Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

MENINGKATKAN MINAT BELAJAR FISIKA SMP DAN SMK NUSA BHAKTI SAWANGAN DEPOK MELALUI TEKNOLOGI MEDIA ROBOTIK Setia Asih, Dwi Aprillia; Okyranida, Indica Yona; Aqil, Deden Ibnu
Jurnal Terapan Abdimas Vol 4, No 2 (2019)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (773.055 KB) | DOI: 10.25273/jta.v4i2.4797

Abstract

Abstract. In order to increase the interest in learning physics in SMP and SMK Nusa Bhakti Sawangan Depok through robtik media, an introduction was made to the making of robotic media using line follower and robot soccer robots. The method used is to provide information in making robotic media line follower and robot soccer robots. The material provided during the workshop included the creation, management and utilization of learning media in the form of robotic media. After the activity was finished the students were given a questionnaire to determine the response of students' interest in the learning media used. From the results of this activity the results of student responses to learning media used in good categories are seen from the total score of all students, namely 1098 from the total score of 1500, in other words the interest in learning physics increases when learning activities use line follower robots and robot soccer as learning media . Then the students were enthusiastic during the activity, listening and paying attention to the explanation of the community service team and being active and happy during the process of the experimental activities. And teachers can also use robotic media to be an alternative learning media.Abstrak. Dalam rangka meningkatkan minat belajar fisika SMP dan SMK Nusa Bhakti Sawangan Depok melalui media robtik, dilakukan kegiatan pengenalan  pembuatan media robotik menggunakan robot line follower dan robot soccer. Metode yang digunakan adalah memberikan informasi dalam membuat media robotik robot line follower dan robot soccer. Materi yang diberikan saat workshop memuat pembuatan, pengelolaan, dan pemanfaatan media pembelajaran  dalam bentuk media robotik. Setelah kegiatan selesai siswa diberikan angket untuk mengetahui respon minat siswa terhadap media pembelajaran yang digunakan. Dari hasil kegiatan ini didapatkan hasil respon siswa terhadap media pembelajaran yang digunakan dalam kategori baik dilihat dari jumlah skor seluruh siswa yaitu 1098 dari jumlah skor maksimm 1500, dengan kata lain minat belajar fisika meningkat saat kegiatan pembelajaran menggunakan robot line follower dan robot soccer sebagai media pembelajaran. Kemudian Siswa antusias selama kegiatan berlangsung, mendengarkan dan memperhatikan penjelasan tim pengabdian masyarakat serta aktif dan gembira selama proses kegiatan eksperimen. Dan guru juga dapat menggunakan media robotik menjadi salah satu alternatif media pembelajaran.
Peran Sumber Belajar E-Book dan E-Journal sebagai Upaya dalam Meningkatkan Literasi Membaca di Kalangan Mahasiswa Aqil, Deden Ibnu; Gayatri, Askardiya Mirza; Hudaya, Adeng; Adi, Tony Magianto
Nitisara: Jurnal Ilmu Bahasa Vol 1, No 1 (2023): Nitisara: Jurnal Ilmu Bahasa
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/ntsr.v1i1.2172

Abstract

Hasil dari laporan evaluasi Programme for International Student Asessment (PISA) pada 3 Desember 2019, skor untuk membaca ada di peringkat 72 dari 77 negara. Dekade belakangan ini buku sebagai salah satu sumber belajar tidak hanya dalam bentuk cetak atau print out, namun sudah dapat diakses melalui internet sehingga memudahkan mahasiswa dalam melengkapi tugas dalam membuat makalah atau artikel. Budaya literasi membaca sebagai suatu keharusan bagi semua warga negara, termasuk mahasiswa yang minat membacanya masih rendah. bahwa salah satu alasan rendahnya kualitas perkuliahan pada mahasiswa adalah belum atau tidak memanfaatkan sumber belajar secara maksimal. Sumber belajar merupakan salah satu komponen yang sangat penting dalam kegiatan perkuliahan. Hal tersebut sesuai yang tercantum dalam Permendiknas No. 41 Tahun 2007 yang menyatakan sumber belajar adalah segala sesuatu yang mengandung pesan, baik yang sengaja dikembangkan atau yang dapat dimanfaatkan untuk memberikan pengalaman dan atau praktik yang memungkinkan terjadinya pencapaian tujuan belajar.  Beragamnya bentuk dari sumber belajar seperti lingkungan, media buku, media non buku, maka tulisan ini membahas sumber belajar media non buku berupa e-book dan e-journal.
Peran Sumber Belajar E-Book dan E-Journal sebagai Upaya dalam Meningkatkan Literasi Membaca di Kalangan Mahasiswa Aqil, Deden Ibnu; Gayatri, Askardiya Mirza; Hudaya, Adeng; Adi, Tony Magianto
Nitisara: Jurnal Ilmu Bahasa Vol 1, No 1 (2023): Nitisara: Jurnal Ilmu Bahasa
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/ntsr.v1i1.2172

Abstract

Hasil dari laporan evaluasi Programme for International Student Asessment (PISA) pada 3 Desember 2019, skor untuk membaca ada di peringkat 72 dari 77 negara. Dekade belakangan ini buku sebagai salah satu sumber belajar tidak hanya dalam bentuk cetak atau print out, namun sudah dapat diakses melalui internet sehingga memudahkan mahasiswa dalam melengkapi tugas dalam membuat makalah atau artikel. Budaya literasi membaca sebagai suatu keharusan bagi semua warga negara, termasuk mahasiswa yang minat membacanya masih rendah. bahwa salah satu alasan rendahnya kualitas perkuliahan pada mahasiswa adalah belum atau tidak memanfaatkan sumber belajar secara maksimal. Sumber belajar merupakan salah satu komponen yang sangat penting dalam kegiatan perkuliahan. Hal tersebut sesuai yang tercantum dalam Permendiknas No. 41 Tahun 2007 yang menyatakan sumber belajar adalah segala sesuatu yang mengandung pesan, baik yang sengaja dikembangkan atau yang dapat dimanfaatkan untuk memberikan pengalaman dan atau praktik yang memungkinkan terjadinya pencapaian tujuan belajar.  Beragamnya bentuk dari sumber belajar seperti lingkungan, media buku, media non buku, maka tulisan ini membahas sumber belajar media non buku berupa e-book dan e-journal.
PENGUATAN KURIKULUM MERDEKA: PERANCANGAN KURIKULUM OPERASIONAL SATUAN PENDIDIKAN (KOSP) BAGI GURU MI MIFTAHUL FALAH Rasam, Fadli; Sari, Ani Interdiana Candra; Aqil, Deden Ibnu; Karlina, Elin
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bangun Cipta, Rasa, & Karsa Vol 4, No 2 (2025): Jurnal PKM Batasa
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/pkmbatasa.v4i2.3944

Abstract

Perubahan kurikulum merupakan siklus yang harus dilaksanakan dalam sistem pendidikan nasional. Perubahan kurikulum membutuhkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan untuk beradaptasi sesuai dengan pedoman yang berlaku. Program abdimas ini bertujuan untuk memberikan pemahaman terkini tentang pelaksanaan Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan (KOSP) dalam pembelajaran. Metode yang digunakan dalam program ini mencakup tiga tahap utama: (1) praperencanaan, yang melibatkan identifikasi masalah, analisis, dan pencarian alternatif solusi, (2) perencanaan, yaitu merancang kegiatan berdasarkan hasil praperencanaan, dan (3) pelatihan, yaitu penerapan dari seluruh rencana yang telah disusun. Solusi yang ditawarkan melalui kegiatan ini berupa transfer ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) melalui penyampaian materi terkait permasalahan mitra serta pelatihan implementasi KOSP dan  dalam proses belajar mengajar yang merupakan solusi dari permasalahan mitra. Diharapkan dengan adanya penyuluhan ini guru dan kepala sekolah dapat meningkatkan kemampuan dalam implementasi KOSP dan dalam pembelajaran sekaligus mensukseskan program pemerintah. Setelah diadakan kegiatan ini guru mulai memahami bagaimana cara mengimplementasikan KOSP dan dalam pembelajaran kepada peserta didik. Semakin baik kemampuan KOSP dan yang dimiliki oleh guru, maka akan semakin baik pula kognitif, afektif, dan psikomotorik peserta didik, yang akan bermuara tercapainya tujuan Pendidikan.
Keanekaragaman, Kerapatan, dan Tutupan Lamun Di Pulau Pari, Kepulauan Seribu Baga, Sisean; Taufiqurahman, Taufiqurahman; Aqil, Deden Ibnu; Florensia, Aurora; Pratiwi, Lidya
Biosel Biology Science and Education Vol. 11 No. 2 (2022): BIOSEL (Biology Science and Education: Jurnal Penelitian Sains dan Pendidikan)
Publisher : INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI AMBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (605.035 KB) | DOI: 10.33477/bs.v11i2.3373

Abstract

Pari Island is located in Thousand Islands Administrative District, DKI Jakarta Province, with its status as a tourist area, research, and coastal ecosystem conservation. This research is aimed to determine the diversity, abundance, and the seagrass cover located in Pari Island. The method used is a survey with straight transects and quadrants in three different stations, which consist of Pantai Bintang (station 1), Perawan (station 2), and Rengge (station 3). The data analysis towards seagrass diversity uses Shannon-Wiener’s Diversity Index, the seagrass density uses Di calculation, and the seagrass cover uses the seagrass cover index (C). Based on the research conducted, there were 3 seagrass species, which were Enhalus acoroides, Thalassia hemprichii, and Cymodocea rotundata. The highest H’ Index with the value of 2.0 is station 1, which is categorized as mid diversity criteria and the lowest with the value of  0.8 is station 2, which is categorized as low diversity. The highest seagrass density is Enhalus acoroides located in station 1 with the value of 165 (ind/m2) and the lowest which is Cymodocea rotundata located in station 3 with the value of 18 (ind/m2). The best seagrass cover value is in station 1 with the value of 55%, which is categorized as less healthy and the worst cover is station 2 with the value of 21%, which is categorized as poor. Keywords: Diversity, Density, Pari Island, Seagrass Cover
Problem Based Learning (PBL) in Shaping the Character of Students' Hard Work and Discipline Through Classification of Creatures: Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dalam Membentuk Karakter Kerja Keras dan Disiplin Siswa Melalui Materi Klasifikasi Mahluk Hidup Aqil, Deden Ibnu; Purwanto, Agung; Budi, Setia; Gayatri, Askardiya Mirza; Hudaya, Adeng
Pedagogia : Jurnal Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2022): February
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/pedagogia.v11i1.762

Abstract

The purpose of this study is to find out how the application of learning with problem based learning (PBL) in influencing the character of hard work and student discipline through the material classification of living things. The method used in this study was class VII a number of 25 students in the Nusa Bhakti Junior High School in Depok City as objects in the natural science subject matter classification of living things. Data collection techniques using learning methods and questionnaires / questionnaires. The instrument test uses descriptive analysis, linearity test, homogeneity test and t-paired t-test. The results showed that the value of sig. (2-tailed) is 0.015 <0.05 (α = 5%) that there are differences in students' hard work before and after the use of PBL and sig. (2-tailed) 0.002 <0.05 (α = 5%) ie there are differences in student discipline before and after the use of PBL. Learning with problem based learning (PBL) can improve the character of students' hard work and discipline.
Pembentukan Sikap Ilmiah Melalui Pembelajaran Kooperatif pada Mata Kuliah Ilmu Alamiah Dasar: Formation of Scientific Attitudes Through Cooperative Learning in Basic Natural Sciences Courses Aqil, Deden Ibnu
Pedagogia : Jurnal Pendidikan Vol. 8 No. 2 (2019): August
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/pedagogia.v8i2.2215

Abstract

The purpose of this study is to determine the formation of scientific attitudes of students after using jigsaw type cooperative learning and STAD (student team achievement division) in basic natural science courses. The method used in this research is to form a group of students consisting of 4-5 people to discuss a theme related to the theme of lectures. After students receive the theme from the lecturer, each group discusses it. The results showed that 91.3% curious attitude, 90.18% respect for facts, critical thinking 93.62%, 90.83% openness, 88.4% perseverance, honesty, 97.02%, responsibility 90 , 31%. From the results of the assessment showed the scientific attitude of students included in the excellent category. The conclusion of this study is that learning Basic Natural Sciences by using jigsaw cooperative learning and STAD (student team achievement division) can form scientific attitudes very well.
Peran Literasi Sains Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Biologi Siswa SMP Sitanggang, Netty Demak H; Sanjayanti, Arum; Aqil, Deden Ibnu; Widiyaputra, Farhan
Jurnal Warta Dharmawangsa Vol 18, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/wdw.v18i2.4518

Abstract

The Implication Of Teacher Professionalism Improvement And Learning Evaluation Techniques Toward Madrasah Teacher Performance Aqil, Deden Ibnu; Setiawati, Nur Amega; Kurniadi, Fajar
Tarbiyah : Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 9 No. 2 (2020): December
Publisher : Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin, South Kalimantan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/tarbiyah.v9i2.3651

Abstract

The ability of a teacher to understand his or her competence greatly determines the success of his students, because students will develop if the teachers are able to develop themselves by increasing their professionalism. This research method used a quantitative approach with a sample of teachers at Madrasah Ibtidaiyah Miftahul Falah Depok. The results of this study indicate that there is no positive and significant influence both activities to increase teacher professionalism and learning evaluation techniques on teacher performance at the Mifathul Falah Sawangan school, Depok.