Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN THE POWER OF TWO DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DI SMP NEGERI 4 ALASA Tober Putra Jaya Zalukhu; Yearning Harefa; Serniati Zebua; Asali Lase
Jurnal Tunas Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2023): JURNAL TUNAS PENDIDIKAN
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/pgsd.v6i1.1378

Abstract

The application of The Power of two Learning Model is one of the learning models that uses cooperation between students in groups to achieve learning goals and students are divided into small groups and directed to study the subject matter that has been determined. Based on the results of teacher observations in Cycle I, the percentage of observations was 65.8 and in Cycle II it increased to 85.83%. The results of observations of student activity in Cycle I with the percentage of observation of student activity is 48.87% and in Cycle II increased to 88.82%, student learning achievement in Cycle I average value reached 64.9, and the percentage of learning completeness = 22.72%, and in Cycle II the average value increased to 78.80 with learning completeness = 81.81%. Thus it is concluded that increased student activity and learning outcomes in the Integrated Social Studies learning process, and the application of the power of two learning model can be applied to Integrated Social Studies subjects.
KAJIAN EFEKTIVITAS PEMANFAATAN MEDIA INTERNET DALAM METODE PEMBELAJARAN ONLINE Yearning Harefa
Djtechno: Jurnal Teknologi Informasi Vol 2, No 2 (2021): Desember
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/djtechno.v2i2.1584

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh situasi saat ini, dimana akibat dari pandemi virus corona yang telah mewabah tidak hanya di Indonesia tetapi juga di seluruh dunia, telah memberikan pengaruh besar di segala bidang termasuk pendidikan. Pihak-pihak yang berkecimpung di bidang pendidikan harus memikirkan cara yang tepat dalam menyampaikan pembelajaran kepada siswa karena situasi saat ini mengharuskan setiap orang wajib menerapkan social distancing untuk menghentikan penyebaran virus. Metode pembelajaran jarak jauh dengan menggunakan internet merupakan satu-satunya cara yang dapat ditempuh, untuk menyampaikan pembelajaran kepada siswa. Namun, apakah metode tersebut cukup efektif untuk mencapai tujuan pembelajaran? Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan mengumpulkan data dari jurnal dan buku. Oleh karena itu, penelitian ini mengkaji seberapa efektif penggunaan media internet dalam pembelajaran online? Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui berbagai hasil penelitian mengenai pembelajaran online yang efektif dengan menggunakan media internet. Pemanfaatan media internet dalam pembelajaran online cukup efektif apabila: (1) didukung dengan pemberian motivasi yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan siswa atau siswa. (2) Aplikasi yang digunakan disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan mahasiswa atau mahasiswa dan dosen atau guru agar proses pembelajaran tidak terganggu dan tujuan pembelajaran dapat tercapai. (3) Tersedianya fasilitas yang memadai baik bagi siswa maupun staf pengajar.
ANALISIS PEMANFAATAN TEKNOLOGI PEMBELAJARAN TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN IPS KELAS VIII UPTD SMP NEGERI 1 GUNUNG SITOLI Desti Nirmala Zebua; Asali Lase; Bezisokhi Laoli; Yearning Harefa
JIIPSI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/jiipsi.v6i2.5698

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan teknologi pembelajaran terhadap motivasi belajar siswa dalam pembelajaran IPS kelas VIII UPTD SMP Negeri 1 Gunungsitoli. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Instrumen yang digunakan mencakup lembar observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa guru IPS telah memanfaatkan berbagai bentuk teknologi seperti LCD proyektor, video pembelajaran, kuis online,dan platform digital lainnya. Teknologi digunakan untuk mempermudah penyampaian materi, menarik perhatian siswa, dan menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif. Siswa juga dapat mengakses materi secara mandiri sesuai gaya dan kecepatan belajar masing-masing. Namun, penerapan teknologi belum sepenuhnya optimal, terutama dalam hal umpan balik otomatis, pemantauan belajar secara individu, serta pengelolaan komunikasi digital yang efektif. Dari sisi motivasi belajar, teknologi terbukti memberikan dampak positif. Siswa menunjukkan peningkatan semangat belajar, keberanian bertanya, keinginan untuk berhasil, serta kesadaran terhadap pentingnya pendidikan untuk masa depan. Media digital juga mendorong keterlibatan emosional dan rasa dihargai melalui penghargaan yang diberikan guru. Kendati demikian, tantangan masih ditemukan, seperti penyalahgunaan perangkat oleh siswa dan keterbatasan pengawasan guru. Kesimpulannya, teknologi pembelajaran memiliki peran penting dalam meningkatkan motivasi belajar siswa IPS, tetapi masih perlu diimbangi dengan pelatihan guru, pengawasan ketat, dan dukungan infrastruktur yang memadai.