors At The Morphological Level In Anecdote Text Writing Of Class X Students MP (Marketing Management) Of SMK Negeri 3 Balikpapan Academic Year 2023/2024 Prasetya, Kiftian Hady; Utami, Kasrini Pujining; Indriawati, Prita; Munirah
Santhet: (Jurnal Sejarah, Pendidikan Dan Humaniora) Vol 8 No 1 (2024): Santhet : Jurnal Sejarah, Pendidikan, dan Humaniora
Publisher : Proram studi pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universaitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/santhet.v8i1.3194

Abstract

The purpose of this study was to determine the location of language errors in writing students' anecdotal texts, especially at the morphological level. The method used in this study is qualitative descriptive. The data collection technique used in this study was by giving assignments in the form of written text to class X MP (Marketing Management) students. The analysis in this study is by utilizing tables so that the analysis is more systematic and neat. The results showed that there are some students who still make mistakes in language, especially at the morphological level, which focuses on the removal of affixes, sounds that should not be melted, melting sounds that should not be melted, morpheme replacement, improper use of basic words, and improper repetition of words.