Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Assessing the Merger of Online Platform Companies: Does it Lead to Monopoly or just Business Expansion? (Analysis of The Merged Company of GoTo) Sukarmi, Sukarmi; Al-Fatih, Sholahuddin; Tejomurti, Kukuh; Alam, Moch. Zairul
Jurnal Cita Hukum Vol. 9 No. 3 (2021)
Publisher : Fakultas Syariah dan Hukum, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jch.v9i3.21667

Abstract

Two large digital platform companies, Gojek and Tokopedia, officially merged to form a holding company called the GoTo Group that is considered to have anti-competitive behavior and potentially data monopoly. This article aimed to analyze the adequate response to potential violations of the Prohibition of Monopolistic Practices and Unfair Business Competition Regulation and legal issues related to consumer data monopoly issues. This article uses normative legal research with the conceptual research and statute approach. The result shows that it is necessary to define “relevant markets” and the “substituted products” to determine the existence of unfair business competition in the Gojek-Tokopedia merger. It requires analyzing the consumer behavior in other marketplaces other than Tokopedia; when consumers do not "run" to Gojek, it means they are not in the same market. To prevent privacy protection failures in post-merger data integration, companies need to assess data sharing that may be carried out as part of a risk assessment. Regarding the rights of data subjects, The company needs to provide notification to the data subject regarding the Merger and Acquisition (M & A) given the data subject's right to refuse and guarantee that the M & A process will not violate the right to privacy of the customer's dataKeywords: Competition Law; Digital Platform; Merger Menilai Penggabungan Perusahaan Platform Online: Apakah Mengakibatkan Monopoli atau Hanya Ekspansi Bisnis? (Analisis Penggabungan GoTo)AbstrakDua perusahaan platform digital besar, Gojek dan Tokopedia, resmi bergabung membentuk holding company bernama GoTo Group yang dinilai memiliki perilaku anti persaingan dan berpotensi monopoli data. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis respon yang memadai terhadap potensi pelanggaran Peraturan Larangan Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat serta masalah hukum terkait masalah monopoli data konsumen. Artikel ini menggunakan penelitian hukum normatif dengan pendekatan penelitian konseptual dan undang-undang. Hasil penelitian menunjukkan perlunya mendefinisikan “pasar relevan” dan “produk substitusi” untuk mengetahui adanya persaingan usaha tidak sehat dalam merger Gojek-Tokopedia. Hal ini membutuhkan analisis perilaku konsumen di pasar lain selain Tokopedia; ketika konsumen tidak “lari” ke Gojek, berarti mereka tidak berada di pasar yang sama. Untuk mencegah kegagalan perlindungan privasi dalam integrasi data pasca-merger, perusahaan perlu menilai pembagian data yang mungkin dilakukan sebagai bagian dari penilaian risiko. Mengenai hak subjek data, Perusahaan perlu memberikan pemberitahuan kepada subjek data mengenai Merger dan Akuisisi (M&A) mengingat hak subjek data untuk menolak dan menjamin bahwa proses M&A tidak akan melanggar hak privasi data pelangganKata Kunci: Hukum Persaingan Usaha; Platform Digital; PenggabunganОценка слияний компаний онлайн-платформ: приведет ли это к монополии или просто к расширению бизнеса? (Анализ слияний GoTo (Gojek и Tokopedia)  АннотацияДве крупные компании, занимающиеся цифровыми платформами, Gojek и Tokopedia, официально объединили свои усилия, чтобы сформировать холдинговую компанию GoTo Group, которая, как считается, ведет антиконкурентную политику и может монополизировать данные. Данная статья направлена на анализ адекватного реагирования на возможные нарушения Положения о запрещении монополистической практики и недобросовестной конкуренции, а также на правовые вопросы, связанные с проблемой монополии на данные потребителей. В данной статье используется нормативно-правовое исследование с концептуальным и правовым исследовательским подходом. Результаты исследования указывают на необходимость определить «соответствующие рынки» и «продукты-заменители», чтобы определить наличие недобросовестной деловой конкуренции в слиянии Gojek-Tokopedia. Это требует анализа поведения потребителей на рынках, отличных от Tokopedia; когда потребители не «бегут» в Gojek, это означает, что они не находятся на одинаковом рынке. Чтобы предотвратить сбои в защите конфиденциальности при интеграции данных после слияния, компаниям необходимо оценить возможное совместное использование данных в рамках оценки рисков. Что касается прав субъекта данных, Компания должна уведомить субъект данных о слиянии и поглощении (M&A), учитывая право субъекта данных отказаться и гарантировать, что процесс M&A не нарушит права на конфиденциальность данных клиента.Ключевые слова: Закон о деловой конкуренции; цифровые платформы; слияние
Dumping Practices and Competition as Double-edged Sword: Indonesia Practices Sukarmi, Sukarmi; Susanto, Fransiska Ayulistya
Indonesian Journal of International Law Vol. 20, No. 4
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dumping practices are typically related to business competition, namely predatory pricing. The issue under consideration is how the practice of dumping is viewed through the perspectives of business competition law and international trade law, as well as how the Indonesian Commission for the Supervision of Business Competition (KPPU) handles this issue. This article examines and analyzes the relationship between dumping behavior and business competition, as well as the authority with which institutions will handle predatory pricing caused by dumping behavior. The results of the analysis show that dumping is a violation of international trade law under the World Trade Organization (WTO). If the Indonesian Anti-Dumping Committee (KADI) discovers dumping practices, the party will be subject to sanctions in the form of Anti-Dumping Import Duty (BMAD). Aside from that, selling below market prices or carrying out predatory pricing will hinder fair competition from the perspective of competition law. Dumping practices benefit consumers in the short term but harm consumers and similar competing industries in the long term. If the aim is to eliminate competitors, of course, this is unhealthy competition and falls under the supervision and authority of KPPU to enforce the law. This article only focusses on the when the dumping practices can become the predatory pricing on competition law perspective and who will handle the case.
The Effect Of Electronic Medical Record Services On Patient Satisfaction At Mangli Public Health Center Sukarmi, Sukarmi; Novi Wardhani, Roro Aditya; Saputra, Harmawan Teguh
JURNAL ADMINISTRASI & MANAJEMEN Vol 15, No 4 (2025): Jurnal Administrasi dan Manajemen
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jam.v15i4.6973

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara deskriptif pengaruh penerapan Rekam Medis Elektronik (RME) terhadap kepuasan pasien di Puskesmas Mangli. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan studi dokumentasi. Penelitian ini berfokus pada pengalaman pasien dalam menggunakan layanan berbasis RME serta persepsi mereka terhadap kualitas pelayanan yang diterima. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan RME memberikan pengaruh positif terhadap kepuasan pasien melalui beberapa indikator utama, yaitu kemudahan layanan, kecepatan dan ketepatan pelayanan, keamanan data medis, responsivitas petugas, dan kenyamanan selama proses pelayanan. Pasien merasa proses pendaftaran dan pelayanan menjadi lebih efisien, tertata, dan transparan. Meskipun demikian, beberapa kendala masih ditemukan, seperti gangguan jaringan dan keterbatasan kemampuan teknis petugas dalam pengoperasian sistem. Faktor-faktor pendukung kepuasan pasien meliputi sistem RME yang terintegrasi, dukungan tenaga kesehatan yang responsif, serta komunikasi yang baik antara petugas dan pasien. Secara keseluruhan, implementasi RME berkontribusi terhadap peningkatan kualitas pelayanan dan persepsi positif pasien terhadap layanan kesehatan di Puskesmas Mangli. Diperlukan peningkatan infrastruktur teknologi dan pelatihan berkelanjutan bagi tenaga kesehatan agar pelayanan berbasis RME dapat berjalan optimal dan konsisten dalam meningkatkan kepuasan pasien. Kata Kunci: Rekam medis elektronik, kepuasan pasien, kualitas pelayanan, puskesmas, layanan digital