Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Enhancing digital competence and entrepreneurial orientation in vocational education: Innovations for SMEs in West Java's fashion industry Aryanti, Asti Nur; Suryana, Suryana; Hendrayati, Heny; Furqon, Chairul; Mulyadi, Hari; Christianingrum, Christianingrum; Rahmi, Palupi Permata; Permata, Shintia; Saputra, Jumadil
Jurnal Pendidikan Vokasi Vol. 14 No. 3 (2024): November
Publisher : ADGVI & Graduate School of Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpv.v14i3.72376

Abstract

The creative economy is vital for Indonesia's economic growth, especially during a global slowdown. It boosts employment and export values, with culinary, crafts, and fashion leading the way. In 2022, fashion, culinary, and crafts had the highest export values. West  Java is a standout province in this industry. The UMKM Juara program aims to expand markets and digitalize MSMEs. Technology and digital tools are reshaping the business landscape, and the creative industry must embrace these advancements to succeed financially. The purpose of this study was to investigate the effect of digital innovation on business success as a mediator between digital entrepreneurship competence and digital entrepreneurship orientation. The methodology employed was descriptive verification with a quantitative approach. Data were collected using questionnaires. The sampling technique employed was non-probability sampling with purposive sampling, yielding a sample of 306 West Java UMKM Juara in the Fashion Subsector. SEM-AMOS was used to analyze the data in this research. The research findings revealed that digital entrepreneurship competence had a direct and positive effect on business success. Likewise, digital entrepreneurship orientation had a positive effect on business success. Digital innovation mediated digital entrepreneurship competence towards business success. However, digital innovation did not mediate digital entrepreneurship orientation on Business Success.  This findings can be used to improve vocational education curricula or strengthen training programs related to developing digital competencies among learners.
Pengaruh Brand Image dan Harga terhadap Minat Beli Konsumen poduk Bata di Sosial Media Instagram Razi, Fahmi Fakhrur; Rahmi, Palupi Permata; Utami, Widyastuti Nurmalia; Aryanti, Asti Nur
Jurnal Ilmiah Mahasiswa (JIMAWA) Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa (JIMAWA)
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jmw.v5i2.51636

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh brand image dan harga terhadap minat beli konsumen pada produk Bata di media sosial Instagram. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif melalui kuesioner kepada pengguna Instagram yang mengenal merek Bata. Hasil menunjukkan bahwa brand image memiliki pengaruh signifikan terhadap minat beli, sedangkan harga berpengaruh moderat. Dengan hasil penelitian dan analisis data mengenai Brand Image dan Harga terhadap minat beli dapat ditarik kesimpulan yaitu, Secara Parsial Variabel Brand Image (X1) memiliki pengaruh terhadap Minat Beli pada Produk Bata di Sosial Media Instagram.Secara Parsial Variabel Harga (X2) memiliki pengaruh terhadap Minat Beli pada Produk Bata di Sosial Media Instagram.Secara Simulta Variabek Brand Image (X1) dan Variabel Harga (X2) memiliki pengaruh terhadap Minat Beli pada Produk Bata di Sosial Media Instagram.
Industri kreatif unggul melalui strategi inovasi dan pentahelix collaboration: langkah pemulihan bisnis di covid19 Aryanti, Asti Nur; Rahmi, Palupi Permata; Suryana; Hendrayati, Heny; Rahayu, Agus
INOVASI: Jurnal Ekonomi, Keuangan, dan Manajemen Vol. 19 No. 1 (2023): Februari
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jinv.v19i1.2469

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk membuat kerangka pemetaan strategi inovasi dan pemetaan peranan stakeholder dalam pentahelix collaboration. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan analisis deskriptif. Pengambilan data dilakukan melalui in depth interview kepada pelaku bisnis di industri kreatif unggulan dan melalui studi pustaka. Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam hal strategi pemasaran inovasi dalam pemahaman teknik promosi melalui media online masih lemah sehingga sangat bergantung kepada pemasaran secara offline di toko/gerai. Selain itu, pelaku usaha tidak melakukan riset awal sebelum melakukan inovasi produk sehingga produk yang dipasarkan belum tentu diterima konsumen. Strategi inovasi organisasi di industri ini juga belum optimal dimana para pelaku usaha tidak memperhatikan dengan baik tujuan bisnis yang dijalankanya sehingga pengelolaan organisasi seperti struktur organisasi dan pembagian tugas tidak sesuai. Dalam prosesnya, para aktor yang terlibat dalam kolaborasi pentahelix akademisi (A), bisnis (B),Community (C), Goverment (G) dan media (M)) memiliki kapasitas dalam penentuan strategi inovasi yang berkaitan dengan inovasi produk, proses, pemasaran, inovasi organisasi dan dapat mengembangkan strategi dengan menjalin kerjasama bersama aktor lainnya. Akademisi memiliki peran sebagai konseptor. Bisnis bertindak sebagai enabler. Community sebagai akselerator. Government beperan sebagai regulator. Media sebagai fasilitator yang menjembatani industry dengan khalayak masayarakat