Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Penanaman Nilai Pendidikan Akhlak pada Film Riko bagi Anak Usia Dini Casini, Casini; Listiana, Aan
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v8i1.4657

Abstract

Pada era sekarang ini pemanfaatan digital oleh anak usia dini sudah banyak digunakan. Hal ini bisa kita manfaatkan penanaman nilai-nilai akhlak yang baik pada sebuah film. Pendidikan akhlak anak usia dini bisa kita lihat dalam nilai religious yang terkandung dalam serial kartun Riko untuk anak usia dini. Pendidikan akhlak ini ditanamkan sedini mungkin, dengan demikian diharapkan dimasa depan, menjadi seorang berpendidikan akhlak baik dan terpuji. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, data yang diambil melalui observasi dan dokumentasi dengan subjek penelitian dari film animasi “Riko The Series” season tiga. Film ini kemudian menggunakan Teori belajar Albert Bandura. Setelah data diperoleh, dilakukan pengamatan untuk mengetahui nilai pendidikan akhlak yang terdapat dalam film Riko The Series Season 3. Dari pengamatan menunjukkan ada sebelas Pendidikan akhlak terkandung dalam film Riko The Series yaitu nilai religius, nilai jujur, nilai disiplin, nilai kerja keras, nilai mandiri, nilai menghargai prestasi, nilai bersahabat atau komunikatif, nilai cinta damai, nilai peduli sosial, dan nilai tanggung jawab, dengan harapan dapat 
Strategi dan Tantangan Keterlibatan Ayah dalam Pengasuhan Anak Usia Dini di Era Digital Mutiarasari, Airin; Listiana, Aan; Rachmawati, Yeni
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 6 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v8i6.6463

Abstract

Penggunaan teknologi digital oleh anak usia dini terus meningkat, sehingga menuntut peran aktif orang tua khususnya ayah dalam membimbing penggunaan teknologi secara bijak. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tantangan yang dihadapi ayah dalam pengasuhan serta strategi yang dapat diterapkan. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode literatur review. Hasil menunjukkan bahwa tantangan utama yang dihadapi ayah mencakup keterbatasan waktu dimana 82,98% ayah memiliki jadwal yang padat, kurangnya pengetahuan ayah terkait penggunaan teknologi yang dapat menyebabkan risiko digital, dan adanya distraksi teknologi. Strategi yang dapat diterapkan meliputi: 1) quality time bersama anak, 2) memahami penggunaan teknologi bagi anak, 3) menghindari distraksi teknologi, 4) memberikan contoh yang baik dalam penggunaan teknologi, 5) Komunikasi terbuka dengan anak, 6) berkolaborasi dengan ibu untuk menentukan peraturan penggunaan teknologi. Penelitian ini menekankan pentingnya keterlibatan ayah yang lebih responsif dalam mendukung perkembangan anak di era digital dan membangun pengasuhan digital yang sehat.
Pola Asuh Orang Tua Tunggal (Ibu) terhadap Perkembangan Sikap Anak: Parenting Patterns of Single Parents (Mothers) on the Development of Children's Attitudes Afrilliany, Afrilliany; Rachmawati, Yeni; Listiana, Aan
Jurnal Ilmiah Kebidanan dan Kesehatan (JIBI) Vol. 3 No. 1 (2025): Volume 3 Nomor 1 Mei 2025
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36590/jibi.v3i1.1401

Abstract

Manusia diciptakan tuhan secara berpasang-pasangan, adanya laki-laki serta perempuan, pernikahan merupakan sesuatu hal yang sakral dalam mempersatukan dua insan, dan anak adalah anugerah terindah yang tuhan berikan. Orang tua mempunyai peran tersendiri untuk selalu mendidik dan menjadi role model untuk anaknya, pola pengasuhan yang baik tentunya akan memberikan pengaruh baik bagi perkembangan anak ke depan, lalu bagaimana dengan keadaan keluarga yang tidak sempurna dengan tidak ada peran ayah atau ibunya yang meninggal atau bercerai, sehingga peran Pengasuhan diperankan oleh satu pihak saja. Tujuan dari penulisan ini yaitu untuk menyajikan informasi mengenai Pengaruh Orang Tua Tunggal (ibu) terhadap Perkembangan sikap anak. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan mengkaji berbagai sumber data dari hasil wawancara dan observasi, dengan partisipasi Ibu anak, seorang anak dan Guru. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa subjek dengan pola asuhan orang tua tunggal (ibu) memiliki pengaruh positif dan negatif, peran serta pola asuh dari ibu tunggal subjek memberikan pengaruh pada anak yang memiliki kecerdasan sosial emosi yang baik terhadap kemampuannya dalam beradaptasi dengan lingkungannya serta dapat berkomunikasi baik dengan orang-orang disekelilingnya, namun sikap ini tidak akan terjadi secara permanen karena sifat anak yang masih labil, tetap saja peran ayah dalam masa usia dini anak lebih memberikan pengaruh yang efektif di masa remaja hingga dewasa.
Digital Parenting: Strategi untuk Mencegah Kecenderungan Narsistik pada Anak Usia Dini Mustika, Rina; Listiana, Aan; Rachmawati, Yeni
Kiddo: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/kiddo.v6i2.18538

Abstract

Parenting as a strategy to minimize narcissistic tendencies in young children due to exposure to digital technology is becoming an increasingly relevant topic in today's era. Using a literature review method, this study analyzes data from various academic literature published in recent years through several scientific reference sources such as Google Scholar and Scopus. Digital parenting is defined as the form of supervision, restriction, and guidance provided by parents in directing their children's digital activities. Narcissistic tendencies in children are often triggered by excessive use of gadgets or internet access, which can disrupt their psychological and social development. The results of analyses from various sources indicate that uncontrolled digital exposure has the potential to increase excessive social validation-seeking behavior, reduce empathy, and affect children's academic performance. Conversely, the implementation of digital parenting strategies such as active control, content monitoring, limiting device usage time, and direct supervision can mitigate these risks. This study also found that a balance between digital activities and real-world interactions, combined with creative and purposeful parenting patterns, is a key factor in preventing narcissistic behavior from an early age. In conclusion, consistent and collaborative digital parenting between parents and educators plays a crucial role in supporting children's healthy psychological, social, and academic development amid the rapid advancement of digital technology.
Strategi Pencegahan dan Penanganan Stunting Multidimensi melalui Pelatihan Guru PAUD Romadona, Nur Faizah; Setiasih, Ocih; Listiana, Aan; Syaodih, Ernawulan; Rudiyanto, Rudiyanto
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 6 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5724

Abstract

Dalam upaya mencapai Sustainable Development Goals (SDGs) 2030, stunting masih menjadi masalah mendasar di Indonesia hingga saat ini. Hingga tahun 2022, kasus stunting pada anak masih cukup tinggi melampaui standart WHO. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas pelatihan dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan 150 guru PAUD agar dapat mengidentifikasi, mencegah dan menangani stunting. Metode kualitatif dan kuantitatif digunakan pada penelitian ini dengan desain pre-eksperimental. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah kuesioner berupa pre-test dan post-test serta wawancara dengan Teknik analisis data tematik. Hasilnya, pelatihan ini efektif meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru dalam melakukan identifikasi, mengenali factor penyebab, pencegahan dan penanganan stunting. Selain itu juga terdapat pengaruh pelatihan terhadap peningkatan pengetahuan dan keterampilan guru PAUD terkait stunting pada anak. Rekomendasi selanjutnya agar pelatihan stunting ini diperluas sasarannya kepada lebih banyak guru PAUD, sehingga kemampuan dalam pencegahan dan penanganan stunting dapat dimiliki guru PAUD sekaligus membantu mempercepat penurunan kasus stunting (konvergensi stunting) di Indonesia.
Strategi dan Tantangan Keterlibatan Ayah dalam Pengasuhan Anak Usia Dini di Era Digital Mutiarasari, Airin; Listiana, Aan; Rachmawati, Yeni
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 6 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v8i6.6463

Abstract

Penggunaan teknologi digital oleh anak usia dini terus meningkat, sehingga menuntut peran aktif orang tua khususnya ayah dalam membimbing penggunaan teknologi secara bijak. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tantangan yang dihadapi ayah dalam pengasuhan serta strategi yang dapat diterapkan. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode literatur review. Hasil menunjukkan bahwa tantangan utama yang dihadapi ayah mencakup keterbatasan waktu dimana 82,98% ayah memiliki jadwal yang padat, kurangnya pengetahuan ayah terkait penggunaan teknologi yang dapat menyebabkan risiko digital, dan adanya distraksi teknologi. Strategi yang dapat diterapkan meliputi: 1) quality time bersama anak, 2) memahami penggunaan teknologi bagi anak, 3) menghindari distraksi teknologi, 4) memberikan contoh yang baik dalam penggunaan teknologi, 5) Komunikasi terbuka dengan anak, 6) berkolaborasi dengan ibu untuk menentukan peraturan penggunaan teknologi. Penelitian ini menekankan pentingnya keterlibatan ayah yang lebih responsif dalam mendukung perkembangan anak di era digital dan membangun pengasuhan digital yang sehat.
Keteladanan dan Pembiasaan sebagai Landasan Strategi Guru dalam Pembentukan Karakter Anak Usia Dini Dewi Rukmandari, Oktavika; Mariyana, Rita; Listiana, Aan
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v6i2.1710

Abstract

Pendidikan karakter anak usia dini menuntut keterpaduan antara dimensi moral, sosial, dan spiritual melalui pengalaman langsung yang berkesinambungan. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran keteladanan dan pembiasaan sebagai dua landasan strategis dalam pembentukan karakter anak usia dini dengan merujuk pada teori moral klasik Lickona, Bandura, dan Ki Hajar Dewantara, serta hasil penelitian empiris periode 2019–2025. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR), dengan sumber literatur dari database Garuda, Google Scholar, Scopus, dan DOAJ menggunakan kata kunci teacher character education, modeling, habituation, moral development, early childhood, dan religious-based education. Data dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa guru berperan sebagai figur moral, fasilitator, dan perancang lingkungan belajar yang mendukung perkembangan karakter anak. Keteladanan menjadi model perilaku melalui mekanisme observational learning, sedangkan pembiasaan menumbuhkan internalisasi nilai melalui pengulangan bermakna. Nilai religius memperkuat dimensi spiritual dan integritas moral anak. Sinergi keduanya menghasilkan pembentukan karakter yang stabil, kontekstual, dan berkelanjutan dalam kehidupan sehari-hari.