Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

EFEKTIVITAS MITIGASI PASCABENCANA ALAM BERKELANJUTAN BERBASIS KEARIFAN LOKAl Dian Nugraheni; Dadi Mulyadi Nugraha; Siti Hamidah; Salma Nuralifah Sutiara; Ade Deni; Galin Bestari
Hudan Lin Naas: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 4, No 1 (2023): Jurnal Hudan Linnaas Vol 4 No. 1, 2023
Publisher : Al-Amien Prenduan University, Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28944/hudanlinnaas.v4i1.1053

Abstract

Mitigasi pascabencana merupakan rangkaian kegiatan yang dilaksanakan setelah bencana terjadi yang bertujuan untuk meminimalkan trauma psikologis pada anak-anak. Pelaksanaan yang baik dan terorganisasi dari setiap fase bencana akan meminimalkan dampak fisik, psikologis, dan sosial, dari setiap fase bencana akan mempercepat pemulihan pascabencana. Tujuan penelitian ini adalah memberikan dukungan dan saran kegiatan pendampingan anak-anak mengenai trauma healing sebagai wujud tanggap bencana untuk mengurangi gagguan psikologis yang dirasakan korban bencana alam pasca gempa bumi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan.Hasil penelitian ini yaitu mengobati trauma pada anak-anak korban bencana pasca gempa, pendekatan yang digunakan yaitu bermain, bercerita, serta berolahraga bersama anak-anak di balai pengungsian.   
Fenomena Childfree Terhadap Bonus Demografi Islam Di Indonesia Ayu Wulandari; Finfi Azahro; Hilman Fadhilah; Mhd. Aksaril Huda Ritonga; Siti Hamidah
SOKO GURU: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2023): April : Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/sokoguru.v3i1.2039

Abstract

In the last few decades, Indonesia's birth rate has been declining, raising concerns about an unattainable demographic dividend. This decline in birth rates is partly due to the decision of several muslim couples who choose not to have children or what is known as childfree. The purpose of this research is to discuss the child-free phenomenon among muslim communities in Indonesia and its implications for the sustainability of muslims in Indonesia. The method used in this research is a qualitative method that emphasizes literature study. The results of this study present an overview of society's view of the childfree phenomenon based on stigma and social pressure which generally assumes that the choice not to have children cannot be normalized. The conclusions obtained from this research are that the childfree phenomenon is still common in Indonesia, these differences in views are generally influenced by religious and demographic factors which have concerns about the reduced number of generations of Muslims in Indonesia. Recommendations that need to be considered are conducting further research, because the childfree phenomenon is still relatively new in Indonesia, and further research is still needed to understand the perspective of society as a whole.
Sikap Yang Harus Dilakukan Masyarakat Ketika Bertemu Dengan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) Ihsan Nugraha; Naudy Hanoem; Raisa Aqila; Yuliana Sagala; Siti Hamidah
Simpati Vol. 2 No. 2 (2024): April : Jurnal Penelitian Pendidikan dan Bahasa
Publisher : CV. Alim's Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (642.201 KB) | DOI: 10.59024/simpati.v2i2.176

Abstract

This article was created to provide information about the right attitude and should be taken by the community when interacting with Persons with Special Needs. With so many types of people with special needs in society, such as the blind, deaf, mentally retarded, quadriplegic, and disabled, the treatment that can be done and provided by the general public should also be carried out differently by adjusting the constraints and needs needed by those with special n (Rosmawati, 2019) (Alim, 2019; Rahayu & Marheni, 2020; Suprapmanto, Nuralifa, Albela, & dkk, 2022; Purba, 2016; Dewi, 2019)eeds. As one of them is the CSOM technique which can be a guide not only for blind people, but also for the wider community when interacting with someone who has visual impairments. The adoption of this topic itself is based ons the experience that researchers have and experience when they are confused about what to behave, whether the person with special needs needs assistance, and if they do need assistance, what kind of assistance and how should be given when meeting with persons with special needs in public place. The research method used in this research itself is a quantitative survei method involving respondents to further strengthen the research that waswas made. The results of the research show that there are many things that can be found and done as an effort to increase the confidence of the general public to interact with Persons with Special Needs in their daily activities. The hope is that this research can dispel doubts that may arise and be experienced when we are going to help or interact with persons with special needs in the future in community activities and can provide information about what to do when interacting with persons with special needs.
Mengatasi Tantangan Pembelajaran Online bagi Anak Tunagrahita Selama Pandemi: Peran Orang Tua dan Strategi Efektif Astri Lestari; Dwi Ayu Nurani; Khodijah Khodijah; Sahlana Izyan Zaina; Salman Zakariya Dahlan; Siti Hamidah
Simpati Vol. 2 No. 3 (2024): Juli : Jurnal Penelitian Pendidikan dan Bahasa
Publisher : CV. Alim's Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/simpati.v2i3.826

Abstract

This study examines the strategies and implications of online learning for children with intellectual disabilities during the COVID-19 pandemic. Children with special needs, including those with intellectual disabilities, require education tailored to their unique needs. This research uses a literature review method, prioritizing research articles published in the last 5 years to gather relevant data on distance learning and effective strategies for children with intellectual disabilities. The COVID-19 pandemic has forced a shift from face-to-face to online learning, posing significant challenges for children with intellectual disabilities who have difficulty with logical thinking and require direct interaction to understand material. Online learning offers advantages such as time flexibility and the use of technology, but also has drawbacks such as a lack of direct interaction, resulting in a limited understanding of the material. Parents play a crucial role in supporting children during online learning, but they face challenges such as limited knowledge and motivation from the child. This study found that parents often struggle to explain material to their children and maintain their learning motivation. To overcome these obstacles, recommended strategies include the use of simple language, repetitive explanations, and real-life examples. Online learning also brings children and parents closer, allowing parents to better understand their child's nature and create a closer relationship. In conclusion, support from family and teachers is essential to enhancing the effectiveness of online learning for children with intellectual disabilities, and adapting appropriate strategies can help overcome various challenges encountered during the online learning process during the pandemic.
Peran Orang Tua dalam Meningkatkan Kepercayaan Diri Anak Tunarungu Berdasarkan Film The SuperDeafy Movie Qolbita Mulia Husna; Fasha Rahmanita Hardjana; Zascia Abdul Raji; Muftiyah Mustaqiimah Kultsum; Siti Hamidah
IBERS : Jurnal Pendidikan Indonesia Bermutu Vol 4 No 02 (2025): IBERS: Jurnal Pendidikan Indonesia Bermutu
Publisher : Yayasan Indonesia Bermutu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61648/ibers.v4i02.171

Abstract

Anak tunarungu sering mengalami tantangan dalam perilaku sosial dan emosi, salah satunya adalah rendahnya rasa percaya diri yang disebabkan oleh keterbatasan komunikasi verbal dan pemahaman terhadap lingkungan. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis peran orang tua dalam meningkatkan kepercayaan diri anak tunarungu melalui penelitian dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Penelitian dilakukan dengan menganalisis isi film The SuperDeafy Movie untuk mengidentifikasi interaksi, pola asuh, dan bentuk dukungan orang tua yang berdampak terhadap perkembangan rasa percaya diri anak. Hasil kajian menunjukkan bahwa kemampuan komunikasi yang baik, terutama melalui bahasa isyarat yang digunakan secara intensif oleh orang tua, berkontribusi signifikan dalam meningkatkan keterbukaan dan kepercayaan diri anak tunarungu. Selain itu, penempatan anak dalam lingkungan pendidikan yang sesuai, seperti kelas khusus, serta perhatian dan kasih sayang yang konsisten dari orang tua terbukti mendukung perkembangan sosial dan emosional anak. Pengenalan terhadap komunitas tunarungu juga memperluas dunia sosial anak dan menumbuhkan rasa diterima. Simpulan dari kajian ini menekankan pentingnya komunikasi yang efektif, dukungan emosional, serta pemahaman terhadap kebutuhan anak sebagai kunci dalam membangun kepercayaan diri anak tunarungu. Oleh karena itu, orang tua disarankan untuk terus mendampingi anak dengan pendekatan yang inklusif, responsif, dan penuh kasih sayang.
Eskplorasi Diskursus Autisme Pada Platform Quora: Studi Analisis Postingan dan Persepsi Masyarakat Nadifa Putri Syasqila; Ayuningtias Pinasti Fadilla; M. Mughnii Ariq; Nadifa Putri Syasqila; Siti Hamidah
IBERS : Jurnal Pendidikan Indonesia Bermutu Vol 4 No 02 (2025): IBERS: Jurnal Pendidikan Indonesia Bermutu
Publisher : Yayasan Indonesia Bermutu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61648/ibers.v4i02.187

Abstract

Penelitian ini mengkaji diskusi mengenai autismepada platform Quora Indonesia pada tahun2022-2025 untuk memahami pandangan masyarakatterhadap penyandang autisme. Metode yangdigunakan adalah literature review denganpendekatan studi kasus melalui aplikasi Quoradengan hasil perolehan data terdapat 53 komentardari 1 postingan yang diajukan. Hasil menunjukkanadanya pergeseran paradigma dalam persepsimasyarakat, mulai dari penggunaan istilah medis keistilah yang lebih inklusif yang menggambarkanpemahaman lebih dalam. Selain itu, pandanganintervensi juga berubah dari penyembuhan menjadipengembangan potensi. Faktor yang memengaruhipergeseran paradigma ini termasuk kualitas informasiyang diterima dan pengaruh media populer. Diskusiterbuka pada Quora memberi pengaruh positif meskipemaknaan mengenai autisme masih terbatas.Penelitian ini menitikberatkan pentingnya edukasiberlandaskan bukti ilmiah untuk memperluaspandangan masyarakat mengenai autisme danmenciptakan lingkungan yang lebih inklusi.
Peran Guru dalam Aplikatif Media Audiovisual Pembelajaran Bahasa Indonesia bagi Siswa Tunagrahita pada Sekolah Luar Biasa Qinthara Muftie Addina; Kenanga Siti Hidayani; Anisa Widyasari; Siti Hamidah
EUNOIA (Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia) Vol 6, No 1 (2026): EUNOIA (Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia)
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/eunoia.v6i1.5036

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru dalam menerapkan media audiovisual sebagai alat bantu pembelajaran menyimak bagi siswa dengan kebutuhan khusus di Sekolah Luar Biasa (SLB) C YPLB Cipaganti, Bandung. Pembelajaran menyimak merupakan keterampilan dasar bahasa yang penting, tetapi menghadapi tantangan signifikan, terutama bagi siswa dengan hambatan intelektual. Dalam penelitian ini, metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif yang bertujuan untuk menguji validitas dan reliabilitas instrumen evaluasi pembelajaran menyimak dengan menggunakan media audiovisual. Data diperoleh melalui validasi dari ahli terhadap delapan butir soal evaluasi, serta informasi empiris yang diperoleh dari siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hambatan dalam pembelajaran menyimak berasal dari faktor internal seperti keterbatasan kognitif dan motivasi siswa, serta faktor eksternal seperti kurangnya fleksibilitas dalam metode yang diterapkan serta instrumen penilaian yang belum sepenuhnya valid. Meskipun penggunaan media audiovisual terbukti meningkatkan daya tarik dan pemahaman siswa terhadap materi seperti cerita rakyat, hasil evaluasi menunjukkan perlunya optimalisasi dalam pengembangan media dan instrumen penilaiannya.
Old Paradigms in a New Curriculum: How Indonesian Language Teachers Perceive Learning Assessment under the Merdeka Framework Siti Hamidah; Vismaia S. Damaianti; Andoyo Sastromiharjo; Yeti Mulyati
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Vol. 6 No. 1 (2026): Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran
Publisher : Bale Literasi: Lembaga Riset, Pelatihan & Edukasi, Sosial, Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/alinea.v6i1.2558

Abstract

Curriculum reform is only as transformative as the paradigms teachers bring to its implementation. The Merdeka Curriculum places assessment at the core of the learning process, demanding a decisive departure from older, obligation-driven, summative paradigms toward integrated, formative, and student-centred orientations. Yet whether Indonesian language teachers have genuinely abandoned their prior assessment paradigms or continue to operate within them despite a new curricular mandate remains empirically underdocumented. This study examines how Indonesian language teachers at the junior secondary level perceive learning assessment under the Merdeka Curriculum, focusing on their understanding of assessment principles, curriculum orientation, and the three foundational assessment orientations: Assessment of Learning (AoL), Assessment for Learning (AfL), and Assessment as Learning (AaL). Using a qualitative descriptive design, structured interviews were conducted with teachers from five public junior secondary schools (SMP Negeri) in Bandung City. Data were analysed through the Miles and Huberman interactive model  encompassing data reduction, data display, and conclusion drawing  with trustworthiness ensured through member-checking and researcher triangulation. The findings reveal a consistent pattern: despite operating under a new curriculum, the majority of teachers continue to govern their assessment practice through an old paradigm that treats assessment as a bureaucratic obligation tied to formal examination schedules rather than as a holistic, ongoing component of the learning continuum. Most teachers demonstrated limited understanding of the Merdeka Curriculum’s five assessment principles and of the AoL/AfL/AaL orientations, and showed minimal engagement with self-assessment and peer assessment. These findings confirm that old paradigms are both real and pervasive, and underscore the urgency of targeted professional development to bring teachers’ assessment practice into genuine alignment with the Merdeka Framework.
Pelatihan Komunikasi Pedagogis untuk Meningkatkan Kompetensi Guru Bahasa Indonesia SMP di Kabupaten Majalengka Andoyo Sastromiharjo; Vismaia Sabariah Damaianti; Yeti Mulyati; Siti Hamidah; Tofan Stofiana; Rosi Gasanti; Yumna Nafisah
Abdimas Galuh Vol 8, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i1.21916

Abstract

Perubahan paradigma pembelajaran pada Kurikulum Merdeka menuntut guru memiliki kompetensi komunikasi pedagogis yang efektif, empatik, dan adaptif untuk menciptakan proses pembelajaran yang interaktif dan bermakna. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatkan kompetensi komunikasi pedagogis guru Bahasa Indonesia tingkat SMP di Kabupaten Majalengka melalui pelatihan berbasis praktik, refleksi, dan model hybrid learning. Kegiatan melibatkan 45 guru dan dilaksanakan selama empat hari melalui kombinasi sesi tatap muka dan daring. Pendekatan andragogi digunakan untuk mendorong partisipasi aktif guru melalui simulasi pembelajaran, studi kasus, diskusi reflektif, dan praktik langsung. Evaluasi pelatihan dilakukan dengan desain mixed-methods, menggabungkan analisis kuantitatif dan kualitatif. Hasil uji t-berpasangan menunjukkan peningkatan skor rata-rata dari 17,8 menjadi 23,4 dengan signifikansi p < 0,001 dan Cohen’s d = 1,03, yang menandakan efek besar. Analisis kualitatif melalui kuesioner refleksi dan observasi menunjukkan peningkatan kepercayaan diri, keterampilan komunikasi empatik, serta apresiasi positif terhadap efektivitas model hybrid learning. Hasil PkM ini memberikan bukti empiris bahwa pelatihan berbasis praktik dan refleksi efektif meningkatkan kompetensi komunikasi pedagogis guru dan menghasilkan modul pelatihan yang dapat direplikasi pada konteks pendidikan lain.
Systematic Literature Review: Layanan Konseling Kelompok Sebagai Upaya Meningkatkan Rasa Percaya Diri Siswa Putri Ardila; Imelda Aprillia Sitanggang; Muhammad Ariq Musthofa; Nabila Destriyanti; Dirham Alkayisa Tayyara Tazkia; Siti Hamidah
Jurnal Pendidikan Sosial Dan Konseling Vol. 2 No. 1 (2024): April - Juni
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/jpdsk.v2i1.979

Abstract

Students' self-confidence plays a very important role in encouraging students to develop their potential. However, many students still feel less confident or insecure, which hinders their development. Seeing this problem, efforts need to be made to help students so that their self-confidence can grow and increase so that they can develop their potential to achieve a future according to what they want. This study aims to raise awareness regarding the need for group counseling services so that students can increase their self-confidence. Group counseling services can be carried out with BK teachers at school. This is an effort to form quality students with high self-confidence. The research method used is the Systematic Literature Review (SLR) method. Systematic Literature Review (SLR) using the PRISMA (Preferred Reporting Items For Systematic Reviews And MetaAnalyses) guidelines as a tool for selecting data sources used. Based on the research conducted, it was found that group counseling services carried out by BK teachers for students at school were able to increase self-confidence, especially for students. The results of the research conducted found that there was a difference in the level of students' self-confidence before and after conducting group counseling. The results of this study indicate that students' self-confidence gradually developed to be better when compared to the level of students' self-confidence before conducting group counseling services.
Co-Authors Adam Nurmansyah Ade Deni Ajie Rafi Nur Hakim Alandra raka Raihan Alfan Darojatul Ulya Amelia Rahmadhania Aman Andoyo Sastromiharjo Anisa Widyasari Annisa F. Nirwan Astri Lestari Ayu Wulandari Ayuningtias Pinasti Fadilla Bilqis Syakira Khalda Desvi Munadiya Dian Nugraheni Dirham Alkayisa Tayyara Tazkia Dwi Ayu Nurani Fasha Rahmanita Hardjana Finfi Azahro Gadies Reva Dhea M Galin Bestari Ghina Hanifah Ghina Hanifah Hana Mufidah Hanifah Miftahul Jannah Hatta Utwun Billah Hilman Fadhilah Ihsan Nugraha Imelda Aprillia Sitanggang Indah Damayanti Insani Nurul Qolbi Kelsya Rukhiyah Nadila Kenanga Siti Hidayani Khairiyyah Syadza Kusnawan Khairunnisa Kamilah Khodijah Khodijah Lili Somantri Linatus Sururoh Lusiana Vilya Chalisyah M. Mughnii Ariq Maharani Ariya Mhd. Aksaril Huda Ritonga Muftiyah Mustaqiimah Kultsum Muhammad Ananda Pratama Muhammad Ariq Musthofa Nabila Destriyanti Nadia Aristawati Daniswara Nadifa Putri Syasqila Nadifa Putri Syasqila Naila Rahma Rashida Nanda Rizqia Rhamadhani Naudy Hanoem Naufaldy Nurrobi Aditya Nisrina Raudhah Nugraha, Dadi Mulyadi Putri Ardila Putri Muna Qinthara Muftie Addina Qolbita Mulia Husna Raisa Aqila Rayya Putri Nufaisa Rhypsalida Zarra Vinasty Risa Risa Roi Hatul Jannah Rosi Gasanti Sabrina Alfarissy Nur Hakim Safina Salsabila Ramadhani Nur Sahlana Izyan Zaina Salma Nuralifah Sutiara Salman Zakariya Dahlan Salwa Putri Cikal Budiman Sayid Fatih Mulkan Shilvani R Siti Mariam Sri Azhari Agustin Tazkiya I. Amrina Tofan Stofiana Vani Maharani Vismania S. Damaianti, Vismania S. Yuliana Sagala Yumna Nafisah Zascia Abdul Raji Zulfadly Deaz Putra