Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Strategi Pendidikan Inklusi Agar Menciptakan Pembelajaran Inovatif di Jenjang Sekolah Dasar Amalia, Gina; Ramadhani, Nurlaila; Novitasari, Selvi; Rostika, Deti
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 3 (2023): Desember 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v7i3.12227

Abstract

Pada pelaksanaan pendidikan harus dilakukan secara adil termasuk bagi siswa dengan kebutuhan khusus. Sering kali siswa dengan kebutuhan khusus mendapatkan diskriminasi atas perbedaan yang dimilikinya. Salah satu sarana yang dapat dilakukan untuk mengatasi hal tersebut yaitu dengan dilaksanakannya pendidikan inklusi. Tujuan dari penelitian ini untuk menemukan strategi yang dapat dilakukan untuk proses pembelajaran inklusi di sekolah dasar. Alasan dilakukannya penelitian ini yakni masih banyak sekolah yang kurang memperhatikan siswa dengan kebutuhan khusus padahal siswa tersebut berhak untuk mendapatkan hak mendapatkan pendidikan yang sama. Metode penelitian yang dilakukan yaitu penelitian kualitatif dengan mendeskripsikan hasil temuan melalui studi literatur yang relevan dengan penelitian ini dalam mendalami strategi yang dapat dilakukan untuk mengimplementasikan pendidikan inklusi di sekolah dasar. Hasil dari penelitian ini yaitu strategi yang dapat dilakukan oleh sekolah dasar dalam melaksanakan pendidikan inklusi bagi siswa dengan kebutuhan khusus.
Readiness of Pre-Service Elementary School Teacher to Implement PBL and HOTS in Learning Geometry Rostika, Deti; Hidayah, Nurul; AM, Muh. Asriadi
Jurnal Pendidikan Progresif Vol 13, No 3 (2023): Jurnal Pendidikan Progresif
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Readiness of Pre-Service Elementary School Teacher to Implement PBL and HOTS in Learning Geometry. This survey research aims to assess the comprehension of elementary school teacher education students regarding PBL and HOTS and elucidate the application of PBL and HOTS in elementary geometry education. The study engaged 18 elementary school teacher education students at UPI Cibiru Campus. Findings reveal that these students possess a solid understanding of PBL and a very high level of comprehension of HOTS. The proposed implementations of PBL in geometry education exhibit variations, while others have yet to integrate PBL into their Lesson Implementation Plans. The application of HOTS also varies, with some encompassing all its components, while others fall short. In conclusion, prospective teachers exhibit a robust initial grasp of PBL and HOTS, but a consistent application is essential to foster confidence in practical teaching at elementary schools. Keywords: PBL, HOTS, geometry learning, elementary school.DOI: http://dx.doi.org/10.23960/jpp.v13.i3.202339
PENDIDIKAN KARAKTER MELALUI INTEGRASI PROFIL PELAJAR PANCASILA DALAM KURIKULUM MERDEKA DI KABUPATEN PANGANDARAN Dewi, Dinie Anggraeni; Yuniarti, Yeni; Adriansyah, Muhammad Irfan; Herlambang, Yusuf Tri; Rostika, Deti; Istiqomah, Yunita Yasmin; Sukawan, Intan Afiyah
Abdi Panca Marga Vol 4 No 2 (2023): Jurnal Abdi Panca Marga Edisi November 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Panca Marga Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51747/abdipancamarga.v4i2.1748

Abstract

The rise of juvenile delinquency, such as the culture of cheating, drugs, motorbike gangs, free sex, and bullying is a big job for the world of education. Character education through the integration of Pancasila student profiles with the Merdeka Curriculum is expected to be able to overcome various juvenile delinquencies that occur. The problem-solving method is implementing a Pancasila student project that is in accordance with the dimensions and elements contained in the Pancasila student project. PKM activities in Pangandaran Regency can help teachers in Pangandaran Regency to carry out Pancasila student projects well, so that students in Pangandaran Regency can be smart and have Pancasila character. During the PKM implementation, the teachers were very enthusiastic and took part in all the training sessions well. There are still many schools that have not implemented the Independent Curriculum and the Pancasila student project through this PKM activity which can be a good first step for teachers in Pangandaran Regency when the time comes to implement the Independent Curriculum and the Pancasila student project. Based on previous studies where there were still some problems in the implementation of the Independent Curriculum and the Pancasila student project, the PKM activities and this research re-emphasized how ideal integration is according to the Ministry of Education and Culture's directions so that the expected goals can be achieved. Keywords: character building; Pancasila student projects; kurikulum merdeka
Pengembangan Kopi Spesialti Sebagai Strategi Pemberdayaan Petani dan Penguatan Ekonomi Lokal Komariah, Komariah; Dewi, Dinie Anggraeni; Nanggala, Agil; Rostika, Deti; Nurjaman, Asep Rudi; Hawa, Siti
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Volume 6 Nomor 1 Tahun 2026
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/jpkm.v6i1.3856

Abstract

Indonesia merupakan produsen kopi terbesar keempat di dunia, dengan Desa Margamukti, Kabupaten Bandung Barat, sebagai salah satu sentra kopi Arabika Java Preanger. Meskipun memiliki potensi agroekologi yang mendukung, sebagian besar petani masih menjual kopi dalam bentuk bahan mentah dengan harga rendah akibat keterbatasan pemahaman standar kopi spesialti, praktik pascapanen, serta akses pasar. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan mengembangkan kopi spesialti sebagai strategi pemberdayaan petani dan penguatan ekonomi lokal melalui pendekatan pelatihan dan pendampingan partisipatif. Metode yang digunakan meliputi survei awal, pelatihan teknis pengolahan pascapanen kopi spesialti, pendampingan branding dan pemasaran digital, serta evaluasi berbasis pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman petani mengenai standar kopi spesialti sebesar 32%, perbaikan praktik panen selektif dan pascapanen, serta potensi peningkatan harga jual kopi hingga 20–30% dibandingkan harga sebelum intervensi. Selain itu, terbentuknya identitas produk dan kesiapan pemasaran digital menunjukkan penguatan kapasitas ekonomi dan sosial petani. Kebaruan program ini terletak pada integrasi peningkatan kualitas kopi spesialti dengan pendekatan pemberdayaan partisipatif yang memperkuat civic empowerment petani sebagai aktor utama dalam rantai nilai kopi lokal, sehingga berkontribusi terhadap keberlanjutan ekonomi masyarakat desa.