Claim Missing Document
Check
Articles

PERANCANGAN DAN PEMBUATAN SISTEM ELECTRONIC ABSENSI (E-ABSENSI) MAHASISWA/I BERBASIS WEBSITE (STUDI KASUS STIKOM DINAMIKA BANGSA JAMBI) Martono Martono
Jurnal Ilmiah Media Sisfo Vol 10 No 2 (2016): JURNAL ILMIAH MEDIA SISFO
Publisher : LPPM STIKOM Dinamika Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2582.838 KB)

Abstract

Keberhasilan sistem pengajaran dalam perguruan tinggi dapat ditingkatkan dengan adanya teknologi serta sistem informasi yang baik. Salah satu kegiatan dalam proses pengajaran yang ada di perguruan tinggi adalah kegiatan absensi. Proses absensi sendiri sesungguhnya memiliki peranan yang sangat besar terhadap keberhasilan perguruan tinggi. Pada pengimplementasiannya, kegiatan absensi yang sedang berlangsung pada STIKOM Dinamika Bangsa Jambi masih menggunakan media kertas. Penggunaan media kertas sendiri menyebabkan tingginya tingkat kerusakan dan kehilangan data absensi. Electronic Absensi (E-Absensi) merupakan salah satu sistem yang dapat dimanfaatkan untuk menyelesaikan masalah yang ada pada proses kegiatan absensi di STIKOM Dinamika Bangsa Jambi. Sistem Electronic Absensi (E-Absensi) merupakan sistem yang memungkinkan pengguna (user) untuk melakukan proses pencatatan kehadiran dengan menggunakan media elektronik. Adapun sistem Electronic Absensi (E-Absensi) mahasiswa/i dalam penelitian ini dapat dipergunakan oleh administrator, dosen, ketua program studi, staff prodi, mahasiswa/i dan orang tua.
BEKERJA AMAN DI DALAM RUANG TERBATAS Martono Martono
Swara Patra Vol 3 No 1 (2013): Swara Patra
Publisher : Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses identifikasi bahaya dalam ruang terbatas dan pemenuhan akan prosedur memasuki ruang terbatas merupakan faktor krusial dalam menjamin keselamatan pekerja. Konsentrasi gas-gas beracun, kandungan oksigen yang rendah, adanya uap-uap yang dapat terbakar dan bahaya bahaya khusus senantiasa menyertai di dalam ruang terbatas. Pemahaman dimulai dari kemampuan setiap pekerja dalam mengidentifikasi kategori bekerja di dalam ruang terbatas, potensi bahaya, tahap persiapan untuk pengamanan, termasuk isolasi energi berbahaya yang berkaitan dengan pekerjaan di dalam ruang terbatas, tim kerja yang diperlukan, tugas dan tanggung jawabnya serta kompetensi dan keahlian yang diperlukan, pengamanan selama memasuki atau melaksanakan pekerjaan di dalam termasuk bagaimana mempertahankan kondisi atmosfir dalam yang memenuhi syarat dan memonitor kondisi atmosfir tersebut, peralatan yang diperlukan, alat pelindung diri yang harus digunakan serta tindakan penanggulangan keadaan darurat dalam ruang terbatas.
BEKERJA AMAN DI DALAM RUANG TERBATAS Martono Martono
Swara Patra Vol 3 No 1 (2013): Swara Patra
Publisher : Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses identifikasi bahaya dalam ruang terbatas dan pemenuhan akan prosedur memasuki ruang terbatas merupakan faktor krusial dalam menjamin keselamatan pekerja. Konsentrasi gas-gas beracun, kandungan oksigen yang rendah, adanya uap-uap yang dapat terbakar dan bahaya bahaya khusus senantiasa menyertai di dalam ruang terbatas. Pemahaman dimulai dari kemampuan setiap pekerja dalam mengidentifikasi kategori bekerja di dalam ruang terbatas, potensi bahaya, tahap persiapan untuk pengamanan, termasuk isolasi energi berbahaya yang berkaitan dengan pekerjaan di dalam ruang terbatas, tim kerja yang diperlukan, tugas dan tanggung jawabnya serta kompetensi dan keahlian yang diperlukan, pengamanan selama memasuki atau melaksanakan pekerjaan di dalam termasuk bagaimana mempertahankan kondisi atmosfir dalam yang memenuhi syarat dan memonitor kondisi atmosfir tersebut, peralatan yang diperlukan, alat pelindung diri yang harus digunakan serta tindakan penanggulangan keadaan darurat dalam ruang terbatas.
IDENTIFIKASI SUMBER EMISI DAN PERHITUNGAN BEBAN EMISI Martono Martono
Swara Patra Vol 6 No 2 (2016): Swara Patra
Publisher : Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Agar mampu menghitung beban emisi langkah pertama kita harus memahami sumber emisi dan beban emisi sehingga mampu mengestimasi bahan bakar campuran dari data masing – masing komponen dan bagaimana mengkonversi komposisi bahan bakar dari berat ke molarSelain gas CO2, yang dapat menimbulkan efek rumah kaca adalah , Dinitrogen oksida (N2O) serta beberapa senyawa organik seperti gas metana (CH4) dan klorofluoro karbon (CFC). Gas-gas tersebut memegang peranan penting dalam meningkatkan efek rumah kaca. Yang berakibat meningkatnya suhu permukaan bumi akan mengakibatkan adanya perubahan iklim yang sangat ekstrem di bumi. Hal ini dapat mengakibatkan kenaikan tinggi muka air laut, perubahan pola angin, meningkatnya badai atmosferik, perubahan pola hujan dan siklus hidrologi dan lain-lain dan akhirnya berdampak pada ekosistem hutan, daratan, dan ekosistem alam lainnya.
PERHITUNGAN EMISI GAS RUMAH KACA DARI SUMBER PEMBAKARAN TETAP Martono Martono
Swara Patra Vol 6 No 4 (2016): Swara Patra
Publisher : Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setelah pada tulisan sebelumnya tentang mengidentifikasi sumber emisi dan beban emisi sehingga mampu mengestimasi bahan bakar campuran dari data masing-masing komponen dan cara mengkonversinya selanjutnya pada tulisan ini akan membahas bagaimana cara menghitung emisi Gas Rumah Kaca (GRK) dari Sumber Pembakaran Tetap.
FENOMENA GAS RUMAH KACA Martono Martono
Swara Patra Vol 5 No 2 (2015): Swara Patra
Publisher : Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Efek rumah kaca disebabkan karena naiknya konsentrasi gas karbon dioksida (CO2) dan gas-gas lainnya di atmosfer. Kenaikan konsentrasi gas CO2 ini disebabkan oleh kenaikan pembakaran bahan bakar minyak, batu bara dan bahan bakar organik lainnya yang melampaui kemampuan tumbuhan-tumbuhan dan laut untuk menyerapnya. Selain gas CO2, yang dapat menimbulkan efek rumah kaca adalah , Dinitrogenoksida (N2O) serta beberapa senyawa organik seperti gas metana (CH4) dan klorofluorokarbon (CFC). Gas-gas tersebut memegang peranan penting dalam meningkatkan efek rumah kaca yang berakibat meningkatnya suhu permukaan bumi akan mengakibatkan adanya perubahan iklim yang sangat ekstrem di bumi. Hal ini dapat mengakibatkan kenaikan tinggi muka air laut, perubahan pola angin, meningkatnya badai atmosferik, perubahan pola hujan dan siklus hidrologi dan lain-lain dan akhirnya berdampak pada ekosistem hutan, daratan, dan ekosistem alam lainnya.
INVENTARISASI GAS RUMAH KACA Martono Martono
Swara Patra Vol 5 No 3 (2015): Swara Patra
Publisher : Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diperlukan peryaratan dalam melakukan inventasirisasi gas rumah kaca sehinggamemudahkan dan siap untuk diverivikasi yang selanjutnya dapat dilakukkan perhitungan emisiGRK yang dihasilan dari suatu kegiatan, persyaratan tersebut disingkat TACCC((Transparency, Accuracy, Consistency, Comparability dan Completeness)
STRATEGI PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA (Pengantar Kajian Pembelajara Efektif) Martono Martono
Jurnal Visi Ilmu Pendidikan Vol 9, No 1 (2017): Januari 2017
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (118.384 KB) | DOI: 10.26418/jvip.v9i1.22856

Abstract

Pendidikan bertujuan untuk mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berahlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Pen­didikan harus menyentuh potensi nurani maupun potensi kompetensi peserta didik. Efisiensi dan keefektifan mengajar dalam pro­ses interaksi belajar yang baik adalah segala daya upaya guru un­tuk membantu para siswa agar bisa belajar dengan baik. Satu diantara perubahan paradigma pembelajaran tersebut adalah orientasi pembelajaran yang semula berpusat pada guru beralih berpusat pada murid.Me­tode yang semula lebih didominasi ekspositoriberganti ke partisipatori,dan pendekatan yang semula lebih banyak bersifat tekstualberubah menjadi kontekstual. Semua perubahan tersebut dimaksudkan untuk memperbaiki mutu pendidikan, baik dari segi proses maupun hasil pendidikan. Untuk mengetahui keefektifan pembelajaran Bahasa Indonesia dengan memberikan tes, sebab hasil tes dapat dipakai untuk mengevaluasi berbagai aspek proses pengajaran. 
Membangun Jiwa Usaha Melalui Pelatihan Kewirausahaan Mukrodi Mukrodi; Wahyudi Wahyudi; Endang Sugiarti; Tri Wartono; Martono Martono
Jurnal PKM Manajemen Bisnis Vol. 1 No. 1 (2021): Jurnal PKM Manajemen Bisnis
Publisher : Jurnal PKM Manajemen Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (53.133 KB)

Abstract

The best of humans is beneficial to others. Trying to contribute to their abilities, both in the field of knowledge, energy, or material. This information is attached to an educator. As knowledgeable people, educators are required to educate and advance community life. Therefore, service activities are carried out, as evidence of the contribution of educators. Realistically, this activity is carried out using qualitative techniques. The service is carried out by direct interaction through discussion and practice. Participants in the activity were residents of the Reni Jaya housing complex, especially teenagers. Based on the results of the activity, a conclusion can be drawn, in general the participants are interested in entrepreneurship, but limited knowledge, experience, and costs become obstacles.
PROTOTYPE SISTEM MONITORING PENGGUNAAN AIR BERBASIS INTERNET OF THINGS PADA PDAM TIRTA BENTENG KOTA TANGERANG ani Dewi Ariessanti; Martono Martono; Ferry Afrizal
ICIT Journal Vol 6 No 1 (2020): ICIT JOURNAL
Publisher : UNIVERSITAS RAHARJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (333.19 KB) | DOI: 10.33050/icit.v6i1.863

Abstract

ir merupakan kebutuhan pokok yang utama dalam kehidupan, Untuk memenuhi kebutuhan air, masyarakat di kota-kota besar bergantung pada pasokan air dari perusahaan program pemerintah yaitu PDAM, yang merupakan perusahaan milik pemerintah daerah yang mendisitribusikan air bersih untuk masyarakat. Saat ini, Informasi tagihan yang dikenakan pelaggan dari konsumsi air masih minim, Pelanggan hanya mengetahui tagihan ketika ingin melakukan pembayaran,Tidak hanya itu, kadangkala biaya yang dikenakan sangat besar dikarenakan pelanggan tidak dapat melihat berapa banyak air yang digunakan. Dengan demikian pada penelitian ini membahas tentang sebuah prototype sistem monitoring penggunaan air berbasis IoT menggunakan mikrokontroller Wemos D1 Mini dengan mengukur volume dari sambungan air, prinsip hall efek digunakan untuk mengukur penggunaan air yang menggunakan sensor water flow. Keluaran dari sistem monitoring ini adalah informasi tentang volume debit penggunaan air dan harga yang dikenakan didalam sebuah LCD serta website. Metode yang digunakan pada penelitian ini prototype evolutionary yang dimana alat berupa rangkaian prototype dari beberapa komponen, hasil dari penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan pelayanan terhadap pelanggan. Kata kunci: Sistem Monitoring, Wemos D1 Mini, Water flow sensor.