Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Analisis Kritis Pasal 56 Kuhap: Akses Bantuan Hukum Cuma-Cuma Bagi Tersangka/Terdakwa Dalam Perspektif Hak Asasi Manusia: Critical Analysis of Article 56 of the Criminal Procedure Code: Access to Free Legal Aid for Suspects/Defendants from a Human Rights Perspective Edi; Armunanto Hutahaean; Paltiada Saragi
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 11: November 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i11.9169

Abstract

Bantuan hukum cuma-cuma merupakan perwujudan dari negara hukum yang di amanatkan oleh konstitusi untuk menjamin kepastian hukum dan perlakuan yang sama di hadapan hukum (equality before the law) sebagaimana diatur dalam Pasal 28D ayat (1) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 (UUD 1945). Pemberian bantuan hukum melalui Penasihat Hukum bagi tersangka/terdakwa dalam hukum acara pidana Indonesia diantaranya diatur melalui Pasal 54, Pasal 55 dan 56 KUHAP. Pasal 56 KUHAP menjadi objek dalam penelitian ini, dimana dalam pasal ini menekankan kewajiban aparat penegak hukum untuk menunjuk Penasihat Hukum untuk memberikan bantuan hukum bagi tersangka/terdakwa yang diancam pidana mati atau ancaman pidana lima belas tahun atau lebih atau yang tidak mampu yang diancam dengan pidana lima tahun atau lebih. Namun, dalam regulasi ini masih memiliki keterbatasan. Terdapat pembatasan cakupan pemberian bantuan hukum bagi tersangka/terdakwa tidak mampu yang hanya diberikan dengan ancaman pidana di atas lima tahun, sedangkan bagi tersangka/terdakwa tidak mampu yang diancam dibawah lima tahun tidak ada kewajiban bagi aparat penegak hukum untuk menunjuk penasihat hukum. Hal ini tidak sejalan dengan prinsip negara hukum dan HAM karena akan berpotensi menimbulkan diskriminasi dan ketidakadilan terhadap akses hukum.
Peningkatan Kualitas Lingkungan Melalui Inovasi Alat Pembakaran Sampah Minim Asap di Desa Gundu – Gundu Edi; Permana, Dian
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Patikala Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal PkM PATIKALA
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Bakat Indonesia/Education and Talent Development Center of Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/patikala.v5i2.3841

Abstract

The community service activity in Gundu-Gundu Village was motivated by coastal environmental issues, such as waste accumulation, the absence of a final disposal site (TPA), and air pollution caused by open burning of waste. To address these challenges, the implementation team designed an innovation in the form of a low-smoke waste incinerator made from recycled materials. The stages of the activity included field surveys, tool design and fabrication, as well as participatory socialization and trials with the community. The results demonstrated that the device was effective in reducing waste volume and minimizing smoke emissions, thereby improving air quality and the cleanliness of the coastal environment. In addition, the community’s positive response reflected an increase in awareness and behavioral change toward more environmentally friendly waste management practices.
Perlindungan Hukum Terhadap Anak Dan Perempuan Dari Tindak Pidana Kekerasan Dalam Rumah Tangga Berbasis Masyarakat Edi; Fahmiron; Febria, Thomas
Ekasakti Legal Science Journal Vol. 3 No. 2 (2026): April
Publisher : Program Magister Ilmu Hukum Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60034/7m374w86

Abstract

Pasal 8 huruf b Peraturan Daerah Kabupaten Pasaman Barat Nomor 11 Tahun 2016 tentang Perlindungan Perempuan dan Anak Dari Tindak Kekerasan, menyatakan bahwa setiap korban kekerasan berhak mendapatkan perlindungan dari masyarakat. Sesuai dengan ketentuan ini, Program Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) telah dilaksanakan di Pasaman Barat, namun angka kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Pasaman Barat masih belum terdeteksi seluruhnya dan tertangani dengan baik. Berdasarkan hasil penelitian, pembahasan dan analisis maka dapat disimpulkan Perlindungan Hukum terhadap anak dan perempuan dari Tindak Pidana Kekerasan Dalam Rumah Tangga Berbasis Masyarakat oleh DP2KBP3A dan Nagari di Pasaman Barat mencakup pada: 1) upaya perlindungan hukum preventif berupa melakukan edukasi yaitu memberikan seminar dan pelatihan kepada relawan dan masyarakat mengenai Ketahanan Keluarga dan Pola Asuh Anak, sosialisasi yaitu menyebarkan informasi terkait peraturan perundang-undangan terkait Tindak Pidana Kekerasan Dalam Rumah Tangga, melakukan kampanye gerakan anti kekerasan, dan advokasi yaitu mengajak Ninik mamak, Alim ulama, bundo kanduang, Cadiak pandai, Tokoh masyarakat, tokoh adat dan tokoh agama untuk ikut menyuarakan bahwa kekerasan dalam rumah tangga itu bukan aib yang harus ditutupi, dan 2)  upaya perlindungan hukum represif yaitu menyediakan layanan konseling dan layanan pengobatan bagi korban KDRT dan memberikan pendampingan kepada korban, layanan penyelesaian kasus dengan cara mediasi atau pendekatan Restorative Justice, dan pendampingan untuk mencari bantuan hukum. Kendala-kendala yang ditemukan terbagi menjadi kendala internal yaitu kualitas petugas pendampingan di masyarakat bidang penanganan korban KDRT masih terbatas, koordinasi antar lembaga nagari dengan lembaga kemasyarakatan belum optimal, dan kendala eksternal yaitu rendahnya pengetahuan masyarakat tentang tindak pidana KDRT, adanya pandangan yang menganggap KDRT adalah aib keluarga dan anggaran masih terbatas karena efisiensi.
Kontribusi Kekuatan Genggaman dan Panjang Lengan terhadap Hasil Lempar Turbo pada Siswa SD 3 Mamban Lauk Said, Sopan Sopian; Kusuma, Dadang Warta Chanra Wira; Edi
Empiricism Journal Vol. 7 No. 2: June 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ej.v7i2.5903

Abstract

penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi kekuatan genggaman tangan dan panjang lengan terhadap hasil lempar turbo pada siswa SD 3 Mamban Lauk. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Populasi dan sampel penelitian berjumlah 50 siswa yang dipilih menggunakan teknik random sampling. Instrumen penelitian meliputi tes kekuatan genggaman tangan menggunakan hand grip dynamometer, pengukuran panjang lengan menggunakan meteran pita, dan tes hasil lempar turbo. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, regresi linier sederhana, dan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuatan genggaman tangan memiliki kontribusi yang signifikan terhadap hasil lempar turbo dengan nilai t hitung 2,706 > t tabel 2,011 dan signifikansi 0,009 < 0,05. Panjang lengan juga memiliki kontribusi yang signifikan terhadap hasil lempar turbo dengan nilai t hitung 16,809 > t tabel 2,011 dan signifikansi 0,000 < 0,05. Selain itu, kekuatan genggaman tangan dan panjang lengan secara bersama-sama berkontribusi signifikan terhadap hasil lempar turbo dengan nilai F hitung 138,906 > F tabel 3,20 dan signifikansi 0,000 < 0,05. Disimpulkan bahwa kekuatan genggaman tangan dan panjang lengan merupakan faktor penting yang memengaruhi hasil lempar turbo siswa. Kata Kunci: kekuatan genggaman tangan, panjang lengan, lempar turbo, siswa sekolah dasar. The Contribution of Hand Grip Strength and Arm Length to Turbo Javelin Throwing Performance among Elementary School Students at SD 3 Mamban Lauk Abstract This study aimed to determine the contribution of hand grip strength and arm length to turbo javelin throwing performance among students of SD 3 Mamban Lauk. The study employed a quantitative approach with a correlational research design. The population and sample consisted of 50 students selected using a random sampling technique. The research instruments included a hand grip dynamometer test to measure hand grip strength, a tape measure to assess arm length, and a turbo javelin throwing test to measure throwing performance. Data were analyzed using descriptive statistics, simple linear regression, and multiple linear regression. The results showed that hand grip strength had a significant contribution to turbo javelin throwing performance, with a t-value of 2.706 greater than the t-table value of 2.011 and a significance level of 0.009 < 0.05. Arm length also had a significant contribution to turbo javelin throwing performance, with a t-value of 16.809 greater than the t-table value of 2.011 and a significance level of 0.000 < 0.05. Furthermore, hand grip strength and arm length simultaneously contributed significantly to turbo javelin throwing performance, as indicated by an F-value of 138.906 greater than the F-table value of 3.20 and a significance level of 0.000 < 0.05. It can be concluded that hand grip strength and arm length are important factors influencing students’ turbo javelin throwing performance