Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PELATIHAN PEMBUATAN LUMPIA IKAN TONGKOL SEBAGAI BENTUK KAMPANYE GEMAR MAKAN OLAHAN IKAN UNTUK MENCEGAH STUNTING SEJAK DINI Apriliani, Dwi; Mulfiza, Febi; Nurnidar, Nurnidar; Kiflah, Marzatul; Khalil, Muhammad; Liswandi, Liswandi; Bungsu, Putra; Mardhiah, Ainal; Isfanda, Isfanda; Nurhayati, Nurhayati; Handayani, Lia
Al Ghafur : Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2023): Desember
Publisher : Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/alghafur.v2i2.1847

Abstract

Kegiatan pelatihan pengolahan ikan tongkol menjadi isian lumpia di Desa Meunasah Mon ditujukan untuk ibu-ibu yang memiliki anak usia dibawah 5 tahun sehingga harapannya dapat meningkatkan pengetahuan mengenai stunting dan kemampuan dalam menyediakan makanan olahan dari ikan bagi anak-anak dan keluarga dirumah. Pemilihan lumpia sebagai produk olahan yang didemokan adalah mengingat anak-anak sangat gemar makan makanan yang digoreng, dan lumpia merupakan salah satu makanan yang disajikan dengan digoreng. Pelatihan ini dilakukan dnegan cara presentasi materi dan demonstrasi langsung pembuatan lumpia isi ikan tongkol. Hasil kegiatan ini sangat memuaskan dan sesuai target, karena terlihat para peserta sangat antusias dan mampu mengikuti tahap-tahap pembuatan lumpia dengan baik. Sebnayak 90% peserta menyatakan sangat puas dan 10% meyatakan puas dengan kegiatan ini. Dan diharapkan aga rada kegiatan serupa secara berkala dengan produk olahan yang lain seperti 20% peserta menginginkan produk olahan berikutnya dalah bakso, sebanyak 25% menginginkan nugget, 50% peserta menginginkan abon sebagai olahan berikutnya dan sebanyak 10% peserta memilih produk olahan lainnya.Kata kunci:Gemarikan, lumpia ikan, olahan ikan, stunting
ANALISIS PENGGUNAAN METODE RISK PROFILE, GOOD CORPORATE GOVERNANCE, EARNING, AND CAPITAL (RGEC) DALAM MENGUKUR KESEHATAN BANK PADA BANK UMUM SYARIAH DI INDONESIA PERIODE 2012-2014 Khalil, Muhammad; Fuadi, Raida
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Akuntansi Vol 1, No 1 (2016): Agustus 2016
Publisher : Accounting Departement Economics and Business Faculty Syiah Kuala University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to analyze the usage of Risk Profile, Good Corporate Governance, Earning and Capital (RGEC) method to measure bank health on Islamic Banks in Indonesia between 2012-2014. This research used RGEC method which is an innovation from Capital, Asset, Management, Earning, Liquidity and Sensitivity to Market Risk (CAMELS) method to analyze and measure bank health by using composite rank calculation on financial report. Total Islamic banks in this research are 11 banks, which are Bank Syariah Mandiri, BNI Syariah, Bank Muamalat Syariah, Bank Mega Syariah, BRI Syariah, BCA Syariah, Bank Syariah Bukopin, Bank BJB Syariah, Bank Panin Syariah, Bank Maybank Syariah and Bank Victoria Syariah. The result during 2012-2014 period showed that bank with the healthiest predicate in 2012 was Bank Muamalat Syariah, and in 2013 were Bank BNI Syariah and Bank Mega Syariah 2013 also in 2014 were bank Bank Panin Syariah and Bank BNI Syariah.Keywords: RGEC Method, Risk Base Bank Rating
Analisis Kesiapan Pengawas, Kepala Sekolah, dan Guru dalam Penerapan Kerangka Kerja Pembelajaran Mendalam di Sekolah Menengah Atas Kota Malang Khalil, Muhammad; Maryam, Siti; Hidayah, Hikmah; Ibrohim, Ibrohim; Susilo, Herawati
Jurnal Jeumpa Vol 12 No 2 (2025): Jurnal Jeumpa
Publisher : Department of Biology Education, Faculty of Teacher Training and Education, Samudra University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jj.v12i2.13464

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan pengawas, kepala sekolah, dan guru dalam menerapkan Kerangka Kerja Pembelajaran Mendalam di SMA di Kota Malang. Pembelajaran Mendalam menekankan penguatan dimensi profil lulusan, prinsip pembelajaran, pengalaman belajar, dan kerangka pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam dengan tiga kelompok partisipan utama. Data dianalisis secara tematik untuk mengidentifikasi pola pemahaman, praktik, hambatan, serta strategi implementasi pembelajaran mendalam di satuan pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah memiliki kesiapan paling kuat melalui kepemimpinan reflektif dan kolaboratif, serta pemanfaatan forum belajar guru dan supervisi terbuka. Guru telah menginternalisasi esensi pembelajaran mendalam melalui kegiatan kontekstual, refleksi, dan desain pengalaman belajar, namun masih menghadapi kendala berupa beban administratif dan keterbatasan waktu. Sementara itu, pengawas memahami esensi pembelajaran mendalam dan peran supervisi reflektif, tetapi masih memerlukan penguatan kemampuan coaching dan analisis perencanaan pembelajaran. Kesiapan pengawas, kepala sekolah, dan guru secara garis besar telah terbentuk, namun implementasi di lapangan membutuhkan waktu dan dukungan sistemik, penguatan pedagogis, serta refleksi berkelanjutan.