Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Studi Teoritis Kinerja Propeller Mesin Pesawat tanpa Awak (UAV) dengan Variasi Pitch Propeller untuk Optimalisasi Gaya Thrust Faishal, Afif; Aklis, Nur; Wibowo, Ari Mukti; Harjanto, Furqaan; Supriyanto, Agung; Pambudi, Hafizt Bagus; Fadhlan, Muhammad; Rofiyantama, Dega
JURNAL CRANKSHAFT Vol 7, No 4 (2024): Jurnal Crankshaft Vol.7 No.4 (2024)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/cra.v7i4.13933

Abstract

Kinerja pesawat tanpa awak atau unmanned aerial vehicle (UAV) sangat dipengaruhi oleh gaya dorong propeller, yang secara langsung memengaruhi daya angkat pesawat di udara. Gaya dorong propeller pada UAV ini dikenal juga dengan gaya thrust. Berbagai faktor, seperti dimensi, desain propeller, daya mesin UAV, dan kondisi pengoperasian, memengaruhi gaya thrust yang dihasilkan. Oleh karena itu, penelitian dengan membandingkan kinerja propeller sangat penting untuk mengetahui gaya thrust terbaik yang mampu dicapai. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis kinerja propeller dengan perhitungan teoritis pada variasi pitch propeller 7, 8, 9, 10, 11, 12 (Inch) dengan diameter propeller 16 Inch. Perhitungan teoritis didasarkan pada konsep gaya dan perubahan momentum fluida yang melewati propeller. Perhitungan teoritis tersebut divalidasi oleh eksperimen pengujian thrust dengan metode Ground Test pada propeller 16x10 (Diameter x Pitch Propeller) untuk mengetahui kesesuaian perhitungan teoritis dengan eksperimen. Eksperimen dilakukan pada rangkaian uji thrust  dengan mesin UAV pada variasi putaran mesin 2000, 3000, 4000, 5000, 6000, 7000 (Rpm). Validasi ini berguna untuk memastikan bahwa model perhitungan yang digunakan dapat merepresentasikan kondisi nyata di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa thrust tertinggi dihasilkan pada propeller dengan pitch 12 inch dengan putaran mesin 7000 Rpm, yaitu sebesar 5,1358 Kgf. Data keseluruhan menjelaskan bahwa pada peningkatan pitch propeller dan putaran mesin menunjukkan adanya kenaikan gaya thrust yang dihasilkan. Pitch propeller dapat berpengaruh terhadap thrust yang dihasilkan karena mampu meningkatkan sudut serang setiap bilah terhadap aliran udara. Sudut serang yang lebih besar ini memungkinkan propeller memindahkan lebih banyak udara dalam setiap putaran. Demikian juga dengan putaran mesin yang meningkat akan memperkuat dorongan setiap propeller terhadap udara sekeliling yang dilaluinya.
STUDI KETIMPANGAN PENDAPATAN DI PROVINSI SUMATRA, JAWA DAN BALI SELAMA PERIODE 2018-2022 Supriyanto, Agung; Utomo, Yuni Prihadi
Jurnal Menara Ekonomi : Penelitian dan Kajian Ilmiah Bidang Ekonomi Vol 10, No 1 (2024): VOLUME X NO. 1 OKTOBER 2024
Publisher : Jurnal Menara Ekonomi : Pelatihan dan Kajian Ilmiah Bidang Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/me.v10i1.5718

Abstract

Ketimpangan pendapatan adalah masalah umum di negara berkembang dan perlu diukur untuk memahami kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti ketimpangan pendapatan menggunakan koefisien Gini untuk mengevaluasi distribusi pendapatan dalam masyarakat dan menentukan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi data panel, yaitu kombinasi data time series dari tahun 2018-2022 dan data cross section yang diperoleh dari Bank Indonesia, Kementerian Keuangan, dan Badan Pusat Statistik. Hasil penelitian menunjukan model yang terestimasi terpilih Fixed Effect Model (FEM), dengan R2 sebesar 0,976718.  Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK), Dana Bagi Hasil (DBH), Tingkat Ketenagakerjaan, dan Indeks Inklusi Keuangan tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap ketimpangan pendapatan, hasil menunjukkan bahwa Foreign Direct Investment (FDI) dan Upah Minimum Provinsi (UMP) memiliki pengaruh yang signifikan. Provinsi DI Yogyakarta memiliki ketimpangan terbesar, sedangkan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memiliki ketimpangan terendah.
A REKAYASA MESIN PENGADUK ADONAN ROTI DALAM UPAYA PENINGKATAN KAPASITAS PRODUKSI DI UKM ROTI DAMPIT SUKOHARJO Supriyanto, Agung; Jamaldi, Agus; Prasetyo, Agung; Ardiyanto, Wawan; A.N, Sebastian Raul
Abdi Masya Vol 6 No 1
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52561/abdimasya.v6i1.459

Abstract

Roti dan kue merupakan makan yang familiar dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia, meskipun hal ini bukan makanan pokok. Masyarakat membutuhkan roti dan kue sebagai selingan makanan pokok dan juga sebagai hidangan pada momen –momen tertentu seperti hari raya dan hajatan. Tingginya permintaan masyarakat akan produk ini dimanfaatkan oleh UKM Roti Dampit menjadi peluang usaha yang menjanjikan dengan produksi roti dan kue. Sebagai usaha kecil, UKM Roti Dampit memiliki keterbatasan sumber daya untuk memenuhi kebutuhan pelanggan. Hal yang paling mendesak adalah ketersediaan mesin pengolah adonan. Kondisi sekarang dalam pembuatan adonan menggunakan mesin dengan kapasitas yang kecil sehingga tidak mampu memenuhi target produksi. Disamping itu, alat yang tersedia menghasilkan kualitas adonan yang kurang baik dimana adonan belum tercampur secara merata (homogen) sehingga masih ada gumpalan – gumpalan. Dengan kondisi ini, tim pengusul PkM membuat solusi dengan membuat mesin pembuat adonana dengan kapasitas yang lebih besar. Untuk menghasilkan adonan yang merata, mesin dilengkapi dengan pengaduk dengan 2 model pengadu. Hasil pengujian menunjukkan mesin mampu mengolah adonan lebih cepat dua kali dibanding dengan metode manual. Untuk membuat adonan 6 kg dibutuhkan waktu 12 menit.
Optimalisasi Teknologi Fog Harvesting: Studi Performa Fog Collector Model Savonius dan Datar Jamaldi, Agus; Supriyanto, Agung; Prihastomo, Arik; Davantio, Jeremy Adi
Rekayasa Vol 18, No 2: Agustus, 2025
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/rekayasa.v18i2.28510

Abstract

Fog harvesting or fog catching is a technological breakthrough used as a sustainable and environmentally friendly water source. This technology utilizes mist converted into water droplets captured by the fog collector. This study was conducted to analyze the effectiveness of the number and shape of fog collectors in a fog harvesting prototype. The shape of the fog collector used is flat and semicircular (savonius). The variation in the number of fog collectors used is 2, 4, and 6 pieces. The fog collector material is High-Density Polyethylene (HDPE) with Rectangular and Raschel mesh. The area of flat and semicircular fog collectors (Savonius) is 209.25 and 310.5 cm2, with a shading coefficient of 60%, respectively. The data collection method is carried out by blowing the mist generated by the ultrasonic mist maker to the fog collector using a blower for 1 hour. The water mass amount that can be absorbed by the fog collector is obtained by weighing it every 15 minutes. The results showed that the more fog collectors, the more water mass was produced. The difference in the type of fog collector mesh also affects the amount of water mass produced. The semicircular type (Savonius) produces more water mass from fog than the flat type. The experiment results showed that the semicircular type (Savonius) with 6 fog collectors with the Raschel mesh type produced the most water mass of 6.27 grams. Based on the results, the semicircular fog collector (Savonius) with the Raschel mesh type is more effective than the flat type.
PENGARUH KOMPOSISI CANGKANG KEMIRI - BARIUM KARBONAT PADA BAJA KARBON RENDAH MENGGUNAKAN METODE PACK CARBURIZING Titok, Febrian; Supriyanto, Agung; Sarwono, Edi; Atmoko, Nugroho Tri
Teknika Vol 10 No 2 (2025): October 2025
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52561/teknika.v10i2.601

Abstract

Proses pack carburizing merupakan metode perlakuan panas pada logam dengan cara memanaskan material hingga mencapai fasa austenit, bertujuan untuk meningkatkan sifat fisik dan mekanisnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh variasi komposisi campuran karbon terhadap kekerasan dan struktur mikro baja. Pemanasan dilakukan menggunakan furnace pada suhu 930°C selama 4 jam. Karakterisasi dilakukan melalui Scanning Electron Microscopy – Energy Dispersive X-ray (SEM–EDX), uji kekerasan Vickers sesuai standar ASTM E92, serta uji keausan menggunakan metode Oghosi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pack carburizing berhasil meningkatkan kekerasan material hingga 129,72 HV, atau sekitar 30,8% lebih tinggi dibandingkan spesimen tanpa perlakuan. Uji keausan spesifik menunjukkan tren yang berbanding lurus dengan kekerasan, di mana spesimen dengan kekerasan tertinggi memiliki ketahanan aus terbaik. Komposisi karbon sebesar 70% menghasilkan tingkat keausan paling rendah, yaitu 0,58380 mm³/kg·m. Dengan demikian, proses pack carburizing terbukti efektif dalam meningkatkan kekerasan dan ketahanan aus baja mild steel, dengan komposisi karbon 70% memberikan hasil paling optimal.
A PENGARUH VARIASI KOMPOSISI CAMPURAN CARBON ARANG CANGKANG KEMIRI DAN NATRIUM KARBONAT TERHADAP KEKERASAN DAN KEAUSAN PADA MILD STEEL DENGAN PROSES PACK CARBURIZING Pradana, David Bintang; Supriyanto, Agung; Faishal, Afif
Teknika Vol 10 No 2 (2025): October 2025
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52561/teknika.v10i2.602

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi komposisi campuran arang cangkang kemiri dan natrium karbonat (Na?CO?) terhadap kekerasan dan ketahanan aus baja karbon rendah (mild steel) melalui proses pack carburizing. Variasi komposisi yang digunakan adalah 60%:40%, 70%:30%, 80%:20%, dan 90%:10% antara arang cangkang kemiri dan Na?CO?. Proses karburisasi dilakukan pada suhu 930 oC untuk memungkinkan difusi karbon ke permukaan baja, diikuti dengan pengujian kekerasan metode Vickers, uji keausan metode Ogoshi, serta analisis komposisi kimia permukaan menggunakan EDX. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pack carburizing meningkatkan kekerasan baja secara signifikan dibandingkan material awal, dengan kekerasan tertinggi (231,46 HV) diperoleh pada komposisi 80% arang cangkang kemiri 20% Na?CO?. Selain itu, ketahanan aus juga meningkat pada variasi komposisi 90%:10%, dengan nilai keausan spesifik 0,000029103 mm3/kg.m. Analisis EDX mengindikasikan peningkatan kandungan karbon di permukaan baja membuktikan keberhasilan proses difusi karbon.
Study of Characteristics for Physical and Mechanical Properties of Medium Carbon Steel Normalizing and Shot Peening Treatment Product Supriyanto, Agung; Priyambodo, Bambang Hari; Margono, Margono; Yaqin, Rizqi Ilmal
Suara Teknik : Jurnal Ilmiah Vol 14 No 2 (2023): Suara Teknik: Jurnal Ilmiah
Publisher : Fakultas Teknik UM Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/stek.v14i2.6212

Abstract

Steel is one of the metals that is widely used in today's rapidly growing industrial world. The need for manufacturing machine components is increasing. Efforts to improve the mechanical properties of steel can use heat treatment and surface treatment. One of the surface treatments that is often used in the industrial world is shot peening. This study aims to determine the effect of normalising and shot peening treatments on S45C medium carbon steel. The effect of the treatment is indicated by changes in microstructure results and surface and transverse hardness testing of the treatment results. The result is a change in the microstructure and hardness value of S45C carbon steel from the effect of normalising and shot peening treatment. Shot peening treatment causes the grains to become finer from the surface to the subsurface depending on the distance from the surface to the surface depth. These changes cause the surface and sub surface of S45C carbon steel to experience an increase in mechanical properties. The highest hardness in normalising heat treatment and shot peening treatment at 20 minutes was 316.4 HV.
Pemilihan Material berdasarkan Tegangan dan Deformasi pada Redesain Point Ripper Dozer D85E-SS-2 Supriyanto, Agung; Hermawan, Muh. Vendy
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri 2019: Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Point ripper merupakan cakar (shank) yang dipasangkan dibelakang dozer yang berfungsi untuk mengeruk tanah pada kegiatan pertambangan dengan cara penetrasi ke dalam tanah. Pada saat penetrasi, ripper menerima beban yang besarnya berbanding lurus dengan kekerasan tanah. Kegagalan yang sering dialami pada point ripper adalah terjadinya patahan (fractur) dan keausan (abrasi). Penelitian dilakukan untuk memilih material dengan berdasarkan pada tegangan dan displacement yang terjadi pada komponen point ripper. Tujuannya adalah agar didapat material terbaik yang digunakan sebagai material point ripper. Metode penelitian ini adalah dengan menggunakan simulasi melalui perangkat lunak CAE (Computer Aided Engineering). Proses penelitaian diawali dengan pembuatan model berupa gambar tiga dimensi. Selanjutya dilakukan analisis dengan perangkat lunak sehingga didapatkan tegangan dan regangan. Pengamatan dilakukan pada titik referensi yang mendapat beban kritis. Dari penelitian ini didapat hasil tegangan maksimal berada pada titik nomor limat sebesar 201,06 MPa untuk material AlSi 12 Forged, pada nomor empat sebesar 217,54 MPa untuk material AISI 4140, dan pada nomor empat sebesar 206,6 MPa untuk material Cast Iron G4000. Hasil analisa deformasi diperolah deformasi maksimal pada material AlSi 12 forged terjadi pada nomor referensi sembilan sebesar 317,8 x 10-4 m, pada material
Pengaruh Redesain Point Ripper Dozer D85E-SS-2 terhadap Tegangan dan Displacement Akibat Beban Horisontal Supriyanto, Agung; Hermawan, Muh. Vendy; Ardianto, Rudi
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri 2019: Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

DOZER D85E-SS-2 merupakan jenis alat berat yang memiliki komponen point ripper. Komponen ini digunakan untuk mengeruk tanah pada aktifitas pertambangan. Pekerjaan ini memerlukan penetrasi ripper ke dalam tanah. Pada saat penetrasi, alat ini tidak hanya membentur tanah saja, namun juga membentur batuan yang cukup keras. Akibat benturan ini menyebabkan terjadinya tegangan pada material. Ketidakakuratan dalam desain point ripper dapat menyebabkan komponen ini mengalami kegagalan. Pada penelitian ini dilakukan redesain komponen point riper dengan cara membuat variasi sudut kemiringan point ripper. Metode yang digunakan adalah dengan membuat simulasi menggunakan perangkat lunak CAE (Computer Aided Engineering). Poses penelitian diawali dengan membuat model desain 3 dimensi. Dari variasi model kemudian diberi pembebanan pada arah horisontal. Dari analisa didapatkan hasil bahwa pada sudut kemiringan 160o didapat tegangan maksimal 1,18x108 N/m2. Pada sudut kemiringan 165o didapat tegangan maksimal 1,15x108 N/m2. Pada sudut kemiringan 170o didapat tegangan maksimal 1,17x108 N/m2. Besarnya displacement maksimal pada sudut kemiringan 160o adalah 0,128 mm, pada sudut kemiringan 165o dan 170o memiliki nilai maksimal yang sama sebesar 0,129 mm. Pada titik referensi yang diamati tegangan dan displacemen maksimal berada pada titik nomor tujuh dengan tegangan sebesar 118,01x107 N/mm2 untuk sudut 160o, 115,06 x107N/mm2 untuk sudut 165o dan 117,07 x107 N/mm2 untuk sudut 170o.
Preserving Bun Ya Ho Dance: A Bun Ya Ho Dance Procession Analysis in the Apitan Tradition in Kudus Rafi Alfaris, Muh; Supriyanto, Agung
Jurnal Seni Tari Vol. 13 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bun Ya Ho dance is a colossal dance brought by KH Abdul Jalil Tamyiz around the 1950s from Bumiayu, Brebes Regency. He responded to the condition of the Megawon community. At that time, many hobbies were contrary to religious law. The revitalization of Bun Ya Ho dance is based on the need for a typical Megawon art form to be performed on religious holidays, one of which is the Apitan tradition. The following note will explore more deeply the meaning and cultural values of the Bun Ya Ho dance procession in the Apitan (alms of earth) tradition in Megawon, Kudus Regency, the dynamics and challenges faced by dancers in the Bun Ya Ho dance procession, and the role of the younger generation of Megawon in preserving Bun Ya Ho dance. The research method carried out by researchers is literature. Results of this study explain that first, the meaning of Bun Ya Ho dance movements, namely: tayub (drunkenness) movement, war movement, and standing movement on a jug. Then, the cultural values in Bun Ya Ho dance are social value, aesthetic value, and educational value. Second, the dynamics of Bun Ya Ho dance, namely the dynamics of the Bun Ya Ho dance performers, the dynamics of the number of Bun Ya Ho dance personnel, and the dynamics of Bun Ya Ho Dance costumes. Third, the role of Megawon's young generation in preserving Bun Ya Ho Dance, namely paying attention and studying Bun Ya Ho dance, disseminating Bun Ya Ho dance information through social media, and participating in Apitan events actively.