Claim Missing Document
Check
Articles

PENTINGNYA NILAI TANGGUNG JAWAB KAUM MUDA DALAM HIDUP MENGGEREJA DI PAROKI HATI KUDUS YESUS RANTAU PULUT Donatus Dato; Timotius Tote Jelahu
Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik Vol. 5 No. 1 (2019): Mei : Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik
Publisher : Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58374/sepakat.v5i1.7

Abstract

Penulisan Skripsi ini bertolak dari keluhan yang terdengar baik dari pastor paroki, katekis maupun dari kaum muda (OMK) sendiri tentang pengetahuan dan pemahaman kaum muda mengenai nilai tanggung jawab mereka yang masih sangat kurang. Penulisan Skripsi ini bertujuan untuk membantu kaum muda katolik (OMK) dalam memahami tugas dan tanggung jawab mereka sebagai anggota gereja. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk membantu para pekerja pastoral dalam memahami dan mengetahui permasalahan yang dihadapi oleh kaum muda. Dalam analisis masalah, penulis menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Dengan pendekatan fenomenologi ini, penulis berusaha menganalisis dan memaknai pengalaman personal informan dalam kaitan dengan pentingnya nilai tanggung jawab kaum muda dalam hidup menggereja di paroki Hati Kudus Yesus Rantau Pulut. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Dalam penelitian ini, penulis menemukan bahwa sebagian besar kaum muda Katolik yang ada di paroki Rantau Pulut kurang berpartisipasi dalam hidup menggereja. Hal ini dikarenakan kurangnya motivasi dan dorongan dari orang tua serta dari para pekerja pastoral. Sebagai ujung tombak dalam mengerakkan kaum muda, para pekerja pastoral merupakan unsur penting dalam mendampingi dan memberikan bimbingan supaya kaum muda tergerak hatinya untuk ikut terlibat dalam kegiatan menggereja.
PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA KATOLIK DI SLB-A KARYA MURNI MEDAN Emirensiana Mamo Sele; Fransiskus Janu Hamu; Timotius Tote Jelahu
Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik Vol. 5 No. 1 (2019): Mei : Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik
Publisher : Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58374/sepakat.v5i1.8

Abstract

Menyampaikan pelajaran Pendidikan Agama Katolik (PAK) kepada anak tunanetra bukanlah suatu hal yang mudah. Guru yang kompeten dan mumpuni dalam mengatasi anak berkebutuhan khusus seperti kelompok difabel tunanetra. Penelitian dengan judul peran guru Pendidikan Agama Katolik di Sekolah Luar Biasa (SLB-A) Karya Murni Medan, dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana peran guru Agama Katolik di sekolah luar biasa (SLB) Karya Murni Medan dalam memberikan pejalaran Agama Katolik kepada murid penyandang tunanetra. Dalam penelitian ini, Peneliti menggunakan teknik analisisi deskriptif kualitatif dengan metode wawancara, yang mana melibatkan pihak sekolah,yaitu: Kepala Sekolah, guru pendidikan Agama Katolik dua orang, rekan guru Agama Katolik dua orang dan murid difabel tunanetra enam orang. Data yang diperoleh dengan menggunakan teknik analisis data yaitu : wawancara, observasi dan dokumentasi. Langkah-langkah penelitian meliputi, percakapan dengan informan, profil informan , penentuan tema, implikasi, sintesis, dan prospek atau kemungkinan yang akan terjadi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru Pendidikan Agama Katolik di Sekolah Luar Biasa Karya Murni Medan sangatlah dibutuhkan. Guru Pendidikan Agama Katolik memiliki peran yang penting sekaligus tanggung jawab yang besar untuk mengenalkan Yesus Kristus dan Ajaran Iman Katolik kepada para murid difabel tunanetra. Tanggung jawab yang berat ini dikarenakan Sekolah Luar Biasa Karya Murni Medan menggunakan kurikulum pendidikan 2013, yang diperuntukan lembaga pendidikan umum, sehingga guru Pendidikan Agama Katolik Sekolah Luar Biasa Karya Murni Medan harus menterjemahkan terlebih dahulu kedalam huruf braile. Tidak hanya itu sarana dan prasarana yang tidak memadai menjadi kesulitan tersendiri bagi guru Pendidikan Agama Katolik ditambah lagi para guru harus menghadappi beberapa murid dengan IQ dibawah rata-rata. Namun terlepas dari semua itu guru Pendidikan Agama Katolik Sekolah Luar Biasa Karya Murni Medan sudah menunjukkan perannya dalam mentransferkan ilmu pendidikan kepada murid tunanetra di Sekolah Luar Biasa Karya Murni Medan.
PENDIDIKAN EKOLOGI BAGI UMAT DI STASI SANTA ANA MARIA SIMPANG NANENG PAROKI SANTO PETRUS DAN PAULUS AMPAH Bernardus Bani; Timotius Tote Jelahu; Fransiskus Janu Hamu
Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik Vol. 5 No. 2 (2019): September : Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik
Publisher : Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58374/sepakat.v5i2.9

Abstract

The aim of this research is to know how far the ecology education for the parishoners in the region of St.Ana Maria, Simpang Naneng in St.Petrus an& Paulus parish, Ampah. Ecological education can help people in maintaining and treating the environment properly. This is descriptive qualitative research. Data obtained by observation, interview methods and documentation. The research steps include conversations with informants, informant profiles, determining themes, reflections, implications, synthesis, prospects or possibilities that occur. Information are pastoral officers, parish priests and some parishioners The results of the study showed that the parishioner’s ecological knowledge was still lacking. It is caused by the level of human resources and also the limitation of reporting about ecological education by pastoral officers to the parishioner. In particular, the church can explain ecological education through catechesis for people in the region of St. Ana Maria, Simpang Naneng, st.petrus and Paulus parish, Ampah.
KONTRIBUSI POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP PERKEMBANGAN IMAN ANAK DI PAROKI SANTO PETRUS DAN PAULUS AMPAH Ardi Anggara; Paulina Maria; Timotius Jelahu
Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik Vol. 6 No. 2 (2020): September : Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik
Publisher : Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58374/sepakat.v6i2.11

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dominasi pola asuh, kendala yang dihadapi, dan cara yang dilakukan oleh orang tua dalam mengembangkan iman anak di Paroki Santo Petrus dan Paulus Ampah. Permasalahan yang terjadi pada anak yang diduga karena lemahnya pola asuh orang tua. Hal-hal kecil tentang agama yang tidak secara benar ditanamkan oleh orang tua melalui pola asuh dapat menimbulkan permasalahan yang besar di kemudian hari. Penelitian ini mengunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Tempat pelaksanaan penelitian dilaksanakan di Paroki Santo Petrus dan Paulus Ampah. dengan jumlah informan ada 13 orang yang terdiri dari pastor Paroki, Katekis, guru sekami, orang tua dan anak. Penelitian ini mengunakan teknik analisis data menggunakan model interaktif analisis data kualitatif model Miles dan Huberman. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa di Paroki St. Petrus dan Ampah Khususnya di Stasi Wuran, Kalamus dan Tampa lebih banyak umat yang menerapkan pola asuh permisif. Kendala yang dihadapi oleh umat di Paroki St. Petrus dan Ampah tua untuk mengembangkan iman anak yaitu kurangnya daya tarik anak terhadap kegiatan iman, pengetahuan iman orang tua yang masih kurang, orang tua yang kurang aktif dalam kegiatan iman dan pekerjaan orang tua. Faktor-faktor permasalahan tersebut diatasi dengan memperbanyak kegiatan yang berhubungan dengan gereja, memberikan pemahaman dan pengetahuan agama Katolik pada orang tua dan memperbanyak kegiatan yang berhubungan dengan aktivitas orang tua dan anak. Kontribusi pola asuh orang tua yang permissive membuka peluang bagi para pekerja pastoral dan gereja untuk memberikan cara-cara yang baik bagi perkembangan iman anak-anak ditengah minimnya pengetahuan, kesibukan dan kurangnya dukungan orang tua.
PARTISIPASI ORANG TUA DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI ANAK MENGIKUTI PELAJARAN AGAMA KATOLIK DI SDN 1 LEBO Eriana Anugrahni; Timotius Tote Jelahu; Fransiskus Janu Hamu
Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik Vol. 5 No. 2 (2019): September : Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik
Publisher : Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58374/sepakat.v5i2.13

Abstract

This study aims to determine the participation of parents in increasing children's motivation to attend Catholicism at SDN 1 Lebo, knowing parents' understanding of participation, forms of parental participation, and inhibiting and supporting factors of parental participation. Through this scientific work, parents are expected to be more able to participate in motivating children, determine the efforts that will be made and find out implications or benefits from parental participation in increasing children's motivation to attend Catholic religion in SDN 1 Lebo. This study uses qualitative research. The data obtained through interviews with informants and documentation. The research location is at SDN 1Lebo, the parish of St Petrus and PaulusAmpah.As for the research steps include determining the theme, guide the interview with the informants, reflection, implications and synthesis.
TINJAUAN KRITIS RITUAL SANGIANG DALAM PERSPEKTIF KRISTIANI KHUSUSNYA SAKRAMEN PENGURAPAN ORANG SAKIT DI PAROKI SANTO FRANSISKUS ASISI PARENGGEAN Krisdiana Krisdiana; Timotius Tote Jelahu; Paulina Maria
Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik Vol. 5 No. 1 (2019): Mei : Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik
Publisher : Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58374/sepakat.v5i1.15

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pandangan umat Katolikdalam Budaya Dayak Ngaju tentang Ritual Sangiang, bagaimana penghayatan dari masyarakat Dayak Ngaju beragama Katolik terhadap sakramen pengurapan orang sakit, dan bagaimana perbandingan pelaksanaan sakramen pengurapan orang sakit dan ritual sangiang dalam budaya Dayak Ngaju. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian kualitatif. Data diperoleh dengan cara wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakanMiles dan Huberman langkah-langkah yang digunakan melalui, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa umat bersuku Dayak Ngaju mengetahui tentang ritual sangiang sebagai ritual penyembuhan yang ada dalam budaya. Dan umat mengetahui tentang sakramen pengurapan orang sakit yang ada dalam Gereja Katolik sebagai salah satu sakramen yang memohon agar orang yang sedang mengalami sakit dikuatkan agar mampu melewati segala penyakitnya berkat pertolongan Tuhan. Kesimpulan ini adalah ritual sangiang memiliki dimensi sosial yang mengarahkan, dan membawa orang untuk menyadari bahwa hidup bersama sangat diperlukan rasa kepedulian anatara satu dengan yang lain. Nilai yang terdapat dalam ritual sangiang adalah nilai kebersamaan dan persaudaraan. Kehadiran Gereja dalam budaya tersebut merupakan pintu masuk untuk mewartakan tentang kerajaan Allah terutama memberikan katekse berkaitan dengan sakramen pengurapan orang sakit karena Allah sendirilah yang bekerja yang menyembuhkan terutama dalam ritual sangiang tersebut.
PERAN GURU AGAMA KATOLIK DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR AGAMA KATOLIK PESERTA DIDIK DI PAROKI ST. MIKAEL TAMIANG LAYANG Milayani Milayani; Paulina Maria E.W.; Timotius Tote Jelahu; Greget Widhiati
Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik Vol. 5 No. 2 (2019): September : Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik
Publisher : Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58374/sepakat.v5i2.16

Abstract

This study aims to find out and understand the extent of the role of Catholic religious teachers in providing motivation in order to help students to improve their learning motivation about Catholic religious education so that students will increasingly understand the faith they believe in in the future. The method used in this study is a qualitative research method. Data collection techniques in this study use observation, interviews and documentation. The speakers used in this study were 3 Catholic religious teachers and 8 students. The data analysis technique of this study uses the Miles and Huberman analysis technique which is divided into three stages, namely Data Reduction, Data Disply and Conclusion / verification.
PERAN DEWAN PASTORAL PAROKI DALAM REKSA PASTORAL GEREJA DI PAROKI SANTO PETRUS DAN PAULUS AMPAH Maria Jeni Elsiana; Timotius Tote Jelahu; Fransiskus Janu Hamu; Greget Widhiati
Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik Vol. 5 No. 1 (2019): Mei : Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik
Publisher : Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58374/sepakat.v5i1.19

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memahami peran dan tugas Dewan Pastoral Paroki dalam reksa pastoral Gereja dan pelayanan dalam Gereja Katolik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan studi pustaka, observasi, dokumentasi dan wawancara. Data yang diperoleh dianalisa dengan menggunakan metode kualitatif melalui teknik analisa data. Langkah-langkah penelitian meliputi, percakapan dengan informan, profil informan, penentuan tema, refleksi, implikasi, sintesis, prospek atau kemungkinan yang akan terjadi. Sehingga paroki dapat tumbuh dan berkembang, dengan harapan dapat membantu umat agar semakin aktif, terutama umat yang berada di stasi-stasi yang membutuhkan pelayanan dan kunjungan agar iman dan pengharapan mereka semakin bertumbuh dan berkembang untuk memperoleh suatu keselamatan yang kekal, sehingga dapat lebih memahami makna yang terkandung dalam ajaran Gereja Katolik. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah Dewan pastoral paroki khususnya di paroki Santo Petrus dan Paulus Ampah sungguh sangat berperan dan dewan pastoral paroki benar-benar dibutuhkan di paroki terutama dalam reksa pastoral Gereja dan untuk membantu pastor paroki dalam tugas dan pelayanannya untuk melayani umat di paroki. Anggota DPP perlu mendapatkan pembekalan juga pengetahuan yang memadai, terutama dalam tugas dan tanggung jawab yang diemban sebagai anggota DPP, sehingga anggota DPP dapat menjalankan tugas dan perannya masing-masing dan bisa bertanggung jawab atas tugas mereka terutama untuk membantu melayani umat dan juga paroki. Semua pihak diharapkan dapat mendukung DPP dalam menjalankan tugas dan pelayanannya terutama perannya dalam reksa pastoral Gereja di paroki Santo Petrus dan Paulus Ampah demi kemajuan dan perkembangan paroki. Selain itu Anggota DPP diharapkan dapat bekerja sama baik itu dengan umat dan juga pastor Paroki, agar semua kegiatan dapat berjalan sesuai dengan apa yang diharapkan.
KOMUNIKASI IMAN UMAT KATOLIK MEWUJUDKAN PERSEKUTUAN YANG KOKOH DI STASI SANTO PETRUS RUNGGU RAYA Cici Ramita; Timotius Tote Jelahu; Fransiskus Janu Hamu
Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik Vol. 6 No. 1 (2020): Mei : Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik
Publisher : Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58374/sepakat.v6i1.26

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk komunikasi iman umat Katolik di Stasi St. Petrus Runggu Raya Paroki St. Petrus dan Paulus Ampah dalam menghidupi persekutuan. Studi ilmiah ini diharapkan dapat menjelaskan cara membangun komunikasi iman Gereja, baik tenaga pastoral, pengurus Gereja, maupun seluruh umat agar terwujud persekutuan yang kokoh. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan dokumentasi. Informan penelitian berjumlah 10 orang berdasarkan jabatan dalam persekutuan, yaitu pastor paroki, pengurus Gereja, umat, dan orang muda. Proses penelitian melalui tiga tahap, yaitu pra- lapangan, pekerjaan lapangan, dan pasca lapangan. Hasil penelitian menyatakan bahwa persekutuan umat Katolik di Stasi Runggu Raya belum kokoh karena kurangnya kesadaran untuk membangun komunikasi iman. Indikator yang ditunjukkan adalah pengurus Gereja dan umat bersikap acuh tak acuh terhadap kepentingan Gereja, sedikit umat yang mau hadir dan terlibat dalam kegiatan persekutuan, lemahnya koordinasi antara petugas pastoral, sesama pengurus Gereja dan seluruh umat. Cara membentuk komunikasi iman umat Katolik di Stasi St. Petrus Runggu Raya agar terwujud persekutuan yang kokoh adalah melalui rapat koordinasi antara pengurus Gereja yang dibimbing oleh tenaga pastoral, membangun kerja sama antara pengurus dan seluruh umat, memiliki sikap terbuka dan kesadaran akan tanggung jawab setiap pribadi sebagai anggota persekutuan, saling melayani dan berpartisipasi dalam kegiatan menggereja.
ETIKA BERMEDIA SOSIAL MENJAMIN KEUTUHAN PERKAWINAN KATOLIK DI PAROKI SANTO PAULUS BUNTOK Refani Refani; Fransiskus Janu Hamu; Timotius Tote Jelahu
Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik Vol. 5 No. 2 (2019): September : Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik
Publisher : Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58374/sepakat.v5i2.31

Abstract

This study aims to detetermine how important social media ethics in the life of the catholic family, as a maens to help outgoing Catholic family maintain the integraty of marriage in the Parish of Saint Paul Buntok. Through this study, it is hoped that Catholic families use social media well and wisely in the family life, and make social media as communication and catechetical suggestion in this modern era in order to cultivate the faith of others. The method used in this study is a qualitative method with a phenomenological approach. As for the research steps used are : conversations with informants, informant profiles, datermination of themes, reflection, implications, synthesis, prospects or possibilities that will occur. The results obtained through research conducted by the author found that families in the parish of Saint Paul Buntok did not all know ethics in using social media. Through this reseach, the author also see that families in the parish of Saint Paul Buntok use social media in building good relations and communication