Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

PENYULUHAN PENINGKATAN KUALITAS SDM MELALUI PELAYANAN HOSPITALITY DAN BAHASA INGGRIS DI HUTA RAJA DESA LUMBAN SUHI-SUHI Rosa Maria Simamora; Bonar Gurning; Jon Pieter Situmorang; Pioro Benevolent Simarmata
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v3i2.1665

Abstract

Abstract: The aim of the Community Service carried out through this training is to increase community awareness about the importance of good hospitality services, and the community's English language skills, especially hotel and homestay business activists, as well as to improve the community's standard of living through tourism. The implementation of this training uses the dialogue method in direct conversation and practice regarding the daily activities of village residents, local food and culture, as well as tourist attractions. The training participants were fathers, mothers, teenagers, youth groups and school children around Huta Raja Village who were very enthusiastic about taking part in the training and were not used to communicating in English due to environmental factors where English was very minimal. There has never been a similar activity provided to the people of Huta Raja Village. By holding this activity, the people of Huta Raja Village gained a lot of knowledge, such as learning to be more responsible for themselves, learning to become more independent in solving problems to create prosperity for the community. Keyword: hospitality; tourism improvement; and communication culture Abstrak: Tujuan dari Pengabdian Pada Masyarakat  yang dilakukan melalui pelatihan ini adalah meningkatkan kepedulian masyarakat tentang pentingnya pelayanan hospitality yang baik, dan kemampuan berbahasa Inggris masyarakat khususnya para pegiat bisnis hotel dan homestay, serta  untuk meningkatkan taraf hidup masyarat melalui pariwisata. Pelaksanaan pelatihan ini adalah dengan menggunakan metode dialog dalam direct conversation and practice tentang aktivitas sehari-hari warga desa, makanan dan budaya local, serta tempat-tempat wisata. Peserta pelatihan adalah kaum bapak, ibu, remaja, karang taruna, dan anak sekolah sekitar Desa Huta Raja yang begitu semangat mengikuti pelatihan yang belum terbiasa berkomunikasi dalam bahasa Inggris karena faktor lingkungan yang sangat minim menggunakan bahasa Inggris. Belum pernah ada kegiatan serupa yang berikan kepada masyarakat Desa Huta Raja. Dengan diadakannya kegiatan ini, masyarakat Desa Huta Raja memperoleh banyak ilmu seperti belajar agar dapat lebih bertanggung jawab lagi pada dirinya, belajar menjadi diri yang lebih mandiri dalam memecahkan suatu permasalahan untuk menciptakan kesejahteraan bagi masyarakat. Kata kunci: keramahan; peningkatan pariwisata; dan budaya komunikasi 
PENGENALAN METODE WAWANCARA KELOMPOK FOCUS GROUP DISCUSSION (FGD) DI SMP ANASTASYA: "MEMBANGUN KETERAMPILAN PEMAHAMAN BERDISKUSI" Karisma Erikson Tarigan; Rosa Maria Simamora
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v4i1.1814

Abstract

Abstract: This community service aims to explain how students at Anastasya Middle School understand the focus group discussion (FGD) method, and the extent to which this understanding influences their involvement in group discussion activities. This study applies design-based research (DBR), a systematic yet flexible research method that aims to improve educational practice through iterative analysis, design, development, and implementation of scientific collaboration in real action settings and has an impetus towards the development of context-based learning principles and theories. The results of observations of the students' abilities obtained an average of 89.00 with a completion percentage of 50%. So the students' ability level at this stage is categorized as good. The average score is 89.00 which is in the good category with a classical completion percentage reaching 50%. The results obtained indicate that the students' ability to implement a scientific approach is good. Through the opportunities given, each student, after identifying their own shortcomings and weaknesses, began to make improvements after conducting a focus group discussion. Keyword: Focus Group Discussion, speaking skill.Abstrak: Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana pemahaman siswa di SMP Anastasya terkait metode wawancara kelompok terfokus (FGD), dan sejauh mana pemahaman tersebut memengaruhi keterlibatan mereka dalam kegiatan diskusi kelompok. Penelitian ini menerapkan penelitian berbasis desain (DBR), sebuah metode penelitian sistematis namun fleksibel yang bertujuan untuk meningkatkan praktik pendidikan melalui analisis berulang, desain, pengembangan, dan implementasi kolaborasi ilmiah dalam pengaturan tindakan nyata dan memiliki implikasi terhadap pengembangan prinsip dan teori pembelajaran berbasis konteks. Hasil observasi kemampuan para siswa memperoleh rata-rata 89.00 dengan persentase ketuntasan 50%. Maka tingkat kemampuan para siswa pada tahap ini terkategori baik. Nilai rata-rata 89,00 yang berada para kategori baik dengan persentase ketuntasan secara klasikal mencapai 50%. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa kemampuan para siswa dalam mengimplementasikan pendekatan saintifik sudah baik. Melalui kesempatan yang diberikan, setiap siswa setelah melakukan identifikasi kekurangan dan kelemahan masing masing, mulai melakukan perbaikan setelah dilakukan focus group discussion. Kata kunci: Focus Group Discussion, Kemampuan Berbicara. Â