Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Design of a road marking violation detection system at railway level crossings Susilawati, Helfy; Nurpadillah, Sifa; Sediono, Wahju; Nurdin, Agung Ihwan
International Journal of Electrical and Computer Engineering (IJECE) Vol 15, No 1: February 2025
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijece.v15i1.pp883-893

Abstract

When a train passed through a railway-level crossing, a common phenomenon was that many vehicles attempted to overtake others by crossing into lanes designated for oncoming traffic, resulting in both roads becoming congested with motorized vehicles. At that time, no system was in place to enforce penalties for violating road markings at level crossings. Therefore, a system capable of detecting such violations when trains pass through was needed. The designed system utilized a Raspberry Pi 4, a webcam, and an ultrasonic sensor. The single shot detector (SSD) method was employed for vehicle classification. The optical character recognition (OCR) method was used for character recognition on license plates. The research involved object detection at level crossings using varied objects (cars and motorcycles) with license plates categorized into two types: white background plates with black numbers and black background plates with white numbers. Based on the research results, turning on the webcam when the bar opened and closed using an ultrasonic sensor got an average error of 0.573% and 0.582%. The system could distinguish objects with an average recognition delay of 0.554 seconds and 0.702 seconds for car and motorbike objects. Regarding number plate detection, the success rate of character recognition stood at 64.45%.
Transformasi Zero Carbon: Peningkatan Kesadaran dan Potensi Teknologi Ramah Lingkungan Penyulingan Minyak Atsiri di Desa Sukakarya Kabupaten Garut Provinsi Jawa Barat Nurpadillah, Sifa; Wiharso, Tri Arif; Adinasa, Muhamad Nu’man; Nurwajah, Gilang; Wijaya, Tias Sultan; Angdarun, M.; Muhamad, Teten Sutia; Wijaya, Beni
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 5 No 1 (2025): JAMSI - Januari 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.1561

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat Desa Sukakarya, Kabupaten Garut, tentang konsep zero karbon dan memperkenalkan teknologi ramah lingkungan dalam produksi minyak atsiri akar wangi. Sosialisasi dilakukan dengan pendekatan partisipatif, meliputi pemaparan dampak emisi karbon serta pengenalan rancangan teknologi boiler berbahan bakar listrik. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat tentang energi bersih, penerimaan terhadap teknologi yang diusulkan, dan komitmen awal untuk transisi energi. Dampak kegiatan ini mencakup kesadaran yang lebih tinggi terhadap pentingnya teknologi ramah lingkungan dan potensi penerapan teknologi tersebut di tingkat komunitas. Meskipun terdapat tantangan terkait biaya dan aksesibilitas, kegiatan ini menjadi langkah awal strategis menuju produksi ramah lingkungan yang mendukung pembangunan berkelanjutan.
Simulasi Pemodelan Turbin Menggunakan Aplikasi Matlab Simulink dan App. Designer di PLTP Siswana, Titang; Nurpadillah, Sifa; Fauzi Ikhsan, Akhmad
Fuse-teknik Elektro Vol 5 No 1 (2025): Fuse-teknik Elektro
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jft.v5i1.3389

Abstract

Abstrak Salah satu komponen penting dalam pembangkit listrik panas bumi Darajat adalah turbin uap. Ketika akan melakukan start up turbin dan sinkron ke jaringan PLN maka pasokan uap yang masuk ke turbin harus dijaga, sehingga diperlukan suatu sistem pengendali yang mampu menjaga kecepatan putaran turbin. Kecepatan putaran turbin dikendalikan dengan mengendalikan aliran uap melalui sistem kendali (Governor System) menggunakan PID control. Sebelum menggunakan kontrol PID ketika turbin berputar di 1.0 pu atau 3000 rpm, speed yang dihasilkan hanya 0.5 pu atau 1500 rpm dan tercapai pada waktu 9.959 s, untuk rise time nya terbaca 1.147s, overshoot nya 0.503 %, sehingga di perlukan suatu controller untuk memperbaiki responnya. Untuk melakukan perbaikan control tersebut maka dibuat pemodelan dan simulasi menggunakan Matlab Simulink dan App Designer. Kelebihan dari penelitiaan ini adanya App Designer sehingga kita bisa langsung melakukan simulasi sesuai dengan setting yang kita inginkan. Setelah melakukan simulasi, respon yang ditunjukkan pada saat start up turbin, ketika turbin berputar dari 500 rpm ke 3000 rpm, nilai tertinggi untuk speed sebesar 1,0 pu atau sekitar 3000 rpm, preeshoot 0.505%, over shoot 0.501%, undershoot 1.996 % dan rise time 2.346s. Putaran turbin stabil di 1.0 pu atau 3000 rpm. Berdasarkan hasil yang diperoleh, dapat dinyatakan bahwa kontroler PID efektif diterapkan pada sistem pengendalian governor turbin karena mampu memberikan respon yang baik terhadap perubahan kecepatan. Parameter kontroler yang digunakan Kp = 0.99 pu, Ki = 0.816 pu dan Kd = 0,051 pu. Kata kunci: App designer, Governor, Matlab Simulink, PID Control, Turbin
Perancangan Perancangan dan Realisasi Antena Mikrostrip Patch Rectangular Array Empat Elemen Pada Frekuensi 920-923 Mhz Untuk Komunikasi Long Range (LoRa) Wafiyatul Amanah, Khomsah; Hasyim, Ahmad; Nurpadillah, Sifa
Fuse-teknik Elektro Vol 5 No 1 (2025): Fuse-teknik Elektro
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jft.v5i1.41974

Abstract

LoRa merupakan teknologi komunikasi yang populer dalam aplikasi IoT karena jangkauan hingga 15 km dan konsumsi daya rendah. Teknologi ini telah digunakan di berbagai negara, termasuk Indonesia, karena efisiensi energi dan biaya. Namun, penggunaannya tidak selalu sesuai dengan regulasi frekuensi tiap negara. Sebagian besar perangkat LoRa yang beredar di pasaran bekerja pada frekuensi 433 MHz, 868 MHz, dan 915 MHz. Hal tersebut berbeda dengan regulasi frekuensi LoRa di Indonesia, yang mengharuskan perangkat LPWA (Low Power Wide Area) non seluler beroperasi pada rentang frekuensi 920–923 MHz sesuai dengan Peraturan Direktur Jendral Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika No 3 Tahun 2019. Untuk mendukung hal ini, diperlukan pengembangan antena yang sesuai. Penelitian ini bertujuan untuk merancang, mensimulasikan, dan merealisasikan antena mikrostrip patch rectangular array yang bekerja pada frekuensi 920-923 Mhz untuk komunikasi LoRa. Antena dirancang menggunakan metode konfigurasi array dengan empat elemen peradiasi guna meningkatkan gain dan performa antena. Simulasi dilakukan menggunakan CST Studio Suite 2019 untuk memprediksi performa antena. Hasil simulasi menunjukkan VSWR 1.3681, return loss -16.169 dB, gain 4.015 dBi, dan bandwidth 3 Mhz. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa VSWR 3.2521, return loss -5.5338 dB, gain 6.298 dBi, sedangkan bandwidth tidak dapat dihitung karena VSWR lebih dari 2. Pola radiasi di bidang elevasi menunjukkan bahwa hasil simulasi mendekati bentuk unidirectional, sedangkan hasil pengukuran menunjukkan bentuk omnidirectional. Pada bidang azimuth, simulasi menunjukkan pola bidirectional, sementara pengukuran memperlihatkan pola omnidirectional. Meskipun antena berhasil meningkatkan gain secara signifikan, terdapat perbedaan parameter antara hasil perhitungan, simulasi, dan pengukuran.
Meningkatkan Literasi Digital Siswa SMA Baitul Hikmah di Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, melalui Program Edukasi dan Kesadaran akan Penggunaan Media Digital yang Bijak Rukmana, Ade; Nurpadillah, Sifa; Nurichsan, Irman; Wijaya, Beni; Helma, Yayang; Sani, Sani Mochsopian
Educatio Vol 20 No 2 (2025): Educatio: Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/edc.v20i2.30064

Abstract

This community outreach program seeks to improve digital literacy among students at Baitul Hikmah Senior High School in Tarogong Kaler, Garut, who are facing challenges in using technology effectively. The primary goal of this initiative is to enhance students’ understanding of digital literacy by emphasizing responsible internet behavior and encouraging critical thinking when evaluating information. The program includes an initial assessment, distribution of digital literacy content, interactive Q&A sessions, and a follow-up evaluation. Findings show that students' understanding improved, with post-program scores showing a marked increase compared to their earlier assessments. This initiative contributes significantly to developing students’ recognition of the value of digital literacy, enabling them to better engage in both academic settings and daily life in the digital era.
EDUKASI OTOMATISASI DAN ROBOTIKA DENGAN DEMONSTRASI DALAM KEGIATAN PENGABDIAN MASYARAKAT DI MTSN 1 GARUT Wiharso, Tri arif; Iksan, Akhmad Fauzi; Nurpadillah, Sifa; Nugroho, Ginaldi Ari; Sugandi, Gandi; Agnia, Raza; Khoirul, Ahmad; Fauzan, Sadam; Heryanto, Beni
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 9 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i9.2817

Abstract

The development of technology in the era of the Industrial Revolution 4.0 requires an increase in technological literacy from an early age, including at the junior high school level (SMP). One way to introduce the concept of technology is through automation and robotics education. Based on this, the lecturer and student team from the Electrical Engineering Study Program at the Faculty of Engineering, Garut University, conducted community service activities in the form of education and robotics awareness to 8 MTsN 1 Garut students on May 24, 2025, with a total of 69 participants. The purpose of this activity is to foster interest, insight, and basic understanding of students about the automation system and robotics technology. The method of implementing the activity consists of the delivery of automation and robotics materials, question and answer sessions, and demonstrations of tools in the form of Line Follower robot, robot soccer, and heavy monitoring and sheep height. The results showed high levels of student participation and enthusiasm. Students look active in asking questions and trying to run robots directly. The evaluation was carried out with a satisfaction questionnaire, which showed positive results: satisfaction with the relevance of the topic of 77.33%, how to deliver 80%resource persons, the implementation of activities 78.67%, and the benefits of activities 85.33%. It can be concluded that this educational activity can increase student awareness and interest in automation and robotics technology, and can be applied to become an effective and fun Stem learning model at the junior high school level.
Edukasi Petani Jamur Tiram untuk Meningkatkan Produksi melalui Pelatihan Pemberian Air Leri sebagai Nutrisi Tambahan Sativa, Novriza; Nurpadillah, Sifa; Wiharso, Tri Arif; Nurichsan, Irman; Fauzi, Moh Irsal; Ramdani, Syam Syam
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Januari 2026 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v6i1.998

Abstract

Garut merupakan salah satu kabupaten penghasil pertanian dengan potensi budidaya jamur tiram (Pleurotus ostreatus). Namun, petani jamur di Desa Sukasenang, Kecamatan Banyuresmi, masih menghadapi kendala produksi, seperti hasil panen yang belum optimal, kualitas jamur yang mudah basah, serta rendahnya penerapan prosedur budidaya yang sesuai standar. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan praktik budidaya petani melalui edukasi partisipatif dan praktik langsung, terutama terkait pemanfaatan air leri dan air beras serbuk sebagai sumber nutrisi tambahan pada baglog. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan teknis di kumbung jamur. Hasil valuasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan petani, di mana kategori cukup meningkat dari 30% menjadi 65%, kategori tahu dari 7% menjadi 35%, dan kategori sangat tahu dari 3% menjadi 20%, sementara kategori rendah mengalami penurunan tajam. Program ini berhasil mendorong perbaikan teknik budidaya, pemenuhan persyaratan tumbuh, serta adopsi aplikasi nutrisi tambahan. Dengan demikian, kegiatan ini memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kuantitas dan kualitas  produksi jamur secara berkelanjutan serta menjadi dasar pelaksanaan program pengabdian lanjutan.