Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : JAKPI

FAKTOR PENENTU KEBIJAKAN HUTANG PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2016 - 2018 Jumaidi AW; Nuri Angelina Saragih2; Azizul Kholis
JAKPI - Jurnal Akuntansi, Keuangan & Perpajakan Indonesia Vol 9, No 1 (2021): Jurnal Akuntansi, Keuangan & Perpajakan Indonesia (JAKPI)
Publisher : Universitas Negeri Medan (UNIMED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jakpi.v9i1.25709

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepemilikan institusional terhadap kebijakan hutang, pengaruh ukuran perusahaan terhadap kebijakan hutang, pengaruh profitabilitas terhadap kebijakan hutang, pengaruh pertumbuhan penjualan terhadap kebijakan hutang, dan pengaruh kepemilikan institusional, ukuran perusahaan, profitabilitas dan pertumbuhan penjualan secara bersamaan terhadap kebijakan hutang pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2016 – 2018. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI periode 2016 – 2018. Pemilihan sampel menggunakan metode purposive sampling. Berdasarkan kriteria yang telah ditentukan, diperoleh sampel sebanyak 34 perusahaan, dengan tiga tahun pengamatan sehingga data observasi berjumlah 102 pengamatan. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji hipotesis, dan koefisien determinasi (R2). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kepemilikan institusional berpengaruh negatif signifikan terhadap kebijakan hutang dengan nilai T-hitung -2.803 > nilai T-tabel sebesar -1,98472 dengan tingkat signifikansi 0,006 < 0,05, ukuran perusahaan tidak berpengaruh terhadap kebijakan hutang dengan nilai T-hitung sebesar -0,621 < nilai T-tabel sebesar -1,98742 dengan tingkat signifikansi 0,536 > 0,05, profitabilitas berpengaruh negatif signifikan terhadap kebijakan hutang dengan nilai T-hitung sebesar -6,709 > nilai T-tabel sebesar 1,98742 dengan tingkat signifikansi 0,000 < 0,05, pertumbuhan penjualan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kebijakan hutang dengan nilai T-hitung sebesar 2,922 > nilai T-tabel sebesar 1,98742 dengan tingkat signifikansi 0,004 < 0,05, dan kepemilikan institusional, ukuran perusahaan, profitabilitas, dan pertumbuhan penjualan secara bersamaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kebijakan hutang dengan nilai F-hitung 14,241 > F-tabel 2,47 dengan tingkat signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. Kesimpulan penelitian ini adalah kepemilikan institusional, profitabilitas dan pertumbuhan penjualan secara parsial maupun simultan berpengaruh terhadap kebijakan hutang, namun ukuran perusahaan tidak berpengaruh secara parsial terhadap kebijakan hutang. Hal ini berarti beberapa faktor – faktor tersebut mampu mempengaruhi kebijakan hutang pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.Kata Kunci: kebijakan, hutang,profitabilitas,
FAKTOR PENENTU KEBIJAKAN HUTANG PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2016 - 2018 AW, Jumaidi; Saragih2, Nuri Angelina; Kholis, Azizul
JAKPI - Jurnal Akuntansi, Keuangan & Perpajakan Indonesia Vol. 9 No. 1 (2021): Jurnal Akuntansi, Keuangan & Perpajakan Indonesia (JAKPI)
Publisher : Universitas Negeri Medan (UNIMED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jakpi.v9i1.25709

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepemilikan institusional terhadap kebijakan hutang, pengaruh ukuran perusahaan terhadap kebijakan hutang, pengaruh profitabilitas terhadap kebijakan hutang, pengaruh pertumbuhan penjualan terhadap kebijakan hutang, dan pengaruh kepemilikan institusional, ukuran perusahaan, profitabilitas dan pertumbuhan penjualan secara bersamaan terhadap kebijakan hutang pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2016 “ 2018. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI periode 2016 “ 2018. Pemilihan sampel menggunakan metode purposive sampling. Berdasarkan kriteria yang telah ditentukan, diperoleh sampel sebanyak 34 perusahaan, dengan tiga tahun pengamatan sehingga data observasi berjumlah 102 pengamatan. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji hipotesis, dan koefisien determinasi (R2). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kepemilikan institusional berpengaruh negatif signifikan terhadap kebijakan hutang dengan nilai T-hitung -2.803 > nilai T-tabel sebesar -1,98472 dengan tingkat signifikansi 0,006 < 0,05, ukuran perusahaan tidak berpengaruh terhadap kebijakan hutang dengan nilai T-hitung sebesar -0,621 < nilai T-tabel sebesar -1,98742 dengan tingkat signifikansi 0,536 > 0,05, profitabilitas berpengaruh negatif signifikan terhadap kebijakan hutang dengan nilai T-hitung sebesar -6,709 > nilai T-tabel sebesar 1,98742 dengan tingkat signifikansi 0,000 < 0,05, pertumbuhan penjualan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kebijakan hutang dengan nilai T-hitung sebesar 2,922 > nilai T-tabel sebesar 1,98742 dengan tingkat signifikansi 0,004 < 0,05, dan kepemilikan institusional, ukuran perusahaan, profitabilitas, dan pertumbuhan penjualan secara bersamaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kebijakan hutang dengan nilai F-hitung 14,241 > F-tabel 2,47 dengan tingkat signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. Kesimpulan penelitian ini adalah kepemilikan institusional, profitabilitas dan pertumbuhan penjualan secara parsial maupun simultan berpengaruh terhadap kebijakan hutang, namun ukuran perusahaan tidak berpengaruh secara parsial terhadap kebijakan hutang. Hal ini berarti beberapa faktor “ faktor tersebut mampu mempengaruhi kebijakan hutang pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.Kata Kunci: kebijakan, hutang,profitabilitas,
Pengaruh Human Capital Dan Gender Terhadap Kualitas Auditor Pada Kantor Akuntan Publik Di Medan Putra, Bintang Wiratama; Kholis, Azizul; Setiana, Esa
JAKPI - Jurnal Akuntansi, Keuangan & Perpajakan Indonesia Vol. 9 No. 2 (2021): Jurnal Akuntansi, Keuangan & Perpajakan Indonesia (JAKPI)
Publisher : Universitas Negeri Medan (UNIMED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jakpi.v9i2.28536

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang kualitas auditor dalam mengeluarkan opini terhadap laporan keuangan. Hasil opini yang dikeluarkan auditor dapat mempengaruhi nilai suatu perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan Human Capital dan Gender terhadap kualitas auditor pada Kantor Akuntan Publik (KAP) di Medan.  Populasi dalam penelitian ini adalah auditor yang bekerja pada Kantor Akuntan Publik (KAP) di Medan. Dengan teknik pengumpulan data melalui keusioner diperoleh 36 sampel. Data yang diperoleh merupakan data primer pada kantor Akuntan Publik (KAP) di Medan. Variabel penelitian ini terdiri dari Kualitas Auditor sebagai variabel terikat dan Human Capital dan Gender sebagai variabel bebas. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah SMART Partial Least Square (PLS).  Hasil penelitian ini menunjukan bahwa variabel Human Capital secara partial tidak berpengaruh dan signifikan terhadap Kualitas Auditor. Variabel Gender secara partial berpengaruh dan signifikan terhadap Kualitas Auditor. Sedangkan secara simultan, Variabel Human Capital dan Gender terhadap Kualitas Auditor.  Kesimpulan penelitian ini adalah secara partial variabel Gender berpengaruh terhadap Kualitas Auditor sedangkan variabel Human Capital tidak berpengaruh dan signifikan. Variabel Human Capital dan Gender tidak berpengaruh secara simultan terhadap kualitas auditor pada Kantor Akuntan Publik (KAP) di Medan.Kata Kunci: Human Capital, Gender, Auditor Quality
Model Respon Emergensi Bencana Dan Pengaruhnya Terhadap Kinerja Akuntan Pendidik Dalam Pandemi Covid-19 Di Provinsi Sumatera Utara Kholis, Azizul; Husrizalsyah, Dedy; Wati, Rini Indah
JAKPI - Jurnal Akuntansi, Keuangan & Perpajakan Indonesia Vol. 9 No. 2 (2021): Jurnal Akuntansi, Keuangan & Perpajakan Indonesia (JAKPI)
Publisher : Universitas Negeri Medan (UNIMED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jakpi.v9i2.29504

Abstract

Penelitan ini bertujuan untuk mendapatkan suatu Model sikap Emergensi dan Respon cepat kesiapsiagaan terhadap terjadinya suatu bencana, khususnya pandemi virus corona (Covid-19) yang terjadi saat ini dan pengaruhnya terhadap kinerja Akuntan Pendidik di Indonesia. Berdasarkan pada Teori kontijensi dengan pengembangan model Respon Emergensi Akuntan pendidik dan Teori Stakeholder untuk melihat faktor eksternal pencapaian kinerja Akuntan pendidik. Populasi penelitian ini adalah Dosen akuntansi di seluruh Provinsi Sumatera Utara, dengan menggunakan teknik sampel kemudahan didapatkan 103 responden. Teknik pengumpulan data dilakukan secara dalam jaringan (daring) dengan membuat kuesioner berbasis online menggunakan Google form dan disebarkan kepada grup WA Forum Dosen Akuntansi Perguruan Tinggi dari berbagai Perguruan Tinggi negeri dan Swasta yang ada di Provinsi Sumatera Utara. Teknik analisis yang digunakan adalah Analisis Regresi berganda dengan tiga model estimasi dan perhitungan data menggunakan Aplikasi Wrapp Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemahaman terhadap Bencana, Memiliki pengaruh terhadap Respon Emergensi, Sedangkan Pengalaman bencana dan Pengetahuan regulasi Kebencanaan tidak berpengaruh. Temuan lainnya semua variabel berpengaruh positif signifikan terhdap Kinerja Akuntan Pendidik. Hasil penelitian ini ini dapat menjadi suatu Model Emergensi yang adaptif. Keterbatasan penelitian ini adalah pada sampel yang hanya Akuntan Pendidik dan diwilayah Sumatera Utara saja, saran untuk penelitian berikutnya adalah dapat diteliti pada lintas profesi akuntan lainnya, khususnya akuntan manajemen karena berdampak langsung pada dunia usaha dan pada wilayah yang lebih luas. Implikasi Penelitian adalah pentingnya pengaturan regulasi dan SOP bagi IAI KAPD dan organisasi IAI terkait kebencanaan secara internal