Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Sewagati

Sosialisasi Earth Hour Sebagai Upaya Gerakan Penghematan Listrik Melalui Siaran Radio Suara Tebuireng Jombang Izzati, Nailul; Wardana , Humaidillah Kurniadi; Leksono, Jati Widyo
Sewagati Vol 8 No 1 (2024)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v8i1.695

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara dengan penduduk paling banyak di dunia. Memiliki 275,5 juta jiwa, Indonesia berada di urutan keempat, negara dengan jumlah penduduk terbanyak. Semakin banyak jumlah penduduk, semakin banyak juga kebutuhan terhadap sumber daya. Di sisi lain, sumber daya alam berbasis fosil setiap harinya semakin menipis. Sumber daya yang dimaksud adalah yang terkait dengan ketersediaan listrik. Mengingat listrik adalah salah satu kebutuhan hidup yang utama, maka diperlukan upaya untuk mengatasinya. Salah satu cara yang dilakukan oleh para ahli adalah dengan mengeksplor sumber daya alternatif. Sedangkan bagi masyarakat, dapat dilakukan dengan cara penghematan. Ada beberapa gerakan penghematan listrik, diantaranya adalah Earth Hour.  Sosialisasi Earth Hour. dilakukan agar masyarakat mengerti pentingnya penghematan listrik, meningkatkan pemahaman serta kesadaran dan mendorong masyarakat untuk berkontribusi dalam gerakan tersebut. Melalui Siaran Radio Suara Tebuireng, tim pengabdian memaparkan pentingnya hemat dan bijak dalam menggunakan listrik. Pemaparan disajikan berupa bincang santai dan interaktif bersama penyiar radio dan para pendengar. Sosialisasi berjalan lancar, beberapa pertanyaan masuk dari pendengar. Dengan sosialisasi tersebut, pengetahuan dan wawasan yang diperoleh pendengar dapat disebarluaskan kepada masyarakat di sekitarnya, setidaknya dipraktikkan dalam keseharian di rumah masing-masing. Dengan demikian, masyarakat dapat terinspirasi dan ikut berkontribusi dalam berhemat, atau menggunakan listrik secara bijak.
Pelatihan Pembuatan Kompos dan Biopori dengan Memanfaatkan Sampah Organik dan Anorganik di Desa Karang Tengah Kecamatan Kandangan Kabupaten Kediri Izzati, Nailul; Mayasari, Andhika; Sundari, Titin; Khiyana, A'izzatul; Mutrofin, Akmam; Nugroho, Meriana Wahyu; Ummah, Imamatul
Sewagati Vol 9 No 3 (2025)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v9i3.2336

Abstract

Permasalahan sampah adalah permasalahan utama yang dihadapi masyarakat pedesaan maupun perkotaaan. Sampah bisa menyebabkan banjir, rusaknya lingkungan dan sumber penyakit. Secara alami sampah dapat terurai, namun jika jumlahnyanya banyak, maka proses penguraiannya juga perlu waktu yang lama. Untuk mengatasi masalah sampah ini diperlukan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah. Salah satu solusinya adalah dengan teknologi pengolahan sampah yang sederhana untuk skala rumah tangga, seperti pembuatan kompos dan biopori. Melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilakukan sosialisasi kepada Masyarakat Desa Karang Tengah Kecamatan Kandangan Kabupaten Kediri, dipilih lokasi ini karena  masayarakat di desa ini sebagian besar bertani dan bercocok tanam. Mereka membuang sampah dedaunan di pekarangan kemudian membakarnya. Sampah sisa rumah tangga hanya diberikan hewan peliharaan saja, dan sampah dari botol-botol bekas cukup diloakkan saja sehingga mempunyai nilai jual yang rendah. Pelatihan diberikan kepada masyarakat Desa Karang Tengah agar masyarakat mengerti tentang pentingnya memilah sampah, menangani sampah, memanfaatkan sampah, dan menerapkannya. Tetapi peran individu dalam mengatasi masalah sampah sangat penting, setiap orang harus memulai dari diri sendiri, keluarga, kemudian masyarakat sehingga semua lapisan masyarakat memiliki rasa peduli terhadap sampah dan lingkungannya. Hasil dari kegiatan ini diketahui bahwa separoh lebih masyarakat Desa Karang Tengah menyatakan puas terhadap program-program dari Tim PkM, yang berarti program-program PkM berjalan dengan baik, sehingga bisa diterapkan di desa desa yang lain di seluruh pelosok negeri.
SRIKANDI (Sarana Belajar Rangkaian Listrik Berbasis Digital) Widyo Leksono, Jati; Izzati, Nailul; Yanuansa, Nanndo; Ummah, Imamatul; Indahwati, Elly; Hadi, Fajar Satriya; Mutrofin, Akmam
Sewagati Vol 9 No 6 (2025)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v9i6.9076

Abstract

Perkembangan teknologi digital pada era Revolusi Industri 4.0 telah mendorong perubahan dalam dunia pendidikan, termasuk dalam pembelajaran rangkaian listrik yang sering dianggap sulit karena sifatnya abstrak dan memerlukan pengalaman praktik langsung. Kendala keterbatasan sarana laboratorium di sekolah membuat proses pembelajaran kurang optimal. Untuk menjawab permasalahan tersebut, tim pengabdian masyarakat mengembangkan Sarana Belajar Rangkaian Listrik Berbasis Digital (SRIKANDI) sebagai alternatif media pembelajaran interaktif yang dapat diakses kapanpun dan dimanapun. Program ini dilaksanakan dengan metode service learning, yaitu mengintegrasikan pengetahuan akademik dengan penyelesaian masalah nyata di lapangan melalui kolaborasi bersama Lembaga Smart Education Mojokerto. Kegiatan ini berlangsung pada di SMAN 1 Mojokerto dengan melibatkan 36 siswa, guru, serta dosen pendamping. Peserta diarahkan menggunakan media virtual untuk memahami konsep rangkaian listrik, pengenalan alat ukur, serta melakukan praktikum melalui LKPD online. Hasil menunjukkan siswa mampu mengoperasikan simulasi dengan baik, memperoleh rata-rata nilai 8,5 dengan capaian tertinggi 9,8, serta menunjukkan antusiasme tinggi dalam belajar. Dengan demikian, program ini terbukti efektif meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa dalam menganalisis rangkaian listrik serta menjadi solusi pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan pendidikan di era digital.