Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS TINGKAT PENDIDIKAN ORANG TUA TERHADAP KESEJAHTERAAN KELUARGA DI DESA DAHANA ALASA DUSUN 2 Lahagu, Sion Dion Sebastian; Asali Lase; Eka Septianti Laoli; Harefa, Yearning
NIAGAWAN Vol. 14 No. 3 (2025): NIAGAWAN VOL 14 NO 3 NOVEMBER 2025
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/niaga.v14i3.66523

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya kemampuan keluarga di Desa Dahana Alasa Dusun 2 dalam memenuhi kebutuhan termasuk dalam menyediakan fasilitas pendidikan bagi anggota keluarganya. Mayoritas masyarakat yang berpendidikan SMP bahkan sebagiannya tidak menamatkan sekolah membuat masyarakat kesulitan dalam mendapatkan pekerjaan yang layak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tingkat pendidikan orang tua terhadap kesejahteraan keluarga di Desa Dahana Alasa Dusun 2. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pendidikan orang tua berpengaruh signifikan terhadap kesejahteraan keluarga, di mana orang tua yang memiliki pendidikan lebih tinggi cenderung memiliki pekerjaan dengan pendapatan yang lebih baik, akses terhadap layanan kesehatan yang lebih memadai, serta mampu memberikan pendidikan yang lebih baik bagi anak-anak mereka. Sebaliknya, orang tua dengan tingkat pendidikan rendah menghadapi keterbatasan ekonomi dan sosial yang berdampak pada kesejahteraan keluarga secara keseluruhan. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa pendidikan orang tua menjadi faktor kunci dalam membangun kesejahteraan keluarga, sehingga diperlukan program dan kebijakan yang mendorong peningkatan akses pendidikan di daerah pedesaan.
ANALISIS KEPEDULIAN SEKOLAH DALAM MENDIDIK JIWA WIRAUSAHA KELAS X DI SMAK ARASTAMAR Hia, Fenditianus; Harefa, Yearning; Lase, Asali; Laoli, Bezisokhi
NIAGAWAN Vol. 14 No. 3 (2025): NIAGAWAN VOL 14 NO 3 NOVEMBER 2025
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana kepedulian sekolah dalam mendidik jiwa wirausaha peserta didik kelas X di SMAK Arastamar. Pengembangan jiwa kewirausahaan menjadi aspek penting guna membekali peserta didik dengan karakter mandiri, kreatif, inovatif, serta mampu menghadapi tantangan masa depan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan terdiri dari guru dan siswa kelas X. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepedulian sekolah ditunjukkan melalui pembangunan budaya sekolah yang mendukung kemandirian dan kreativitas siswa, integrasi nilai kewirausahaan dalam kurikulum, pemberian ruang eksplorasi, serta adanya apresiasi terhadap prestasi siswa dalam bidang kewirausahaan. Guru memiliki peran strategis sebagai fasilitator, motivator, dan pembimbing yang secara aktif menanamkan nilai-nilai kewirausahaan melalui pendekatan praktik langsung dan pengalaman nyata. Meskipun demikian, ditemukan beberapa kendala seperti keterbatasan dana, minimnya fasilitas praktik, serta rendahnya kesadaran awal siswa terhadap pentingnya jiwa wirausaha. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara kebijakan sekolah, peran guru, dan lingkungan pembelajaran dalam membentuk karakter wirausaha peserta didik. Hasil ini diharapkan menjadi bahan evaluasi dan pengembangan program pendidikan kewirausahaan di sekolah menengah.
KAJIAN EFEKTIVITAS PEMANFAATAN MEDIA INTERNET DALAM METODE PEMBELAJARAN ONLINE Harefa, Yearning
Djtechno: Jurnal Teknologi Informasi Vol 2, No 2 (2021): Desember
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/djtechno.v2i2.1584

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh situasi saat ini, dimana akibat dari pandemi virus corona yang telah mewabah tidak hanya di Indonesia tetapi juga di seluruh dunia, telah memberikan pengaruh besar di segala bidang termasuk pendidikan. Pihak-pihak yang berkecimpung di bidang pendidikan harus memikirkan cara yang tepat dalam menyampaikan pembelajaran kepada siswa karena situasi saat ini mengharuskan setiap orang wajib menerapkan social distancing untuk menghentikan penyebaran virus. Metode pembelajaran jarak jauh dengan menggunakan internet merupakan satu-satunya cara yang dapat ditempuh, untuk menyampaikan pembelajaran kepada siswa. Namun, apakah metode tersebut cukup efektif untuk mencapai tujuan pembelajaran? Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan mengumpulkan data dari jurnal dan buku. Oleh karena itu, penelitian ini mengkaji seberapa efektif penggunaan media internet dalam pembelajaran online? Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui berbagai hasil penelitian mengenai pembelajaran online yang efektif dengan menggunakan media internet. Pemanfaatan media internet dalam pembelajaran online cukup efektif apabila: (1) didukung dengan pemberian motivasi yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan siswa atau siswa. (2) Aplikasi yang digunakan disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan mahasiswa atau mahasiswa dan dosen atau guru agar proses pembelajaran tidak terganggu dan tujuan pembelajaran dapat tercapai. (3) Tersedianya fasilitas yang memadai baik bagi siswa maupun staf pengajar.
PENGARUH PENGELOLAAN KELAS DALAM PROSES BELAJAR MENGAJAR TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA John Boanerges Harefa; Bezisokhi Laoli; Wahyutra Adilman Telaumbanua; Yearning Harefa
Jurnal Ilmiah Bina Edukasi Vol. 18 No. 2 (2025): JURNAL ILMIAH BINA EDUKASI
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian pada Masyarakat (DRPM) Universitas Bina Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33557/

Abstract

Many teachers still face obstacles in managing their classes well, resulting in low student learning interest. This study aims to determine the effect of classroom management in the teaching and learning process on student learning interest at BNKP Luzamanu Private Junior High School. This study uses a quantitative approach. Data collection techniques are carried out through questionnaires that have been tested for validity and reliability. Data analysis is carried out using a simple linear regression test with the help of SPSS. The results of the study indicate that there is a significant influence between classroom management on student learning interest with a calculated t value of = 4.790 > t table = 2.101 at a significance level of 5%. Thus, it can be concluded that the better the classroom management carried out by teachers, the higher the student's learning interest.
Pengaruh Pengawasan Terhadap Efektivitas Kerja Pegawai Pada Dinas Perhubungan Kota Gunungsitoli Yogi Prasetia Waruwu; Yamolala Zega; Yearning Harefa
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.3043

Abstract

Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengawasan terhadap efektivitas pegawai pada Dinas Perhubungan Kota Gunungsitoli, untuk mengetahui tentang pengawasan, dan untuk mengetahui tentang efektivitas kerja pegawai pada Dinas Perhubungan Kota Gunungsitoli. Pengawasan adalah keseluruhan sistem,teknik,cara yang mungkin dapat digunakan oleh seorang atasan untuk menjamin agar segala aktivitas yang dilakukan dalam organisasi benar-benar menerapkan prinsip efesiensi dan mengarah pada upaya untuk mencapai keseluruhan tujuan organisasi.Efektivitas merupakan suatu konsep yang sangat amat penting dalam suatu organisasi,karena bisa memberikan sasaran maupun target mengenai keberhasilan tujuan perusahaan yang telah ditetapkan,dan berhubungan dengan jawaban atas pertanyaan sejauh mana hal yang telah direncanakan untuk bisa meraih tujuan yang akan dicapai.Dalam penelitian ini rumusan masalahnya adalah: ‘apakah ada pengaruh pengawasan terhadap efektivitas kerja pegawai pada Dinas Perhubungan Kota Gunungsitoli”.Jenis penelitian yang digunakan adalah data primer berupa penyebaran angket atau kuesioner dengan metode penelitian deskriptif kuantitatif.Jumlah sampel dalam penelitian sebanyak 39 responden. Hasil pengujian menunjukkan bahwa: (1) berdasarkan uji validasi menunjukan bahwa angket yang telah disusun oleh peneliti memenuhi kriteria atau dinyatakan valid. (2) besarnya pengaruh pengawasan terhadap efektivitas kerja pegawai yaitu 60,81%, dan 39,19% lainnya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak dibahas pada peneltian ini. (3) Secara persial pengawasan berpengaruh pada efektivitas kerja pegawai.Hasil pengujian ini bahwa pengendalian mutu memiliki koefisien regresi sebesar 4,882> tabel 0,316 maka Ho ditolak Ha diterima.
PENERAPAN MODEL EXPERIENTAL LEARNING TERHADAP KREATIVITAS DAN HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN IPS TERPADU DI KELAS VIII SMP NEGERI 2 SIROMBU Daeli, Charles Sanjaya; Lahagu, Arianto; Telaumbanua, Wahyutra Adilman; Harefa, Yearning
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v6i2.9540

Abstract

ABSTRACT The low level of student creativity and learning achievement in Integrated Social Studies among eighth-grade students at UPTD SMP Negeri 2 Sirombu is reflected in the percentage of mastery that has not reached the minimum standard and the limited active participation of students in the learning process. This study focuses on examining the effectiveness of implementing the Experiential Learning model in improving the quality of the learning process and outcomes. The research employed a Classroom Action Research (CAR) design conducted in two cycles, each consisting of planning, action, observation, and reflection stages, involving 20 students as research subjects. The learning model was applied through the stages of concrete experience, reflective observation, abstract conceptualization, and active experimentation. Data were collected through observation sheets on learning implementation, student creativity observation sheets, documentation, and learning achievement tests. The data were analyzed descriptively using percentages and mean scores, with a minimum mastery criterion (MMC) of 70 and a success indicator of at least 80%. The findings revealed improvements across all indicators: the implementation of learning increased from 48.33% to 85.83%, student creativity from 43.74% to 85.70%, the average score from 74.28 to 79.90, and learning mastery from 65% to 90%. Therefore, the implementation of Experiential Learning proved effective in strengthening student engagement and academic achievement in Social Studies instruction. ABSTRAK Rendahnya kreativitas dan capaian hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS Terpadu di kelas VIII UPTD SMP Negeri 2 Sirombu ditunjukkan oleh persentase ketuntasan yang belum mencapai standar minimal serta kurangnya partisipasi aktif siswa dalam proses pembelajaran. Penelitian ini berfokus pada efektivitas penerapan model Experiential Learning dalam memperbaiki kualitas proses dan capaian pembelajaran. Penelitian menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing melalui tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi, dengan subjek sebanyak 20 siswa. Model pembelajaran diterapkan melalui tahapan pengalaman konkret, refleksi, konseptualisasi abstrak, dan eksperimen aktif. Data dikumpulkan melalui lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, lembar observasi kreativitas siswa, dokumentasi, serta tes hasil belajar, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif berdasarkan persentase dan nilai rata-rata dengan acuan KKM 70 dan indikator keberhasilan minimal 80%. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbaikan pada seluruh indikator, yaitu keterlaksanaan pembelajaran meningkat dari 48,33% menjadi 85,83%, kreativitas siswa dari 43,74% menjadi 85,70%, rata-rata nilai dari 74,28 menjadi 79,90, serta ketuntasan belajar dari 65% menjadi 90%. Dengan demikian, penerapan Experiential Learning terbukti efektif dalam memperkuat keterlibatan siswa dan capaian akademik pada pembelajaran IPS.