Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Hubungan Regulasi Diri Dengan Kecerdasan Emosional Siswa SMA Swasta Istiqal Delitua Fitriana, Dina; Saragih, Nurul Azmi; Dewi, Ika Sandra; Asyah, Nur
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 6 No. 3 (2025): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v6i3.1458

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self regulation dengan kecerdasan emosional pada siswa kelas XI SMA Swasta Istiqal Delitua Tahun Ajaran 2024/2025. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya kemampuan mengelola diri dalam membentuk kecerdasan emosional siswa, yang berperan besar dalam menghadapi tantangan akademik maupun sosial di lingkungan sekolah. Siswa dengan regulasi diri yang baik cenderung mampu mengontrol emosi, menetapkan tujuan, serta mengatasi tekanan dengan lebih efektif, sehingga berpotensi memiliki kecerdasan emosional yang lebih tinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Sampel sebanyak 42 siswa dipilih secara acak menggunakan teknik simple random sampling. Instrumen yang digunakan adalah angket self regulation dan kecerdasan emosional yang disusun berdasarkan skala Likert. Hasil uji menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dan terdapat hubungan linear antara kedua variabel. Uji korelasi Pearson menunjukkan adanya hubungan yang positif dan signifikan signifikansi (p) < 0,05. Nilai koefisien determinasi sebesar 38,2% menunjukkan bahwa self regulation memberikan kontribusi terhadap kecerdasan emosional siswa, sedangkan sisanya sebesar 61,8% dipengaruhi oleh faktor lain. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi tingkat regulasi diri yang dimiliki siswa, semakin tinggi pula kecerdasan emosional yang ditunjukkan. Oleh karena itu, pengembangan kemampuan self regulation penting untuk diintegrasikan ke dalam program pendidikan guna mendukung pertumbuhan emosional dan sosial siswa secara optimal.
Pengaruh Layanan Informasi Teknik Problem Solving Terhadap Pengambilan Keputusan Karir Santri Kelas VI Pondok Pesantren Ta’dib Asyakirin Hadi, Fadlan; Dewi, Ika Sandra; Asyah, Nur; Syaim, Khairina Ulfa
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 6 No. 4 (2025): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v6i4.1590

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah layanan informasi Teknik Problem Solving berpengaruh terhadap pengambilan Keputusan karir santri kelas VI Pondok Pesantren Ta’dib Asyakirin. Dalam penalitian ini akan membahas masalah santri pondok pesantren Ta’dib asyakirin yang hidup berasrama, terisolasi dari kehidupan bermasyarakat, serta jauh dari internet. Menyebabkan kurang informasi tentang pemilihan karir yang berdampak pada ketidak matangan persiapan pemilihan karirnya. Metode Peneliian ini berupa eksperimen dengan desain penelitian pre test dan post test desain. Teknik pengumpulan data nya menggunakan observasi, wawancara dan kusioner atau angket. Untuk Teknik analisis data penguji menggunakan uji validitas dan uji reabilitas, uji homogenitas digunakan untuk melihat kesetaraan responden, kemudian menggunakan uji t untuk menentukan hipotesis. Dari hasil penelitian yang dilakukan, peneliti mendapatkan hasil yang posistif Dimana layanan informasi Teknik problem solving berpengaruh terhadap pengambilan Keputusan karir santri kelas VI Pondok Pesanten Ta’dib Asyakirin. Ditandai dengan meningkatnya hasil post test setelah dilakukannya Layanan Informasi dengan Teknik problem solving.
PENGARUH LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK TEKNIK ROLE PLAYING TERHADAP KECERDASAN INTERPERSONAL SISWA KELAS XI MAN 2 DELI SERDANG T.A 2024/2025 Aulya, Afifah; Asyah, Nur; Dewi, Ika sandra; Hutasuhut, Dina Hidayati
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Terbit
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.34982

Abstract

Kecerdasan interpersonal adalah kemampuan menciptakan, membangun dan mempertahankan suatu hubungan antar pribadi (sosial) yang sehat dan saling menguntungkan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh layanan bimbingan kelompok denga teknik role playing terhadap kecerdasan interperonal siswa kelas XI MAN 2 Deli Serdang T.A 2024/2025. Layanan bimbingan kelompok dengan pendekatan role playing berperan penting dalam meningkatkan kecerdasan interpersonal siswa. Melalui penerapan teknik ini, siswa diharapkan mampu mengatasi berbagai hambatan, seperti kurang mampu membangun dan menjalin hubungan, berempati dengan orang lain, kurang percaya diri saat berinteraksi dan kurang mampu mengelola konflik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-eksperimen one group pretest-posttest design dengan bantuan dari program SPSS version 23.00 for windows. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 105 siswa, dan sampel diambil secara purposive sampling sebanyak 10 siswa yang memiliki tingkat interaksi sosial rendah. Hasil analisis data menunjukkan nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0.011 dan nilai uji t sebesar 3.200, yang menunjukkan bahwa layanan bimbingan kelompok dengan teknik role playing memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kecerdasan interpersonal siswa. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa intervensi ini efektif dalam membantu siswa mengembangkan kecerdasan interpersonal yang lebih baik. Temuan ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi guru BK dalam merancang layanan bimbingan yang sesuai untuk meningkatkan kecerdasan interpersonal siswa di sekolah.
The Crisis of Adab in Generation Z’s Social Interactions: Challenges and Urgency Asyah, Nur; Fadhillah Putri, Rini; Fitriani, Enny
International Journal of Educational Research Excellence (IJERE) Vol. 5 No. 1 (2026): January-June
Publisher : PT Inovasi Pratama Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55299/ijere.v5i1.1710

Abstract

Generation Z has grown up in the digital era marked by the massive dominance of social media and communication technologies. This phenomenon has significantly transformed patterns of social interaction—including attitudes, manners, and interpersonal communication ethics—often characterized by a decline in adab (ethical conduct) and face-to-face social skills. This study aims to identify the characteristics of the adab crisis in Generation Z’s social interactions, and examine the urgency of addressing this issue within the contexts of education and character development. A literature review method was employed to synthesize findings from recent empirical studies. The results indicate that the dominance of digital interactions contributes to a decline in meaningful interpersonal communication skills, while the need for adab education and soft skills development has become increasingly urgent. Theoretically, this study enriches the discourse on adab as a dynamic and contextual social construct in the digital era. Adab can no longer be understood solely in a normative–traditional sense but must be positioned as an adaptive social competence responding to contemporary changes. Practically, the findings provide a strong foundation for developing educational and guidance interventions—particularly through humanistic approaches and group guidance—as effective strategies for revitalizing adab in Generation Z’s social interactions
Analisis hubungan penerimaan diri dengan sikap optimisme dalam belajar siswa Pramadan, Awalamsyah; Saragih, Nurul Azmi; Dewi, Ika Sandra; Asyah, Nur
Al-Ittizaan: Jurnal Bimbingan Konseling Islam Vol 9, No 1 (2026): Al-Ittizaan: Jurnal Bimbingan Konseling Islam
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/ittizaan.v9i1.37663

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara penerimaan diri dan sikap optimisme dalam belajar pada siswa SMK Negeri 2 Medan Tahun Ajaran 2024/2025. Dalam konteks pendidikan vokasional abad ke-21, dimensi psikologis siswa menjadi aspek penting karena tuntutan akademik dan kesiapan kerja menuntut stabilitas internal serta orientasi masa depan yang positif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi berjumlah 170 siswa kelas X, dengan sampel 43 siswa yang dipilih melalui teknik simple random sampling. Instrumen penelitian berupa skala Likert untuk mengukur penerimaan diri dan optimisme belajar yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas, uji linearitas, dan korelasi Product Moment Pearson menggunakan SPSS 26.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa koefisien korelasi sebesar r = 0,096 dengan nilai signifikansi p = 0,541 (p > 0,05), yang berarti tidak terdapat hubungan yang signifikan antara penerimaan diri dan optimisme dalam belajar. Temuan ini mengindikasikan bahwa optimisme belajar siswa SMK lebih dipengaruhi oleh faktor eksternal seperti pengalaman akademik, dukungan sosial, dan persepsi peluang kerja. Penelitian ini menegaskan pentingnya pendekatan multidimensional dalam pengembangan layanan bimbingan dan konseling berbasis bukti empiris.