Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

PKM UMKM dan Pemuda melalui Perawatan Sepeda Motor Injeksi di Kabupaten Majene Farid, Muhammad; Jumadin, Jumadin; Wahidiyat, Ahmad; Wabdillah, Wabdillah
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2024:PROSIDING EDISI 7
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan pemuda dan pelaku UMKM di Kabupaten Majene dalam bidang perawatan dan perbaikan sepeda motor injeksi. Kegiatan ini diharapkan dapat membantu para pemuda dan UMKM memahami teknologi sepeda motor injeksi, yang semakin berkembang di kalangan pengguna kendaraan bermotor. Melalui pelatihan intensif, peserta dilatih dalam teknik-teknik perawatan dasar, pemecahan masalah, dan perbaikan komponen sepeda motor injeksi. Hasil kegiatan ini menunjukkan peningkatan pemahaman peserta dalam melakukan perawatan sepeda motor injeksi, yang pada akhirnya dapat mendukung keberlanjutan usaha UMKM dan meningkatkan keterampilan pemuda dalam bidang otomotif. Dengan keterampilan ini, diharapkan mampu mendorong perekonomian daerah melalui pengembangan usaha kecil di bidang jasa perawatan dan perbaikan kendaraan bermotor.
PKM PELATIHAN SERVIS SEPEDA MOTOR MATIC DI KABUPATEN SOPPENG SULAWESI SELATAN Darmawang, Darmawang; Zulhaji, Zulhaji; Wabdillah, Wabdillah
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2024:PROSIDING EDISI 8
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagian besar orang di Wilayah Kecamatan Marioroawa menggunakan sepeda motor, ojek sebagai alat transportasi untuk pergi ke tempat tertentu. Alat transportasi ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat sehingga dapat mengantarkan kemana pun mereka inginkan. Penggunaan sepeda motor yang digunakan adalah jenis matic dan sering mengalami kerusakan pada sepeda motor mereka dan harus mencari tempat perbaikan untuk memperbaikinya. Masalah yang dihadapi daerah mitra adalah Masyarakat remaja yang produktif, membutuhkan penguatan teori tentang sepeda motor matic untuk meningkatkan pengetahuan mereka, kebutuhan pelatihan dan cara menganalisis gejala kerusakan dan mengbongkar dan memperbaiki sepeda motor matic. Khalayak sasaran program pelatihan ini adalah masyarakat remaja produktif yang memiliki potensi untuk menyebar luaskan pengetahuan atau keterampilan kepada orang lain yang tidak sempat ikut dalam pelatihan. Metode yang digunakan dalam penyampaian materi adalah ceramah, diskusi, tanya jawab, demonstrasi serta praktek kerja langsung. Hasil dari pelatihan ini jumlah peserta yang aktif bertanya 75% dan dari asil praktik sebesar 80% peserta memahami dan dapat memperbaiki kerusakan ringan dan beberapa sudah mampu membongkar dan memasang CVT.
Implementasi Simulasi Tanggap Darurat Kebakaran Di Kantor PLN SULSELRABAR Sebagai Upaya Penerapan K3 Bagi Karyawan Ali, Andi Muhammad Taufik; Yasdin, Yasdin; Yusuf, Andi Zulfikar; Parenrengi, Syafiuddin; Wabdillah, Wabdillah
IPTEK: Jurnal Hasil Pengabdian kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2024): IPTEK: Jurnal Hasil Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : IPTEK: Jurnal Hasil Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/iptek.v4i2.68163

Abstract

Abstrak. Simulasi itanggap idarurat ikebakaran imerupakan isalah isatu ilangkah ipenting idalam ipenerapan iKeselamatan idan iKesehatan iKerja i(K3), iterutama idi ilingkungan ikerja iyang imemiliki ipotensi irisiko ikebakaran iseperti iPLN iSULSELRABAR. iKegiatan iini ibertujuan iuntuk imeningkatkan ikesiapsiagaan ikaryawan idalam imenghadapi isituasi idarurat ikebakaran iserta imenanamkan ipemahaman imengenai iprosedur ievakuasi idan ipenggunaan ialat ipemadam ikebakaran. iProgram ipengabdian imasyarakat iini idilaksanakan imelalui ibeberapa itahapan, iyaitu iceramah ipengantar imengenai iK3, idiskusi ikelompok, ipelatihan iteknis ipenggunaan ialat ipemadam iapi, idan isimulasi ikebakaran. iSeluruh ikaryawan iPLN iSULSELRABAR iikut iberpartisipasi iaktif, imenunjukkan iantusiasme itinggi iselama ipelaksanaan ikegiatan. iHasil idari isimulasi iini imenunjukkan ipeningkatan isignifikan idalam ipemahaman idan ikesiapsiagaan ikaryawan iterhadap ipotensi ikebakaran, iyang itercermin idari ihasil ievaluasi ipre-test idan ipost-test. iSelain iitu, ikegiatan iini ijuga iberdampak ipositif iterhadap imasyarakat isekitar idalam imeningkatkan ikesadaran ikolektif itentang ipentingnya itanggap idarurat ikebakaran. iDengan idemikian, iprogram iini idinilai iberhasil imenjawab ikebutuhan ipeningkatan ikesiapsiagaan idi ilingkungan ikerja, iserta idapat imenjadi imodel ipenerapan iK3 idi iberbagai iunit iPLN ilainnya. iDiharapkan ikegiatan iini idapat idilaksanakan isecara iberkala iuntuk imenjaga ikesiapan ikaryawan idan imasyarakat idalam imenghadapi irisiko ikebakaran. Kata Kunci: : Tanggap Darurat, , Simulasi, Kebakaran, K3
Pelatihan Simulator Alat Berat Untuk Peningkatan Kompetensi Keahlian Bagi Siswa SMK Kristen Harapan Rantepao Ali, Andi Muhammad Taufik; Wabdillah, Wabdillah; Yusuf, Andi Zulfikar; Jumadin, Jumadin; Yasdin, Yasdin
INOVASI: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 1 (2025): INOVASI: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/inovasi.v5i1.74328

Abstract

Abstrak. Pelatihan penggunaan simulator alat berat merupakan salah satu solusi inovatif dalam meningkatkan kompetensi keahlian siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), khususnya pada program keahlian teknik alat berat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di SMK Kristen Harapan Rantepao yang berada di wilayah Toraja Utara. Sekolah ini menghadapi keterbatasan fasilitas praktik akibat mahalnya biaya pengadaan alat berat dan risiko keselamatan dalam penggunaannya. Tujuan utama dari pelatihan ini adalah untuk memberikan pengalaman belajar yang aman, efisien, dan mendekati kondisi nyata melalui teknologi simulasi. Pelatihan dilakukan selama tiga hari dan mencakup materi teori dasar alat berat, keselamatan kerja, serta praktik langsung menggunakan simulator alat berat berbasis komputer. Metode pelatihan yang digunakan bersifat partisipatif, dengan pendekatan yang menekankan pada praktik langsung agar siswa dapat mengasah keterampilan teknis secara efektif. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa para siswa mengalami peningkatan signifikan dalam pemahaman konsep dan keterampilan pengoperasian alat berat. Respons peserta sangat positif, dan mayoritas menyatakan bahwa pelatihan ini meningkatkan kepercayaan diri mereka dalam menghadapi dunia kerja. Pihak sekolah juga memberikan dukungan penuh dan berkomitmen untuk menjadikan simulator sebagai bagian dari kurikulum pembelajaran kejuruan. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi sekolah-sekolah kejuruan lainnya dalam memanfaatkan teknologi untuk mendukung pembelajaran praktik, khususnya di wilayah yang memiliki keterbatasan sumber daya. Kata kunci: SMK, alat berat, pelatihan, simulator, kompetensi keahlian
Pelatihan Dasar Pengoperasian dan Pemeliharaan Alat Berat bagi Siswa untuk Meningkatkan Kompetensi Keahlian Teknik Alat Berat di SMK Negeri 3 Gowa Wabdillah, Wabdillah; Yasdin, Yasdin; Jumadin, Jumadin; Ali, A. M Taufik; Mansyur, Mansyur
PENGABDI PENGABDI: VOL. 6, NO.1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pengabdi.v6i1.74397

Abstract

Abstrak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dasar siswa dalam bidang Teknik Alat Berat melalui pelatihan pengoperasian dan pemeliharaan alat berat di SMK Negeri 3 Gowa. Kompetensi tersebut menjadi bagian penting dalam menyiapkan lulusan yang siap kerja dan mampu bersaing di dunia industri. Pelatihan dilaksanakan selama tiga hari dan mencakup dua pendekatan utama, yaitu pemberian materi teori dan praktik langsung di bengkel teknik alat berat sekolah. Materi yang disampaikan meliputi pengenalan alat berat, prinsip kerja sistem mesin dan hidrolik, serta teknik pemeliharaan dasar dan keselamatan kerja. Metode pelatihan dilakukan melalui ceramah interaktif, demonstrasi, simulasi, dan praktik langsung dengan pendampingan instruktur. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test, observasi praktik, serta kuesioner kepuasan peserta. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa secara signifikan, dengan seluruh peserta menyatakan kegiatan ini bermanfaat, di antaranya 71% menilai sangat bermanfaat. Kegiatan ini juga menghasilkan modul pelatihan sebagai bahan ajar berkelanjutan di sekolah. Dengan demikian, pelatihan ini efektif dalam mendukung penguatan kompetensi siswa sekaligus memperkuat sinergi antara institusi pendidikan dan kebutuhan industri.Kata Kunci: Kompetensi siswa, Teknik Alat Berat
Pengaruh Pembelajaran Teaching Factory terhadap Praktek Kerja Siswa SMK Wabdillah, Wabdillah; Kurniawan, Ahmad; Mansyur, Mansyur
Jurnal Profesi Kependidikan Vol 6, No 1 APR (2025): Jurnal Profesi Kependidikan
Publisher : Jurnal Profesi Kependidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh pembelajaran Teaching Factory terhadap kemampuan praktik kerja siswa SMK Negeri 3 Gowa pada Program Keahlian Teknik Alat Berat. Metode yang digunakan adalah regresi linear sederhana dengan sampel 40 siswa. Hasil analisis menunjukkan bahwa pembelajaran Teaching Factory berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemampuan praktik kerja siswa dengan kontribusi sebesar 44,6%. Temuan ini menegaskan bahwa model Teaching Factory efektif meningkatkan keterampilan praktik siswa sehingga lebih siap menghadapi tuntutan dunia industri. Rekomendasi diberikan untuk pengembangan berkelanjutan kolaborasi sekolah dan industri dalam pembelajaran kejuruan.
Pengaruh Penerapan Media Visual Digital terhadap Hasil Belajar Menggambar Busana pada Siswa Kejuruan Nurhijrah, Nurhijrah; Wabdillah, Wabdillah
Jurnal Profesi Kependidikan Vol 6, No 1 APR (2025): Jurnal Profesi Kependidikan
Publisher : Jurnal Profesi Kependidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media visual digital terhadap hasil belajar menggambar busana pada siswa kejuruan. Metode yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan desain pretest-posttest control group. Subjek penelitian terdiri dari 60 siswa kelas XI Tata Busana di SMK Negeri 1 Gowa, yang dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kontrol. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara kedua kelompok. Nilai rata-rata posttest kelompok eksperimen lebih tinggi (81,60) dibandingkan kelompok kontrol (71,47). Uji-t menunjukkan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Media visual digital terbukti efektif meningkatkan hasil belajar menggambar busana.
The Impact of Varying Water Turbine Blade on Performance of Pico Hydro Power Plants Paloboran, Marthen; Pangruruk, Thesya Atarezcha; Hasim, Wabdillah; Ali, Andi Muhammad Taufik; Muflihat, Syakia; Kaju, Fatra Aderian
Jurnal Konversi Energi dan Manufaktur Vol. 10 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JKEM.10.2.2

Abstract

This study has a purpose to determine the number of blades effect on a water turbine regarding flow rate and turbine rotation. The turbine utilized in this study is a Pelton-type impulse turbine, which harnesses potential energy and water pressure to enhance its rotational speed. Additionally, it examines how turbine rotation affects voltage, current, and electric power generated. This research is an experimental study focusing on a prototype mini-micro hydro water turbine. The testing involved varying the valve openings at angles of 36°, 54°, 72°, and 90°, as well as the number of blades, which were set to 6, 8, and 10. The output parameters were measured using instruments that met the specifications for the test equipment. The results indicated that the minimum water discharge required to drive the turbine prototype was 30 cm³/s at a valve opening of 36°. The minimum power generated for each variation in the number of blades was as follows: 0.114 W for 6 blades, 1.426 W for 8 blades, and 1.672 W for 10 blades. At the maximum valve opening of 90°, a flow rate of 67 cm³/s was achieved. Under these conditions, the turbine generated powers of 1.5 W for 6 blades, 7.593 W for 8 blades, and 8.16 W for 10 blades. These findings demonstrate that the performance of the micro-hydro power generation system is significantly influenced by water discharge, turbine rotation speed, and the specifications of the power generator used. This study provides valuable insights for developing renewable energy sources to supply electricity in remote areas with limited access to conventional energy. Furthermore, the results can serve as a foundation for designing more efficient and sustainable micro-hydro systems in the future. The results indicate that an increase in the number of turbine blades leads to greater kinetic energy in the water, which in turn raises the rotational speed of the turbine. This increase in kinetic energy enhances the conversion of water energy into mechanical energy, resulting in improved efficiency of the turbine.
Pelatihan Teaching Factory untuk Guru SMK Negeri 4 Takalar Farid, Muhammad; Wabdillah, Wabdillah; Haedar, Ahmad Wahidiyat; Mansyur, Mansyur
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2025:PROSIDING EDISI 4
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak –  Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pedagogik dan profesional guru dalam mengimplementasikan model pembelajaran Teaching Factory (TeFa) di SMK Negeri 4 Takalar. Pelatihan ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penerapan TeFa sebagai pendekatan pembelajaran yang mengintegrasikan dunia pendidikan dengan dunia kerja, sehingga mampu menghasilkan lulusan yang kompeten, adaptif, dan berdaya saing tinggi di era industri 4.0. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan participatory action training yang menekankan keterlibatan aktif peserta dalam setiap tahapan kegiatan, meliputi analisis kebutuhan, pengembangan modul pelatihan, pelaksanaan pelatihan inti, pendampingan implementasi, dan evaluasi hasil kegiatan. Peserta kegiatan berjumlah 30 guru dari berbagai program keahlian yang mengikuti seluruh rangkaian pelatihan selama tiga hari, dilanjutkan dengan pendampingan selama satu bulan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman dan keterampilan guru terhadap konsep serta penerapan pembelajaran berbasis produksi. Nilai rata-rata hasil pre-test sebesar 63,2 meningkat menjadi 87,4 pada post-test, menunjukkan efektivitas pelatihan dalam meningkatkan kapasitas guru. Selain itu, hasil refleksi menunjukkan perubahan positif dalam praktik pembelajaran di kelas, terutama dalam penyusunan proyek produksi dan manajemen unit produksi sekolah. Kegiatan pengabdian ini berdampak positif terhadap penguatan implementasi Teaching Factory di SMK Negeri 4 Takalar serta memberikan model pelatihan yang dapat direplikasi di sekolah kejuruan lainnya. Diperlukan tindak lanjut berupa pengembangan jejaring kemitraan antara sekolah dan industri, serta program pendampingan berkelanjutan untuk memastikan keberlanjutan implementasi TeFa dalam pembelajaran kejuruan.Kata kunci: Teaching Factory, pelatihan guru dan pendidikan kejuruan
Strategi Penerapan Teaching Factory Untuk Meningkatkan Keterampilan Kerja Siswa Di SMK Negeri 5 Gowa Wabdillah, Wabdillah; Talib, Wasir; Baharuddin, Siti Ruqaiyah; Mansyur, Mansyur; Farid, Muhammad
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2025:PROSIDING EDISI 6
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan kerja siswa dan kompetensi profesional guru melalui penerapan strategi Teaching Factory di SMK Negeri 5 Gowa. Model Teaching Factory dipandang relevan dalam menjembatani kesenjangan antara pembelajaran di sekolah dengan kebutuhan dunia industri. Kegiatan dilaksanakan dalam empat tahapan, yaitu analisis kebutuhan dan perencanaan strategi, pelatihan serta pendampingan guru produktif, implementasi pembelajaran berbasis produksi di sekolah, dan evaluasi hasil kegiatan. Sebanyak 20 guru produktif terlibat aktif dalam seluruh rangkaian kegiatan. Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan guru merancang dan mengimplementasikan pembelajaran berbasis produksi yang kontekstual dan aplikatif. Selain itu, siswa menunjukkan peningkatan keterampilan teknis, kedisiplinan, dan sikap tanggung jawab dalam proses belajar yang menyerupai kondisi industri nyata. Penerapan Teaching Factory juga memperkuat kolaborasi antara sekolah dan industri mitra serta membentuk budaya kerja produktif di lingkungan sekolah. Kegiatan ini membuktikan bahwa strategi penerapan Teaching Factory yang terencana dan berkelanjutan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran vokasi dan menyiapkan lulusan SMK yang kompeten serta siap bersaing di dunia kerja.Kata kunci: Teaching Factory, keterampilan kerja, dan pendidikan vokasi