Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Cakrawala Repositori Imwi

Akuntabilitas Dimata Gereja: Melihat Praktik Akuntabilitas Dan Transparansi Pengelolaan Keuangan Pada Gereja Polycarpus Atambua Rere Paulina Bibiana; Viany Cecilia Pah; Alfonsus Rodriques Suninono
Cakrawala Repositori IMWI Vol. 6 No. 3 (2023): Cakrawala Repositori IMWI
Publisher : Institut Manajemen Wiyata Indonesia & Asosiasi Peneliti Manajemen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52851/cakrawala.v6i3.396

Abstract

mengelola pendapatannya dengan baik. Untuk memastikan akuntabilitas, gereja perlu melaporkan keuangan kepada umatnya. Studi ini berfokus pada GMIT Polycarpus Atambua yang berada di bawah Sinode GMIT. Gereja ini memiliki visi menjadi jemaat yang misioner dengan tujuan kemandirian dalam Teologi, Daya, dan Dana. Namun, website Sinode GMIT tidak menyediakan panduan pelaporan keuangan yang seharusnya dilakukan oleh setiap gereja, sehingga muncul pertanyaan tentang penerapan akuntabilitas dalam Sinode GMIT, terutama di GMIT Polycarpus Atambua. Penelitian ini menemukan bahwa GMIT Polycarpus Atambua telah melaporkan keuangan secara akuntabel kepada jemaatnya. Catatan keuangan tersebut dipertanggungjawabkan kepada jemaat dan diperiksa oleh BP3J. Namun, BP3J bukanlah pihak yang memiliki keahlian keuangan, sehingga ada kekhawatiran bahwa hasil pemeriksaan mungkin tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya dan terjadi ketidaksimetrisan informasi. Selain itu, setelah dilakukan pengawasan, laporan tahunan juga disusun. Namun, laporan tersebut masih sederhana, hanya mencakup pemasukan, pengeluaran, dan total anggaran. Hal ini jauh berbeda dengan ketentuan dalam PSAK 45 mengenai pelaporan keuangan nirlaba. Dalam kesimpulannya, GMIT Polycarpus Atambua telah melaksanakan pelaporan keuangan dengan akuntabel kepada jemaatnya. Namun, terdapat kebutuhan untuk meningkatkan profesionalisme dalam pemeriksaan keuangan serta menyusun laporan yang sesuai dengan standar yang berlaku. Dengan demikian, akan lebih baik jika Sinode GMIT menyediakan panduan yang jelas mengenai pelaporan keuangan nirlaba kepada gereja-gereja di bawahnya untuk memastikan akuntabilitas yang lebih baik dalam pengelolaan keuangan.
Akuntabilitas Dimata Gereja: Melihat Praktik Akuntabilitas Dan Transparansi Pengelolaan Keuangan Pada Gereja Polycarpus Atambua Rere Paulina Bibiana; Viany Cecilia Pah; Alfonsus Rodriques Suninono
Cakrawala Repositori IMWI Vol. 6 No. 3 (2023): Cakrawala Repositori IMWI
Publisher : Institut Manajemen Wiyata Indonesia & Asosiasi Peneliti Manajemen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52851/cakrawala.v6i3.396

Abstract

mengelola pendapatannya dengan baik. Untuk memastikan akuntabilitas, gereja perlu melaporkan keuangan kepada umatnya. Studi ini berfokus pada GMIT Polycarpus Atambua yang berada di bawah Sinode GMIT. Gereja ini memiliki visi menjadi jemaat yang misioner dengan tujuan kemandirian dalam Teologi, Daya, dan Dana. Namun, website Sinode GMIT tidak menyediakan panduan pelaporan keuangan yang seharusnya dilakukan oleh setiap gereja, sehingga muncul pertanyaan tentang penerapan akuntabilitas dalam Sinode GMIT, terutama di GMIT Polycarpus Atambua. Penelitian ini menemukan bahwa GMIT Polycarpus Atambua telah melaporkan keuangan secara akuntabel kepada jemaatnya. Catatan keuangan tersebut dipertanggungjawabkan kepada jemaat dan diperiksa oleh BP3J. Namun, BP3J bukanlah pihak yang memiliki keahlian keuangan, sehingga ada kekhawatiran bahwa hasil pemeriksaan mungkin tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya dan terjadi ketidaksimetrisan informasi. Selain itu, setelah dilakukan pengawasan, laporan tahunan juga disusun. Namun, laporan tersebut masih sederhana, hanya mencakup pemasukan, pengeluaran, dan total anggaran. Hal ini jauh berbeda dengan ketentuan dalam PSAK 45 mengenai pelaporan keuangan nirlaba. Dalam kesimpulannya, GMIT Polycarpus Atambua telah melaksanakan pelaporan keuangan dengan akuntabel kepada jemaatnya. Namun, terdapat kebutuhan untuk meningkatkan profesionalisme dalam pemeriksaan keuangan serta menyusun laporan yang sesuai dengan standar yang berlaku. Dengan demikian, akan lebih baik jika Sinode GMIT menyediakan panduan yang jelas mengenai pelaporan keuangan nirlaba kepada gereja-gereja di bawahnya untuk memastikan akuntabilitas yang lebih baik dalam pengelolaan keuangan.
Co-Authors Adiutrix Maria Irayanti Seran Adzedora M. Lopes Da Cruz Alexio, Afonso Alfonsus Rodriques Suninono Alfred Yohanis Lay Alfry Aristo Jansen Sinlae Anastasia Umbu Zaza Anderias Vitalis Laer Anggraeny Paridy Antonius Y. W Timuneno Antonius Y. W. Timuneno Arifin Arifin Banunaek, Irma Angriani Baso, Susana Purnamasari Beatrix Yunarti Manehat Boli, Ferdinandus Marin Ch, Yuningsih N. Christina Loe Mau Costa, Sidalia Da David Manafe Davidson Juniardy Hadu, Charles Efi, Martinus Yongki Enike Tje Yustin Dima Fatima Mau, Ermelinda Fernandez, Dolce Maria Pancrasia Firmansyah, Mariano Gaya, Stefanus Ara Gorety Malut, Maria Henny Angri Manafe Hermanus, Erwin Putra Bimantoro Jesus, Monica Perera De Jou Sewa Adrianus Juru, Paulus Kahi Dima Watupelit, Rambu Keban, Hilaria Rosdiana Kitmoen, Adrianus Kristina Wada Betu Kusumaningrum, Yohana Gerardiana Ika Latuheru, Grace Rianti Lela, Oktaviana Petrano Leopold Melkiano Triangga Dawu Lolu, Margareta Luju, Elisabet M. E. Perseveranda Malut, Maria Goreti Maria Augustin Lopes Amaral Maria Goreti Malut Maria Imakulata Pongge Maria Odriana Veronica Mooi Maria Roswita Takene Marius Masri Sadipun Marselina Ariany Pekambani Mbouk, Eugenesius Hans Meo, Albertina Meo, Febrianus Tage Minggu Mere, Dominikus Moi, Maria Odriana Veronika Naben, Pricilia Meysi Naikofi, Godefridus Mariano Ndun, Maria Aprilia Velangkani Olivia, Skolastika Inggrid P. Leo Soro, Crispim Pareira de Jesus, Monica Perseveranda, M. E. Perseveranda, M.E, Perseveranda, M.E. Peuuma, Maria Katarina Umiti Pramanasari, Indra Putra, Dewa Putu Sumardhika Raju, Nemensius Selfiana Goetha Seran, Adiutrix Maria Irayanti Seran, Paskalis Simon Sia Niha Soro, Crispim Pereira Leo Stanis Man Suninono, Alfonsus Rodriques Tahuk, Yohanes Ryanald Klau Tang, Sefnat Aristarkus Taolin, Hildegardis Lani Thomas Ola Langoday Tikneon, Maria Gratia Funan Timuneno, Antonius Yohanes William Tokan, Maria Wahyuningsi Lama Tule, Philipus Viany Cecilia Pah Waso, Krisantus Risaldo Wea, Natalia Febryani Yanti Sonbay, Yolinda Yolinda Yanti Sonbay Yustina Alfira Nay