Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Program Sekolah Siaga Bencana di Smp Negeri Padureso Kabupaten Kebumen Oktafiani, Ika Nur; Aji, Ananto
Edu Geography Vol 7 No 1 (2019): Vol 7 No 1 (2019)
Publisher : Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edugeo.v7i1.30128

Abstract

Land slide disaster that happened several times in SMP NegeriPadureso and giving effect to the school building and make that school become the most potentially land slide disaster school in PaduresoSubdistrict. Purpose of this research is to measure student knowledge, analyze the implementation of preparedness disaster school, and analyze obstacle of that program in SMP Negeri Padureso. Sample interpretation technique that used is total sampling with amount of student on 8th and 9th grade is 103 that have been followed socialization and simulation of preparedness to face disaster in SSB program. Data interpretation technique that used is observation, interview, test, quesionery, and documentation. Data analysis technique that used is descriptive statistic with quantitative approach. The result of this research shows that : a) level of student knowledge is need to be increased in any indicator because its still low, b) result about analysis SSB program, c) the obstacle is internal obstacle about fund, school society awareness, and there is no SOP and curriculum of SBB. Bencana tanah longsor yang sering terjadi dan mengakibatkan beberapa kerusakan di lingkungan sekolah menjadikan SMP Negeri Padureso menjadi sekolah paling berpotensi terhadap bencana tanah longsor di Kecamatan Padureso. Tujuan penelitian ini mengukur pengetahuan siswa, menganalisis implementasi program sekolah siaga bencana, dan menganalisis kendala program sekolah siaga bencana di SMP Negeri Padureso. Teknik pengambilan sampel yaitu total sampling dengan jumlah 103 siswa kelas VIII dan IX yang telah mengikuti sosialisasi dan simulasi kesiapsiagaan menghadapi bencana dalam program SSB. Teknik pengambilan data berupa observasi, wawancara, test, kuesioner, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian ini yaitu: a) tingkat pengetahuan siswa perlu ditingkatan di beberapa indikator karena masih tergolong rendah, b) analisis implementasi program SSB, c) kendala yang dihadapi adalah kendala internal berupa dana, kesadaran warga sekolah, belum adanya SOP dan kurikulum SSB.
Analisis Preferensi Pemilihan “Kos-Kosan” Mahasiswa Universitas Negeri Semarang Tahun 2018 Nuruliyah, Devti; Aji, ananto
Edu Geography Vol 7 No 2 (2019): Vol 7 No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edugeo.v7i2.30139

Abstract

This reaseach aims to: (1) find out the factors that influence students in choosing boarding houses and the factor that become their main preferences. (2) measuring the level of student satisfaction with the boarding house which they occupied. These are factor analysis and descriptive analysis of percentage. Factor analysis is to answer the objective number 1 and descriptive analysis of percentage is to answer the objective number 2. The results showed that there are four main factors that influence students in choosing their boarding houses. These are environmental sanitation factor, price and facilities factor, safety factor, also accessibility and reference groups factor. The preference of students to choose boarding houses for environmental sanitation factors is the highest. It can be seen from the eigenvalue of environmental sanitation factors which has 2,964. This is the largest eigenvalue of the other factors. Meanwhile, the percentage of variability of variance has 29,641% and the amount of loading factor of three components are the largest. These are 0,915, 0,953 and 0,893 Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi mahasiswa dalam memilih tempat kos dan faktor yang menjadi preferensi utamanya. (2) mengukur tingkat kepuasan mahasiswa terhadap kos yang ditempatinya. Terdapat dua teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini yakni analisis faktor untuk menjawab tujuan 1, dan analisis deskriptif untuk menjawab tujuan 2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat empat faktor utama yang mempengaruhi mahasiswa dalam memilih tempat kosnya, yakni faktor sanitasi lingkungan, faktor harga dan fasilitas, faktor keamanan, serta faktor aksesibilitas dan kelompok referensi. Preferensi/kecenderungan mahasiswa dalam memilih kos terhadap faktor sanitasi lingkungan adalah yang tertinggi, hal ini dapat diketahui dari eigenvalue faktor sanitasi lingkungan yakni sebesar 2,964, yang mana merupakan eigenvalue terbesar daripada faktor-faktor yang lain, keragaman variannya sebesar 29,641 %, dan nilai loading factor ketiga komponen faktornya adalah yang terbesar yakni 0,915, 0,953, dan 0,893.
TINGKAT PENGETAHUAN MAHASISWA DALAM MENDUKUNG UNNES MEWUJUDKAN VISI BERWAWASAN KONSERVASI SERTA FAKTOR YANG MENYEBABKAN TINGGI RENDAHNYA PENGETAHUAN MAHASISWA Kusumaningrum, Niken; Aji, Ananto; Hardati, Puji
Edu Geography Vol 8 No 1 (2020)
Publisher : Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edugeo.v8i1.38501

Abstract

Unnes memiliki visi berwawasan konservasi dan bereputasi internasional dijadikan sebagai pedoman untuk berpikir, besikap, dan bertindak bagi seluruh warganya. Tujuan penelitian: 1) Mengukur tingkat pengetahuan mahasiswa dalam mendukung Unnes mewujudkan visi berwawasan konservasi; 2) Menganalisis faktor yang menyebabkan tinggi rendahnya tingkat pengetahuan mahasiswa. Populasi penelitian seluruh mahasiswa Unnes tahun ajaran 2015/2016 dari seluruh fakultas yang berjumlah 5.795 mahasiswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan proportional random sampling dengan karakteristik mahasiswa tahun ajaran 2015/2016 pada masing-masing fakultas yang telah mengambil mata kuliah pendidikan konservasi dengan jumlah sampel 100 mahasiswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan angket, observasi, dokumentasi dan triangulasi sumber. Teknik analisis data menggunakan deskriptif persentase. Hasil penelitian: 1) Pengetahuan mahasiswa tergolong tinggi (78%). 2) Faktor internal yang menyebabkan tinggi rendanya pengetahuan mahasiswa adalah pendidikan (mata kuliah pendidikan konservasi), sedangkan faktor eksternalnya lingkungan (lingkungan kampus).
KAJIAN PENGETAHUAN, SIKAP, DAN TINDAKAN MASYARAKAT RW 02 DESA KLIDANG LOR DALAM MENGATASI ABRASI DI PANTAI SIGANDU KABUPATEN BATANG Fatoni, Nurahmad; Aji, Ananto; Indrayati, Ariyani
Edu Geography Vol 8 No 1 (2020)
Publisher : Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edugeo.v8i1.38502

Abstract

Tujuan penelitian: 1) Mengukur tingkat pengetahuan masyarakat dalam mengatasi abrasi. 2) Mengetahui sikap masyarakat dalam mengatasi abrasi. 3) Mengklasifikasikan tindakan masyarakat dalam mengatasi abrasi. Populasi dalam penelitian ini seluruh penduduk Desa Klidang Lor berdasarkan KK (Kepala Keluarga) di wilayah paling terkena dampak abrasi pada RW 2 sebanyak 334 KK. Sampel yang diambil dalam penelitian ini sebanyak 67 KK dengan teknik sampling purposive sampling. Teknik analisis data menggunakan deskriptif presentase (DP). Berdasarkan hasil penelitian, Hasil penelitian: tingkat pengetahuan masyarakat dalam mengatasi abrasi termasuk dalam kriteria tinggi dengan rata-rata skor 7,58 (63,18%). Sikap masyarakat dalam mengatasi abrasi termasuk dalam kriteria baik dengan skor rata-rata 47,99 (79,98%). Kemudian tindakan masyarakat dalam mengatasi abrasi termasuk dalam kriteria sangat baik dengan rata-rata skor 27,60 (76,67%), dari hasil tindakan ini dapat diklasifikasikan bahwa tindakan masyarakat dalam mengatasi abrasi termasuk dalam klasifikasi tindakan terpimpin.
Hubungan Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Perempuan dalam Optimalisasi Lahan Pekarangan di Kecamatan Margorejo Kabupaten Pati Budiati, Maghfira Anggita; Aji, Ananto
Edu Geography Vol 8 No 3 (2020): Vol 8 No 3 (2020)
Publisher : Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1) tingkat pengetahuan perempuan dalam optimalisasilahan pekarangan, 2) tingkat sikap perempuan dalam optimalisasi lahan pekarangan, 3) perilaku perempuandalam optimalisasi lahan pekarangan, 4) hubungan pengetahuan, sikap, dan perilaku perempuan dalamoptimalisasi lahan pekarangan.Teknik pengambilan sampel yaitu total sampling dengan jumlah sampel 70perempuan anggota kelompok wanita tani di Kecamatan Margorejo, yang telah mengikuti kegiatan sosialisasitentangoptimalisasilahanpekarangan. Teknik pengambilan data berupa observasi, wawancara, test, kuesioner,dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dengan regresiberganda.Hasilpenelitian ini yaitu: a) tingkat pengetahuan perempuan dalam optimalisasi lahan pekarangan termasuk dalamkriteria sedang dengan rata-rata mecapai 64,78%, b) rata-rata sikap perempuan menunjukkan persentasesebesar 80,15% yang termasuk dalam kriteria baik, c) perilaku perempuan dalam optimalisasi lahanpekarangan diperoleh persentase sebesar 64,43% yang berarti termasuk dalam kriteria baik, d) besarnyahubungan pengetahuan, sikap dan perilaku perempuan dalam optimalisasi lahan pekarangan sebesar 48,8%(termasuk dalam kriteria cukup). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1) tingkat pengetahuan perempuan dalamoptimalisasi lahan pekarangan, 2) tingkat sikap perempuan dalam optimalisasi lahan pekarangan, 3)perilaku perempuan dalam optimalisasi lahan pekarangan, 4) hubungan pengetahuan, sikap, danperilaku perempuan dalam optimalisasi lahan pekarangan.Teknik pengambilan sampel yaitu totalsampling dengan jumlah sampel 70 perempuan anggota kelompok wanita tani di KecamatanMargorejo, yang telah mengikuti kegiatan sosialisasi tentangoptimalisasilahanpekarangan. Teknikpengambilan data berupa observasi, wawancara, test, kuesioner, dan dokumentasi. Teknik analisisdata menggunakan analisis statistik deskriptif dengan regresiberganda.Hasil penelitian ini yaitu: a)tingkat pengetahuan perempuan dalam optimalisasi lahan pekarangan termasuk dalam kriteriasedang dengan rata-rata mecapai 64,78%, b) rata-rata sikap perempuan menunjukkan persentasesebesar 80,15% yang termasuk dalam kriteria baik, c) perilaku perempuan dalam optimalisasi lahanpekarangan diperoleh persentase sebesar 64,43% yang berarti termasuk dalam kriteria baik, d)besarnya hubungan pengetahuan, sikap dan perilaku perempuan dalam optimalisasi lahanpekarangan sebesar 48,8% (termasuk dalam kriteria cukup).
Aktivitas Belajar Siswa Dalam Model Pembelajaran Discovery Learning Pada Mata Pelajaran Geografi di Ma Al Asror Kota Semarang Widawati, Dwi; Suroso, Suroso; Aji, Ananto
Edu Geography Vol 9 No 1 (2021): Vol 9 No 1 (2021)
Publisher : Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to find out the level of student activity in the Discovery learning model. The variable in this study is the level of student activity in Discovery learning. This research is quantitative descriptive research. The results showed that students who had activities in discovery learning with very high categories there were as many as 14.81%. Students with high category activities were 18.52%. Students with moderate category activities were 25.93%. Students with low category activity were 40.74%. The advice given is that for students who have low activity then must be re-stigmatised in order for the learning results to be obtained more maximally. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat aktivitas siswa pada model pembelajaran Discovery learning. Variabel dalam penelitian ini adalah tingkat aktivitas siswa pada pembelajaran Discovery learning. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang memiliki aktivitas dalam pembelajaran discovery learning dengan kategori sangat tinggi ada sebanyak 14,81%. Siswa yang memiliki aktivitas dengan kategori tinggi ada sebanyak 18,52%. Siswa yang memiliki aktivitas dengan kategori sedang ada sebanyak 25,93%. Siswa yang memiliki aktivitas dengan kategori rendah ada sebanyak 40,74%. Saran yang diberikan yaitu agar siswa yang memiliki aktivitas rendah maka harus ditigkatkan lagi agar hasil belajar yang diperoleh lebih maksimal.
Implementasi Fun Learning Mitigasi Bencana Banjir Berbantu Audiovisual Pada Kegiatan Ekstrakurikuler Pramuka Tingkat Siaga di SDN Mintomulyo Cahyani, Anis Tsania; Aji, Ananto
Edu Geography Vol 9 No 3 (2021): Vol 9 No 3 (2021)
Publisher : Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the implementation of audiovisual-assisted fun learning in cub scout, to measure the level of knowledge and alertness of Scout participants and to analyze the obstacles in the application of audiovisual assisted flood disaster mitigation fun learning in cub scout at SDN Mintomulyo. This research is a mixed study (qualitative and quantitative) with data collection methods in the form of questionnaires, tests, observations, interviews, and documentation. The sample used is total sampling. The data analysis used for quantitative data consisted of frequency distribution analysis techniques and statistical hypothesis testing using the Wilcoxon test, while for qualitative data analysis techniques used 3 stages, namely the stage of data reduction, data presentation and drawing conclusions. The results showed that the implementation of audiovisual assisted flood disaster mitigation fun learning could help improve the level of knowledge and alertness of the Cub Scout, there was an increase in the average index value of the frequency distribution table of the pre-test and post-test results with a percentage of 56.48% to 87.04. % for knowledge instruments and 69.35% to 87.04% for attitude instruments. Then for a significant value with the Wilcoxon test the results were 0.00 <0.05. The obstacle faced in its application is the lack of attention from parents in guiding the implementation of online learning. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi fun learning berbantu audiovisual pada kegiatan ekstrakurikuler Pramuka siaga, mengukur tingkat pengetahuan dan sikap siaga peserta Pramuka dan menganalisa kendala dalam penerapan fun learning mitigasi bencana banjir berbantu audiovisual pada kegiatan Pramuka siaga di SDN Mintomulyo. Penelitian ini merupakan penelitiancampuran (kualitatif dan kuantitatif) dengan metode pengumpulan data berupa angket, tes, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sampel yang digunakan adalah total sampling. Analisis data yang digunakan untuk data kuantitatif terdiri atas teknik analisis distribusi frekuensi dan uji hipotesis statistik yang menggunakan uji Wilcoxon, sedangkan untuk teknik analisis data kualitatif menggunakan 3 tahapan yaitu tahap reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menujukkan bahwa implementasi fun learning mitigai bencana banjir berbantu audiovisual dapat membantu meningkatkan tingkat pengetahuan dan sikap siaga siswa peserta Pramuka, terdapat peningkatan nilai indeks rata-rata tabel distribusi frekuensi hasil pre test dan post test dengan persentase 56,48% menjadi 87,04% untuk instrumen pengetahuan dan persentase 69,35 % menjadi 87,04% untuk instrument sikap. Kemudian untuk nilai signifikan dengan uji Wilcoxon memperoleh hasil 0,00<0,05. Kendala yang dihadapi dalam penerapannya adalah kurangnya perhatian dari orangtua dalam membimbing pada saat dilaksanakannya pembelajaran secara daring .
Analisis Spasial Tingkat Potensi Kekeringan dan Tingkat Kesiapsiagaan Masyarakat dalam Menghadapi Bencana Kekeringan di Kabupaten Grobogan Pranata, Kukuh Aji; Aji, Ananto
Indonesian Journal of Conservation Vol 10, No 2 (2021): December
Publisher : Badan Pengembang Konservasi UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijc.v10i2.33138

Abstract

Bencana kekeringan di Kabupaten Grobogan menjadi masalah yang belum dapat terselesaikan, hal tersebut tercermin dari sejarah kasus bencana kekeringan yang melanda di Kabupaten Grobogan dimana hampir setiap tahun pada musim kemarau masyarakat Kabupaten Grobogan kesulitan dalam memenuhi kebutuhan air bersih. Kurangnya data peta yang menyediakan informasi daerah potensial dilanda kekeringan turut berperan sebagai salah satu faktor penghambat penyelesaian masalah kekeringan. Penggunaan data penginderaan jauh dan sistem informasi geografis dapat digunakan untuk mendeteksi daerah berpotensi kekeringan. Upaya mitigasi tersebut juga perlu didukung dengan kapasitas masyarakat terkait dengan kesiapsiagaan menghadapi bencana kekeringan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat potensi kekeringan di Kabupaten Grobogan dan menganalisis tingkat kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana kekeringan di Kecamatan Kradenan, Kabupaten Grobogan. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah scoring dan overlay dari setiap parameter yang berpengaruh terhadap potensi kekeringan serta deskriptif kuantitatif untuk menganalisis tingkat kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana kekeringan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelas potensi kekeringan sangat rendah memiliki luas 13,58 Ha, kelas potensi rendah memiliki luas 17.967,18 Ha, kelas potensi sedang memiliki luas 65.403,62 Ha, kelas potensi tinggi memiliki luas 102.740,42 Ha, dan kelas potensi sangat tinggi memiliki luas 18.979,56 Ha. Hasil perhitungan indeks kesiapsiagaan menunjukkan bahwa rumah tangga di Kecamatan Kradenan sebanyak 38% masuk dalam kategori siap, sebanyak 54% masuk dalam kategori cukup siap, dan sebanyak 8% masuk dalam kategori tidak siap.
PENILAIAN INDEKS RISIKO LINGKUNGAN (IRBA) TPA SAMPAH BANDENGAN, KABUPATEN JEPARA Jasmine, Farah Nadia Putri; Aji, Ananto
Indonesian Journal of Conservation Vol 12, No 2 (2023): December
Publisher : Badan Pengembang Konservasi UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijc.v12i2.47833

Abstract

TPA Bandengan telah berdiri sejak tahun 1989, awal berdiri TPA menggunakan sistem pengelolaan sampah dengan metode open dumping dan pada awal tahun 2022 sudah beralih menggunakan metode controlled landfill. Perubahan sistem pengelolaan tersebut meninggalkan permasalahan pada lingkungan, diantaranya pencemaran air dan udara. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung nilai indeks risiko lingkungan TPA sampah Bandengan dan menganalisis hasil evaluasi pengelolaan TPA Bandengan menggunakan metode Penilaian Indeks Risiko Lingkungan atau Integrated Risk Based Approach (IRBA) serta arahan yang tepat dilakukan untuk TPA Bandengan. Diketahui hasil perhitungan menggunakan metode IRBA TPA Bandengan mendapatkan skor akhir 420,801. Nilai ini termasuk ke dalam kriteria evaluasi sedang (nilai indeks risiko 300 – 600). ). Oleh sebab itu, tindakan yang tepat dilakukan adalah TPA diteruskan dan dilakukan rehabilitasi guna meningkatkan kualitas TPA menjadi lebih baik, terutama pada sistem pengolahan limbah pada lingkungan yang dapat diminimalisir dan TPA dapat digunakan sebagaimana mestinya, sehingga TPA memiliki peluang lebih besar untuk digunakan lebih lama dari prediksi awal.
PENINGKATAN KETERAMPILAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DAN PENGINDERAN JAUH PADA KELOMPOK GURU GEOGRAFI KABUPATEN CILACAP Sanjoto, Tjaturahono Budi; Tjahjono, Heri; Aji, Ananto; Aji, Halim Sukma; Irsadi, Andin
Proceeding Seminar Nasional IPA 2024
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknologi sistem informasi geografis dan penginderaan jauh memiliki beragam manfaat, sehingga dunia pendidikan dalam bidang geografi juga berupaya mengenalkan pengetahuan terkait teknologi tersebut kepada para peserta didik, terutama pada jenjang SMA dan perguruan tinggi, khususnya pada jurusan atau program studi yang konsentrasinya pada sistem informasi geografis dan penginderaan jauh. Namun demikian, kondisi di lapangan menunjukkan bahwa materi sistem informasi geografis dan penginderaan jauh faktanya merupakan salah satu materi yang belum dapat diajarkan dengan optimal karena berbagai kendala. Kendala yang dialami oleh kelompok guru geografi di Kabupaten Cilacap diantaranya adalah masih terbatasnya pengetahuan dan pemahaman guru tentang sistem informasi geografis dan penginderaan jauh. Teknologi sistem informasi geografis dan penginderaan jauh yang terus berkembang baik dari segi data, software dan hardware yang tentunya harus diikuti perkembanganya oleh bapak ibu guru pendidik untuk disampaikan kepada peserta didik. Jarak yang jauh dari ibukota provinsi jawa tengah karena kabupaten cilacap merupakan kabupaten yang terletak paling barat, sehingga sangat jarang kegiatan pengabdian dilakukan pada kabupaten ini. Serta masih terbatasnya keterampilan guru dalam pengolahan data sistem informasi geografis dan penginderaan jauh untuk disampaikan kepada peserta didik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan praktek dan juga update perkembangan teknologi sistem informasi geografis dan penginderaan jauh pada kelompok guru geografi di Kabupaten Cilacap. Kegiatan akan dilaksanakan dalam bentuk sosialisasi untuk memberikan pengetahuan bagi guru-guru geografi terkait update perkembangan teknologi sistem informasi geografis dan penginderaan jauh, serta kegiatan workshop dan pelatihan praktek pengolahan data dan pembuatan peta menggunakan teknologi sistem informasi geografis dan penginderaan jauh.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Aisyah Nur Sayidatun Nisa, Aisyah Nur Sayidatun Aji, Halim Sukma Ali Djamhuri Andi Irwan Benardi, Andi Irwan Andin Irsadi Apik Budi Santoso Ardhiansyah, Bayu Arief Rachmat, Arief Ariyani Indrayati Ashabul Kahfi, Ashabul Aulia, Anugrah Tunjung Azid Fathoni, Azid Baskoro Budiyono, Baskoro Budiati, Maghfira Anggita Cahyani, Anis Tsania Ceysara, Andrea Prasasti Dewi Liesnoor Setyowati Dewi Liesnoor, Dewi Doni Prayogo, Doni Erni Suharini Fahrudin Hanafi, Fahrudin Fatoni, Nurahmad Ferani Mulianingsih Gultom, Hana Torba Gultom, Hana Torba Harianto Harianto HARIYANTO HARIYANTO Heri Tjahjono Husodo, Sujiwo Jasmine, Farah Nadia Putri Juhadi Juhadi Kusuma, Muhammad Brilliant Cahya Lina Herlina Lucky Hikmatun Nazal Furqon Lutfian Nazar M. Rifky Abu Zamroh Martanto, Cahyo Martanto, Cahyo Marwanti, Ryan Muhamad Khasyir, Muhamad Nana Kariada Trimartuti Nasyith, Dzakiy Niken Kusumaningrum Nugroho, Adi Setyo Nugroho, Adi Setyo Nuruliyah, Devti Nuruliyah, Devti Oktafiani, Ika Nur Oktafiani, Ika Nur Pranata, Kukuh Aji Puji Hardati Putri Utami, Putri Putri, Dwi Utami Putri, Dwi Utami Rahma Hayati Rakhman Sofyan, Rakhman Riskiyanto, Riskiyanto Rizki Yulianto, Rizki Rochmah, Aini Nur Khoirurrizqi Rochmah, Aini Nur Khoirurrizqi RR. Ella Evrita Hestiandari Sanjoto, Tjaturrahono Budi Santoso, Juan Andi Santoso, Juan Andi Saptono Putro Satya Budi Nugraha Satyanta Parman Septiyani, Rani Dwi Shintasiwi, Fitri Amalia Sholeh , Muh Sriyanto Sriyanto Sriyono Sriyono Sulistiawan, Fani Suroso Suroso Tajuddin, Iqbal Tjaturahono Budi Sanjoto Utomo Aji, Muhammad Dwi Vina Nurul Husna Wahid Akhsin Budi Nur Sidiq, Wahid Akhsin Budi Nur Wahidah, Bella Zulfia Aisyatul Wahyu Setyaningsih Wasino Wasino Widawati, Dwi Yuliani, Erlina Yuliani, Erlina