Shulhana Mokhtar
Departemen Biokimia Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia

Published : 15 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : INDONESIAN JOURNAL OF HEALTH

Uji Sensitivitas Antibiotik Bakteri ISK Wanita Hamil Di RSIA Siti Khadijah 1 Muhammadiyah Cabang Makassar 2019 Yusriani Mangarengi; Wawan Susilo; Mona Nulanda; Shulhana Mokhtar; Mustika Mustika
Indonesian Journal of Health Vol 1 No 03 (2021): Vol.01 No.03 (Juni 2021)
Publisher : Yayasan Citra Cendekia Celebes

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33368/inajoh.v1i03.59

Abstract

Infeksi saluran kemih (ISK) sering terjadi selama kehamilan karena perubahan hormonal dan anatomo-fisiologis yang memfasilitasi pertumbuhan dan penyebaran bakteri di saluran kemih ibu. Diperkirakan bahwa 5-10% wanita mengembangkan beberapa jenis ISK selama kehamilan. Infeksi saluran kemih merupakan salah satu faktor terjadinya persalinan preterm, berat lahir neonatal rendah, kematian janin, preeklampsia. Resistensi antimikroba adalah masalah kesehatan masyarakat yang utama di seluruh dunia, sebagian disebabkan oleh penggunaan antimikroba yang berlebihan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sensitivitas antibiotik pada bakteri Infeksi Saluran Kemih terhadap wanita hamil. Sampel urin porsi tengah pada ibu hamil yang digunakan sebagai bahan penelitian. Jenis penelitian ini bersifat true experimental dengan menggunakan metode disk diffusion. Hasil penelitian yang didapatkan antibiotik ampicillin memiliki tingkat sensitivitas terhadap bakteri penyebab ISK sebesar 80,00%, intermediet 0%, dan resisten 20%, antibiotik ciprofloxacin mempunyai tingkat sensitif sebesar 80,00%, intermediet 0%, dan resisten 20,00%, antibiotik cotrimoxazole memiliki tingkat sensitif sebesar 80,00%, intermediet 0%, dan resisten 20,00%. Antibiotik yang baik dan aman digunakan pada ibu hamil dengan infeksi saluran kemih adalah ampicillin. Berdasarkan dari hasil penelitian pada kelima sampel empat diantaranya mendapatkan hasil sensitif. Sebab cipfroloxacin dan cotrimoxazole termasuk kategori C pada FDA yang memiliki risiko terhadap ibu dan janin lebih tinggi dari Ampicillin dengan kategori B.
Gambaran Pola Tidur Mahasiswa Angkatan 2018 Riskiyanti Apriliah; Nesyana Nurmadilla; Rezky Pratiwi. LB; Shulhana Mokhtar; Arina Fathiyyah Arifin
Indonesian Journal of Health Vol 2 No 03 (2022): Vol.02 No.03 (Juni 2022)
Publisher : Yayasan Citra Cendekia Celebes

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33368/inajoh.v2i03.74

Abstract

Tidur adalah aspek kehidupan yang penting yang terjadi secara berulang. Mahasiswa kedokteran memiliki jadwal padat yang berpotensi berkontribusi pada kualitas tidur yang buruk. Kualitas tidur yang buruk di antara mahasiswa kedokteran biasanya bermanifestasi sebagai kantuk di siang hari yang berlebihan. Mahasiswa kedokteran di Amerika Serikat tahun 2014 yang menunjukkan gangguan tidur pada mahasiswa kedokteran sekitar 50%. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui gambaran pola tidur mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia angkatan 2018. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional dengan media survei menggunakan Kuesioner The Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Pada penelitian ini didapatkan durasi tidur mahasiswa FK UMI Angkatan 2018 yaitu sebanyak 21 orang (9,1%) memiliki durasi tidur > 7 jam per malam, 54 orang (23,4%) dengan durasi 6-7 jam per malam, 131 orang (56,7%) dengan durasi 5-6 jam per malam dan 25 orang (10,8%) dengan durasi < 5 jam per malamnya. Sedangkan sebanyak 78 orang mahasiswa (33,8%) memiliki kualitas tidur yang baik dan sebanyak 153 orang mahasiswa (66,2%) memiliki kualitas tidur yang buruk.. Kesimpulan pada penelitian ini rata-rata durasi tidur pada mahasiswa FK UMI angkatan 2018 adalah 5 sampai 6 jam. Sebanyak 153 (66.2%) mahasiswa FK UMI angkatan 2018 dikategorikan memiliki kualitas tidur yang buruk