Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

PENGARUH LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK SOSIODRAMA UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL SISWA KELAS X SMK TRIGUNA Khairina Ulfa Syaimi
Al-Mursyid : Jurnal Ikatan Alumni Bimbingan dan Konseling Islam (IKABKI) Vol 1, No 1 (2019): JURNAL AL-MURSYID EDISI JANUARI-JUNI
Publisher : UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (742.452 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bimbingan kelompok denganteknik sosiodrama untuk meningkatkan keterampilan komunikasi interpersonalsiswa. Metode penelitian yang digunakan adalah Quasi ekperimen designnonequivalent control group design. Kelompok eksperimen menerimaperlakukan berupa 7 sesi bimbingan kelompok yang diselenggarakan dua kalidalam seminggu. Kelompok kontrol tidak menerima perlakuan. Populasi dalampenelitian ini adalah Siswa Laki-laki kelas X jurusan otomotif SMK TrigunaUtama Ciputat tahun angkatan 2017. Teknik sampling yang digunakan adalahnon-probability sampling dengan bentuk purposive sampling. Siswa laki-lakiyang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah 20 orang dengan skorketerampilan komunikasi interpersonal berada dalam kategori rendah. Instrumenyang digunakan dalam menentukan sampel penelitian ini adalah instrumenketerampilan komunikasi interpersonal dengan empat pilihan dalam model skalalikert yang terdiri 42 butir valid dengan reliabilitas menggunakan cronbach’salpha sebesar 0,813. Teknik analisis data statistik dilakukan dengan menggunakanstatistik deskriptif dengan menggunakan mean empiris untuk melihat rata-rataskor pretest dan posttest pada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol.Hasilpengujian hipotesis menunjukkan bahwa nilai Asymp. Sig sebesar 0.000, yangberarti melalui hasil perhitungan tersebut maka diperoleh kesimpulan bahwa padaketerampilan komunikasi interpersonal siswa laki-laki sig< 0.05, Artinyapeningkatan keterampilan komunikasi interpersonal siswa laki-laki kelas Xjurusan otomotif SMK Triguna Utama Ciputat kelompok treatment lebih tinggidibandingkan kelompok kontrol. Implikasi dari hasil penelitian adalah membantumeningkatkan keteramplan komunikasi interpersonal siswa laki-laki kelas Xjurusan otomotif SMK Triguna Utama Ciputat. Oleh sebab itu, dinamikakelompok layanan bimbingan kelompok dapat memfasilitasi siswa untukmengenal dan mengekspresikan perasaan diri dan orang lain, berpendapat sertamembina hubungan dengan sesama anggota.Kata Kunci : bimbingan kelompok, komunikasi interpersonal, siswa laki-laki-sosiodram
Pengaruh Bimbingan Kelompok Melalui Teknik Expressive Writing Untuk Meningkatkan Empati Pada Siswa Di Kelas X SMK Swasta Satria Dharma Perbaungan Tahun Ajaran 2021/2022 Pratiwi, Khairina Ulfa Syaimi
Ability: Journal of Education and Social Analysis Volume 3 No 3 Juli 2022
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jesa.v3i3.727

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Bimbingan kelompok melalui teknik expressive writing untuk meningkatkan empati pada siswa kelas X SMK Swasta Satria Dharma Perbaungan penelitian yang digunakan dalam penilitian ini dalam penelitian ini dilakukan pretest, diberikan tindakan setelah itu dilakukan posttest untuk melihat pengaruh dari tindakan yang diberikan. Perkembangan Meningkatkan Empati post test Perkembangan Meningkatkan Empatipost test berada pada kategori sangat baik 8 siswa (18%), kategori baik sebanyak 4 siswa (5%), kategori cukup sebanyak 3 siswa (9%) dan kurang sebanyak 2 siswa (7%). sebuah item dinyatakan valid apabila hasil hitung pearson correlation > rtabel (sig. 0.05). untuk menentukan nilai dari rtabel (sig. 0.05) dapat dilihat pada bagian rtabel product moment dengan jumlah data (n) = 15 maka sebesar 0.514 sehingga item dari skala setiap pernyataan dinyatakan valid karna rhitung > rtabel. peningkatan Teknik Expressive Writing terhadap keterampilan Meningkatkan Empati ini terlihat dari rata-rata pada saat pre test Teknik Expressive Writing sebesar 0.587, kemudian pada saat post test keterampilan menulis rata-ratanya menjadi 0.587 sehingga terdapat peningkatan rata-rata skor Meningkatkan Empati setelah intervensi menggunakan Teknik Expressive Writing sebesar 0.587.
Pengaruh Layanan Bimbingan Kelompok Terhadap Pemahaman Bahaya Pernikahan Dini Pada Siswa Kelas XI Di SMA Negeri 1 STM Hilir Tahun Ajaran 2021/2022 Sarah Febina Br Sembiring, Khairina Ulfa Syaimi
Cybernetics: Journal Educational Research and Social Studies Volume 3 Nomor 3 Juli 2022
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/cjerss.v3i3.687

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : Apakah ada Pengaruh Layanan Bimbingan Kelompok terhadap Pemahaman Bahaya Pernikahan Dini pada Siswa Kelas XI di SMA Negeri 1 STM Hilir Tahun Ajaran 2021/2022. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, dengan pendekatan penelitian quasi experiment. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI MIA 1 SMA Negeri 1 STM Hilir. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas XI MIA 1. Pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling sebanyak 8 orang yang berasal dari kelas XI MIA 1. Data penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan angket Pemahaman Bahaya Pernikahan Dini siswa berjumlah 26 item pernyataan yang telah valid dan reliabel. Kemudian data dianalisis menggunakan uji - t untuk melihat apakah ada pengaruh signifikan pemberian bimbingan kelompok terhadap Pemahaman Bahaya Pernikahan Dini pada siswa. Hal ini dapat dilihat dari hasil uji - t yang menunjukkan bahwa pada uji jenjang t diperoleh hasil perhitungan dengan skor test awal (pre-test) diperoleh rata-rata skor 53,5 dengan standar deviasi 12,9. Sedangkan skor (post-test) diperoleh rata-rata 86,75 dengan standar deviasi sebesar 6,94. Artinya, gambaran tingkat Pemahaman Bahaya Pernikahan Dini kelas XI MIA 1 SMA Negeri 1 STM Hilir terlihat dari skor rata-rata siswa sebelum mendapat layanan bimbingan kelompok lebih rendah daripada sesudah mendapat layanan bimbingan kelompok dan layanan bimbingan kelompok memberikan pengaruh terhadap.
Hubungan Konsep Diri Dengan Perilaku Prokrastinasi Akademik Siswa MTS SKB 3 Menteri Sei Tontong Kecamatan Perbaungan Tahun Ajaran 2021/2022 Riska Andini, Khairina Ulfa Syaimi
ALACRITY : Journal of Education Volume 2 Issue 1 Februari 2022
Publisher : LPPPI Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52121/alacrity.v2i1.84

Abstract

Latar belakang dalam penelitian ini adalah bagaimana konsep diri dan perilaku prokrastinasi akademik, dan tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar Hubungan Konsep Diri Dengan Perilaku Prokrastinasi Akademik Siswa MTs SKB 3 Menteri Sei Tontong Kecamatan Perbaungan Tahun Ajaran 2021/2022. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII, VII, dan IX yang berjumlah 324 siswa. Pengambilan sampel dengan menggunakan teknik Random Sampling yaitu sebanyak 10% dari jumlah populasi yaitu sebanyak 32 siswa. Desain penelitian ini menggunkan metode Kuantitatif Asosiatif dan teknik pengumpulan data dalam teknik ini yaitu angket konsep diri dan angket perilaku prokrastinasi akademik. Berdasarkan hasil penelitian hubungan konsep diri dengan perilaku prokrastinasi akademik siswa di MTs SKB 3 Menteri Sei Tontong menggunakan perhitungan koefisien kolerasi dengan Product Moment. Jika rhitung > rtabel maka variabel X dan Y memiliki hubungan. Dari hasil perhitungan diperoleh koefisien kolerasi antara konsep diri (X) dengan kepercayaan diri (Y) rhitung= 0,261 dan rtabel dengan taraf signifikan 5% sebesar 0,237. rhitung > rtabel yaitu (0,261 > 0,237). Dengan demikian dinyatakan terdapat hubungan antara konsep diri dengan perilaku prokrastinasi akademik siswa MTs SKB 3 Menteri Sei Tontong Tahun Pelajaran 2021/2022
Pengaruh Teknik Sosiodrama untuk Meningkatkan Keterampilan Komunikasi Interpersonal Siswa Laki-Laki Kelas SMK Ar-Rahman Misriadi Langkat Khairina Ulfa Syaimi
Jurnal Counseling Care Vol 3, No 1 (2019): Jurnal Counseling Care
Publisher : Universitas PGRI SUMATERA BARAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (405.574 KB) | DOI: 10.22202/jcc.2019.v3i1.3733

Abstract

This research is intended to observe the effect of through sociodrama technique in improving students’ interpersonal communication skill at the tenth-grade students of SMK Ar-Rahman Misriadi Langkat. In the research methodology, the writer used quasi-experimental design, focusing on non- equivalent control group design. In addition, to decide the sample of the research the writer used non-probability sampling technique in the form of purposive sampling technique. There were twenty four  male students who had been chosen as the research sample.The sample chosen was classified based on the interpersonal communication  skill in the lower rate. Moreover, the instrument used to decide the sample was the instrument of interpersonal communication skill which provided four options on a Likert scale. The technique of analysis was carried out by using descriptive statistics which provided empirical mean to know the average scores between the pre-test and the posttest in the experimental group and controlled group respectively. The result showed that the score of Asymp. Sig were 0.000 which meant that the interpersonal communication skill of the male students Sig < 0.05. It can be concluded that the high number of increasing of interpersonal communication skill was experienced by the male students  in the experimental group than in the controlled group. Therefore, the result of this research was used to improve the interpersonal communication skill of the tenth- grade male students  at SMK Ar-Rahman Misriadi Langkat.
Pengaruh Teknik Sosiodrama untuk Meningkatkan Keterampilan Komunikasi Interpersonal Siswa Laki-Laki Kelas SMK Ar-Rahman Misriadi Langkat Khairina Ulfa Syaimi
Jurnal Counseling Care Vol 3, No 1 (2019): Jurnal Counseling Care
Publisher : Universitas PGRI SUMATERA BARAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (405.574 KB) | DOI: 10.22202/jcc.2019.v3i1.3733

Abstract

This research is intended to observe the effect of through sociodrama technique in improving students’ interpersonal communication skill at the tenth-grade students of SMK Ar-Rahman Misriadi Langkat. In the research methodology, the writer used quasi-experimental design, focusing on non- equivalent control group design. In addition, to decide the sample of the research the writer used non-probability sampling technique in the form of purposive sampling technique. There were twenty four  male students who had been chosen as the research sample.The sample chosen was classified based on the interpersonal communication  skill in the lower rate. Moreover, the instrument used to decide the sample was the instrument of interpersonal communication skill which provided four options on a Likert scale. The technique of analysis was carried out by using descriptive statistics which provided empirical mean to know the average scores between the pre-test and the posttest in the experimental group and controlled group respectively. The result showed that the score of Asymp. Sig were 0.000 which meant that the interpersonal communication skill of the male students Sig < 0.05. It can be concluded that the high number of increasing of interpersonal communication skill was experienced by the male students  in the experimental group than in the controlled group. Therefore, the result of this research was used to improve the interpersonal communication skill of the tenth- grade male students  at SMK Ar-Rahman Misriadi Langkat.
Peran Petue Edet Gayo (Orang Yang Ahli Dalam Adat Gayo) Melalui Sosialisasi “Sumang” Untuk Mencegah Kenakalan Remaja di Bener Meriah Erna Fitriani Hamda; Khairina Ulfa Syaimi; Sri Kintan Tarsiah
TheJournalish: Social and Government Vol. 4 No. 3 (2023): Social and Government
Publisher : CV The Journal Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55314/tsg.v4i3.535

Abstract

Hukum adat yang termasuk pada tatanan adat gayo adalah budaya “sumang”. Sumang adalah sistem nilai adat Gayo yang termasuk kedalam sistem pendidikan sosial kemasyarakatan dalam kehidupan sehari-sehari. Budaya sumang bertujuan  untuk  menentukan hukum atau nilai dari suatu perbuatan yang dilakukan untuk ditentukan baik buruknya masyarakat dalam berakhlak,berkarakter, dan beretika. Budaya sumang menjadi ukuran nilai apakah seseorang berperilaku tertib atau tidak dalam kehidupan sosial masyarakat Gayo di Aceh. Aturan budaya biasanya ditentukan oleh tetue gayo (atau orang yang ahli dalam adat) dan mereka memiliki organisasi dan kantor khusus di Gayo per kabupatennya. Sesuai judul peneliti mengambil sampel khusus tetue adat di kabupaten Bener Meriah.Hasil dari wawancara awal dengan wakil ketua adat mengatakan, adat gayo tidak terlepas dari Al- Qur’an dan Sunnah dalam pribahasa Gayo “syariat urum adat, agu zat urum sifat” jadi diartikan kebahasa Indonesia syariat islam dan adat Gayo seperti zat dan sifat yang tidak bisa dipisahkan. Ketua adat juga sudah melakukan sosialisasi ke masyarakat dalam masalah pencegahan “ sumang” yang mana program  mereka terutama mencegah anak-anak menikah usia dini atau masih sekolah dan melakukan maksiat. Wakil ketua mengatakan terutama yang sangat dilindungi adalah anak perempuan.Hasil dari penemuan dilapangan peran petue edet gayo sangat berperan terlihat dari hasil wawancara yang menyatakan bahwa peran petue gayo terlihat dari mensosialisaikan “sumang” dan memberikan motivasi yang kuat untuk tidak melakukan hal-hal yang dilarang agama baik dikalanga remaja maupun masyarakat pada umumnya.
IMPLEMENTASI MEDIA AUDIO VISUAL UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN PADA ANAK USIA DINI Rangkuti, Darajat; Rangkuti, Darmina Eka Sari; Syaimi, Khairina Ulfa; Yuniar, Nana; Abdillah, Nikmah
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol. 5 No. 2 (2024): JP-IPS
Publisher : FKIP UMN ALWASHLIYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jpips.v5i2.3843

Abstract

Penelitian ini menyoroti tentang pentingnya pendidikan pada anak usia dini, terutama dalam pengembangan karakter kemandirian. Anak usia dini, yang didefinisikan sebagai anak berusia 5-6 tahun, berada dalam fase perkembangan yang krusial, di mana penanaman nilai-nilai kemandirian sangat diperlukan untuk membentuk individu yang mandiri dan berkualitas. Penelitian ini mengidentifikasi beberapa masalah, termasuk kurangnya sarana dan prasarana yang mendukung proses pembelajaran, serta penekanan guru pada kegiatan membaca dan menulis akibat tuntutan orang tua. Observasi menunjukkan bahwa banyak anak masih bergantung pada orang lain dan kurang berani tampil di depan umum. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi apakah penggunaan media audio visual dapat meningkatkan kemandirian anak di kelompok B usia 5 – 6 tahun. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan pembelajaran melalui media audio visual, yang diharapkan dapat memberikan motivasi bagi anak untuk meningkatkan kemandirian mereka. Hasil penelitian diharapkan memberikan manfaat bagi anak dalam meningkatkan karakter kemandirian, bagi guru dalam memperluas wawasan tentang metode pengajaran, serta bagi pihak sekolah dalam implementasi media pembelajaran yang efektif. Penelitian ini merujuk pada studi sebelumnya yang menunjukkan bahwa penggunaan media audio visual dapat meningkatkan karakter kemandirian anak secara signifikan.
Meningkatkan Kesadaran Bertanggung Jawab Sebagai Remaja Pada Siswa Kelas VIII UPT SMP Negeri 10 Medan Melalui Layanan Bimbingan Kelompok Prameswari, Sekar Aulia; Syaimi, Khairina Ulfa; Husna, M. Faisal; Febrianti, Aliyah
Invention: Journal Research and Education Studies Volume 6 Nomor 1 Maret 2025
Publisher : CV. PUSDIKRA MITRA JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/invention.v6i1.2492

Abstract

Currently, there are so many students who do not have the awareness to be responsible according to their age. This often happens to students who are teenagers. The low awareness of responsibility in students certainly greatly interferes with the effectiveness of their lives so that appropriate efforts are needed in this case, namely group guidance. The purpose of this study was to describe the increase in awareness of responsibility as teenagers in class VIII students of SMP Negeri 10 Medan. The research method used was guidance and counseling action research (PTBK) which was carried out through 2 cycles. The research subjects used were 8 students selected using purposive sampling techniques. The results of this study were that in the pre-cycle, students were at a low awareness of responsibility with an average score of 38.6. In cycle I, there was an increase so that students' awareness of responsibility was in the low category with an average score of 61.25. After cycle II was implemented, students experienced a significant increase in awareness with an average score of 84.75. Thus, group guidance services are stated to be able to increase awareness of responsibility as teenagers in students.
Peningkatan Empati dan Perilaku Prososial Siswa Melalui Layanan Bimbingan Kelompok Berbasis Nilai Nilai Pancasila di Kelas APL SMK N 3 Medan Ardiana, Ardiana; Syaimi, Khairina Ulfa; Nurlaili, Nurlaili; Utami, Ririn Dessy
PEMA Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i2.1220

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas layanan bimbingan kelompok berbasis nilai-nilai Pancasila dalam meningkatkan empati dan perilaku prososial siswa. Latar belakang penelitian menunjukkan adanya kecenderungan menurunnya empati dan perilaku prososial di kalangan remaja, termasuk di kelas APL 1 SMK Negeri 3 Medan, yang tercermin dalam sikap individualisme dan kurangnya inisiatif sosial. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Layanan (PTL) yang dilaksanakan dalam tiga siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas APL 1 yang teridentifikasi memiliki tingkat empati dan perilaku prososial yang rendah. Instrumen pengumpulan data meliputi angket, observasi, dan wawancara tidak terstruktur. Prosedur PTL mencakup tahap perencanaan, pelaksanaan (yang terdiri dari fase pembentukan, peralihan, kegiatan inti, dan pengakhiran), evaluasi proses dan hasil, serta tindak lanjut. Materi bimbingan dirancang dengan mengintegrasikan nilai-nilai dari kelima sila Pancasila. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi, sebanyak 92% siswa memiliki tingkat empati dan perilaku prososial yang rendah. Setelah intervensi, terjadi penurunan secara bertahap: pada siklus I sebesar 46%, siklus II meningkat menjadi 62%, dan pada siklus III mencapai penurunan sebesar 86%, melebihi kriteria keberhasilan yang ditetapkan sebesar 85%. Temuan ini menunjukkan bahwa layanan bimbingan kelompok berbasis nilai-nilai Pancasila efektif dalam menumbuhkan empati dan perilaku prososial siswa. Pendekatan ini terbukti relevan dan strategis dalam membentuk karakter siswa yang peduli, kooperatif, dan bertanggung jawab secara sosial, selaras dengan jati diri bangsa Indonesia.