Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

PENERAPAN PROGRAM SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS (SDGs) DESA POLEWALI DALAM MENGURANGI KEMISKINAN Adi Nawir; Syamsuddin Syamsuddin; Jusniaty Jusniaty
DEMOKRASI: Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 2, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (561.549 KB) | DOI: 10.36269/dmkr.v1i3.784

Abstract

Program Sustainable Development Goals (SDGs) di Desa Polewali dalam mengurangi angka kemiskinan. Menggunakan jenis penelitian Kualitatif. Hasil penelitian mengemukakan bahwa penerapan Program  Sustainable Development Goals (SDGs) Desa Polewali telah diterapkan sesuai dengan surat edaran Kementrian Desa tentang pelaksanaan Program SDGs. Meskipun Program SDGs ini masih dalam tahap perencanaan bagaiamana program keberlanjutan, terkait dari implementasi Sustainable Development Goals (SDGs) ini masih belum dirasakan oleh masyarakat Desa Polewali, namun untuk penerapanya sudah terlaksana dengan baik. Dilihat dari Pemerintah Desa yang telah melakuakan pendataan langsung kepada masyarakat dengan pembaharuan data 1 kali dalam 3 bulan. Hasil dari pendataan inilah yang akan menjadi acuan dari Pemerintah itu sendiri untuk melakukan perencanaan Desa mulai dari perencanaan pembanguanan dan strategi yang harus dilakukan dalam hal khususnya di bidang kemiskinan. Pemerintah Desa Polewali dalam penerapan program SDGs untuk mengurangi angka kemiskinan telah melakukan hal yang mampu mengurangi tingkat angka kemiskinan di Desa Polewali sesuai dengan tujuan dari program SDGs yaitu: meningkatkan pendapatan masyarakat miskin, menjamin akses terhadap pelayanan desa, dan melindungi seluruh masyarakat dari segala bentuk bencana.Kata kunci: Penerapan, Sustainable Development Goals, Kemiskinan, Pemerintah Desa
Implementasi Kelompok Informasi Masyarakat Sebagai Pendukung Terwujudnya E-Government Di Desa Lamatti Riaja Sandi; Amiruddin; Jusniaty
Jurnal Indonesia Sosial Sains Vol. 1 No. 03 (2020): Jurnal Indonesia Sosial Sains
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (175.419 KB) | DOI: 10.59141/jiss.v1i03.37

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Implementasi Kelompok Informasi Masyarakat sebagai pendukung terwujudnya E-Government di Desa Lamatti Riaja, menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan menggunakan metode pendekatan kualitatif, artinya data yang dikumpulkan bukan berupa angka-angka, melainkan data tersebut berasal dari penelitian yang bersifat deskriptif dan cenderung menggunakan analisis. Dalam  hasil penelitian pengimplementasian Kelompok Informasi Masyarakat masih kurang dan belum terlaksana semaksimal mungkin, ini di lihat  dalam pelayanan Kelompok Informasi Masyarakat pada Desa Lamatti Riaja masih melakukan sistem manual, melakukan sistem undangan print out dan sistem tempel, serta melakukan kunjungan langsung dalam pelayanan penyampaian informasi, yang mengakibatkan penyebaran informasi tidak sekali dan tidak menyeluruh, karena belum adanya sosial media khusus bagi Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Desa Lamatti Riaja dalam penyebaran informasi.
Partisipasi Masyarakat dalam Mendukung Lingkungan Bersih dan Sehat di Desa Baru Kecamatan Sinjai Tengah Sitti Fatimah; Jusniaty Jusniaty; Syamsuddin Syamsuddin; Mukrimah Mukrimah
Journal of Government Insight Vol. 2 No. 2 (2022): December 2022
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Sinjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47030/jgi.v2i2.483

Abstract

This study aims to find out how public participation in support environment clean and healthy in the village New Subdistrict Central Sinjai . Study This using qualitative method . The results of the study indicate that community participation in supporting a clean and healthy environment in Baru Village, Central Sinjai District has not materialized as expected because of the five most prominent participations only in the form of mind participation and energy participation, while the participation that is very lacking is participation in the form of financial in the form of money. Thought participation This was realized in the meeting by providing some input to the Village Government regarding the efforts and steps needed to support a clean and healthy environment, one of which was proposing to make trash bins in every resident's house and proposed J clean activities. Employee participation is realized through community service activities every Sunday . Expert participation is realized through the participation of residents who have expertise such as masonry skills and expertise in the health sector. Goods participation is realized through the provision of goods from the community such as wood and bamboo, paint, cleaning tools as well as food and drinks for residents who take part in community service activities.
Efektifitas Pemanfaatan Rumah Tunggu Kelahiran (RTK) Bahari di Sinjai sebagai Wujud Inovasi Pelayanan Publik Asriadi Asriadi; Sumardi Asriadi; Jusniaty Jusniaty
Journal of Government Insight Vol. 1 No. 1 (2021): June 2021
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Sinjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1052.766 KB) | DOI: 10.47030/jgi.v1i1.251

Abstract

This paper aims to analyze how effective the use of the Waiting House is Birth (RTK) in accommodating the residents of Pulau Sembilan. Using descriptive analysis qualitatively through indicators of the mechanism and effectiveness of its use along with community response on the existence of the RTK. The results show that RTK as one of the 99 The Government's Public Service Innovations have had a positive impact on services in the field of public health, Sinjai Regency in general and Pulau Sembilan in particular. The utilization of the Marine RTK in Sinjai Regency is categorized as a means of services that are very effective in accommodating the community's primary health care rights Pulau Sembilan is especially for pregnant women, and the delivery process and pre-care guarantees and post-delivery, in addition to the responsiveness of managers and medical personnel in providing service to patients and their families is an added value in proving that the concepts of assurance, responsiveness, tangiables, reliability and empathy can be realized maximally.
PENERAPAN BANTUAN PANGAN NON TUNAI DI KELURAHAN SAMAENRE KECAMATAN SINJAI TENGAH Syamsuddin Syamsuddin; Jusniaty Jusniaty
Al Qisthi Jurnal Sosial dan Politik VOLUME 11 NOMOR 1, 2021
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (85.892 KB) | DOI: 10.47030/aq.v11i1.90

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Penerapan Bantuan Pangan Non Tunai yang diberikan kepada masyarakat di Kelurahan Samaenre Kecamatan Sinjai Tengah Kabupaten Sinjai dimana diketahui bahwa Program bantuan sosial pangan yang sebelumnya merupakan Subsidi Rastra mulai ditransformasikan menjadi bantuan pangan non tunai (BPNT) pada 2017 di 44 kota terpilih, salah satunya di Kabupaten Sinjai Provinsi Sulawesi Selatan. Tahap pertama pendistribusian KKS di 9 kecamatan pada tanggal 15-21 November 2018 dan tahap kedua pada tanggal 17-23 Desember 2018, dan untuk penyaluran komoditi di Kelurahan Samaenre Kecamatan Sinjai Tengah pada tanggal 2 Desember 2019. Saat ini, data penerima BPNT pada Agustus 2020 sebanyak 20.525 kepala keluarga (kk) di Kabupaten Sinjai, sedangkan di Kecamatan Sinjai Tengah itu sendiri terdiri dari Kelurahan dan beberaapa desa diantaranya Kelurahan Samaenre sebanyak 182 KK, Desa Baru sebanyak 211 KK, Desa Bonto sebnayak 214 KK, Desa Gantarang sebanyak 289 KK, Desa Kanrung sebanyak 343 KK, Desa Kompang sebanyak 361 KK, Desa Mattunreng Tellue sebanyak 191 KK, Desa Pattongko sebanyak 483 KK, Desa Saohiring sebanyak 302 KK, Desa Saotanre sebanyak 219 KK,dan Desa Saotengnga sebanyak 329 KK data tersebut berdasarkan data yang telah di input oleh Dinas Sosial di bulan Agustus 2020. Penelitian ini menggunakan tipe deskriptif kualitatif yang dimaksudkan untuk memberikan gambaran dan uraian yang jelas secara keseluruhan dari permasalahan yang ada mengenai penerapan bantuan pangan non tunai untuk mengentaskan kemiskinan. Informan yang digunakan yakni Koordinator Daerah Bantuan Pangan Non Tunai/ Program Sembako Dinas Sosial, Sekertaris Lurah, Tenaga Kesejahteran Sosial Kecamatan Dinas Sosial, Pemilik E- Warung/ Agen Penyaluran Komoditi Kelurahan Samaenre, serta masyarakat Sasaran atau penerima bantuan bahan pangan. Hasil analisis data menunjukkan bahwa Penerapan Bantuan Pangan Non Tunai yang di laksanakan di Kelurahan Samaenre, telah berjalan efektif. Namun Pihak Kelurahan dan Dinas Sosial perlu mengadakan perekapan ulang data masyarakat miskin di Kelurahan Samaenre.
English Training and Entrepreneurship dalam Mendukung Wisata Budaya di Karampuang Jusniaty; Baharuddin; Sri Rahayu Juniati; Hasdinawati; Syamsiah Hasyim; Supratman Tahir
Jurnal Pengabdian Nasional (JPN) Indonesia Vol. 4 No. 1 (2023): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STMIK Indonesia Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/jpni.v4i1.121

Abstract

Community empowerment is one of the supports in developing potential sources of local original income (PAD). For this reason, it is necessary to strengthen the human resources that support the occurrence of PAD. Her one element of the existing talent is youth. One of the efforts to develop this potential is the 'English Training' English Training and Entrepreneurship Management Office for Young People of Kalampuan Hamlet, Tompobul Village. The types of activities of this program and the technical implementation of the activities are: (1) Pree Test (a test that the tutor conducts before giving the material to the target), (2) Giving Material (the tutor provides the material to the target), (3) Post Test (a test given to the target) Partner) target partner becomes available). (Performed at the end of the training to know the degree of change before and after the training), (4) Brainstorming (brainstorming of entrepreneurial ideas). As a result of the activity, we obtained data that English learning was beneficial for the target group from the change in data values ​​before and after the test. On the other hand, regarding the business types of the target group, it was found that the majority of the communities are engaged in palm sugar business, cattle trading business, and broiler business. However, the trade still operates separately and no joint ventures with an organizational structure have been formed, so the processing of official permits (business licenses and labels) cannot be carried out.
PENERAPAN PRINSIP GOOD GOVERNANCE DALAM PENGELOLAAN DESA DI DESA MANERA KECAMATAN SALOMEKKO KABUPATEN BONE Fitrawati; Ikayanti, Dini; Jusniaty
TheJournalish: Social and Government Vol. 5 No. 2 (2024): Social and Government
Publisher : CV The Journal Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55314/tsg.v5i2.776

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan prinsip good governance dalam pengelolaan desa di Desa Manera Kecamatan Salomekko Kabupaten Bone. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan tahap pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Penerapan prinsip akuntabilitas di Desa Manera belum optimal, dikarenakan tidak adanya mekanisme sanksi terhadap pelanggaran aturan. 2) Penerapan prinsip transparansi di Desa Manera belum optimal, dikarenakan masih ada kendala akses informasi dan kurangnya forum reguler. 3) Penerapan prinsip partisipasi di Desa Manera belum optimal, dikarenakan tidak adanya mekanisme untuk menyalurkan aspirasi masyaraka dan absennya keterlibatan perempuan dalam SOTK Pemerintah Desa Manera. 4) penerapan prinsip supremasi hukum di Desa Manera dapat dikatakan sudah optimal, dikarenakan tidak ada lagi kasus pelanggaran hukum yang terjadi dalam kepemimpinan terkini, menunjukkan efektivitas penegakan hukum di desa tersebut. Penelitian ini dapat menjadi panduan penting bagi pemerintah Desa Manera dalam meningkatkan praktik Good Governance di masa yang akan datang. Diharapkan hal ini dapat mendukung Desa Manera untuk mengelola desanya dengan lebih akuntabel, transparan, partisipatif, dan berorientasi pada supremasi hukum.
Pulau Larea-rea: Antara Harapan dan Realitas Sani, Kiki Rasmala; Jusniaty; Mursak; Idris, Sitta Ramadhani
Jurnal Bina Praja Vol 17 No 1 (2025)
Publisher : Research and Development Agency Ministry of Home Affairs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21787/jbp.17.2025.61-74

Abstract

Tourism development in small island regions such as Larea-rea Island holds great potential to contribute to local economic growth. However, limited infrastructure, inconsistent governance, and low community participation have hampered realizing this potential. This study aims to analyze the role of local government in developing tourism on Larea-rea Island, Sinjai Regency. This study used a qualitative descriptive approach and was conducted from January to March 2024 on Larea-rea Island, located in the Sembilan Island sub-district. Data was collected through field observations, in-depth interviews with stakeholders, including the Tourism and Culture Office of Sinjai Regency, village government officials, and local visitors and supplemented by document analysis. The findings indicate that tourism development on Larea-rea Island remains constrained by inadequate supporting facilities, fluctuating visitor numbers, limited environmental management, and low levels of promotion continuity. The local government has attempted to address these issues through infrastructure development, tourism promotion via social media, environmental conservation efforts, and community empowerment through tourism awareness groups (Pokdarwis). The analysis shows that while these initiatives have had a positive impact, they require stronger coordination, integrated planning, and sustainable policy support. This study concludes that the role of local government must evolve beyond infrastructure provision toward strategic governance that fosters inclusive community participation and long-term destination sustainability.
Implementasi Kelompok Informasi Masyarakat Sebagai Pendukung Terwujudnya E-Government Di Desa Lamatti Riaja Sandi; Amiruddin; Jusniaty
Jurnal Indonesia Sosial Sains Vol. 1 No. 03 (2020): Jurnal Indonesia Sosial Sains
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jiss.v1i03.37

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Implementasi Kelompok Informasi Masyarakat sebagai pendukung terwujudnya E-Government di Desa Lamatti Riaja, menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan menggunakan metode pendekatan kualitatif, artinya data yang dikumpulkan bukan berupa angka-angka, melainkan data tersebut berasal dari penelitian yang bersifat deskriptif dan cenderung menggunakan analisis. Dalam  hasil penelitian pengimplementasian Kelompok Informasi Masyarakat masih kurang dan belum terlaksana semaksimal mungkin, ini di lihat  dalam pelayanan Kelompok Informasi Masyarakat pada Desa Lamatti Riaja masih melakukan sistem manual, melakukan sistem undangan print out dan sistem tempel, serta melakukan kunjungan langsung dalam pelayanan penyampaian informasi, yang mengakibatkan penyebaran informasi tidak sekali dan tidak menyeluruh, karena belum adanya sosial media khusus bagi Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Desa Lamatti Riaja dalam penyebaran informasi.