Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Effect of Airfoil Profile Variations on the Rear Wing of a Racing Car on the Downforce Coefficient Using Computational Fluid Dynamics (CFD) Simulation Hendra, Carlen Muhammad; Sari, Delima Yanti; K, Arwizet; Qalbina, Fitrah
Jurnal Vokasi Mekanika (VoMek) Vol 7 No 3 (2025): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Departemen Teknik Mesin Fakultas Teknik Unversitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/vomek.v7i3.881

Abstract

Variation of airfoil profile shape in race car rear wings plays a crucial role in generating optimal downforce to improve traction and vehicle stability. The main issue addressed in this study is the lack of clarity regarding which airfoil profile and angle of attack configuration are most effective in producing the highest downforce coefficient (Cdown). This research aims to analyze the aerodynamic performance of symmetric airfoils NACA 0012 and NACA 0015 at three different angles of attack, namely 9.5°, 19.5°, and 29.5°, using Computational Fluid Dynamics (CFD) simulation. The simulations were performed under steady-state flow conditions with an appropriate turbulence model to accurately capture pressure distribution and airflow characteristics. Results show that NACA 0012 generated higher and more stable Cdown values at low to medium angles, with the highest value of 1.4 at 29.5°. In contrast, NACA 0015 exhibited a more gradual performance increase and reached a Cdown of 1.2 only at the highest angle. The study concludes that slender airfoil profiles like NACA 0012 are more suitable for circuits with sharp corners, while NACA 0015 is better suited for straight tracks requiring progressive aerodynamic stability. This research contributes to optimizing rear wing design based on the aerodynamic demands of race cars.
Analysis of the Effect of Bottom Blade Inclination Angle Variations on Torque in Vortex Turbines Using Computational Fluid Dynamics (CFD) Kurniawan, Badri; Putra, Randi Purnama; Fernanda, Yolli; Qalbina, Fitrah
Jurnal Vokasi Mekanika (VoMek) Vol 7 No 3 (2025): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Departemen Teknik Mesin Fakultas Teknik Unversitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/vomek.v7i3.887

Abstract

The development of renewable energy in Indonesia is a strategic effort to meet increasing energy demands while reducing dependence on fossil fuels. One promising approach is utilizing river flow for micro-hydro power generation, particularly with vortex turbines that operate efficiently under low head and discharge conditions. This study aims to analyze the effect of varying bottom blade inclination angles on the torque generated by a vortex turbine using Computational Fluid Dynamics (CFD) simulations. The research employed ANSYS Fluent with a k-ω SST turbulence model and used a three-dimensional numerical method to evaluate three inclination angles: 22.5°, 32°, and 42°. The results show that blade inclination significantly influences torque values, with the 22.5° angle producing the highest torque of 10.95 Nm, followed by 32° at 10.79 Nm, and 42° at 10.58 Nm. These findings indicate that optimizing blade inclination improves turbine performance, contributing to the development of efficient micro-hydro systems for renewable energy applications.
Hubungan Kesiapan Belajar Siswa Dengan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Las SMAW di SMK Negeri 2 Payakumbuh Ramadan, Ryan; Irzal, Irzal; Syahri, Budi; Qalbina, Fitrah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i2.17671

Abstract

Persiapan pembelajaran merupakan suatu kondisi bagi siswa untuk mempersiapkan diri mengikuti pengalaman yang berkembang di sekolah. Pelaksanaan kegiatan belajar mengajar di bidang teknik terkait pengelasan SMAW menunjukkan bahwa kesiapan belajar siswa pada mata pelajaran teknik las SMAW masih tergolong rendah, berdasarkan pengamatan yang peneliti laksanakan di SMK Negeri 2 Payakumnuh. Penelitian ini bertujuan untuk menyajikan gambaran kesiapan mahasiswa pada mata kuliah teknik las SMAW. Penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode korelasional merupakan metode yang digunakan, atau penelitian yang menggunakan mode statistik untuk mengevaluasi pengoperasian dua variabel atau lebih saling mempengaruhi. Kesiapan Belajar menjadi faktor bebas penelitian , dan Variabel terikat penelitian adalah hasil belajar siswa. Penelitian ini melibatkan 59 siswa dari dua kelas, XI TPL 1 dan XI TPL 2, sebagai subjek. Perangkat lunak SPSS digunakan untuk menganalisis data. Hasil pengujian variabel persiapan pembelajaran memperoleh nilai tipikal sebesar 105,10, standar deviasi sebesar 3,990. Sedangkan variabel Hasil Belajar mempunyai 0,993 simpangan baku dan rerata sebesar 72,24. Dari hasil spekulasi diperoleh koefisien koneksi sebesar 0,681 dan nilai pentingnya (2-diikuti) sebesar 0,000 yang berarti bahwa persiapan pembelajaran mempunyai hubungan yang sangat besar antara status belajar dengan hasil belajar.
Uji Eksperimental Pengaruh Jumlah Sudu terhadap Daya dan Efisiensi pada Turbin Angin Jenis Cross Flow Sumbu Vertikal Zikri, Khairul; Purnama Putra, Randi; Purwantono, Purwantono; Qalbina, Fitrah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permintaan energi global terus meningkat, didorong oleh pertumbuhan populasi, pembangunan ekonomi, dan pola konsumsi energi. Namun, bahan bakar fosil merupakan sumber daya yang ketersediaannya terbatas. Energi terbarukan memainkan peran penting dalam mencapai ketahanan energi. Indonesia memiliki potensi energi terbarukan yang cukup besar. Energi angin cukup menonjol sebagai salah satu sumber energi terbarukan yang signifikan. Salah satu cara untuk memanfaatkan energi angin adalah dengan menggunakan turbin angin. Turbin angin secara umum dibagi menjadi dua jenis, berdasarkan pada sumbu putarannya turbin angin sumbu horizontal dan turbin angin sumbu vertikal. Turbin angin crossflow merupakan salah satu jenis turbin angin sumbu vertical. Keunggulan turbin ini adalah torsinya yang tinggi memungkinkannya berputar pada kecepatan angin rendah. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimental. Variasi jumlah blade yang digunakan pada penelitian yaitu 6, 10, dan 14 buah. Pengujian dilakukan dengan bantuan fan sebagai penggerak turbin dengan kecepatan yang berbeda yaitu 5m/s, 5,5m/s, 6m/s, 6,5m/s, dan7 m/s. Dari pengujian di dapat hasil daya generator tertinggi diperoleh turbin angin dengan variasi sudu 14 yaitu 3,01 watt saat kecepatan angin 7m/s. Nilai TSR tertinggi diperoleh dari turbin angin dengan variasi sudu 14 saat kecepatan angin 7m/s. Efisiensi tertinggi diperoleh dari dari turbin angin dengan variasi sudu 14 dengan nilai 11,41% saat kecepatan angin 7 m/s. Turbin yang paling baik dan optimal pada penelitian ini turbin angin dengan variasi sudu 14. Karena dari seluruh aspek hampir mengungguli turbin dengan variasi jumlah sudu lainnya.
Implementasi Sistem Manajemen Keselamatan Dan Kesehatan Kerja di Jurusan Teknik Permesinan SMK Negeri 5 Padang Kelvin Permana Saputra, Dwi; Irzal, Irzal; Yuvenda, Dori; Qalbina, Fitrah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.26384

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman, kesadaran, dan kepedulian siswa SMK Negeri 5 Padang terhadap bahaya kerja saat praktik, khususnya dalam mematuhi aturan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran mengenai pelaksanaan SMK3 di Jurusan Teknik Permesinan SMK Negeri 5 Padang, sehingga dapat meningkatkan kepatuhan siswa terhadap prosedur keselamatan kerja. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup dan dokumentasi. Responden terdiri dari siswa kelas XI dan XII Teknik Permesinan yang dipilih secara acak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan SMK3 dalam indikator perencanaan memperoleh kategori “sesuai” dengan rata-rata skor 25,6 dari skor maksimal 36. Pada indikator penerapan, hasilnya masuk dalam kategori “kurang sesuai” dengan rata-rata skor 42,09 dari skor maksimal 68. Sedangkan pada indikator evaluasi, hasilnya juga termasuk “kurang sesuai” dengan rata-rata skor 10,3 dari skor maksimal 16. Berdasarkan temuan ini, dapat disimpulkan bahwa penerapan dan evaluasi SMK3 di jurusan tersebut masih memerlukan peningkatan, terutama dalam hal implementasi nyata di lingkungan praktik siswa.
Using hand painting in the fabrication of a negative refractive index metamaterial based on circular shape with paper as the dielectric Hamonangan M , Felix R.M. Hamonangan M; Yudistira , Hadi Teguh Yudistira; Qalbina , Fitrah; Saputro , • Adhitya Gandaryus; Faisal , Amir
Greensusmater Vol. 1 No. 1 (2024): Inaugural issue
Publisher : Green and Sustainable Materials Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62755/greensusmater.2024.1.1.15-19

Abstract

This study aims to use the hand-painting method in designing and fabricating a metamaterial based on a circular shape that exhibits a negative refractive index over the microwave spectrum. Hand painting is a simple and inexpensive fabrication method. This study applies silver ink as a periodic conductor to glossy paper as the dielectric substrate. The spectrum of investigation in this study is 3–6 GHz, and the experiment results are compared with the simulation results. The slight error obtained between transmission results from the simulation and the experiments reflects limitations in the fabrication methods used. Overall, the experiment results have a similar trend to the simulation results. The electrical properties of the metamaterial are retrieved from the transmission and reflection simulation results. The simulation results are employed instead of the experimental results because of the fluctuating data provided by the latter. The refractive index presents a negative value at 3–3.6 GHz.
TINJAUAN MINAT SEBAGAI FAKTOR PENDORONG MAHASISWA PADA PROGRAM PERTUKARAN MAHASISWA MERDEKA Ramadhan, Raihan; Prasetya, Febri; Wulansari, Rizky Ema; Qalbina, Fitrah
Jurnal Vokasi Mekanika (VoMek) Vol 6 No 2 (2024): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Departemen Teknik Mesin Fakultas Teknik Unversitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/vomek.v6i2.725

Abstract

Meningkatkan sumber daya manusia dan basis produksi suatu negara membutuhkan pendidikan tinggi sebagai institusi pendidikan. Berbagai tantangan yang berkaitan dengan pendidikan tinggi yang membutuhkan berbagai pendekatan perlu diatasi oleh sistem pendidikan tinggi di masa depan. Para mahasiswa diharapkan memiliki kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan setiap perubahan dan menjadi lebih mandiri. Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) merupakan terobosan inovatif dalam mendorong mobilitas dan pertukaran mahasiswa antar perguruan tinggi di dalam negeri. Kebijakan ini merupakan sebuah upaya transformasi pendidikan tinggi agar mampu mengikuti perkembangan zaman yang semakin kompleks. Minimnya keikutsertaan mahasiswa mengikuti Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka menjadi kendala utama. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau secara mendalam pengaruh minat mahasiswa Teknik Mesin FT-UNP sebagai faktor pendorong partisipasi mereka dalam program PMM. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, studi melibatkan mahasiswa Teknik Mesin sebagai subjek penelitian, dengan proses penelitian mencakup validasi instrumen dan pengumpulan data. Analisis data dengan perangkat lunak Smart PLS dan pemodelan persamaan struktural (SEM). Dengan nilai Coefficient Path dari 0,450, t-statistics (5.870), dan p-value dari 0,00, temuan penelitian menunjukkan bahwa minat memiliki pengaruh positif dalam mendorong siswa untuk bergabung dengan Program Pertukaran Mahasiswa Gratis di Departemen Teknik Mesin FT-UNP. Minat dipicu oleh berbagai faktor, seperti informasi yang diperoleh dari media sosial, teman, dan keluarga, serta motivasi diri untuk mengembangkan diri dan memperluas wawasan. Kesimpulan analisis menegaskan peran kunci dan signifikan minat dalam mendorong partisipasi mahasiswa. Perlu dicatat bahwa penelitian ini terbatas pada satu departemen, dan generalisasi temuan perlu dilakukan dengan hati-hati
The influence of processing temperature on the mechanical properties of recycled PET fibers Fauza, Anna Niska; Qalbina, Fitrah; Nurdin, Hendri; Ambiyar, Ambiyar; Refdinal, Refdinal
Teknomekanik Vol. 6 No. 1 (2023): Regular Issue
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.094 KB) | DOI: 10.24036/teknomekanik.v6i1.21472

Abstract

Study towards the recycling of PET waste has arisen in the last decades. One of the most widely used methods was the mechanical recycling process due to its simplicity and low cost of production. In this research, PET waste obtained from the disposable water gallon containers was used to produce recycled PET fibers for textile applications. The PET fibers were prepared using the extrusion technique by varying the processing temperatures, i.e., 200, 210, 220, 230, and 240°C. The diameter, FTIR analysis, XRD analysis, and mechanical properties of the PET fibers at various processing temperatures were studied. The results showed that the optimum processing temperature for preparing recycled PET fibers was 210°C with a diameter of 0.23 mm, a degree of crystallinity of 8.9%, a tensile strength of 70.4 MPa, and an elongation at break of 83.6%. In conclusion, PET waste shows a promising application to be processed as recycled PET fibers for textile applications.
Analisis Penambahan Turbin Magnus pada Kapal Tanker 1700 DWT Menggunakan Simulasi Computational Fluid Dynamics Surya, Fajar; Putra, Randi Purnama; Fernanda, Yolli; Qalbina, Fitrah
Jurnal Vokasi Mekanika (VoMek) Vol 7 No 4 (2025): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Departemen Teknik Mesin Fakultas Teknik Unversitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/vomek.v7i4.901

Abstract

Turbin magnus merupakan turbin yang berfungsi sebagai sistem propulsi tambahan pada kapal dengan tujuan meningkatkan efisiensi energi dan mengurangi emisi gas buang. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis perbandingan performa turbin magnus tipe flettner rotor dan thom rotor terhadap koefisien lift (Cℓ), koefisien drag (Cd), gaya thrust (Fr), serta hambatan total baru kapal (RT New). Metode penelitian menggunakan simulasi berbasis Computational Fluid Dynamics (CFD) dengan menggunakan software Ansys Fluent 2025 R1 Student Version. Hasil penelitian menunjukkan bahwa turbin magnus tipe thom rotor memiliki nilai Cℓ lebih tinggi sebesar 0,3364; 0,3276; 0,3157 pada kecepatan 5 m/s, 10 m/s, dan 15 m/s dibandingkan flettner rotor sebesar 0,2785; 0,2508; 0,2442 pada kecepatan 5 m/s, 10 m/s, dan 15 m/s dengan penurunan nilai lebih stabil pada variasi kecepatan angin. Sedangkan nilai Cd thom rotor sebesar 0,6487; 0,5333; 0,4959 pada kecepatan 5 m/s, 10 m/s, dan 15 m/s juga lebih besar dibandingkan flettner rotor sebesar 0,5705; 0,4537; 0,4229 pada kecepatan 5 m/s, 10 m/s, dan 15 m/s. Perhitungan gaya thrust (Fr) menunjukkan peningkatan signifikan pada kedua tipe rotor seiring kenaikan kecepatan aliran, dengan kontribusi terbesar pada thom rotor. Hambatan total baru kapal (RT New) menurun secara relatif terhadap kondisi awal, menandakan adanya efisiensi propulsi tambahan. Maka penambahan turbin magnus mampu memberikan gaya dorong tambahan, mengurangi hambatan total, serta meningkatkan efisiensi operasional kapal. Thom rotor menghasilkan gaya angkat yang lebih stabil, sementara flettner rotor lebih efisien dalam menekan hambatan, sehingga pemilihan tipe rotor dapat disesuaikan dengan kebutuhan operasional kapal.