p-Index From 2021 - 2026
6.513
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Riset Pendidikan Matematika AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Transformasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Journal of Research and Advances in Mathematics Education JIPMat (Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika) HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Resona : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Jurnal SOLMA Indiktika : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Teorema: Teori dan Riset Matematika Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal Basicedu Journal of Education Action Research M A T H L I N E : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Indonesian Journal of Community Services JPMI (Jurnal Pembelajaran Matematika Inovatif) Jurnal Riset Pendidikan dan Inovasi Pembelajaran Matematika (JRPIPM) Ihsan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Buletin Literasi Budaya Sekolah Buletin Pengembangan Perangkat Pembelajaran Prima Abdika: Jurnal Pengabdian Masyarakat IJORER : International Journal of Recent Educational Research FARABI: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity) Jurnal Basicedu Prosiding University Research Colloquium Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya Jurnal Pengabdian Barelang Transformasi Masyarakat : Jurnal Inovasi Sosial dan Pengabdian Jurnal Pengabdian Masyarakat Mentari Jurnal Pengabdian Masyarakat Wadah Publikasi Cendekia Indonesian Journal on Learning and Advanced Education (IJOLAE) ALKHIDMAH: Jurnal Pengabdian dan Kemitraan Masyarakat
Claim Missing Document
Check
Articles

Enhancing Students’ Critical Thinking by Integrating Contextual Problems Worksheets on Problem Based Learning Sari, Christina Kartika; Dwiyani, Endang; Machromah, Isnaeni Umi; Toyib, Muhamad; Sari, Dwi Nur Vita
Journal of Education Action Reseach Vol 6 No 1 (2022): February 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v6i1.43392

Abstract

Berpikir kritis merupakan salah satu keterampilan utama yang dibutuhkan dalam berkarir di era digital. Meskipun berpikir kritis telah dipelajari, pemikiran kritis siswa belum begitu ditekankan dalam matematika sekolah. Namun, penting untuk memberikan kehidupan siswa di masyarakat di masa depan, terutama ketika mereka menghadapi situasi yang tidak dikenal. Penelitian ini bertujuan untuk mendukung penalaran matematis siswa pada materi barisan dan deret dengan menggunakan pembelajaran berbasis masalah. Langkah-langkah pembelajaran mengintegrasikan masalah kontekstual pada lembar kerja di setiap episode. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Pengumpulan data menggunakan dokumentasi dan tes tertulis untuk menggali kemampuan berpikir kritis siswa. Analisis data paket pembelajaran dilakukan secara kualitatif, sedangkan kemampuan berpikir kritis siswa diolah dengan analisis deskriptif kuantitatif. Penelitian ini menyajikan deskripsi episode pembelajaran yang difokuskan untuk mengatasi pemikiran kritis siswa tentang masalah barisan dan deret. Analisis data menekankan pada lembar kerja masalah kontekstual pada pembelajaran berbasis masalah. Selain itu, kemampuan berpikir kritis siswa dijelaskan dengan metode kualitatif. Berpikir kritis siswa ditingkatkan dengan mendapatkan pembelajaran berbasis masalah dengan LKS kontekstual, meskipun keterampilan pada indikator penilaian dan inferensi belum optimal.
PELATIHAN PENYUSUNAN DOKUMEN PERENCANAAN PEMBELAJARAN INOVATIF UNTUK MENDUKUNG IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DI SMP Sri Rejeki; Muhammad Noor Kholid; Nuqthy Faiziyah; Christina Kartika Sari; Adi Nurcahyo; Muhamad Toyib; Sutama Sutama; Mohammad Rifki Maulana; Khofifah Titan Palupi; Tika Andriani
RESONA : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 7, No 2 (2023): December
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/resona.v7i2.1094

Abstract

Perencanaan merupakan bagian penting yang menentukan arah suatu proses pembelajaran. Akan tetapi, sebagian besar guru di sekolah mitra memiliki kendala dalam menyusun perencanaan pembelajaran secara mandiri. Oleh karena itu, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun dokumen perencanaan pembelajaran inovatif untuk mendukung implementasi kurikulum merdeka di SMP. Unsur inovatif pada perencanaan pembelajaran ini difokuskan pada Higher Order Thinking Skills (HOTS), Information and Communication Technology (ICT), kolaborasi, dan Penguatan Pendidikan Karakter (PPK). Pelatihan ini melibatkan delapan guru di SMP Muhammadiyah 5 Tanon, Sragen, Jawa Tengah, Indonesia. Hasil PkM menunjukkan bahwa berdasarkan analisis dokumen, 50% guru dapat menyusun perencanaan pembelajaran sederhana dan memuat unsur inovatif. Selain itu, berdasarkan hasil survei pasca pelatihan, berturut-turut 87,5% dan 100% guru menyatakan memiliki keterampilan dan siap untuk menyusun dokumen perencanaan pembelajaran sederhana dan memuat unsur inovatif. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan kompetensi guru dalam menyusun dokumen perencanaan pembelajaran inovatif untuk mendukung implementasi kurikulum merdeka. Meskipun demikian, perlu pendampingan lebih lanjut agar peningkatan kompetensi guru dapat lebih optimal.  Abstract. Planning is an important part that determines the direction of a learning process. However, most teachers in partner schools need help preparing learning plans independently. Therefore, this Community Service activity aims to improve the competence of teachers in compiling innovative learning planning documents to support the implementation of an independent curriculum in junior high schools. This innovative learning planning element focuses on Higher-Order Thinking Skills (HOTS), Information and Communication Technology (ICT), collaboration, and Strengthening Character Education. The training involved eight teachers at a private junior high school (SMP Muhammadiyah 5 Tanon) in Sragen Regency, Central Java, Indonesia. The results of this Community Service show that based on the document analysis, 50% of teachers can compile simple learning planning documents that contain innovative elements. In addition, based on the results of post-training surveys, 87.5% and 100% of teachers stated that they have skills and are ready to compile simple learning planning documents containing innovative elements. These results show an increase in teacher competence in collecting innovative learning planning documents to support the implementation of an independent curriculum. However, further assistance is needed so that the improvement of teacher competence can be optimized.
Optimalisasi Penggunaan Artificial Intelligence untuk Mendukung Pembelajaran Matematika di SMA Sri Rejeki; Rini Setyaningsih; Christina Kartika Sari; Adi Nurcahyo
Transformasi Masyarakat : Jurnal Inovasi Sosial dan Pengabdian Vol. 2 No. 2 (2025): April: Transformasi Masyarakat : Jurnal Inovasi Sosial dan Pengabdian
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/transformasi.v2i2.1964

Abstract

Technological literacy among high school mathematics teachers is a crucial aspect in realizing creative, interactive, and relevant learning to meet the demands of the 21st century. However, the reality on the ground shows that most mathematics teachers still have limited experience in improving technological literacy, particularly in the use of artificial intelligence (AI) as a learning support medium. This condition has implications for low innovation in the mathematics learning process. This community service activity aims to optimize the use of AI, specifically Generative-AI technology, in supporting mathematics learning in high schools. The target group is members of the High School Mathematics Subject Teachers' Conference (MGMP) throughout Grobogan Regency, Central Java Province, Indonesia. The implementation method includes workshops, interactive discussions, hands-on practice, and mentoring in the development of AI-based mathematics teaching materials, assessments, and learning media. The training materials include an introduction to the basic concepts of Generative-AI, effective prompting techniques, and practice using various AI applications to produce interactive and contextual teaching materials. Evaluation results showed that all training participants agreed or strongly agreed that this activity successfully improved their understanding of the basic concepts of Generative AI and their skills in operating AI applications for mathematics learning. Participants also reported increased confidence in integrating AI technology into their teaching practices, as well as gaining various relevant practical ideas for classroom implementation. High enthusiasm was evident in the 100% commitment of participants who expressed their readiness to implement AI technology in mathematics learning. Thus, this training not only contributed to improving teachers' technological literacy but also became a strategic step in encouraging innovative and adaptive transformation of mathematics learning in the digital era.
Students’ Computational Thinking Skills in PISA Problem Solving: Insights from Multiple Intelligences Theory Azizah, Yuliana Amanda Nur; Swastika, Annisa; Sari, Christina Kartika
Jurnal Riset Pendidikan dan Inovasi Pembelajaran Matematika Vol. 9 No. 1 (2025): JRPIPM SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpipm.v9n1.p1-17

Abstract

Computational thinking (CT) has become one of the essential skills in responding to the dynamic and rapid advancement of technology, as it enables individuals to solve problems effectively, efficiently, and optimally. Various studies have examined CT in mathematics education, but few have considered students' cognitive diversity, particularly the theory of multiple intelligences. The connection between CT and multiple intelligences theory has not been widely explored, even though this theory offers a holistic approach to cognitive potential. This study aims to describe students’ computational thinking abilities in solving PISA questions on space and shape content from the perspective of multiple intelligences. The method used in this study is descriptive qualitative. The research instruments include a computational thinking test, interview guidelines, and a multiple intelligences test. The research subjects consist of three students from SMP Muhammadiyah 2 Surakarta who were selected based on their dominant type of intelligence to represent each intelligence category, namely Linguistic-Verbal (LV), Logical-Mathematical (LM), and Visual-Spatial (VS). The research findings show that students with LV intelligence were able to fulfill all indicators of CT, namely decomposition, pattern recognition, abstraction, and algorithm. Students with LM intelligence demonstrated competence in decomposition, pattern recognition, and algorithm. Students with VS intelligence fulfilled pattern recognition and abstraction.
PELATIHAN PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS GEOGEBRA TERINTEGRASI GOOGLE CLASSROOM BAGI GURU-GURU MATEMATIKA SMA/SMK MUHAMMADIYAH KABUPATEN KLATEN Nurcahyo, Adi; Ishartono, Naufal; Faiziyah, Nuqthy; Sri Utami, Nida; Kartika Sari, Christina; Aryuana, Antok
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 13th University Research Colloquium 2021: Kebencanaan dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Adanya pandemic Covid 19 mengubah pelaksanaan pembelajarandari yang awalnya tatap muka secara luring menjadi daring.Permasalahan pembelajaran yang muncul ketika pembelajarandilaksanakan secara daring diantaranya yaitu partisipasi siswa.Penggunaan Geogebra yang terintegrasi dengan Google Classroommembantu guru untuk mengatasi permasalahan partisipasi siswadalam pembelajaran. Pelatihan ini bertujuan untuk memberikanpengetahuan dan keterampilan bagi guru untuk merancang mediapembelajaran interaktif berbasis Geogebra. Dalam pelaksanaannya,pelatihan ini menggunakan metode partisipatif dimana peserta bisamemperhatikan sekaligus mempraktekkan secara langsung danmengajukan pertanyaan terhadap materi yang diberikan. setelahpelatihan yang diberikan, didapat 87% guru mengetahui penggunaanGeogebra sebagai media pembelajaran interaktif, 84% guru dapatmembuat media pembelajaran interaktif berbasis Geogebra, dan76% guru merencanakan untuk menerapkan soal-soal pembelajaraninteraktif berbasis Geogebra dalam kelas virtual Google Classroom.
Penguatan Kompetensi Guru SMK dalam Pembelajaran Berbasis Proyek untuk Mengoptimalkan Link and Match Pendidikan dengan Industri Sari, Christina Kartika; Rejeki, Sri; Harta, Idris; Maulana, Mohammad Rifki
Jurnal Pengabdian Masyarakat Wadah Publikasi Cendekia Vol 2 No 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat WPC
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/jpmwpc.v2i1.599

Abstract

Link and match antara sektor pendidikan dan dunia usaha dan dunia industri (DUDI) juga menjadi tuntutan untuk menghasilkan lulusan SMK yang berdaya saing global. Untuk mewujudkan ekosistem pendidikan vokasi yang  tepat dan berkelanjutan, salah satu langkah strategis yang dapat ditempuh adalah penguatan kompetensi guru dalam mengintegrasikan dunia usaha dalam pembelajaran berbasis proyek (PjBL). Implementasi kurikulum merdeka menuntut guru dapat menyelenggarakan PjBL untuk dapat meningkatkan kolaborasi dan kemandirian peserta didik, serta mendukung terbentuknya lulusan dengan hardskills, softskills dan karakter yang kuat. Namun, dalam pembelajaran di SMK, integrasi Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) yang mendukung implementasi PjBL belum dilakukan dengan optimal. Kegiatan ini berupaya mengoptimalkan kompetensi guru dalam penyusunan LKPD beorientasi PjBL. Tidak hanya mendukung kompetensi guru, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi inovasi dalam pembelajaran dan menjadikan pembelajaran lebih aplikatif. Kegiatan dilakukan dalam bentuk pelatihan dan pendampingan dalam penyusunan LKPD berorentasi PjBL secara luring dan asinkronus. Kegiatan dibagi menjadi dua sesi, yakni sosialisasi model PjBL dan pemanfaatan LKPD berorientasi PjBL, dan sesi kedua berupa peningkatan kompetensi guru dalam penyusunan LKPD berorientasi PjBL. Sesi pertama dilakukan secara luring melalui sosialisasi dan pelatihan, sedangkan sesi kedua dilakukan secara asinkronus dalam penyusunan LKPD berorientasi PjBL sesuai mata pelajaran masing-masing. Pada akhir kegiatan ini, 98.39% guru SMK menyatakan berminat dan siap mengimplementasikan PjBL dalam pembelajarannya.
Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas 10 SMK dalam Menyelesaikan Soal HOTS Materi Barisan dan Deret Aritmetika Ditinjau dari Self Regulated Learning Khishaaluhussaniyyati, Mudrikah; Faiziyah, Nuqthy; Sari, Christina Kartika
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7 No 1: Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 7 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v7i1.2170

Abstract

Salah satu tuntutan belajar abad ke-21 di bidang komunikasi, kolaborasi, dan berpikir kritis adalah HOTS. Terdapat banyak siswa yang belum memahami langkah-langkah penyelesaian masalah, terutama dalam menjawab soal-soal HOTS yang menuntut siswa untuk menggunakan kemampuan berpikir kritis mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan berpikir kritis peserta didik SMK kelas 10 dalam menyelesaikan soal HOTS materi barisan dan deret aritmetika ditinjau dari Self Regulated Learning. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas 10 SMK Negeri 4 jurusan Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi. Pengambilan data dimulai dengan pengisian instrument angket Self Regulated Learning dan soal tes berpikir kritis kemudian wawancara. Hasil penelitian ini adalah semakin tinggi tingkat kriteria Self Regulated Learning suatu subjek, maka semakin banyak indikator berpikir kritis yang dapat subjek penuhi, yang berarti semakin tinggi tingkat pemahaman dan kemampuan menemukan soalusi matematis sebuah permasalahan. Akibat langsung dari hasil penelitian ini adalah memberikan sebuah gambaran mengenai tingkat berpikir kritis ditinjau dari Self Regulated Learning sebagai evaluasi dalam mengimplementasikan soal HOTS dalam pembelajaran.
Infusing Unplugged Computational Thinking into a Probability Worksheet for Students’ Mathematical Literacy Sari, Christina Kartika; Murtiyasa, Budi; Machromah, Isnaeni Umi; Ramadhani, Noti Armyta; Rejeki, Sri; Palupi, Retno; Yuliana, Irma
IJORER : International Journal of Recent Educational Research Vol. 6 No. 6 (2025): November
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education Muhammadiyah University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46245/ijorer.v6i6.1026

Abstract

Objective: This research aims to: 1) develop a worksheet that incorporates unplugged computational thinking (CT) to support the strengthening of mathematical literacy; 2) test the validity, practicality, and effectiveness of the worksheet. Method: This study employed a development research design involving teachers, students, and experts. Data collection was conducted through literature review, observation, questionnaires, documentation, and a mathematical literacy test. Data analysis was conducted using qualitative and quantitative methods. Results: Based on the research results, the following results were obtained: 1) The CT-infused worksheet was designed to support the achievement of three learning objectives: students can determine sample points, determine probability values, and use these concepts in problem-solving; the worksheet contains learning activities that integrate CT and learning activities that support mathematical literacy; 2) The content validity index was 1, thus the worksheet is valid; Practicality tests by teachers and students yielded scores of 3.95 and 3.58, respectively, indicating that the worksheet is suitable for use as a support for mathematics learning. The trial results also demonstrated that these CT-infused worksheet is effective in improving students' mathematical literacy. Novelty: In contrast to earlier studies that focused on literature review, analysed students' CT abilities, or integrated CT into mathematics learning to improve CT abilities, this study integrates unplugged CT into a worksheet to improve junior high school students' mathematical literacy. This CT-infused worksheet has been proven valid, practical and effective as a probability teaching material to support the development of mathematical literacy.
Leveraging Technology to Improve Learning Independence in Chemistry: A Study on Moodle Integration Nur Lailatul Fitriyah Abidin; Kusumawati Dwiningsih; Phaosan Jehwae; Christina Kartika Sari
Indonesian Journal on Learning and Advanced Education (IJOLAE) Vol. 6, No. 3, September 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/ijolae.v6i3.23707

Abstract

This study addresses the issues of the low level of learning independence of students, especially in understanding abstract chemical materials such as chemical bonds, as well as limited learning time, which often results in suboptimal comprehension and the omission of some sub-materials. In addition, the use of media in the learning process rarely incorporates technological advancements. This study aims to determine if a website integrated with Moodle can enhance the learning independence of students in chemical bonding material. This study employed the research and development method using the 4D model, which comprises four stages. However, this study only included three stages, namely define, design, and develop. The target population consisted of 29 eleventh-grade high school students. The instruments used to collect data were validation sheets, an independence questionnaire, and pretest-posttest assessments. The feasibility of the integrated chemistry learning website with Moodle was evaluated through validity and effectiveness tests. The validity test involved three validators, consisting of two lecturers and one teacher. Meanwhile, the effectiveness was analyzed using the n-gain from the results of the independence questionnaire and pretest-posttest assessments. The results of this study indicated that the chemistry learning website integrated with Moodle significantly enhanced the learning independence of students with the validation results of 5 for content validity and 4 for construct validity, while the n-gain results from the independence questionnaire and pretest-posttest assessments fall into the high category. In conclusion, this media effectively promoted independence across five indicators of learning independence.
Pelatihan Penyusunan Soal-Soal Asesmen Nasional Berbasis Kompetensi (ANBK) Bagi Guru-Guru SMP/MTS Muhammadiyah di Kabupaten Klaten Rini Setyaningsih; Sutama Sutama; M. Noor Kholid; Nuqthy Faiziyah; Christina Kartika Sari; Adi Nurcahyo
ALKHIDMAH: Jurnal Pengabdian dan Kemitraan Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): Januari : Jurnal Pengabdian dan Kemitraan Masyarakat
Publisher : LP3M INSTITUT KH YAZID KARIMULLAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59246/alkhidmah.v2i1.744

Abstract

Asesmen Nasional Berbasis Kompetensi (ANBK) is a change from the Ujian Nasional Berbasis Kompetensi (UNBK) which is an assessment program carried out on the quality of schools or educational units. The purpose of this training is to provide training related to understanding and knowledge while at the same time compiling national exam questions for mathematics teachers at SMP/MTs Muhammadiyah in Klaten regarding the preparation of UNBK questions containing HOTS. The method used in this training is an interactive method between the facilitator and the teacher so that the teacher can understand and ask questions directly about the preparation of the UN questions. The training provided is able to increase the knowledge and skills of teachers in preparing exam questions directly by implementing HOTS questions.
Co-Authors 'Aini, Hanifa Nur Abidin, Nur Lailatul Fitriyah Adi Nurcahyo Adminanti, Risma Afifah Choirul Chotimah Alfianza Wijaya Kusuma Aliana Iksanti Ana Muslihatun Annisa Swastika Antok Aryuana Aprilia Saputri Riski Pratiwi Aryuana, Antok Asyfaini, Siti Sa'diyah Agung Azizah, Yuliana Amanda Nur Bani Amin Burhanudin Budi Murtiyasa Burhanudin, Bani Amin Citra Maharani Ainur Dwiyani, Endang Dyah Ratri Aryuna Eka Nurhayati Darmaningsih Erfin Uswatun Nisa' Faradita, Anna Nabila Fatmasari, Lina Wahyu Sri Fitri Anggi Widyani Fitri Wulandari Hanifah, Nisa Noventya Idris Harta Irma Yuliana Isnaeni Umi Machromah Khairunnisa, Danik Martha Khishaaluhussaniyyati, Mudrikah Khofifah Titan Palupi Kholid, Muhammad Nur Kuncoro Adi Saputro Kusumawati Dwiningsih Lina Wahyu Sri Fatmasari Lutfianisa Cahyaningtyas M. Noor Kholid M. Noor Kholid Masduki Maulana, Mohammad Rifki Mega Eriska Rosaria Purnomo Meladia Salsabila Ulfah Melinia Astri Fitrianingrum Mohamad Waluyo Mohammad Rifki Maulana Muhammad Noor Kholid Naufal Ishartono Nida Sri Utami Nida Sri Utami Nugroho, Afifah Hilmia Nuqthy Faiziyah Nur Lailatul Fitriyah Abidin Nur Setiyaningrum Nurmalia, Navilla Rachma Phaosan Jehwae Phaosan Jehwae Pramesti, Hardita Arum Pratiwi, Aprilia Saputri Riski Putri Nur Habibah Ramadhani, Noti Armyta Rangga Narandera La Hasaleh Khaimmudin Retno Palupi Ridhy Nizar Fijatullah Rifqi, Faizal Rini Setyaningsih Rini Setyaningsih Rita Pramujiyanti Khotimah Sapto Aji Nugroho Saputro, Kuncoro Adi Sari, Dwi Nur Vita Sintya, Gina Siti Wulandari Sri Rejeki Sri Rejeki suhendar, uki Sutama Sutopo Sutopo Sutopo Sutopo SW Winarsi Syahdana, Farah Lafas Tika Andriani Toyib, Muhamad Winarsi, SW Wulan Galuh Rahma Perwita Yusticia Nurrohmah Fachrunnisa