Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Development of the Biology Magazine  on Virus as Teaching Materials for 10th Grade High School Fauzi, Muhammad; Dewi, Asih Fitriana; Kapli, Hari
Al Jahiz Vol 5 No 2 (2024): Al-Jahiz: Journal of Biology Education Research, July-December 2024
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Jurai Siwo, Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/al-jahiz.v5i2.9691

Abstract

The development of a biology magazine focused on viruses was motivated by students' lack of understanding of viruses and the lack of teaching materials for virus topics at Kartikatama Metro High School. The purpose of this research is to develop a biology magazine about viruses, analyze the validity of the developed product, and assess the responses of teachers and students to the product. The method used in this study is research and development (R&D) using the ADDIE development model (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). The test subjects in this study were a biology teacher and ten students from class X Science at Kartikatama Metro High School. The data analysis techniques used in this study include both quantitative and qualitative analysis. The data collection instruments consisted of an open-ended questionnaire for students and a closed-ended questionnaire for teachers. The product validation results indicated that the developed teaching materials were considered "highly valid" for testing, with 93% approval from material experts and 85% from media experts. Additionally, the trial responses to the product were rated as "very good," with a 97.7% response rate from the teachers and 97.4% from the students.
Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi Dengan Metode Inkuiri Terbimbing Terhadap Keaktifan Dan Hasil Belajar Damayanti, Ria; Dewi, Asih Fitriana
BIOMA: Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Vol 6 No 1 (2024): BIOMA: Jurnal Biologi dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/bioma.v6i1.3516

Abstract

Kurangnya keaktifan peserta didik dapat menyebabkan rendahnya hasil belajar yang diperoleh peserta didik. Tujuan penelitian ini yaitu untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar peserta didik kelas 11 Biologi 4 SMA Negeri 6 Metro dengan menerapkan pembelajaran berdiferensiasi serta metode inkuiri terbimbing khususnya pada materi sistem peredaran darah. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang berlangsung selama 2 siklus. Setelah menganalisis data, peneliti memperoleh hasil bahwa keaktifan klasikal peserta didik pada siklus I mencapai 59% dan pada siklus II mencapai 75%. Begitu pula pada hasil belajar peserta didik, persentase ketuntasan klasikal pada saat dilaksanakan pretest adalah 17%, kemudian pada siklus I terjadi peningkatan menjadi 41% dan pada siklus II ketuntasannya mencapai 83% atau mengalami peningkatan sebanyak 42% dari siklus I. Berdasarkan data hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran berdiferensiasi dengan metode inkuri terbimbing dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar peserta didik.
Digital-Based Learning Evaluation Model for High School Students Roza, Ahmad Subhan; Dewi, Asih Fitriana; Wahyuni, Sri
Jurnal Paedagogy Vol 11, No 4 (2024): Jurnal Paedagogy (October 2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jp.v11i4.12826

Abstract

This research aims to develop a digital-based learning evaluation model for Senior High School students. This research method used a design research approach with a development study type. This research followed the model developed by Tessmer, which includes the stages of preliminary and formative evaluation. The formative evaluation stage encompasses self-evaluation, prototyping (expert review, one-to-one, and small group), as well as field testing. The data collection techniques for this research involved interviews and questionnaires, with data analysis conducted through both quantitative and qualitative methods. The results of this study indicated that the material validation score was 95.33%, categorized as "very feasible," the language validation score was 93%, also categorized as "very worthy," and the media validation score was 93%, categorized as "very worthy." The results of the response test obtained from the initial trial showed a response from educators of 88% and from students of 87.22%, both categorized as very worthy. Meanwhile, the results from the small group trial indicated a response from educators of 93.89%, also categorized as very worthy, and a response from students of 92.17%, which is again categorized as very worthy. It is clear that Senior High School teachers and students can benefit much from using the digital-based learning evaluation paradigm.
Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi Menggunakan Model Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pada Materi Sistem Gerak Zahra, Latifa; Dewi, Asih Fitriana
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i1.8600

Abstract

Penelitian  dilaksanakan berdasarkan  permasalahan yaitu hasil belajar yang rendah di tempat penelitian. Hasil belajar rendah karena variasi metode pembelajaran yang kurang beragam. Ditambah lagi, ada banyak gaya belajar yang berbeda. Hasil pra survey menunjukkan bahwa 75% siswa memiliki gaya belajar visual, 10,8% memiliki gaya belajar auditori, dan 14,2% memiliki gaya belajar kinestetik. Tujuan penelitian  adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan pembelajaran berdiferensiasi dengan model Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar materi sistem gerak. Jenis penelitian yakni penelitian tindakan kelas. Penelitian berlokasi di SMA Negeri 1 Kibang Lampung Timur, dimana 28 siswa kelas XI Mipa 3 terlibat. Hasil observasi dan tes adalah sumber data penelitian. Metode analisis kuantitatif digunakan untuk menganalisis data tersebut. Indikator keberhasilan studi ini sebesar 80%. Dalam siklus pertama menunjukan hasil belajar siswa meningkat sebesar 57,14%, dan dalam siklus kedua, persentase siswa yang lulus mencapai 100%. Peningkatan sebesar 42,8% dari siklus pertama ke siklus kedua. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran berdiferensiasi menggunakan model Problem Based Learning pada materi sistem gerak dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi dengan Model Problem Based Learning untuk Meningkatkan Keaktifan dan Hasil Belajar pada Materi Keanekaragaman Hayati Ummah, Fadilla; Dewi, Asih Fitriana
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i1.9047

Abstract

Berdasarkan hasil observasi pra survey yang telah dilaksanakan menunjukkan bahwa pada mata pelajaran biologi pembelajaran yang dilakukan adalah konvensional, dimana sumber belajar yang digunakan hanya buku LKS, yang menyebabkan rendahnya hasil belajar dan keaktifan siswa. Pada penelitian ini memiliki tujuan untuk melihat pengaruh pembelajaran berdiferensiasi dengan model Problem based learning terhadap peningkatan hasil belajar dan keaktifan siswa pada materi keanekaragaman hayati. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Pada penelitian ini melibatkan pembelajaran berdiferensiasi konten yang disesuaikan dengan sintak Problem based learning . Data hasil yang diperleh menggunakan metode analisis kuantitatif. Indikator keberhasilan pada penelitian ini sebesar 75%. Hasil penelitian ini terjadi kenaikan hasil belajar sebesar 73% pada siklus I. Pada siklus II, persentase ketuntasan mencapai 93% dan dengan diperoleh peningkatan dari siklus I dan siklus II sebesar 67%. Data hasil yang diperoleh pada keaktifan siswa mengalami peningkatan dari 27,5% pada siklus I, meningkat menjadi 95% pada siklus II, dengan persentase peningkatan 67,5%. Maka dari itu, dapat disimpulkan bahwa dengan diterapkanya pembelajaran berdiferensiasi dengan model Problem based learning dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar peserta didik dalam mata pelajaran biologi sub materi keanekaragaman hayati di kelas X MA Ahsanul ‘Ibad Purbolinggo
Pengembangan Bahan Ajar Mikrobiologi Berbasis Pengelolaan Limbah Lokal Dewi, Asih Fitriana; Sari, Tika Mayang
Bioedusiana: Jurnal Pendidikan Biologi Vol 9, No 1 (2024): Bioedusiana
Publisher : Jurusan Pendidikan Biologi - Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/bioed.v9i1.3986

Abstract

Minimnya bahan ajar mikrobiologi yang mengangkat potensi lokal khususnya mengenai pengelolaan limbah organik secara mikrobiologi. Hal ini berdampak pada kesulitan memahami materi yang menyebabkan kurangnya pengaplikasian materi dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan dan menganalisis kelayakan serta respon pengguna bahan ajar mikrobiologi berbasis potensi lokal dalam mengelola limbah organik yang dikembangkan. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan atau dikenal dengan RnD (Research and Development). Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu model 4 D (Define, Design, Develop, Disseminate). Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi, dan angket (validasi ahli materi dan validasi ahli media). Hasil uji kelayakan ahli materi diperoleh persentase rerataan skor 95% dengan kategori sangat layak tanpa revisi. Hasil uji kelayakan ahli media diperoleh persentase rerataan skor sebesar 96,7% dengan kategori sangat layak tanpa revisi. Data hasil uji coba kelompok kecil terkait respon mahasiswa menunjukan respon yang positif terhadap bahan ajar yang dikembangkan dengan rerata persentase sebesar 90,3% dengan kategori sangat baik.  Berdasarkan hasil uji kelayakan dan uji coba kelompok kecil maka dapat disimpulkan bahwa bahan ajar mikrobiologi berbasis potensi lokal (pengelolaan limbah organik) dapat digunakan sebagai bahan ajar dalam pembelajaran mikrobiologi.
Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi dengan Model Problem Based Learning untuk Meningkatkan Keaktifan dan Hasil Belajar pada Materi Keanekaragaman Hayati Ummah, Fadilla; Dewi, Asih Fitriana
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i1.9047

Abstract

Berdasarkan hasil observasi pra survey yang telah dilaksanakan menunjukkan bahwa pada mata pelajaran biologi pembelajaran yang dilakukan adalah konvensional, dimana sumber belajar yang digunakan hanya buku LKS, yang menyebabkan rendahnya hasil belajar dan keaktifan siswa. Pada penelitian ini memiliki tujuan untuk melihat pengaruh pembelajaran berdiferensiasi dengan model Problem based learning terhadap peningkatan hasil belajar dan keaktifan siswa pada materi keanekaragaman hayati. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Pada penelitian ini melibatkan pembelajaran berdiferensiasi konten yang disesuaikan dengan sintak Problem based learning . Data hasil yang diperleh menggunakan metode analisis kuantitatif. Indikator keberhasilan pada penelitian ini sebesar 75%. Hasil penelitian ini terjadi kenaikan hasil belajar sebesar 73% pada siklus I. Pada siklus II, persentase ketuntasan mencapai 93% dan dengan diperoleh peningkatan dari siklus I dan siklus II sebesar 67%. Data hasil yang diperoleh pada keaktifan siswa mengalami peningkatan dari 27,5% pada siklus I, meningkat menjadi 95% pada siklus II, dengan persentase peningkatan 67,5%. Maka dari itu, dapat disimpulkan bahwa dengan diterapkanya pembelajaran berdiferensiasi dengan model Problem based learning dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar peserta didik dalam mata pelajaran biologi sub materi keanekaragaman hayati di kelas X MA Ahsanul ‘Ibad Purbolinggo
Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi Menggunakan Model Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pada Materi Sistem Gerak Zahra, Latifa; Dewi, Asih Fitriana
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i1.8600

Abstract

Penelitian  dilaksanakan berdasarkan  permasalahan yaitu hasil belajar yang rendah di tempat penelitian. Hasil belajar rendah karena variasi metode pembelajaran yang kurang beragam. Ditambah lagi, ada banyak gaya belajar yang berbeda. Hasil pra survey menunjukkan bahwa 75% siswa memiliki gaya belajar visual, 10,8% memiliki gaya belajar auditori, dan 14,2% memiliki gaya belajar kinestetik. Tujuan penelitian  adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan pembelajaran berdiferensiasi dengan model Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar materi sistem gerak. Jenis penelitian yakni penelitian tindakan kelas. Penelitian berlokasi di SMA Negeri 1 Kibang Lampung Timur, dimana 28 siswa kelas XI Mipa 3 terlibat. Hasil observasi dan tes adalah sumber data penelitian. Metode analisis kuantitatif digunakan untuk menganalisis data tersebut. Indikator keberhasilan studi ini sebesar 80%. Dalam siklus pertama menunjukan hasil belajar siswa meningkat sebesar 57,14%, dan dalam siklus kedua, persentase siswa yang lulus mencapai 100%. Peningkatan sebesar 42,8% dari siklus pertama ke siklus kedua. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran berdiferensiasi menggunakan model Problem Based Learning pada materi sistem gerak dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
PENGARUH KOMPOSISI MEDIA TANAM DAN APLIKASI PUPUK LCN (LIMBAH CAIR NANAS) TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN TIN (Ficus carica L.) SEBAGAI SUMBER BELAJAR BIOLOGI Dewi, Asih Fitriana; Sutanto, Agus; Achyani, Achyani
JURNAL LENTERA [PENDIDIKAN PUSAT PENELITIAN LPPM UM METRO] Vol 2, No 2 (2017): Jurnal Lentera Pendidikan Pusat Penelitian LPPM UM Metro
Publisher : LPPM UM Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/jlpp.v2i2.705

Abstract

Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi dengan Model Discovery Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar pada Materi Sistem Sirkulasi Fitria, Rahayu; Dewi, Asih Fitriana
Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol 5 No 2 (2024): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55241/spibio.v5i2.380

Abstract

Hasil belajar siswa masih dikategorikan rendah disebabkan oleh model dan metode pembelajaran yang kurang memadai dan tidak berdasarkan kebutuhan belajar siswa, serta materi sistem sirkulasi yang masih dianggap sulit untuk dipahami. Tujuan penelitian ini, guna mengetahui bagaimana penggunaan pembelajaran berdiferensiasi dan model Discovery Learning sebagai upaya dalam peningkatan hasil belajar terhadap materi sistem sirkulasi siswa di SMAN 2 Natar kelas XI IPA 2. Jenis penelitian, yakni Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subyek penelitian, yakni siswa kelas XI IPA 2 SMAN 2 Natar sebanyak 33 siswa. Teknik pengumpulan data yakni dengan pengamatan atau observasi keterlaksanaan pembelajaran, serta tes kognitif. Analisis data dilakukan melalui analisis kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian diperoleh ketuntasan hasil belajar dengan persentase ketuntasan siklus I sebesar 60,61% dan siklus II diperoleh 90,91%. Nilai rerata hasil belajar siswa sebesar 74,24 disiklus I, dan 81,52 disiklus II. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran berdiferensiasi dengan model pembelajaran Discovery Learning bisa diterapkan serta guna meningkatkan hasil belajar peserta didik  SMAN 2 Natar di kelas XI IPA 2 terhadap materi sistem sirkulasi. Penelitian ini dapat mendukung pengembangan metode pembelajaran yang lebih adaptif dan efektif di lingkungan pendidikan.