Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Ekosistem Kewirausahaan Sebagai Basis Kebijakan Penguatan UMKM di Kabupaten Majene: Sebuah Analisis Kesenjangan Struktural Hendrawan, Hendrawan; Dewi Nuraliah; Achmad Fauzi Kusmin; Rahmatullah; Muhammad Syihabuddin Taufiq
Journal Scientific of Mandalika (JSM) e-ISSN 2745-5955 | p-ISSN 2809-0543 Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/10.36312/vol7iss1pp128-136

Abstract

This study aims to analyze the gaps and policy directions for strengthening Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Majene Regency from the perspective of Entrepreneurial Ecosystem Theory (Stam, 2015). This theoretical approach emphasizes that entrepreneurial success is not only determined by individual entrepreneurs, but also by the systemic interaction between capital, market access, knowledge, talent, social networks, local culture, and institutional and infrastructure support. The study uses a descriptive qualitative method with data collection techniques through literature studies, regional policy documentation, reports from supporting institutions, and triangulation of media data and the latest scientific journals. The results of the study indicate that the MSME entrepreneurial ecosystem in Majene is in the early stages of formation, with various government and institutional interventions such as digital training, Business Development Services programs, and facilitation of export market access through Rumah BUMN. However, significant gaps are still found in aspects of digital access, limited capital and talent, and weak networks between entrepreneurs. Institutional support and physical infrastructure have begun to be built, but have not been integrated into holistic and sustainable MSME development policies. Therefore, a regional policy formulation that is data-based, participatory, and integrated between sectors is needed to strengthen the local entrepreneurial ecosystem in an inclusive manner.
Impmenetasi Kebijakan Kawasan Tanpa Asap Rokok di Kabupaten Luwu Utara Achmad Fauzi Kusmin; Hendrawan; Muhammad Syihabuddin Taufiq
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1019

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah implementasi kebijakan kawasan tanpa asap rokok di kabupaten Luwu Utara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menemukan pemecahan permasalahan implementasi kebijakan kawasan tanpa asap rook di kabupaten Luwu Utara. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif untuk menilai implementasi kebijakan kawasan tanpa asap rokok di Kabupaten Luwu Utara. Informan dalam penelitian ini adalah 9 orang dari tiga lokasi yang ditetapkan sebagai Kawasan tanpa asap rokok. Penetapan sampel dengan menggunakan metode unit alalisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan kawasan tanpa asap rokok di Kabupaten Luwu Utara yang dituangkan menjadi peraturan daerah Kabupaten Nomor 9 Tahun 2026 belum terimplementasi karna belum memenuhi semua aspek. Dari aspek standar dan sasaran kebijakan yang menunjukkan masih banyak orang yang merokok di lokasi yang ditetapkan sebagai KTAR serta penerapan sanksi sesuai Perda belum dilakukan. dari aspek sumberdaya belum terimplementasi dengan terbatasnya sumberdaya menusia dan sumberdaya financial untuk pengimplementasian kebijakan. Dengan demikian masih perlu upaya dalam peningkatan implementasi kebijakan kawasan tanpa asap rokok di Kabupaten Luwu Utara.
PENGUATAN NILAI-NILAI ANTIKORUPSI PADA GENERASI MUDA DI SMA NEGERI 3 MAJENE Hendrawan Hendrawan; Muhammad Sajidin; Nurfadilah Nasiruddin; Rahmatullah Rahmatullah; Muhammad Syihabuddin Taufiq
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 3 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i3.1140-1148

Abstract

Pengabdian masyarakat dengan tema penguatan nilai-nilai anti korupsi pada generasi muda di SMA Negeri 3 Majene bertujuan untuk memberikan pemahaman yang komprehensif kepada generasi muda sebagai pemegang estafet kepemimpinan bangsa tentang bahaya korupsi dan upaya pencegahannya agar berpartisipasi aktif dalam mencegah perilaku koruptif sehingga nantinya bisa menjadi bekal baik untuk diri sendiri maupun ketika masuk dalam dunia kerja. Metode dan langkah yang yang dilakukan dalam pengabdian ini yaitu: 1) Melakukan Persiapan dengan koordinasi dengan Pihak sekolah SMA Negeri 3 Majene. 2) Melaksanakan Sosialisasi Penguatan Antikorupsi pada generasi muda khususnya siswa siswa SMA Negeri 3 Majene, 3) melaksanakan afirmasi kepada peserta dalam upaya mengukur keberhasilan program Pengabdian Kepada Masyarakat. Hasil dari kegiatan ini adalah meningkatkatnya pemahaman siswa SMA Negeri 3 Majene terkait nilai-nilai anti korupsi yang harus di pedomani oleh para pelajar sebagai generasi penerus dan pelurus bangsa, yang nantinya dapat berperan aktif dalam mencegah korupsi di Indonesia. Kami Juga berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran bahaya budaya korupsi di lingkungan masyarakat lebih tepatnya di lingkungan keluarga.
Sosialisasi Pemilih Pemula Pada SMA Negeri 1 Campalagian Hendrawan Hendrawan; Muhammad Syihabuddin taufiq; Andi Nur Fiqhi Utami; Achmad Fauzi Kusmin; Aco Nata Saputra
Beru'-beru': Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2024): November-Februari 2024
Publisher : Lembaga Penelitian Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/jipm.v2i3.3824

Abstract

Political literacy education for students is the first step taken to foster correct political understanding. This is considered to have a positive impact on the political practice that students will carry out in the future. There are several stages carried out, namely: 1) Implementation of a political literacy workshop 2) Political education sharing session on December 25 2023. Implementation of activities is carried out using the offline/face-to-face method. This community service is carried out to provide political education to SMAN 1 Campalagian students. The results of community service carried out in the form of political literacy workshops and sharing sessions related to politics can provide political understanding and correct political practices for students so that they can become intelligent beginner voters.
Peningkatan Kapasitas Pemuda Desa Alu Rahmatullah Rahmatullah; Aco Nata Saputra; Hendrawan Hendrawan; Muhammad Syihabuddin Taufiq
Beru'-beru': Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): Juli-Oktober 2023
Publisher : Lembaga Penelitian Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/jipm.v2i2.3432

Abstract

Abstract Increasing optimal youth capacity can have a positive impact on improving the welfare of village communities. To realize this achievement, it is necessary to carry out village youth training, including carrying out training and intellectual development of village youth. There are several stages carried out, namely: 1) carrying out training with several members of the village youth academy; and 2) compiling a report on the results of the analysis that is useful as material in managing youth organizations at the village level. Implementation of community service related to developing youth capacity in organizational development is carried out offline or face to face. The results of the analysis of increasing youth capacity show that there is a lot of youth potential that can be developed by collaborating with stakeholders involved in village development.