Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Innovative Technology for Making Solid Soap from Used Cooking Oil as a Solution to the Problem of Household Waste and Home Industry Barukan Village, Manisrenggo, Klaten, Central Java : Teknologi Inovasi Pembuatan Sabun Padat Dari Minyak Jelantah Sebagai Solusi Permasalahan Limbah Rumah Tangga Dan Home Industri Desa Barukan, Manisrenggo, Klaten, Jawa Tengah Riansih, Chici; Purwanti, Ratih; Ratnaningsih, Dwi; Susilani, Amalina Tri
Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/454RI.mattawang2470

Abstract

Continuous disposal of used cooking oil waste that is not environmentally sound can have a negative impact on the environment and human survival. The community needs to be introduced to innovation in order to minimize household waste, especially those that have the potential to damage the environment. Used cooking oil waste produced from the rest of the frying pan in the kitchen can be reprocessed into soap. This community service aims to foster public awareness of the environment and provide skills training and assistance in soap making in efforts to control environmental pollution. The method used used used cooking oil waste treatment system based on zero waste industry. The first activity was education on October 4, 2023 and evaluation of activities on October 20, 2023 in Barukan Village, Manisrenggo, Klaten, Central Java, the number of participants was 50 people. The dedication that has been done has succeeded in making people more concerned about the environment and skilled in making solid soap from used cooking oil. The soap made is then packaged and labeled so that it becomes an economically valuable souvenir product and can then be marketed by implementing appropriate technology
TEKNOLOGI INOVATIF PENGGUNAAN BOOKLET SEBAGAI MEDIA EDUKASI GIZI YANG MENARIK TERHADAP PENCEGAHAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI MANGGULAN, SLEMAN, YOGYAKARTA Riansih, Chici; Nugroho, R Haryo; Purwanti, Ratih; Sunardi, Kartika Setyaningsih; A, Alifia Widi; Hanifah, Nisa' Al
Jurnal Pengabdian Masyarakat Permata Indonesia Vol 3 No 2 (2023): Volume 3 Nomor 2, Oktober 2023
Publisher : Permata Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Anemia adalah suatu keadaan dimana kadar hemoglobin dalam tubuh kurang dari normal. Pengetahuan edukasi gizi yang masih kurang menyebabkan terjadinya kesalahan dalam pemilihan makanan yang mejadi salah satu faktor penyebab banyaknya kasus anemia, sehingga diperlukan edukasi gizi yang menarik untuk melakukan intervensi pemberian edukasi melalui media pembelajaran secara lebih mendalam sebagai upaya penurunan angka anemia. Peningkatan peran kader Posyandu dalam konsumsi tablet tambah darah (TTD) di Desa Manggulan, Sleman, Yogyakarta merupakan salah satu upaya untuk pencegahan anemia sedini mungkin. Anemia yang terjadi pada usia remaja dapat berlanjut hingga usia dewasa yang dapat berkontribusi besar angka kematian ibu dan bayi, bayi lahir prematur dan BBLR. Pengabdian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengetahuan pendidikan kesehatan melalui booklet sebagai media edukasi gizi pencegahan anemia pada remaja putri. Metode: pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini melalui model keterlibatan kader remaja dan masyarakat, menggunakan metode berbasis ilmu pengetahuan dan kearifan budaya lokal, pendekatan melibatkan masyarakat, persuasif dan edukatif. Kesimpulan: terdapat pengaruh edukasi gizi melalui media menarik dan inovatif terhadap peningkatan pendidikan kesehatan gizi remaja putri.
EKSPERIMEN BALON AJAIB: EDUKASI INTERAKTIF SAINS DASAR BAGI ANAK USIA DINI DI TKIT SALMAN AL-FARISI 2 YOGYAKARTA Purwanti, Ratih
Jurnal Pengabdian Masyarakat Permata Indonesia Vol 8 No 1 (2025): Volume 8, Nomor 1 , April 2025
Publisher : Permata Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59737/jpmpi.v8i1.343

Abstract

Pengenalan sains sejak usia dini memiliki peran penting dalam membentuk rasa ingin tahu, kreativitas, dan kemampuan berpikir kritis anak. Melalui pendekatan eksperiensial yang menyenangkan, anak-anak dapat memahami konsep-konsep dasar sains secara lebih mudah dan bermakna. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi interaktif kepada anak usia dini di TKIT Salman AlFarisi 2 Yogyakarta melalui eksperimen sederhana dengan tema "Balon Ajaib", yaitu mengembangkan balon tanpa ditiup menggunakan campuran soda kue (natrium bikarbonat) dan cuka (asam asetat). Metode yang digunakan adalah ceramah interaktif, demonstrasi, dan praktik langsung oleh anak-anak dengan pendampingan tim pengabdian. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa anak-anak sangat antusias dan terlibat aktif selama proses eksperimen. Mereka mampu mengamati perubahan yang terjadi dan mulai mengenal konsep dasar reaksi kimia, seperti terbentuknya gas karbon dioksida yang menyebabkan balon mengembang. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan pengalaman belajar yangmenyenangkan dan merangsang perkembangan kognitif serta motorik halus anak. Respon dari guru dan orang tua pun menunjukkan bahwa metode edukasi berbasis eksperimen ini efektif dan dapat dijadikan sebagai model pembelajaran sains di tingkat Taman Kanak-Kanak. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam menanamkan minat dan dasar pengetahuan sains pada anak usia dini secara kontekstual dan menyenangkan.
KARAKTERISTIK SIMPLISIA DAN SKRINING FITOKIMIA SENYAWA ALKALOID, FLAVONOID, TANIN, DAN SAPONIN EKSTRAK ETANOL DAUN COCOR BEBEK (Kalanchoe pinnata (Lam) Pers.) Purwanti, Ratih; Nur Kholifah, Diah
Jurnal Permata Indonesia Vol 16 No 1 (2025): Volume 16, Nomor 1, Mei 2025
Publisher : Politeknik Kesehatan Permata Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59737/jpi.v17i1.346

Abstract

The Kalanchoe pinnata (Lam.) Pers. plant, commonly known as "cocor bebek" in Indonesia, is known for its vegetative reproduction through leaf buds. In addition to this unique reproductive method, the plant possesses various pharmacological properties, including antibacterial, antifungal, antiviral, antioxidant, and antidepressant effects. The content of active compounds in this plant can be influenced by environmental factors such as growing location, climate, and geographical conditions. Therefore, it is important to conduct a characterization of the simplicia and a phytochemical screening to identify the active compounds present. The objective of this study was to determine the characteristics of the simplicia and the results of phytochemical screening for alkaloids, flavonoids, tannins, and saponins in the ethanol extract of Kalanchoe pinnata leaves. This research is a descriptive study using a single variable, namely the characterization of simplicia and phytochemical screening. The macroscopic characterization results of the simplicia showed that the leaves of Kalanchoe pinnata conformed to their typical morphological characteristics. The moisture content, determined by drying loss, was found to be 23.50% ± 4.15 on average. The average ethanol-soluble extractive content was 32.33% ± 3.32, while the water-soluble extractive content was 22.60% ± 12.09. The results of the phytochemical screening indicated that the ethanol extract of Kalanchoe pinnata leaves tested positive for alkaloids, flavonoids, saponins, and tannins. Keywords: cocor bebek, phytochemical screening, simplicia
EKSPERIMEN BALON AJAIB: EDUKASI INTERAKTIF SAINS DASAR BAGI ANAK USIA DINI DI TKIT SALMAN AL-FARISI 2 YOGYAKARTA Purwanti, Ratih
Jurnal Pengabdian Masyarakat Permata Indonesia Vol 8 No 1 (2025): Volume 8, Nomor 1 , April 2025
Publisher : Permata Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59737/jpmpi.v8i1.343

Abstract

Pengenalan sains sejak usia dini memiliki peran penting dalam membentuk rasa ingin tahu, kreativitas, dan kemampuan berpikir kritis anak. Melalui pendekatan eksperiensial yang menyenangkan, anak-anak dapat memahami konsep-konsep dasar sains secara lebih mudah dan bermakna. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi interaktif kepada anak usia dini di TKIT Salman AlFarisi 2 Yogyakarta melalui eksperimen sederhana dengan tema "Balon Ajaib", yaitu mengembangkan balon tanpa ditiup menggunakan campuran soda kue (natrium bikarbonat) dan cuka (asam asetat). Metode yang digunakan adalah ceramah interaktif, demonstrasi, dan praktik langsung oleh anak-anak dengan pendampingan tim pengabdian. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa anak-anak sangat antusias dan terlibat aktif selama proses eksperimen. Mereka mampu mengamati perubahan yang terjadi dan mulai mengenal konsep dasar reaksi kimia, seperti terbentuknya gas karbon dioksida yang menyebabkan balon mengembang. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan pengalaman belajar yangmenyenangkan dan merangsang perkembangan kognitif serta motorik halus anak. Respon dari guru dan orang tua pun menunjukkan bahwa metode edukasi berbasis eksperimen ini efektif dan dapat dijadikan sebagai model pembelajaran sains di tingkat Taman Kanak-Kanak. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam menanamkan minat dan dasar pengetahuan sains pada anak usia dini secara kontekstual dan menyenangkan.
IDENTIFIKASI POTENSI MEDICATION ERROR PADA PRESCRIBING RESEP PRAKTEK DOKTER BPJS DI APOTEK AFINA BULAN DESEMBER 2022 Rusdi Ana, Ida; Purwanti, Ratih; Riansih, Chici
Jurnal Permata Indonesia Vol 14 No 2 (2023): Volume 14, Nomor 2, November 2023
Publisher : Politeknik Kesehatan Permata Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59737/jpi.v14i2.266

Abstract

Medication error adalah setiap kejadian yang dapat menyebabkan atau berakibat pada pelayanan obat yang tidak tepat atau membahayakan pasien. Medication error dapat terjadi pada fase penulisan resep yaitu prescribing error. Praktek dokter BPJS di Apotek afina memiliki banyak pasien, sehingga resep yang masuk dapat berpotensi medication error. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi potensi medication error pada prescribing resep paktek dokter BPJS di Apotek Afina. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Penelitian ini meneliti kelengkapan resep pada fase prescribing yaitu bagian inscriptio, invocatio, praescriptio, signatura, subscriptio dan pro. Pengambilan sampel dari populasi menggunakan rumus slovin. Yaitu dari populasi 620 lembar resep menjadi 243 lembar sampel resep. Pengolahan data menggunakan Microsoft excel, dan di analisa secara univariat. Pada hasil penelitian ini menemukan beberapa potensi medication error pada prescribing resep. Pada bagian inscriptio ditemukan 17% potensi medication error yang terdiri dari tidak mencantumkan tanggal penulisan resep. Pada bagian praescriptio ditemukan 22% yang berpotensi menyebabkan medication error karena tidak mencantumkan bentuk obat. Pada bagian subscriptio ditemukan 79% yang berpotensi dikarenakan tidak adanya tanda tangan dokter. Dan pada bagian pro ditemukan 99% yang terdiri dari usia pasien 62%, alamat pasien 19%, jenis kelamin 97% dan berat badan pasien 93%. Terakhir adalah bagian pro sebesar 9% yang tidak mencantumkan aturan pakai. Identifikasi potensi medication error pada prescribing resep di Apotek Afina sebesar 93%. Potensi medication error terbesar ada pada bagian Pro. Bagi peneliti selanjutnya dapat menambah fase fase dalam pengkajian resep yang belum ada dan belum terukur.
EVALUASI PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA PENYAKIT ISPA NON PNEUMONIA DI PUSKESMAS PLAYEN 2 PERIODE JANUARI- DESEMBER 2022 Della Puspita, Seviona; Purwanti, Ratih; Riansih, Chici
Jurnal Permata Indonesia Vol 15 No 1 (2024): Volume 15, Nomor 1 Mei 2024
Publisher : Politeknik Kesehatan Permata Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59737/jpi.v15i1.301

Abstract

Antibiotik merupakan obat yang digunakan untuk mengatasi penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri. Penggunaan antibiotik yang berlebihan atau kurang tepat dapat menyebabkan dampak buruk bagi pasien yaitu resistensi atau kekebalan bakteri terhadap antibiotik. Pencegan tingginya resistensi menggunakan indikator POR Nasional yang menetapkan persentase penggunaan antibiotik dan memperhatikan kriteria rasional yang terdiri dari tepat indikasi, tepat pemilihan obat, tepat dosis, tepat lama pemakaian, tepat rute pemberian dan tepat kewaspadaan efek samping obat.Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui persentase penggunaan antibiotik, tepat indikasi, tepat pemilihan obat, tepat dosis, tepat lama pemakaian obat, tepat rute pemberian dan persentase tepat kewaspadaan efek samping pada penyakit ISPA Non Pneumonia. Penelitian ini menggunakan deskriptif retrospektif dengan pengumpulan data melalui resep dan data rekam medis diagnosa tunggal Sinusitis Akut, Tonsilitis Akut, Common Cold, dan ISPA Multiple Area Tak Tentu. Hasil penelitian untuk Persentase Anitbiotik (%AB) Common Cold 15% dan ISPA Multiple Area Tak Tentu 16%. Persentase tepat indikasi Sinusitis Akut 95%, Tonsilitis Akut 89%, Common Cold 85% dan ISPA Multiple Area Tak Tentu 84%. Persentase Tepat Pemilihan Obat Sinusitis Akut 97%, Tonsilitis Akut 94%, Common Cold 85%, dan ISPA Multiple Area Tak Tentu 84%. Persentase Tepat Dosis Sinusitis Akut 94%, Tonsilitis Akut 94%, Common Cold 85% dan ISPA Multiple Area Tak Tentu 84%. Persentase Tepat Lama Pemakaian Obat Sinusitis Akut 91%,Tonsilitis Akut 85%, Common Cold 85% dan ISPA Multiple Area Tak Tentu 84%. Persentase Tepat Rute Pemberian Obat Sinusitis Akut 100%, Tonsilitis Akut 100%, Common Cold 100%, dan ISPA Multiple Area Tak Tentu 100%. Persentase Tepat Kewaspadaan Efek Samping Obat pada Sinusitis Akut 100%, Tonsilitis Akut 100%, Common Cold 100% dan ISPA Multiple Area Tak Tentu 100%. Hasil ini menunjukkan bahwa persentase penggunaan antibiotik sesuai dengan PORNAS kurang dari 20% dan persentase 6 kriteria masih ditemukan penggunaan antibiotik yang kurang sesuai dengan acuan PORNAS.
EVALUASI SIFAT FISIK MINYAK RAMBUT DARI GEL LIDAH BUAYA (Aloe vera (L.) Burm f) DENGAN VARIASI KONSENTRASI EKSTRAK Yahya, Riski; Purwanti, Ratih; Tri Susilani, Amalina
Jurnal Permata Indonesia Vol 15 No 2 (2024): Volume 15, Nomor 2, November 2024
Publisher : Politeknik Kesehatan Permata Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59737/jpi.v16i2.324

Abstract

Lidah buaya (Aloe vera (L.) Burm f) dapat digunakan dalam hair styling terutama untuk rambut kriting dan rambut yang susah dirapikan. Gel lidah buaya mengandung vitamin A, vitamin B, dan asam amino untuk mengatasi ketombe dengan menurunkan tanda gejala. Pomade adalah produk kosmetika yang digunakan untuk rambut, sejenis minyak rambut yang terbuat dari bahan berminyak dan bahan lilin, digunakan untuk menata rambut. Penelitian ini bertujuan Mengetahui sifat fisik minyak rambut dari gel lidah buaya (Aloe vera (L.) Burm f) dengan variasi konsentrasi ekstrak. Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimental dengan menggunakan gel lidah buaya (Aloe vera (L.) Burm f) dengan variasi konsentrasi 0%, 5%, 7,5%, dan 10%. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah gel lidah buaya (Aloe vera (L.) Burm f), sementara variabel terikat adalah uji organoleptis, uji homogenitas, uji daya sebar, dan uji pH. Hasil penelitian menunjukan bahwa F0 dengan konsentrasi 0% berwarna putih kekuningan, memiliki tekstur setengah padat, beraroma vanila, homogen, pH rata-rata 6,50 ± 0,20, dan daya sebar rata-rata 5,00 ± 0,00. Hasil F1 dengan konsentrasi 5% berwarna putih kekuningan, memiliki tekstur setengah padat, beraroma vanila, homogen, pH rata-rata 6,50 ± 0,10, dan daya sebar rata-rata 5,16 ± 0,28. Hasil F2 dengan konsentrasi 7,5% berwarna putih kekuningan, memiliki tekstur setengah padat, beraroma vanila, homogen, pH ratarata 6,50 ± 0,00, dan daya sebar rata-rata 5,50 ± 0,50. Hasil F3 dengan konsentrasi 10% berwarna putih kekuningan, memiliki tekstur setengah padat, beraroma vanila, homogen, pH rata-rata 6,36 ± 0,15, dan daya sebar rata-rata 5,83 ± 0,28. Sediaan minyak rambut dengan konsentrasi gel lidah buaya (Aloe vera (L.) Burm f) 5% memiliki sifat fisik yang baik dan memenuhi syarat.
AKTIVITAS ANTIBAKTERI GEL HAND SANITIZER EKSTRAK DAUN SINGKONG (Manihot esculenta Crantz) TERHADAP BAKTERI Escherichia coli Purwanti, Ratih
Jurnal Permata Indonesia Vol 14 No 1 (2023): Volume 14, Nomer 1, Mei 2023
Publisher : Politeknik Kesehatan Permata Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59737/jpi.v14i1.226

Abstract

Daun singkong mengandung senyawa bioaktif berupa senyawa flavonoid, saponin dan taninyang efektif menghambat pertumbuhan atau membunuh mikroorganisme. Gel Hand sanitizer adalahbahan antiseptik berupa gel yang digunakan masyarakat sebagai media pencuci tangan yang praktistanpa melibatkan air untuk pembilas. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui aktivitas antibakterigel hand sanitizer ekstrak daun singkong (Manihot esculenta Crantz) terhadap bakteri Escherichia coli.Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental. Daun singkong diekstrak menggunakan metodemaserasi dengan pelarut etanol 70%. Sediaan gel handsanitizer dibuat dengan variasi konsentrasiekstrak sebesar 0%, 10%, 20% dan 30%. Aktivitas antibakteri sediaan gel handsanitizer diuji terhadapbakteri Escherichia coli menggunakan metode difusi cakram. Hasil skrining fitokimia menunjukkanbahwa esktrak daun singkong positif mengandung flavonoid, saponin, dan tanin. Aktivitas antibakterigel hand sanitizer ekstrak daun singkong pada konsentrasi 0% tidak menunjukkan adanya zona hambatbakteri sedangkan konsentrasi 10% , 20% dan 30% masing-masing menunjukkan adanya zona hambatbakteri sebesar 10,03 mm, 12,38 mm dan 13,05 mm. Hasil uji statistika menggunakan One Way Anovamenunjukan data zona hambat berbeda secara signifikan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwasediaan gel hand sanitizer ekstrak daun singkong (Manihot esculenta Crantz) mampu menghambatpertumbuhan bakteri Escherichia coli dengan nilai zona hambat paling baik ditunjukkan oleh gelhandsanitizer dengan konsentrasi 30%
TEKNOLOGI INOVATIF PENGGUNAAN BOOKLET SEBAGAI MEDIA EDUKASI GIZI YANG MENARIK TERHADAP PENCEGAHAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI MANGGULAN, SLEMAN, YOGYAKARTA Riansih, Chici; Nugroho, R Haryo; Purwanti, Ratih; Sunardi, Kartika Setyaningsih; A, Alifia Widi; Hanifah, Nisa' Al
Jurnal Pengabdian Masyarakat Permata Indonesia Vol 3 No 2 (2023): Volume 3 Nomor 2, Oktober 2023
Publisher : Permata Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Anemia adalah suatu keadaan dimana kadar hemoglobin dalam tubuh kurang dari normal. Pengetahuan edukasi gizi yang masih kurang menyebabkan terjadinya kesalahan dalam pemilihan makanan yang mejadi salah satu faktor penyebab banyaknya kasus anemia, sehingga diperlukan edukasi gizi yang menarik untuk melakukan intervensi pemberian edukasi melalui media pembelajaran secara lebih mendalam sebagai upaya penurunan angka anemia. Peningkatan peran kader Posyandu dalam konsumsi tablet tambah darah (TTD) di Desa Manggulan, Sleman, Yogyakarta merupakan salah satu upaya untuk pencegahan anemia sedini mungkin. Anemia yang terjadi pada usia remaja dapat berlanjut hingga usia dewasa yang dapat berkontribusi besar angka kematian ibu dan bayi, bayi lahir prematur dan BBLR. Pengabdian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengetahuan pendidikan kesehatan melalui booklet sebagai media edukasi gizi pencegahan anemia pada remaja putri. Metode: pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini melalui model keterlibatan kader remaja dan masyarakat, menggunakan metode berbasis ilmu pengetahuan dan kearifan budaya lokal, pendekatan melibatkan masyarakat, persuasif dan edukatif. Kesimpulan: terdapat pengaruh edukasi gizi melalui media menarik dan inovatif terhadap peningkatan pendidikan kesehatan gizi remaja putri.